<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463</id><updated>2011-11-01T17:19:44.184-07:00</updated><category term='sabar'/><category term='kisah'/><category term='Anaku'/><category term='warisan'/><category term='syair'/><category term='kisah ulama'/><title type='text'>BAPAKNE FAIQ</title><subtitle type='html'>Semoga artikelnya bernanfaat</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-1776641475129255127</id><published>2011-01-30T23:47:00.000-08:00</published><updated>2011-01-30T23:49:30.198-08:00</updated><title type='text'>tawa dan tangis</title><content type='html'>alsofwah.or.id-Tangis dan tawa, dua hal yang bertentangan dan dalam logika sederhana, dua hal yang bertentangan tidak terkumpul pada saat yang sama dan tidak hilang bersama pada waktu yang sama, maka tidak ditemukan orang menangis sekaligus tertawa, atau tertawa sekaligus menangis pada saat bersamaan, atau orang yang diam sekaligus bergerak atau bergerak sekaligus diam, karena dua hal yang bertentangan tidak berkumpul di waktu yang bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mungkin bila tangis diikuti tawa sesudahnya atau tawa diiringi tangis setelahnya, jarang memang, tetapi bukan sesuatu yang mustahil karena ia bukan menyatukan dua hal yang bertentangan, akan tetapi mengiringkan salah satu dengan yang lain setelah yang lain pergi, menangis manakala perkara yang dia ketahui patut untuk diberi tangisan, namun begitu tahu perkara lain yang membahagiakan dan layak disikapi dengan tertawa, maka dia pun tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangis dan setelahnya tawa terjadi di hari terakhir kehidupan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada diri putri beliau Fatimah. Saat itu waktu Dhuha, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memanggil putrinya Fatimah, kemudian membisikkan sesuatu kepadanya dan Fatimah pun menangis seketika. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meminta Fatimah untuk mendekat, beliau membisikkan sesuatu kepadanya dan seketika dia pun tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa gerangan? Tertawa hadir tidak lama setelah tangisan. Rasa penasaran menyergap Aisyah, istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang menyaksikan pemandangan tersebut. Dia berkata, “Beberapa hari berikutnya kami bertanya kepada Fatimah tentang hal itu, dan Fatimah menjawab, ‘Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengatakan kepadaku bahwa beliau meninggal pada saat yang beliau alami saat itu, maka aku pun menangis. Lalu beliau membisikkan kepadaku untuk kedua kalinya bahwa aku adalah orang pertama dari keluarga beliau yang akan menyusul beliau, dan aku pun tertawa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada kesedihan melebihi kesedihan karena wafatnya ayahanda terkasih, lebih-lebih sang ayah adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sesuatu yang layak membuat orang lain, apalagi anak untuk menangis. Di sisi yang lain tiada kebahagiaan melebihi kebahagiaan menyusul ayahanda terkasih untuk menemaninya di sisi Rabbil alamin dalam naungan rahmat dan nikmatNya. Maka tangis pun segera berganti dengan tawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ar-Rahiqul Makhtum, al-Mubarakfuri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-1776641475129255127?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/1776641475129255127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2011/01/tawa-dan-tangis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1776641475129255127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1776641475129255127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2011/01/tawa-dan-tangis.html' title='tawa dan tangis'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-1592495947129736118</id><published>2011-01-30T23:44:00.000-08:00</published><updated>2011-01-30T23:47:12.015-08:00</updated><title type='text'>aku tidak laku (alsofwah.or.id)</title><content type='html'>Imam at-Tirmidzi berkata, Ishaq bin Manshur menyampaikan kepada kami, Abdurrazzaq menyampaikan kepada kami dari Tsabit dari Anas bin Malik bahwa seorang laki-laki dari daerah pedalaman bernama Zahir, dia datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan membawa hadiah dari pedalaman, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyiapkan perbekalannya bila dia hendak pulang. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Zahir adalah orang pedalaman kita dan kita adalah orang kotanya.” Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyukai Zahir dan dia adalah laki-laki yang berwajah tidak tampan. Suatu hari saat dia menjual barangnya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menghampirinya dan merangkulnya dari belakang, karena dia tidak melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam maka dia berkata, “Siapa ini? Lepaskan aku.” Namun akhirnya dia menengok dan mengetahui bahwa orang yang merangkulnya adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka dia tidak bergerak karena punggungnya menempel dengan dada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam saat dia mengetahuinya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang membeli hamba ini?” Zahir menyela, “Ya Rasulullah, kalau demikian maka aku tidak laku.” Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Akan tetapi di sisi Allah kamu tetap laku.” Atau beliau bersabda, “Kamu di sisi Allah mahal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang mukmin di sisi Allah bukan dengan wajahnya akan tetapi dengan iman dan amalnya, wajah boleh pas-pasan, serba kurang, namun bila iman mantap dan amal tebal, maka dia berharga tinggi di sisiNya, sebaliknya bila iman goyah dan amal tipis, sekalipun wajah serba lebih, maka dia berharga murah bahkan bisa saja tidak berharga. Zahir boleh saja tidak tampan, dia mungkin kurang laku di sisi manusia, namun di sisi Allah dia mahal harganya, mulia kedudukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan Zahir, Tsabit bin Qais al-Anshari, khatib Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, rupanya pas-pasan, hal ini diakui oleh istrinya, sampai-sampai dia menuntut khulu’ kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam karena itu, tetapi agama dan akhlaknya, jempolan dan tidak disangsikan, bagaimana tidak sementara dia adalah salah satu penghuni surga dengan kesaksian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas'ud, orang-orang menertawakan kedua kakinya yang ringkih, tetapi siapa kira bahwa keduanya dalam timbangan akhirat lebih berat dari gunung Uhud. Demikianlah seorang mukmin memiliki nilai khusus di sisi Allah, bukan dengan jasadnya, bukan dengan ketampanannya, akan tetapi dengan apa yang ada dalam hatinya dan terlihat dari perbuatannya. Wallahu a’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-1592495947129736118?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/1592495947129736118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2011/01/aku-tidak-laku-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1592495947129736118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1592495947129736118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2011/01/aku-tidak-laku-alsofwahorid.html' title='aku tidak laku (alsofwah.or.id)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-4242793390142365358</id><published>2010-08-02T23:19:00.000-07:00</published><updated>2010-08-02T23:21:06.472-07:00</updated><title type='text'>SATU KESULITAN MUSTAHIL MENGALAHKAN 2 KEMUDAHAN</title><content type='html'>1 Kesulitan Mustahil&lt;br /&gt;Mengalahkan 2&lt;br /&gt;Kemudahan&lt;br /&gt;Kamis, 22 Juli 2010&lt;br /&gt;04:00&lt;br /&gt;“ Sudah beberapa&lt;br /&gt;bulan kami&lt;br /&gt;menjalankan usaha&lt;br /&gt;lewat toko online,&lt;br /&gt;dua toko yang kami&lt;br /&gt;buat, namun belum&lt;br /&gt;juga mendapatkan&lt;br /&gt;hasil yang&lt;br /&gt;memuaskan”,&lt;br /&gt;begitulah kira-kira&lt;br /&gt;curhat seorang&lt;br /&gt;sahabat. Solusi yang&lt;br /&gt;disarankan oleh si&lt;br /&gt;penerima curhat&lt;br /&gt;yaitu menyuruhnya&lt;br /&gt;untuk bersabar dan&lt;br /&gt;ia pun&lt;br /&gt;menghiburnya&lt;br /&gt;dengan perkataan,&lt;br /&gt;“ Satu kesulitan&lt;br /&gt;mustahil&lt;br /&gt;mengalahkan dua&lt;br /&gt;kemudahan. ” Kata-&lt;br /&gt;kata ini membuat si&lt;br /&gt;pendengar semakin&lt;br /&gt;percaya diri. Ia&lt;br /&gt;begitu yakin bahwa&lt;br /&gt;Allah pasti akan&lt;br /&gt;memberinya&lt;br /&gt;kemudahan dan&lt;br /&gt;pertolongan.&lt;br /&gt;Betul Sekali, Satu&lt;br /&gt;Kesulitan Mustahil&lt;br /&gt;Mengalahkan Dua&lt;br /&gt;Kemudahan&lt;br /&gt;Para pembaca pasti&lt;br /&gt;sudah seringkali&lt;br /&gt;mendengar ayat&lt;br /&gt;berikut,&lt;br /&gt;َّنِإَف َعَم&lt;br /&gt;ِرْسُعْلا&lt;br /&gt;اًرْسُي&lt;br /&gt;“Karena&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;sesudah kesulitan&lt;br /&gt;itu ada&lt;br /&gt;kemudahan. ” (QS.&lt;br /&gt;Alam Nasyroh: 5)&lt;br /&gt;Ayat ini pun diulang&lt;br /&gt;setelah itu,&lt;br /&gt;َّنِإ َعَم&lt;br /&gt;ِرْسُعْلا&lt;br /&gt;اًرْسُي&lt;br /&gt;“Sesungguhnya&lt;br /&gt;sesudah kesulitan&lt;br /&gt;itu ada&lt;br /&gt;kemudahan. ” (QS.&lt;br /&gt;Alam Nasyroh: 6).&lt;br /&gt;Kita sering&lt;br /&gt;mendengar ayat ini,&lt;br /&gt;namun kadang hati&lt;br /&gt;ini lalai, sehingga&lt;br /&gt;tidak betul-betul&lt;br /&gt;merenungkannya.&lt;br /&gt;Atau mungkin kita&lt;br /&gt;pun belum&lt;br /&gt;memahaminya.&lt;br /&gt;Padahal jika ayat&lt;br /&gt;tersebut betul-betul&lt;br /&gt;direnungkan&lt;br /&gt;sungguh luar biasa&lt;br /&gt;faedah yang dapat&lt;br /&gt;kita petik. Jika kita&lt;br /&gt;benar-benar&lt;br /&gt;mentadabburi ayat&lt;br /&gt;di atas, sungguh&lt;br /&gt;berbagai&lt;br /&gt;kesempitan akan&lt;br /&gt;terasa ringan dan&lt;br /&gt;semakin mudah kita&lt;br /&gt;pikul. Marilah kita&lt;br /&gt;coba merenungkan&lt;br /&gt;bagaimanakah&lt;br /&gt;tanggapan para&lt;br /&gt;pakar tafsir&lt;br /&gt;mengenai ayat di&lt;br /&gt;atas.&lt;br /&gt;Para pakar tafsir&lt;br /&gt;menerangkan&lt;br /&gt;bahwa kesulitan&lt;br /&gt;yang disebutkan&lt;br /&gt;dalam ayat di atas&lt;br /&gt;hanyalah satu&lt;br /&gt;karena ia&lt;br /&gt;menggunakan isim&lt;br /&gt;ma ’rifah (sesuatu&lt;br /&gt;yang sudah&lt;br /&gt;tertentu),&lt;br /&gt;maksudnya&lt;br /&gt;kesulitan pertama&lt;br /&gt;sama dengan&lt;br /&gt;kesulitan kedua.&lt;br /&gt;Sedangkan&lt;br /&gt;kemudahan dalam&lt;br /&gt;ayat tersebut&lt;br /&gt;adalah dua karena ia&lt;br /&gt;menggunakan isim&lt;br /&gt;nakiroh (sesuatu&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;penunjukannya&lt;br /&gt;belum tertentu),&lt;br /&gt;maksudnya&lt;br /&gt;kemudahan&lt;br /&gt;pertama dan kedua&lt;br /&gt;itu berbeda.&lt;br /&gt;Jadinya, kesulitan&lt;br /&gt;yang ada itu hanya&lt;br /&gt;satu, sedangkan&lt;br /&gt;kemudahan itu dua.&lt;br /&gt;[1]&lt;br /&gt;Al Hasan Al Bashri&lt;br /&gt;mengatakan bahwa&lt;br /&gt;ketika turun surat&lt;br /&gt;Alam Nasyroh ayat&lt;br /&gt;5-6, Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;اوُرِشْبأ&lt;br /&gt;ُمُكاتأ&lt;br /&gt;ُرْسُيلا، ْنَل&lt;br /&gt;َبِلْغَي&lt;br /&gt;ٌرْسُع&lt;br /&gt;ِنْيَرْسُي&lt;br /&gt;“Kabarkanlah&lt;br /&gt;bahwa akan datang&lt;br /&gt;pada kalian&lt;br /&gt;kemudahan. Karena&lt;br /&gt;satu kesulitan tidak&lt;br /&gt;mungkin&lt;br /&gt;mengalahkan dua&lt;br /&gt;kemudahan.”&lt;br /&gt;Perkataan yang&lt;br /&gt;sama disampaikan&lt;br /&gt;oleh Qotadah.&lt;br /&gt;Qotadah&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“ Diceritakan pada&lt;br /&gt;kami bahwa&lt;br /&gt;Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam pernah&lt;br /&gt;memberi kabar&lt;br /&gt;gembira pada para&lt;br /&gt;sahabatnya dengan&lt;br /&gt;ayat di atas, lalu&lt;br /&gt;beliau mengatakan,&lt;br /&gt;ْنَل َبِلْغَي&lt;br /&gt;ٌرْسُع&lt;br /&gt;ِنْيَرْسُي&lt;br /&gt;“Satu kesulitan&lt;br /&gt;tidak mungkin&lt;br /&gt;mengalahkan dua&lt;br /&gt;kemudahan. ”[2]&lt;br /&gt;Sahabat mulia,&lt;br /&gt;‘ Abdullah bin&lt;br /&gt;Mas’ud&lt;br /&gt;radhiyallahu ‘anhu&lt;br /&gt;pernah berkata,&lt;br /&gt;“ Seandainya&lt;br /&gt;kesulitan masuk ke&lt;br /&gt;dalam suatu lubang,&lt;br /&gt;maka kemudahan&lt;br /&gt;pun akan&lt;br /&gt;mengikutinya&lt;br /&gt;karena Allah Ta ’ala&lt;br /&gt;berfirman (yang&lt;br /&gt;artinya), “Karena&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;sesudah kesulitan&lt;br /&gt;itu ada kemudahan.&lt;br /&gt;Sesungguhnya&lt;br /&gt;sesudah kesulitan&lt;br /&gt;itu ada&lt;br /&gt;kemudahan.”[3]&lt;br /&gt;Ibnul Mubarok&lt;br /&gt;berkata dalam “Al&lt;br /&gt;Jihad” bahwa&lt;br /&gt;‘Umar bin Al&lt;br /&gt;Khottob pernah&lt;br /&gt;menulis surat&lt;br /&gt;kepada Abu&lt;br /&gt;‘ Ubaidah yang baru&lt;br /&gt;tiba di Syam dan&lt;br /&gt;dihadang oleh&lt;br /&gt;musuh kala itu. Isi&lt;br /&gt;tulisan ‘Umar&lt;br /&gt;adalah, “Amma&lt;br /&gt;ba’du, tidaklah&lt;br /&gt;Allah menurunkan&lt;br /&gt;kesulitan pada&lt;br /&gt;seorang mukmin&lt;br /&gt;melainkan setelah&lt;br /&gt;itu Allah akan&lt;br /&gt;datangkan&lt;br /&gt;kegembiraan&lt;br /&gt;padanya. Karena&lt;br /&gt;ingatlah, satu&lt;br /&gt;kesulitan mustahil&lt;br /&gt;mengalahkan dua&lt;br /&gt;kemudahan.”&lt;br /&gt;Kemudian dalam&lt;br /&gt;surat tersebut&lt;br /&gt;‘ Umar&lt;br /&gt;menyebutkan ayat,&lt;br /&gt;اَي اَهُّيَأ&lt;br /&gt;َنيِذَّلا&lt;br /&gt;اوُنَمَآ&lt;br /&gt;اوُرِبْصا&lt;br /&gt;اوُرِباَصَو&lt;br /&gt;اوُطِباَرَو&lt;br /&gt;“Hai orang-orang&lt;br /&gt;yang beriman,&lt;br /&gt;bersabarlah kamu&lt;br /&gt;dan kuatkanlah&lt;br /&gt;kesabaranmu dan&lt;br /&gt;tetaplah bersiap&lt;br /&gt;siaga (di perbatasan&lt;br /&gt;negerimu) dan&lt;br /&gt;bertakwalah kepada&lt;br /&gt;Allah, supaya kamu&lt;br /&gt;beruntung. ” (QS. Ali&lt;br /&gt;Imron: 200)[4]&lt;br /&gt;Berbagai riwayat di&lt;br /&gt;atas, semuanya&lt;br /&gt;menerangkan&lt;br /&gt;maksud yang sama&lt;br /&gt;yaitu di balik&lt;br /&gt;kesulitan ada&lt;br /&gt;kemudahan yang&lt;br /&gt;begitu dekat. Itulah&lt;br /&gt;maksud dari&lt;br /&gt;perkataan “satu&lt;br /&gt;kesulitan mustahil&lt;br /&gt;mengalahkan dua&lt;br /&gt;kemudahan ”.&lt;br /&gt;Kemudahan akan&lt;br /&gt;terus mengikuti&lt;br /&gt;kesulitan dalam&lt;br /&gt;keadaan sesulit apa&lt;br /&gt;pun. Allah Ta ’ala&lt;br /&gt;berfirman,&lt;br /&gt;ُلَعْجَيَس&lt;br /&gt;ُهَّللا َدْعَب&lt;br /&gt;ٍرْسُع اًرْسُي&lt;br /&gt;“Allah kelak akan&lt;br /&gt;memberikan&lt;br /&gt;kelapangan sesudah&lt;br /&gt;kesempitan. ” (QS.&lt;br /&gt;Ath Tholaq: 7). Ibnu&lt;br /&gt;Katsir mengatakan,&lt;br /&gt;“ Janji Allah itu&lt;br /&gt;pasti, tidak mungkin&lt;br /&gt;Allah&lt;br /&gt;menyelisihinya. ”[5]&lt;br /&gt;Yakinlah bahwa di&lt;br /&gt;balik setiap&lt;br /&gt;kesulitan pasti ada&lt;br /&gt;kemudahan yang&lt;br /&gt;begitu dekat.&lt;br /&gt;Mujahid&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“ Kemudahan akan&lt;br /&gt;senantiasa&lt;br /&gt;mengikuti&lt;br /&gt;kesulitan. ”[6]&lt;br /&gt;Tawakkal Jadi&lt;br /&gt;Sebab Utama Keluar&lt;br /&gt;dari Kesempitan&lt;br /&gt;Di awal-awal&lt;br /&gt;kesulitan, kadang&lt;br /&gt;belum datang&lt;br /&gt;pertolongan atau&lt;br /&gt;jalan keluar. Namun&lt;br /&gt;ketika kesulitan&lt;br /&gt;semakin memuncak,&lt;br /&gt;semakin di ujung&lt;br /&gt;tanduk, maka&lt;br /&gt;setelah itu&lt;br /&gt;datanglah&lt;br /&gt;kemudahan.&lt;br /&gt;Mengapa demikian?&lt;br /&gt;Karena di puncak&lt;br /&gt;kesulitan, hati sudah&lt;br /&gt;begitu pasrah. Hati&lt;br /&gt;pun menyerahkan&lt;br /&gt;seluruhnya pada&lt;br /&gt;Allah, Rabb tempat&lt;br /&gt;bergantung segala&lt;br /&gt;urusan. Itulah&lt;br /&gt;hakekat tawakkal.&lt;br /&gt;Tawakkal dengan&lt;br /&gt;bersandarnya hati&lt;br /&gt;pada Allah-lah, itulah&lt;br /&gt;sebab semakin&lt;br /&gt;mudahnya&lt;br /&gt;mendapatkan jalan&lt;br /&gt;keluar dari kesulitan&lt;br /&gt;yang ada.&lt;br /&gt;Ibnu Rajab Al&lt;br /&gt;Hambali&lt;br /&gt;rahimahullah&lt;br /&gt;berkata, “Jika&lt;br /&gt;kesempitan itu&lt;br /&gt;semakin terasa sulit&lt;br /&gt;dan semakin berat,&lt;br /&gt;maka seorang&lt;br /&gt;hamba jadi putus&lt;br /&gt;asa. Demikianlah&lt;br /&gt;keadaan hamba&lt;br /&gt;ketika tidak bisa&lt;br /&gt;keluar dari&lt;br /&gt;kesulitan. Ketika itu,&lt;br /&gt;ia pun&lt;br /&gt;menggantungkan&lt;br /&gt;hatinya pada Allah&lt;br /&gt;semata. Akhirnya, ia&lt;br /&gt;pun bertawakkal&lt;br /&gt;pada-Nya. Tawakkal&lt;br /&gt;inilah yang menjadi&lt;br /&gt;sebab keluar dari&lt;br /&gt;kesempitan yang&lt;br /&gt;ada. Karena Allah&lt;br /&gt;sendiri telah berjanji&lt;br /&gt;akan mencukupi&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;bertawakkal pada-&lt;br /&gt;Nya. Sebagaimana&lt;br /&gt;Allah Ta ’ala&lt;br /&gt;berfirman,&lt;br /&gt;ْنَمَو&lt;br /&gt;ْلَّكَوَتَي&lt;br /&gt;ىَلَع ِهَّللا&lt;br /&gt;َوُهَف&lt;br /&gt;ُهُبْسَح&lt;br /&gt;“Dan barangsiapa&lt;br /&gt;yang bertawakkal&lt;br /&gt;kepada Allah niscaya&lt;br /&gt;Allah akan&lt;br /&gt;mencukupkan&lt;br /&gt;(keperluan)nya. ” (QS.&lt;br /&gt;Ath Tholaq: 3)”[7]&lt;br /&gt;Butuh Adanya&lt;br /&gt;Kesabaran&lt;br /&gt;Setelah kita&lt;br /&gt;mengetahui berita&lt;br /&gt;gembira bagi orang&lt;br /&gt;yang mendapat&lt;br /&gt;kesulitan dan&lt;br /&gt;kesempitan yaitu&lt;br /&gt;akan semakin dekat&lt;br /&gt;datangnya&lt;br /&gt;kemudahan, maka&lt;br /&gt;sikap yang wajib&lt;br /&gt;kita miliki ketika itu&lt;br /&gt;adalah bersabar dan&lt;br /&gt;terus bersabar.&lt;br /&gt;Artinya, ketika sulit,&lt;br /&gt;hati dan lisan tidak&lt;br /&gt;berkeluh kesah,&lt;br /&gt;begitu pula anggota&lt;br /&gt;badan menahan diri&lt;br /&gt;dari perilaku&lt;br /&gt;emosional seperti&lt;br /&gt;menampar pipi dan&lt;br /&gt;merobek baju&lt;br /&gt;sebagai tanda tidak&lt;br /&gt;ridho dengan&lt;br /&gt;ketentuan Allah. [8]&lt;br /&gt;Sabar menanti&lt;br /&gt;adanya kelapangan&lt;br /&gt;adalah solusi paling&lt;br /&gt;ampuh dalam&lt;br /&gt;menghadapi&lt;br /&gt;masalah, bukan&lt;br /&gt;dengan mengeluh&lt;br /&gt;dan berkeluh kesah.&lt;br /&gt;Imam Asy Syafi ’i&lt;br /&gt;pernah berkata&lt;br /&gt;dalam bait syair,&lt;br /&gt;اربَص اليمَج ام&lt;br /&gt;َبَرقأ اجرَفلا ...&lt;br /&gt;نَم بَقاَر هللا&lt;br /&gt;يف رومألا اَجَن ...&lt;br /&gt;نَم قَدَص هللا&lt;br /&gt;مَل هْلَنَي&lt;br /&gt;ىَذأ ... نَمَو&lt;br /&gt;هاَجَر نوكَي&lt;br /&gt;ُثيَح اَجَر ...&lt;br /&gt;Bersabarlah yang&lt;br /&gt;baik, maka niscaya&lt;br /&gt;kelapangan itu&lt;br /&gt;begitu dekat.&lt;br /&gt;Barangsiapa yang&lt;br /&gt;mendekatkan diri&lt;br /&gt;pada Allah untuk&lt;br /&gt;lepas dari kesulitan,&lt;br /&gt;maka ia pasti akan&lt;br /&gt;selamat.&lt;br /&gt;Barangsiapa yang&lt;br /&gt;begitu yakin dengan&lt;br /&gt;Allah, maka ia pasti&lt;br /&gt;tidak merasakan&lt;br /&gt;penderitaan.&lt;br /&gt;Barangsiapa yang&lt;br /&gt;selalu berharap&lt;br /&gt;pada-Nya, maka&lt;br /&gt;Allah pasti akan&lt;br /&gt;memberi&lt;br /&gt;pertolongan. [9]&lt;br /&gt;Dalam syair Arab&lt;br /&gt;dikatakan, “Sabar&lt;br /&gt;itu seperti namanya,&lt;br /&gt;pahit rasanya,&lt;br /&gt;namun akhirnya&lt;br /&gt;lebih manis daripada&lt;br /&gt;madu. ”&lt;br /&gt;Semoga Allah&lt;br /&gt;senantiasa&lt;br /&gt;memudahkan kita&lt;br /&gt;meraih kelapangan&lt;br /&gt;dari kesempitan&lt;br /&gt;yang ada. Haruslah&lt;br /&gt;kita yakin badai&lt;br /&gt;pasti berlalu: “After&lt;br /&gt;a storm comes a&lt;br /&gt;calm ”. Hanya Allah&lt;br /&gt;yang memberi&lt;br /&gt;taufik.&lt;br /&gt;Pangukan-Sleman,&lt;br /&gt;28 Jumadits Tsani&lt;br /&gt;1431 H, 11/06/2010&lt;br /&gt;Penulis: Muhammad&lt;br /&gt;Abduh Tuasikal&lt;br /&gt;Artikel Majalah&lt;br /&gt;Pengusaha Muslim&lt;br /&gt;edisi Juli 2010 ,&lt;br /&gt;dipublish ulang oleh&lt;br /&gt;www.rumaysho.com&lt;br /&gt;[1] Keterangan Ibnu&lt;br /&gt;Katsir dalam Tafsir&lt;br /&gt;Al Qur ’an Al&lt;br /&gt;‘Azhim, 14/392,&lt;br /&gt;Muassasah&lt;br /&gt;Qurthubah.&lt;br /&gt;[2] Riwayat-riwayat&lt;br /&gt;ini adalah riwayat&lt;br /&gt;mursal, dikeluarkan&lt;br /&gt;oleh Ibnu Jarir Ath&lt;br /&gt;Thobari dalam kitab&lt;br /&gt;tafsirnya. Lihat&lt;br /&gt;Tafsir Ath Thobari,&lt;br /&gt;24/496, Dar Hijr.&lt;br /&gt;Riwayat mursal&lt;br /&gt;adalah riwayat yang&lt;br /&gt;terputus sanadnya&lt;br /&gt;pada akhir sanad,&lt;br /&gt;yaitu setelah&lt;br /&gt;tabi’in. Riwayat ini&lt;br /&gt;dho’if (lemah)&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;dikatakan oleh&lt;br /&gt;Syaikh Al Albani&lt;br /&gt;dalam Dho ’iful&lt;br /&gt;Jaami’ no. 4784.&lt;br /&gt;[3] Dikeluarkan oleh&lt;br /&gt;Ath Thobari, 24/496.&lt;br /&gt;[4] Lihat Siyar&lt;br /&gt;A’lam An Nubala,&lt;br /&gt;Adz Dzahabi, 1/15,&lt;br /&gt;Mawqi ’ Ya’sub&lt;br /&gt;dan Tarikh Dimasyq,&lt;br /&gt;Ibnu ‘Asakir,&lt;br /&gt;25/477, Darul Fikr.&lt;br /&gt;[5] Tafsir Al Qur’an&lt;br /&gt;Al ‘Azhim, 14/42.&lt;br /&gt;[6] Dikeluarkan oleh&lt;br /&gt;Ath Thobari, 24/497.&lt;br /&gt;[7] Jaami’ul wal&lt;br /&gt;Hikam, Ibnu Rajab Al&lt;br /&gt;Hambali, hal. 238,&lt;br /&gt;Darul Muayyid,&lt;br /&gt;cetakan pertama,&lt;br /&gt;tahun 1424 H.&lt;br /&gt;[8] Lihat ‘Uddatush&lt;br /&gt;Shobirin wa&lt;br /&gt;Zakhirotusy&lt;br /&gt;Syakirin,  Ibnu&lt;br /&gt;Qayyim Al Jauziyah,&lt;br /&gt;hal. 10, Dar At&lt;br /&gt;Turots, cetakan&lt;br /&gt;pertama, tahun&lt;br /&gt;1410 H.&lt;br /&gt;[9] Tafsir Al Qur’an&lt;br /&gt;Al ‘Azhim, 14/ 392.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-4242793390142365358?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/4242793390142365358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/08/satu-kesulitan-mustahil-mengalahkan-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4242793390142365358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4242793390142365358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/08/satu-kesulitan-mustahil-mengalahkan-2.html' title='SATU KESULITAN MUSTAHIL MENGALAHKAN 2 KEMUDAHAN'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-8798020966025417506</id><published>2010-06-20T00:18:00.000-07:00</published><updated>2010-06-20T00:19:52.192-07:00</updated><title type='text'>HIKMAH ASY-SYAFI'I ( alsofwah.or.id)</title><content type='html'>Imam asy-Syafi'i, salah seorang Imam dari Imam Empat Serangkai yang kesohor, imamahnya diakui dan disepakati oleh kaum muslimin, beliau menguasai berbagai cabang dan disiplin ilmu, tidak hanya itu ternyata beliau adalah seorang hakim, ahli hikmah, dengan pengalaman hidup dan pergaulannya yang luas dengan para ulama besar, menempa beliau menjadi seorang yang bijak, kaya dengan berbagai pengalaman berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam asy-Syafi'i berkata tentang keutamaan ilmu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;طَلَبُ الْعِلْمِ أَفْضَلُ مِنْ صَلاةِ النَافِـلَةِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menuntut ilmu lebih utama daripada shalat sunnah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا تُقُرِّبَ إِلَى اللهِ تعالى بِشَيْءٍ بَعْدَ أَدَاءِ الفَرَائِضِ أَفْضَلُ مِنْ طَلَبِ العِلْمِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seseorang tidak mendekatkan diri kepada Allah dengan sesuatu setelah melaksanakan perkara-perkara fardhu yang lebih utama daripada mencari ilmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam asy-Syafi'i berkata tentang urgensi ilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ أَرَادَ الدُنْيَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ فَعَلَيْهِ باِلْعِلْمِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa menginginkan dunia maka harus dengan ilmu. Barangsiapa menginginkan akhirat maka harus dengan ilmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ لايُحِبُّ الْعِلْمَ لاخَيْرَ فِيْهِ وَلايَكُونُ بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ صَدَاقَةً وَلامَعْرِفَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa tidak menyukai ilmu maka tidak ada kebaikan padanya, tidak ada antara dirimu dengan dirinya pertemanan dan hubungan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam asy-Syafi'i berkata tentang adab mencari ilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا أَفْلَحَ فِي الْعِلْمِ إِلا مَنْ طَلَبَهُ فِي القِلَّةِ, وَلَقَدْ كُنْتُ أَطْلُبُ القِرْطَاسَ فَيَعْسُرُ عَليّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak berhasil di bidang ilmu kecuali orang yang mencarinya dengan kesederhanaan, aku pernah mencari kertas dan tidak mendapatkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا يَطْلُبُ أَحَدٌ هَذَا العِلْمَ بِالمُلْكِ وَعِزِّ النَفْسِ فَيُفْلِحُ, وَلَكِنْ مَنْ طَلَبَهُ بِذِلَّةِ النَفْسِ وَضِيْقِ العَيْشِ وَخِدْمَةِ العِلْمِ وَتَوَاضُعِ النَفْسِ أَفْلَحَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seseorang tidak mencari ilmu ini dengan kekuasaan dan ketinggian jiwa kecuali dia tidak beruntung, akan tetapi siapa yang mencarinya dengan kerendahan jiwa, kesederhanaan hidup, kesedian berkhidmat kepada ilmu dan tawadhu’, dialah yang akan berhasil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ طَلَبَ عِلْمًا فَلْيُدَقِّقْ لِئَلا يَضِيْعَ دَقِيْقُ العِلْمِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa mencari ilmu maka hendaknya dia teliti agar bagian ilmu yang memerlukan ketelitian tidak lepas darinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَدِدْتُ أَنَّ كُلَّ عِلْمٍ يَعْلَمُهُ النَاسُ أُؤْجَرُ عَلَيْهِ وَلا يَحْمَدُوْنِي قَطْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku berharap meraih pahala dari semua ilmu yang diketahui oleh manusia dariku dan mereka tidak hanya memujiku saja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari al-Majmu’, Imam an-Nawawi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-8798020966025417506?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/8798020966025417506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/06/hikmah-asy-syafii-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8798020966025417506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8798020966025417506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/06/hikmah-asy-syafii-alsofwahorid.html' title='HIKMAH ASY-SYAFI&apos;I ( alsofwah.or.id)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-5317315201942516191</id><published>2010-05-19T07:39:00.000-07:00</published><updated>2010-05-19T07:41:17.074-07:00</updated><title type='text'>SÍAPA BERANI LEBIH TINGGI? alsofwah.or.id</title><content type='html'>Di zaman khilafah al-&lt;br /&gt;faruq Umar bin al-&lt;br /&gt;Khatthab, kaum&lt;br /&gt;muslimin ditimpa&lt;br /&gt;kekeringan panjang,&lt;br /&gt;didera kemarau yang&lt;br /&gt;membinasakan&lt;br /&gt;tanaman dan&lt;br /&gt;mengeringkan&lt;br /&gt;hewan-hewan&lt;br /&gt;ternak, kaum&lt;br /&gt;muslimin dalam&lt;br /&gt;kesulitan dan&lt;br /&gt;kesempitann hidup&lt;br /&gt;yang luar biasa,&lt;br /&gt;tahun akhirnya&lt;br /&gt;dikenal dengan&lt;br /&gt;tahun ar-Ramadah,&lt;br /&gt;tahun ar-Ramadah&lt;br /&gt;adalah tahun di&lt;br /&gt;mana bumi kering-&lt;br /&gt;kerontang karena&lt;br /&gt;tidak kunjung&lt;br /&gt;disiram hujan dalam&lt;br /&gt;waktu yang sangat&lt;br /&gt;panjangn sehingga&lt;br /&gt;warnanya seperti ar-&lt;br /&gt;ramad (abu kayu&lt;br /&gt;bakar) dan orang-&lt;br /&gt;orang pun kelaparan,&lt;br /&gt;maka tahun tersebut&lt;br /&gt;dinamakan&lt;br /&gt;demikian.karena&lt;br /&gt;kerasnya paceklik&lt;br /&gt;dan beratnya&lt;br /&gt;kesulitan hidup.&lt;br /&gt;Kesulitan yang&lt;br /&gt;menimpa manusia&lt;br /&gt;semakin meningkat,&lt;br /&gt;kesengsaraan yang&lt;br /&gt;menedera mereka&lt;br /&gt;semakin meningkat,&lt;br /&gt;di suatu pagi orang-&lt;br /&gt;orang menghadap&lt;br /&gt;kepada Umar,&lt;br /&gt;mereka berkata,&lt;br /&gt;“Wahai Amirul&lt;br /&gt;Mukminin,&lt;br /&gt;sesungguhnya langit&lt;br /&gt;tidak menurunkan&lt;br /&gt;airnya dan bumi&lt;br /&gt;tidak menumbuhkan,&lt;br /&gt;orang-orang sudah&lt;br /&gt;berada di jurang&lt;br /&gt;kebinasaan. Lakukan&lt;br /&gt;sesuatu untuk&lt;br /&gt;mereka?”&lt;br /&gt;Umar memandang&lt;br /&gt;mereka dengan&lt;br /&gt;wajah yang teriris&lt;br /&gt;oleh kesedihan,&lt;br /&gt;hatinya tersayat&lt;br /&gt;pedih oleh&lt;br /&gt;penderiataan&lt;br /&gt;mereka, dia hanya&lt;br /&gt;bisa menjawab,&lt;br /&gt;“Bersabarlah dan&lt;br /&gt;berharaplah pahala&lt;br /&gt;dari Allah. Aku&lt;br /&gt;berharap Allah&lt;br /&gt;mengangkat&lt;br /&gt;kesulitan yang&lt;br /&gt;menimpa kalian&lt;br /&gt;dalam waktu&lt;br /&gt;dekat.”&lt;br /&gt;Siang hampir berlalu&lt;br /&gt;saat orang-orang&lt;br /&gt;membaicarakan&lt;br /&gt;kafilah dagang milik&lt;br /&gt;Usman bin Affan&lt;br /&gt;yang datang dari&lt;br /&gt;Syam yang akan tiba&lt;br /&gt;di Madinah di pagi&lt;br /&gt;hari dan shalat&lt;br /&gt;Shubuh ditunaikan,&lt;br /&gt;maka orang-orang&lt;br /&gt;langsung&lt;br /&gt;berhamburan&lt;br /&gt;berduyun-duyun&lt;br /&gt;menyambut kafilah&lt;br /&gt;dagang. Tak&lt;br /&gt;tertinggal, pedagang&lt;br /&gt;dan saudagar&lt;br /&gt;Madinah pun ikut&lt;br /&gt;menyambut, kafilah&lt;br /&gt;yang terdiri dari&lt;br /&gt;seribu ekor unta&lt;br /&gt;dengan gandum di&lt;br /&gt;punggungnya,&lt;br /&gt;minyak, kismis dan&lt;br /&gt;bahan-bahan&lt;br /&gt;makanan yang lain.&lt;br /&gt;Unta-unta itu&lt;br /&gt;menderum di depan&lt;br /&gt;rumah Usman bin&lt;br /&gt;Affan, para pelayan&lt;br /&gt;mulai menurunkan&lt;br /&gt;muatan di&lt;br /&gt;punggungnya.&lt;br /&gt;Saudagar-saudagar&lt;br /&gt;sibuk menemui&lt;br /&gt;Usman, mereka&lt;br /&gt;berkata, “Juallah&lt;br /&gt;apa yang baru tiba&lt;br /&gt;kepada kami, wahai&lt;br /&gt;Abu Amru.” Usman&lt;br /&gt;menjawab, “Dengan&lt;br /&gt;senang hati, tetapi&lt;br /&gt;berapa keuntungan&lt;br /&gt;yang kalian&lt;br /&gt;tawarkan&lt;br /&gt;kepadaku?” Mereka&lt;br /&gt;menjawab, “Satu&lt;br /&gt;dirham dengan dua&lt;br /&gt;dirham.”&lt;br /&gt;Usman berkata,&lt;br /&gt;“Ada yang berani&lt;br /&gt;lebih tinggi dari itu.”&lt;br /&gt;Maka mereka&lt;br /&gt;menaikkan tawaran.&lt;br /&gt;Usman berkata,&lt;br /&gt;“Ada yang berani&lt;br /&gt;lebih tinggi dari&lt;br /&gt;tambahan kalian&lt;br /&gt;itu.” Mereka pun&lt;br /&gt;menaikkan tawaran.&lt;br /&gt;Usman berkata,&lt;br /&gt;“Ada yang berani&lt;br /&gt;lebih tinggi dari itu.”&lt;br /&gt;Maka mereka&lt;br /&gt;berkata, “Wahai&lt;br /&gt;Abu Amru, di Madinah&lt;br /&gt;ini tidak ada&lt;br /&gt;pedagang lain selain&lt;br /&gt;kami dan tidak ada&lt;br /&gt;yang mendahului&lt;br /&gt;kami kepadamu. Lalu&lt;br /&gt;siapa yang berani&lt;br /&gt;lebih tinggi daripada&lt;br /&gt;kami?”&lt;br /&gt;Usman menjawab,&lt;br /&gt;“Allah, Dia&lt;br /&gt;memberiku sepuluh&lt;br /&gt;dirham dengan&lt;br /&gt;setiap satu dirham.&lt;br /&gt;Ada yang berani lebih&lt;br /&gt;tinggi?” Mereka&lt;br /&gt;menjawab, “Tidak&lt;br /&gt;wahai Abu Amru.”&lt;br /&gt;Maka Usman&lt;br /&gt;berkata,&lt;br /&gt;“Sesungguhnya aku&lt;br /&gt;menjadikan Allah&lt;br /&gt;sebagai saksi bahwa&lt;br /&gt;aku mensedekahkan&lt;br /&gt;muatan kafilah&lt;br /&gt;kepada orang-orang&lt;br /&gt;miskin kaum&lt;br /&gt;muslimin, aku tidak&lt;br /&gt;mencari dinar atau&lt;br /&gt;dirham dari sispa&lt;br /&gt;pun. Aku hanya&lt;br /&gt;mencari pahala dan&lt;br /&gt;ridha Allah.”&lt;br /&gt;Benarlah Rasulullah&lt;br /&gt;saw yang&lt;br /&gt;sebelumnya berkata,&lt;br /&gt;“Ma dharra Usman&lt;br /&gt;ma amila ba’dal&lt;br /&gt;yaum.” Tidak&lt;br /&gt;merugikan Usman&lt;br /&gt;apa yang dia lakukan&lt;br /&gt;setelah hari ini.&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-5317315201942516191?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/5317315201942516191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/05/siapa-berani-lebih-tinggi-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/5317315201942516191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/5317315201942516191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/05/siapa-berani-lebih-tinggi-alsofwahorid.html' title='SÍAPA BERANI LEBIH TINGGI? alsofwah.or.id'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-4310193782078526607</id><published>2010-05-19T07:34:00.000-07:00</published><updated>2010-05-19T07:35:22.997-07:00</updated><title type='text'>APAKAH KAMU GILA? alsofwah.or.id</title><content type='html'>Pada suatu malam&lt;br /&gt;yang gelap, Umar bin&lt;br /&gt;Abdul Aziz masuk ke&lt;br /&gt;sebuah mesjid. Ia&lt;br /&gt;melewati seseorang&lt;br /&gt;yang tidur hingga ia&lt;br /&gt;tersandung olehnya.&lt;br /&gt;Orang tersebut&lt;br /&gt;bangun dan melihat&lt;br /&gt;ke atas seraya&lt;br /&gt;berkata: “Apakah&lt;br /&gt;kamu gila?”. Sang&lt;br /&gt;khalifah, Umar bin&lt;br /&gt;Abdul Aziz&lt;br /&gt;menjawab:&lt;br /&gt;“Tidak”. Lalu&lt;br /&gt;datanglah para&lt;br /&gt;pengawal khalifah&lt;br /&gt;hendak memukul&lt;br /&gt;laki-laki tersebut,&lt;br /&gt;namun sang khalifah&lt;br /&gt;berkata: “Tahan,&lt;br /&gt;tidak ada apa-apa, ia&lt;br /&gt;hanya bertanya&lt;br /&gt;apakah aku gila, dan&lt;br /&gt;aku jawab,&lt;br /&gt;‘Tidak.”&lt;br /&gt;Umar bin Abdul Aziz&lt;br /&gt;mempunyai putra&lt;br /&gt;dari Fatimah,&lt;br /&gt;putranya bermain-&lt;br /&gt;main bersama anak-&lt;br /&gt;anak, seorang anak&lt;br /&gt;melukai kepalanya,&lt;br /&gt;maka orang-orang&lt;br /&gt;membawa putra&lt;br /&gt;Umar dan anak yang&lt;br /&gt;melukainya kepada&lt;br /&gt;Fatimah, Umar yang&lt;br /&gt;sedang berada di&lt;br /&gt;rumahnya yang lain&lt;br /&gt;mendengar&lt;br /&gt;kegaduhan, maka dia&lt;br /&gt;keluar. Seorang&lt;br /&gt;wanita datang, dia&lt;br /&gt;berkata, “Ini adalah&lt;br /&gt;anakku, dia anak&lt;br /&gt;yatim.” Umar&lt;br /&gt;bertanya, “Apakah&lt;br /&gt;dia mendapatkan&lt;br /&gt;jatah pemberian&lt;br /&gt;negara?” Dia&lt;br /&gt;menjawab,&lt;br /&gt;“Belum.” Maka&lt;br /&gt;Umar berkata,&lt;br /&gt;“Tulislah namanya&lt;br /&gt;dalam deretan&lt;br /&gt;anaka-anak.” Maka&lt;br /&gt;Fatimah berkata,&lt;br /&gt;“Semoga Allah&lt;br /&gt;melakukan&lt;br /&gt;terhadapnya dan&lt;br /&gt;melakukan, jika dia&lt;br /&gt;tidak melukai&lt;br /&gt;anakku untuk kedua&lt;br /&gt;kalinya.” Maka&lt;br /&gt;Umar berkata,&lt;br /&gt;“Kalian menakut-&lt;br /&gt;nakutinya.”&lt;br /&gt;Suatu hari Umar bin&lt;br /&gt;Abdul Aziz sangat&lt;br /&gt;marah kepada&lt;br /&gt;seseorang, maka&lt;br /&gt;Umar&lt;br /&gt;memerintahkan agar&lt;br /&gt;orang tersebut&lt;br /&gt;ditangkap lalu diikat,&lt;br /&gt;tukang cambuk&lt;br /&gt;sudah hadir, maka&lt;br /&gt;Umar berkata,&lt;br /&gt;“Biarkan dia&lt;br /&gt;pergi.” Kemudian&lt;br /&gt;dia berkata, “Kalau&lt;br /&gt;aku sedang tidak&lt;br /&gt;marah niscaya aku&lt;br /&gt;sudah&lt;br /&gt;menghukummu.”&lt;br /&gt;Umar membaca&lt;br /&gt;firman Allah Ta'ala,&lt;br /&gt;“Dan orang-orang&lt;br /&gt;yang menahan&lt;br /&gt;amarah dan&lt;br /&gt;memaafkan&lt;br /&gt;manusia.” (Ali&lt;br /&gt;Imran: 134).&lt;br /&gt;Suatu hari Umar bin&lt;br /&gt;Abdul Aziz hendak&lt;br /&gt;istirahat siang,&lt;br /&gt;seorang laki-laki&lt;br /&gt;menghadangnya, dia&lt;br /&gt;memegang gulungan&lt;br /&gt;kertas, orang-orang&lt;br /&gt;mengira bahwa laki-&lt;br /&gt;laki ini ingin&lt;br /&gt;menemui Amirul&lt;br /&gt;Mukminin, laki-laki&lt;br /&gt;itu khawatir mereka&lt;br /&gt;akan menghalang-&lt;br /&gt;halanginya, maka dia&lt;br /&gt;melemparkan&lt;br /&gt;kertas, Umar&lt;br /&gt;menoleh maka&lt;br /&gt;gulungan kertas itu&lt;br /&gt;mengenai wajahnya&lt;br /&gt;dan melukainya.&lt;br /&gt;Darah menetes dari&lt;br /&gt;wajahnya&lt;br /&gt;sementara dia&lt;br /&gt;berdiri di bawah&lt;br /&gt;terik matahari, dia&lt;br /&gt;tidak meninggalkan&lt;br /&gt;tempat, dia&lt;br /&gt;membaca kertas lalu&lt;br /&gt;memerintahkan agar&lt;br /&gt;keperluan laki-laki ini&lt;br /&gt;ditunaikan dan dia&lt;br /&gt;dibiarkan pergi.&lt;br /&gt;Seorang laki-laki&lt;br /&gt;mencaci Umar, Umar&lt;br /&gt;tidak menjawabnya,&lt;br /&gt;maka dia ditanya,&lt;br /&gt;“Mengapa engkau&lt;br /&gt;tidak menjawab.”&lt;br /&gt;Umar menjawab,&lt;br /&gt;“Orang yang&lt;br /&gt;bertakwa itu&lt;br /&gt;terkendali.”&lt;br /&gt;Seorang laki-laki&lt;br /&gt;berdiri di depan Umar&lt;br /&gt;bin Abdul Aziz yang&lt;br /&gt;sedang berkhutbah,&lt;br /&gt;laki-laki itu berkata&lt;br /&gt;kepadanya, “Aku&lt;br /&gt;bersaksi bahwa&lt;br /&gt;engkau termasuk&lt;br /&gt;orang-orang fasik.”&lt;br /&gt;Maka Umar&lt;br /&gt;menjawab, “Dari&lt;br /&gt;mana kamu tahu?&lt;br /&gt;Kamu sendiri telah&lt;br /&gt;bersaksi dengan&lt;br /&gt;kepalsuan, maka&lt;br /&gt;kesaksianmu tidak&lt;br /&gt;diterima.”&lt;br /&gt;Seorang laki-laki&lt;br /&gt;berdiri kepada Umar&lt;br /&gt;bin Abdul Aziz pada&lt;br /&gt;saat dia di atas&lt;br /&gt;mimbar, laki-laki ini&lt;br /&gt;mencacinya dan&lt;br /&gt;membuat Umar&lt;br /&gt;marah, maka Umar&lt;br /&gt;berkata kepadanya,&lt;br /&gt;“Wahai bapak,&lt;br /&gt;kamu ingin agar&lt;br /&gt;setan mendorongku&lt;br /&gt;untuk melakukan&lt;br /&gt;dengan kekuatan&lt;br /&gt;kekuasaan&lt;br /&gt;terhadapmu hari ini&lt;br /&gt;sesuatu yang kelak&lt;br /&gt;kamu akan&lt;br /&gt;melakukan hal sama&lt;br /&gt;terhadapku. Pergilah&lt;br /&gt;semoga Allah&lt;br /&gt;mengampunimu.”&lt;br /&gt;Diriwayatkan bahwa&lt;br /&gt;seorang anak laki-&lt;br /&gt;laki Umar bin Abdul&lt;br /&gt;Aziz pulang dengan&lt;br /&gt;menangis, Umar&lt;br /&gt;bertanya kepadanya,&lt;br /&gt;“Mengapa kamu&lt;br /&gt;menangis?” Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Fulan&lt;br /&gt;hamba sahaya&lt;br /&gt;memukulku.” Maka&lt;br /&gt;fulan dihadirkan,&lt;br /&gt;Umar bertanya&lt;br /&gt;kepadanya,&lt;br /&gt;“Apakah kamu&lt;br /&gt;memukulnya?” Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Ya.”&lt;br /&gt;Umar berkata,&lt;br /&gt;“Pergilah, kalau aku&lt;br /&gt;menghukum&lt;br /&gt;seseorang karena&lt;br /&gt;kejujurannya&lt;br /&gt;niscaya aku&lt;br /&gt;menghukummu.&lt;br /&gt;Pergilah.” Wallahu&lt;br /&gt;a’lam.&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-4310193782078526607?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/4310193782078526607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/05/apakah-kamu-gila-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4310193782078526607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4310193782078526607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/05/apakah-kamu-gila-alsofwahorid.html' title='APAKAH KAMU GILA? alsofwah.or.id'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-2288399020879775974</id><published>2010-04-19T07:44:00.000-07:00</published><updated>2010-04-19T07:46:37.221-07:00</updated><title type='text'>LAGI-LAGI BABAK BELUR (alsofwah.or.id)</title><content type='html'>Banyak orang yang&lt;br /&gt;menghindari hal&lt;br /&gt;yang satu ini, lumrah&lt;br /&gt;memang, siapa yang&lt;br /&gt;mau babak belur&lt;br /&gt;merasakan sakit,&lt;br /&gt;tapi tidak dengan&lt;br /&gt;sebagian orang yang&lt;br /&gt;memiliki jiwa besar&lt;br /&gt;dan hati teguh,&lt;br /&gt;mereka ini justru&lt;br /&gt;menganggap hal&lt;br /&gt;semacam ini sebagai&lt;br /&gt;sesuatu yang&lt;br /&gt;menantang mereka&lt;br /&gt;untuk mencicipinya&lt;br /&gt;dan ternyata setelah&lt;br /&gt;mereka mencicipinya&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;merasakannya&lt;br /&gt;nikmat yang&lt;br /&gt;membuat mereka&lt;br /&gt;ingin mengulang.&lt;br /&gt;Abdullah bin&lt;br /&gt;Mas’ud, dialah&lt;br /&gt;muslim pertama&lt;br /&gt;yang melantunkan&lt;br /&gt;al-Qur`an di muka&lt;br /&gt;bumi ini secara&lt;br /&gt;terbuka setelah&lt;br /&gt;Rasulullah saw, dan&lt;br /&gt;karenanya dia babak&lt;br /&gt;belur dihantam&lt;br /&gt;pukulan orang-orang&lt;br /&gt;yang membenci&lt;br /&gt;kitab Allah, namun&lt;br /&gt;dia masih berani&lt;br /&gt;untuk mengulangnya&lt;br /&gt;kalau sahabat-&lt;br /&gt;sahabatnya tidak&lt;br /&gt;mencegahnya.&lt;br /&gt;Suatu hari para&lt;br /&gt;sahabat Nabi saw&lt;br /&gt;sedang berkumpul di&lt;br /&gt;Makkah, saat itu&lt;br /&gt;jumlah mereka&lt;br /&gt;masih sedikit dan&lt;br /&gt;mereka belum&lt;br /&gt;mempunyai&lt;br /&gt;kekuatan. Mereka&lt;br /&gt;berkata, “Demi&lt;br /&gt;Allah, Quraisy belum&lt;br /&gt;pernah mendengar&lt;br /&gt;al-Qur`an yang&lt;br /&gt;dibacakan dengan&lt;br /&gt;keras di depan&lt;br /&gt;mereka. Siapa&lt;br /&gt;gerangan yang&lt;br /&gt;berani&lt;br /&gt;melakukannnya?”&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas’ud&lt;br /&gt;menjawab, “Aku&lt;br /&gt;yang akan&lt;br /&gt;melakukannya.”&lt;br /&gt;Mereka berkata,&lt;br /&gt;“Kami&lt;br /&gt;mengkhawatirkanmu,&lt;br /&gt;kami menginginkan&lt;br /&gt;seorang laki-laki&lt;br /&gt;yang mempunyai&lt;br /&gt;sanak kerabat yang&lt;br /&gt;akan menjaga dan&lt;br /&gt;melindunginya dari&lt;br /&gt;mereka jika mereka&lt;br /&gt;ingin berbuat jahat&lt;br /&gt;kepadanya.”&lt;br /&gt;Abdullah berkata,&lt;br /&gt;“Biarkan aku&lt;br /&gt;melakukannya, Allah&lt;br /&gt;akan melindungiku&lt;br /&gt;dan menjagaku.”&lt;br /&gt;Kemudian Abdullah&lt;br /&gt;berangkat ke masjid,&lt;br /&gt;dia menuju Maqam&lt;br /&gt;Ibrahim di waktu&lt;br /&gt;Dhuha, saat itu&lt;br /&gt;orang-orang Quraisy&lt;br /&gt;sedang duduk di&lt;br /&gt;sekeliling Ka’bah,&lt;br /&gt;Abdullah berdiri di&lt;br /&gt;atas Maqam dan&lt;br /&gt;membaca, “Dengan&lt;br /&gt;nama Allah yang&lt;br /&gt;Maha Pengasih lagi&lt;br /&gt;Maha Penyayang –&lt;br /&gt;dengan suara&lt;br /&gt;lantang- Tuhan yang&lt;br /&gt;Maha Pemurah, yang&lt;br /&gt;telah mengajarkan&lt;br /&gt;al-Quran. Dia&lt;br /&gt;menciptakan&lt;br /&gt;manusia.&lt;br /&gt;Mengajarnya pandai&lt;br /&gt;berbicara.” (Ar-&lt;br /&gt;Rahman: 1-4).”&lt;br /&gt;Abdullah terus&lt;br /&gt;membacanya, maka&lt;br /&gt;orang-orang Quraisy&lt;br /&gt;mulai&lt;br /&gt;memperhatikannya,&lt;br /&gt;mereka berkata,&lt;br /&gt;“Apa yang&lt;br /&gt;diucapkan oleh Ibnu&lt;br /&gt;Ummi Abd? Celaka&lt;br /&gt;dia, dia membaca&lt;br /&gt;sebagian yang&lt;br /&gt;dibawa oleh&lt;br /&gt;Muhammad.”&lt;br /&gt;Maka mereka&lt;br /&gt;menghampirinya,&lt;br /&gt;mereka memukuli&lt;br /&gt;wajahnya&lt;br /&gt;sementara Abdullah&lt;br /&gt;terus membaca&lt;br /&gt;sampai dia mampu&lt;br /&gt;membaca, kemudian&lt;br /&gt;dia pulang kepada&lt;br /&gt;para sahabatnya&lt;br /&gt;dengan darah&lt;br /&gt;menetes dari&lt;br /&gt;tubuhnya. Mereka&lt;br /&gt;berkata kepadanya,&lt;br /&gt;“Inilah yang kami&lt;br /&gt;takutkan akan&lt;br /&gt;menimpamu.”&lt;br /&gt;Maka Abdullah&lt;br /&gt;berkata, “Demi&lt;br /&gt;Allah, musuh-musuh&lt;br /&gt;Allah itu tidak lebih&lt;br /&gt;remeh bagiku&lt;br /&gt;melebihi hari ini.&lt;br /&gt;Kalau kalian ingin,&lt;br /&gt;besok aku akan&lt;br /&gt;melakukannya&lt;br /&gt;lagi.”&lt;br /&gt;Mereka berkata,&lt;br /&gt;“Jangan, kamu&lt;br /&gt;telah membuat&lt;br /&gt;mereka mendengar&lt;br /&gt;apa yang tidak&lt;br /&gt;mereka sukai.”&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-2288399020879775974?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/2288399020879775974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/04/lagi-lagi-babak-belur-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/2288399020879775974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/2288399020879775974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/04/lagi-lagi-babak-belur-alsofwahorid.html' title='LAGI-LAGI BABAK BELUR (alsofwah.or.id)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-1975560133415121249</id><published>2010-04-19T07:39:00.000-07:00</published><updated>2010-04-19T07:43:22.476-07:00</updated><title type='text'>BABAK BELUR LAGI (alsofwah.or.id)</title><content type='html'>Ibnu Ishaq berkata,&lt;br /&gt;Nafi’ mantan&lt;br /&gt;hamba sahaya&lt;br /&gt;Abdullah bin Umar&lt;br /&gt;menyampaikan&lt;br /&gt;kepadaku dari Ibnu&lt;br /&gt;Umar, dia berkata,&lt;br /&gt;manakala bapakku&lt;br /&gt;Umar masuk Islam,&lt;br /&gt;dia berkata, “Siapa&lt;br /&gt;orang Quraisy yang&lt;br /&gt;paling cepat menukil&lt;br /&gt;pembicaraan?”&lt;br /&gt;Maka seseorang&lt;br /&gt;menjawabnya,&lt;br /&gt;“Jamil bin Ma’mar&lt;br /&gt;al-Jumahi.” Maka&lt;br /&gt;Umar pergi&lt;br /&gt;menemuinya.&lt;br /&gt;Abdullah bin Umar&lt;br /&gt;berkata, maka aku&lt;br /&gt;berangkat mengikuti&lt;br /&gt;jejaknya, aku ingin&lt;br /&gt;melihat apa yang&lt;br /&gt;hendak&lt;br /&gt;dilakukannya, saat&lt;br /&gt;itu aku masih anak-&lt;br /&gt;anak namun aku&lt;br /&gt;sudah mengerti apa&lt;br /&gt;yang aku lihat. Umar&lt;br /&gt;bertemu Jamil, dia&lt;br /&gt;berkata kepadanya,&lt;br /&gt;“Tahukah kamu&lt;br /&gt;wahai Jamil bahwa&lt;br /&gt;aku telah masuk&lt;br /&gt;Islam dan aku telah&lt;br /&gt;mengikuti agama&lt;br /&gt;Muhammad?” Demi&lt;br /&gt;Allah Jamil tidak&lt;br /&gt;menjawab apapun,&lt;br /&gt;dia langsung&lt;br /&gt;menyeret kainnya,&lt;br /&gt;Umar mengikutinya&lt;br /&gt;dan aku pun&lt;br /&gt;mengikuti bapakku,&lt;br /&gt;sampai Jamil berdiri&lt;br /&gt;di pintu masjid, dia&lt;br /&gt;berteriak dengan&lt;br /&gt;suaranya yang&lt;br /&gt;lantang, “Wahai&lt;br /&gt;orang-orang Qurasiy&lt;br /&gt;–pada saat itu&lt;br /&gt;mereka sedang&lt;br /&gt;duduk di sekita&lt;br /&gt;Ka’bah- ketahuilah&lt;br /&gt;bahwa Umar bin al-&lt;br /&gt;Khatthab telah&lt;br /&gt;menjadi shabi`.”&lt;br /&gt;Umar menimpalinya,&lt;br /&gt;“Dia dusta, akan&lt;br /&gt;tetapi aku telah&lt;br /&gt;masuk Islam, aku&lt;br /&gt;bersaksi bahwa&lt;br /&gt;tidak ada Tuhan&lt;br /&gt;yang haq selain Allah&lt;br /&gt;dan bahwa&lt;br /&gt;Muhammad adalah&lt;br /&gt;utusan dan&lt;br /&gt;hambaNya.”&lt;br /&gt;Maka orang-orang&lt;br /&gt;Quraisy bangkit&lt;br /&gt;menyerbunya, Umar&lt;br /&gt;melawan mereka&lt;br /&gt;dan mereka pun&lt;br /&gt;melawan Umar&lt;br /&gt;sampai matahari&lt;br /&gt;berada di atas&lt;br /&gt;kepala. Umar lelah&lt;br /&gt;dan dia duduk,&lt;br /&gt;namun mereka&lt;br /&gt;berdiri di atas&lt;br /&gt;kepalanya, dia&lt;br /&gt;berkata, “Lakukan&lt;br /&gt;apa yang ingin kalian&lt;br /&gt;lakukan, saya&lt;br /&gt;bersumpah dengan&lt;br /&gt;nama Allah,&lt;br /&gt;seandainya jumlah&lt;br /&gt;kami mencapai tiga&lt;br /&gt;ratus orang niscaya&lt;br /&gt;kami&lt;br /&gt;meninggalkannya&lt;br /&gt;untuk kalian atau&lt;br /&gt;kalian&lt;br /&gt;meninggalkannya&lt;br /&gt;untuk kami.”&lt;br /&gt;Ibnu Umar berkata,&lt;br /&gt;manakala mereka&lt;br /&gt;sedang demikian&lt;br /&gt;tiba-tiba hadir&lt;br /&gt;seorang laki-laki&lt;br /&gt;berumur dari&lt;br /&gt;Quraisy, dia&lt;br /&gt;memakai jubah&lt;br /&gt;katun bergaris dan&lt;br /&gt;baju ghamis yang&lt;br /&gt;berhias, sehingga dia&lt;br /&gt;berdiri di depannya,&lt;br /&gt;maka dia berkata,&lt;br /&gt;“Ada apa dengan&lt;br /&gt;kalian?” Mereka&lt;br /&gt;menjawab, “Umar&lt;br /&gt;telah menjadi&lt;br /&gt;shabi`.” Dia berkata,&lt;br /&gt;“Lalu apa urusan&lt;br /&gt;kalian? Seorang laki-&lt;br /&gt;laki memilih suatu&lt;br /&gt;perkara untuk&lt;br /&gt;dirinya, lalu apa mau&lt;br /&gt;kalian? Apakah&lt;br /&gt;kalian mengira&lt;br /&gt;bahwa Bani Adi bin&lt;br /&gt;Kaab akan&lt;br /&gt;menyerahkan kawan&lt;br /&gt;mereka ini begitu&lt;br /&gt;saja? Biarkan dia&lt;br /&gt;pergi.” Ibnu Umar&lt;br /&gt;berkata, “Demi&lt;br /&gt;Allah, seolah-olah&lt;br /&gt;mereka adalah&lt;br /&gt;pakaian yang dicabut&lt;br /&gt;darinya.” Ibnu Umar&lt;br /&gt;berkata, lalu aku&lt;br /&gt;bertanya kepada&lt;br /&gt;bapakku setelah dia&lt;br /&gt;berhijrah ke&lt;br /&gt;Madinah, “Bapakku,&lt;br /&gt;siapa laki-laki yang&lt;br /&gt;menghardik mereka&lt;br /&gt;darimu di Makkah&lt;br /&gt;manakala engkau&lt;br /&gt;masuk Islam dan&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;mengeroyokmu?”&lt;br /&gt;Maka dia berkata,&lt;br /&gt;“Anakku, dia adalah&lt;br /&gt;al-Ash bin Wa`il as-&lt;br /&gt;Sahmi.”&lt;br /&gt;Ibnu Hisyam berkata,&lt;br /&gt;sebagian ahli ilmu&lt;br /&gt;menyampaikan&lt;br /&gt;kepadaku bahwa&lt;br /&gt;Ibnu Umar berkata,&lt;br /&gt;“Wahai bapakku,&lt;br /&gt;siapa laki-laki yang&lt;br /&gt;menghardik mereka&lt;br /&gt;darimu di Makkah&lt;br /&gt;pada saat engkau&lt;br /&gt;masuk Islam&lt;br /&gt;sedangkan mereka&lt;br /&gt;mengeroyokmu,&lt;br /&gt;semoga Allah&lt;br /&gt;membalasnya&lt;br /&gt;dengan kebaikan?”&lt;br /&gt;Dia menjawab,&lt;br /&gt;“Anakku, dia adalah&lt;br /&gt;al-Ash bin W`ail as-&lt;br /&gt;Sahmi, semoga Allah&lt;br /&gt;tidak membalasnya&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;kebaikan.” (Izzudin&lt;br /&gt;Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-1975560133415121249?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/1975560133415121249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/04/babak-belur-lagi-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1975560133415121249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1975560133415121249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/04/babak-belur-lagi-alsofwahorid.html' title='BABAK BELUR LAGI (alsofwah.or.id)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-2060231037336451858</id><published>2010-04-19T07:18:00.000-07:00</published><updated>2010-04-19T07:22:44.871-07:00</updated><title type='text'>BABAK BELUR (alsofwah.or.id)</title><content type='html'>Jarang ada orang&lt;br /&gt;yang mau babak&lt;br /&gt;belur, dikeroyok atau&lt;br /&gt;dipukuli rame-rame&lt;br /&gt;oleh sekumpulan&lt;br /&gt;orang, bahkan&lt;br /&gt;mungkin orang yang&lt;br /&gt;berhak untuk&lt;br /&gt;dipukuli bareng-&lt;br /&gt;bareng pun tidak&lt;br /&gt;mau babak belur, dia&lt;br /&gt;akan mengambil&lt;br /&gt;langkah seribu&lt;br /&gt;menyelamatkan diri&lt;br /&gt;atau berlindung&lt;br /&gt;kepada yang bisa&lt;br /&gt;memberinya&lt;br /&gt;perlindungan.&lt;br /&gt;Tetapi hal itu barang&lt;br /&gt;kali tidak berlaku&lt;br /&gt;jika demi sebuah&lt;br /&gt;prinsip mendasar&lt;br /&gt;yang diyakini&lt;br /&gt;kebenarannya dan&lt;br /&gt;harus dipertahankan&lt;br /&gt;sekali pun harus&lt;br /&gt;dibayar dengan&lt;br /&gt;babak belur, dalam&lt;br /&gt;kondisi ini orang&lt;br /&gt;tidak akan berlari&lt;br /&gt;menghindar tetapi&lt;br /&gt;justru mencarinya&lt;br /&gt;dan menganggapnya&lt;br /&gt;sebagai suatu&lt;br /&gt;kebutuhan jiwa&lt;br /&gt;terpendam yang&lt;br /&gt;harus disalurkan.&lt;br /&gt;Aisyah berkisah,&lt;br /&gt;ketika sahabat-&lt;br /&gt;sahabat Nabi saw&lt;br /&gt;berkumpul, pada&lt;br /&gt;saat itu jumlah&lt;br /&gt;mereka hanya&lt;br /&gt;puluhan orangsaja,&lt;br /&gt;Abu Bakar ash-&lt;br /&gt;Shiddiq mengusulkan&lt;br /&gt;kepada Nabi saw&lt;br /&gt;untuk menampakkan&lt;br /&gt;diri di depan orang-&lt;br /&gt;orang Quraisy dan&lt;br /&gt;tidak bersembunyi&lt;br /&gt;dari mereka, Nabi&lt;br /&gt;saw menanggapi,&lt;br /&gt;“Jumlah kita masih&lt;br /&gt;sedikit wahai Abu&lt;br /&gt;Bakar.”&lt;br /&gt;Namun Abu Bakar&lt;br /&gt;terus mengusulkan&lt;br /&gt;kepada Nabi saw&lt;br /&gt;agar tidak&lt;br /&gt;bersembunyi sampai&lt;br /&gt;akhirnya Nabi saw&lt;br /&gt;mengabulkan&lt;br /&gt;usulnya, selanjutnya&lt;br /&gt;kaum muslimin&lt;br /&gt;berpencar disekita&lt;br /&gt;Ka’bah, masing-&lt;br /&gt;masing bersama&lt;br /&gt;keluarga besarnya.&lt;br /&gt;Abu Bakar berdiri&lt;br /&gt;untuk berbicara di&lt;br /&gt;hadapan hadirin&lt;br /&gt;sementara&lt;br /&gt;Rasulullah saw&lt;br /&gt;sendiri duduk, Abu&lt;br /&gt;Bakar menjadi khatib&lt;br /&gt;pertama yang&lt;br /&gt;menyeru kepada&lt;br /&gt;Allah dan kepada&lt;br /&gt;Rasulullah saw,&lt;br /&gt;maka kaum&lt;br /&gt;musyrikin menyerbu&lt;br /&gt;Abu Bakar dan&lt;br /&gt;menyerang kaum&lt;br /&gt;muslimin, mereka&lt;br /&gt;dipukuli di sudut-&lt;br /&gt;sudut masjid dengan&lt;br /&gt;keras, Abu Bakar&lt;br /&gt;sendiri diinjak-injak&lt;br /&gt;dan dipukuli dengan&lt;br /&gt;keras, Utbah bin&lt;br /&gt;Rabi’ah, laki-laki&lt;br /&gt;fasik mendekat&lt;br /&gt;kepada Abu Bakar,&lt;br /&gt;dia memukuli Abu&lt;br /&gt;Bakar dengan&lt;br /&gt;sepasang sandal&lt;br /&gt;yang tebal, dia&lt;br /&gt;memukul wajahnya&lt;br /&gt;dengan keduanya&lt;br /&gt;bergantian, dia&lt;br /&gt;duduk di atas perut&lt;br /&gt;Abu Bakar sambil&lt;br /&gt;memukuli wajahnya&lt;br /&gt;sehingga hidung Abu&lt;br /&gt;Bakar tidak&lt;br /&gt;dibedakan dari&lt;br /&gt;wajahnya.&lt;br /&gt;Akhirnya Bani Taim,&lt;br /&gt;kaum Abu Bakar,&lt;br /&gt;datang&lt;br /&gt;menyelamatkan,&lt;br /&gt;mereka mengusir&lt;br /&gt;orang-orang Quraisy&lt;br /&gt;dari Abu Bakar, Bani&lt;br /&gt;Taim membawa Abu&lt;br /&gt;Bakar dalam&lt;br /&gt;selembar kain dan&lt;br /&gt;memasukkannya ke&lt;br /&gt;dalam rumahnya,&lt;br /&gt;mereka hampir yakin&lt;br /&gt;Abu Bakar mati,&lt;br /&gt;kemudian Bani Taim&lt;br /&gt;kembali ke Ka’bah,&lt;br /&gt;mereka berkata,&lt;br /&gt;“Demi Allah, kalau&lt;br /&gt;sampai Abu Bakar&lt;br /&gt;mati maka kami&lt;br /&gt;akan membunuh&lt;br /&gt;Utbah bin Rabi’ah.”&lt;br /&gt;Setelah itu mereka&lt;br /&gt;menjenguk Abu&lt;br /&gt;Bakar. Abu Quhafah,&lt;br /&gt;ayah Abu Bakar dan&lt;br /&gt;Bani Taim berupaya&lt;br /&gt;mengajak Abu Bakar&lt;br /&gt;berbicara sampai dia&lt;br /&gt;menjawab, di sore&lt;br /&gt;hari Abu Bakar&lt;br /&gt;berbicara, dia&lt;br /&gt;berkata,&lt;br /&gt;“Bagaimana&lt;br /&gt;keadaan Rasulullah&lt;br /&gt;saw?” Maka Bani&lt;br /&gt;Taim mencela dan&lt;br /&gt;mencibir Abu Bakar,&lt;br /&gt;kemudian mereka&lt;br /&gt;berdiri dan berkata&lt;br /&gt;kepada ibunya,&lt;br /&gt;Ummul Khair,&lt;br /&gt;“Cobalah&lt;br /&gt;memberinya makan&lt;br /&gt;sesuatu atau minum&lt;br /&gt;sesuatu.”&lt;br /&gt;Ketika Ummul Khair&lt;br /&gt;hanya berdua&lt;br /&gt;dengan Abu Bakar,&lt;br /&gt;dia mencoba&lt;br /&gt;memberikan sesuatu&lt;br /&gt;kepadanya, namun&lt;br /&gt;Abu Bakar selalu&lt;br /&gt;menjawab,&lt;br /&gt;“Bagaimana&lt;br /&gt;keadaan Rasulullah&lt;br /&gt;saw?” Maka Ummul&lt;br /&gt;Khair menjawab,&lt;br /&gt;“Aku tidak&lt;br /&gt;mengetahui keadaan&lt;br /&gt;kawanmu.” Abu&lt;br /&gt;Bakar berkata,&lt;br /&gt;“Pergilah kepada&lt;br /&gt;Ummu Jamil binti al-&lt;br /&gt;Khatthab,&lt;br /&gt;bertanyalah&lt;br /&gt;kepadanya&lt;br /&gt;tentangnya.” Maka&lt;br /&gt;Ummul Khair&lt;br /&gt;berangkat menemui&lt;br /&gt;Ummu Jamil.&lt;br /&gt;Ummul Khair&lt;br /&gt;berkata,&lt;br /&gt;”Sesungguhnya Abu&lt;br /&gt;Bakar bertanya&lt;br /&gt;kepadamu tentang&lt;br /&gt;Muhammad bin&lt;br /&gt;Abdullah.” Ummu&lt;br /&gt;Jamil menjawab,&lt;br /&gt;“Aku tidak kenal&lt;br /&gt;Abu Bakar dan tidak&lt;br /&gt;pula Muhammad bin&lt;br /&gt;Abdullah, namun jika&lt;br /&gt;engkau ingin aku&lt;br /&gt;menemui anakmu&lt;br /&gt;maka aku&lt;br /&gt;bersedia.” Ummul&lt;br /&gt;Khair menjawab,&lt;br /&gt;“Ya.” Maka Ummu&lt;br /&gt;Jamil berangkat&lt;br /&gt;bersamanya, dia&lt;br /&gt;mendapati Abu Bakar&lt;br /&gt;dalam keadaan&lt;br /&gt;sekarat lagi parah,&lt;br /&gt;Ummu Jamil&lt;br /&gt;mendekat dan dia&lt;br /&gt;berkata dengan&lt;br /&gt;suara tinggi, “Demi&lt;br /&gt;Allah, kaum yang&lt;br /&gt;melakukan ini&lt;br /&gt;kepadamu adalah&lt;br /&gt;kaum fasik lagi kafir,&lt;br /&gt;aku berdoa semoga&lt;br /&gt;Allah membalas&lt;br /&gt;untukmu atas&lt;br /&gt;mereka.”&lt;br /&gt;Abu Bakar bertanya,&lt;br /&gt;“Bagaimana&lt;br /&gt;keadaan Rasulullah&lt;br /&gt;saw?” Ummu Jamil&lt;br /&gt;menjawab, “Ada&lt;br /&gt;ibumu, dia&lt;br /&gt;mendengar kata-&lt;br /&gt;kataku.” Abu Bakar&lt;br /&gt;berkata, “Jangan&lt;br /&gt;khawatir&lt;br /&gt;kepadanya.” Ummu&lt;br /&gt;Jamil berkata,&lt;br /&gt;“Beliau selamat,&lt;br /&gt;keadaan baik-baik&lt;br /&gt;saja.” Abu Bakar&lt;br /&gt;berkata, “Di&lt;br /&gt;mana?” Ummu&lt;br /&gt;Jamil menjawab,&lt;br /&gt;“Di rumah Ibnu al-&lt;br /&gt;Arqam.”&lt;br /&gt;Abu Bakar berkata,&lt;br /&gt;“Demi Allah, aku&lt;br /&gt;bersumpah tidak&lt;br /&gt;makan apa pun atau&lt;br /&gt;minum apa pun&lt;br /&gt;sebelum aku&lt;br /&gt;bertemu Rasulullah&lt;br /&gt;saw.” Maka Ummul&lt;br /&gt;Khair dan Ummu&lt;br /&gt;Jamil meminta Abu&lt;br /&gt;Bakar untuk&lt;br /&gt;bersabar sesaat&lt;br /&gt;sampai keadaan&lt;br /&gt;menjadi tenang dan&lt;br /&gt;orang-orang kembali&lt;br /&gt;normal, pada saat itu&lt;br /&gt;keduanya memapah&lt;br /&gt;Abu Bakar sehingga&lt;br /&gt;keduanya&lt;br /&gt;membawanya&lt;br /&gt;masuk kepada&lt;br /&gt;Rasulullah saw,&lt;br /&gt;maka Rasulullah saw&lt;br /&gt;menyambutnya dan&lt;br /&gt;menciumnya, kaum&lt;br /&gt;muslimin juga&lt;br /&gt;menyambutnya,&lt;br /&gt;Rasulullah saw&lt;br /&gt;sangat terharu&lt;br /&gt;melihat keadaannya,&lt;br /&gt;maka Abu Bakar&lt;br /&gt;berkata, “Aku&lt;br /&gt;korbankan bapak&lt;br /&gt;dan ibuku ya&lt;br /&gt;Rasulullah, aku tidak&lt;br /&gt;apa-apa, hanya apa&lt;br /&gt;yang dilakukan oleh&lt;br /&gt;fasik itu terhadap&lt;br /&gt;wajahku, ini adalah&lt;br /&gt;ibuku, dia adalah&lt;br /&gt;wanita yang baik&lt;br /&gt;kepada anaknya&lt;br /&gt;sedangkan engkau&lt;br /&gt;adalah laki-laki&lt;br /&gt;penuh kebaikan,&lt;br /&gt;maka ajaklah dia&lt;br /&gt;kepada Allah,&lt;br /&gt;berdoalah untuknya&lt;br /&gt;semoga Allah&lt;br /&gt;menyelamatkannya&lt;br /&gt;dari neraka melalui&lt;br /&gt;dirimu.” Maka&lt;br /&gt;Rasulullah saw&lt;br /&gt;berdoa untuknya dan&lt;br /&gt;mengajaknya&lt;br /&gt;kepada Allah, maka&lt;br /&gt;dia masuk Islam.&lt;br /&gt;Selamat untukmu&lt;br /&gt;wahai Abu Bakar dan&lt;br /&gt;terima kasih,&lt;br /&gt;semoga Allah&lt;br /&gt;membalasmu&lt;br /&gt;dengan kebaikan&lt;br /&gt;atas keberanianmu&lt;br /&gt;menyuarakan&lt;br /&gt;kalimatul haq&lt;br /&gt;sekalipun engkau&lt;br /&gt;harus babak belur&lt;br /&gt;karenanya. Wallahu&lt;br /&gt;a’lam.&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-2060231037336451858?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/2060231037336451858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/04/babak-belur-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/2060231037336451858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/2060231037336451858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/04/babak-belur-alsofwahorid.html' title='BABAK BELUR (alsofwah.or.id)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-666433972280019230</id><published>2010-03-18T06:01:00.000-07:00</published><updated>2010-03-18T06:03:00.329-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>A. Pengertian&lt;br /&gt;COPD adalah sekresi&lt;br /&gt;mukoid bronchial yang&lt;br /&gt;bertambah secara&lt;br /&gt;menetap disertai dengan&lt;br /&gt;kecenderungan terjadinya&lt;br /&gt;infeksi yang berulang dan&lt;br /&gt;penyempitan saluran&lt;br /&gt;nafas , batuk produktif&lt;br /&gt;selama 3 bulan, dalam&lt;br /&gt;jangka waktu 2 tahun&lt;br /&gt;berturut-turut (Ovedoff,&lt;br /&gt;2002). Sedangkan&lt;br /&gt;menurut Price &amp; Wilson&lt;br /&gt;(2005), COPD adalah&lt;br /&gt;suatu istilah yang sering&lt;br /&gt;digunakan untuk&lt;br /&gt;sekelompok penyakit&lt;br /&gt;paru-paru yang&lt;br /&gt;berlangsung lama dan&lt;br /&gt;ditandai dengan obstruksi&lt;br /&gt;aliran udara sebagai&lt;br /&gt;gambaran patofisiologi&lt;br /&gt;utamanya.&lt;br /&gt;B. Klasifikasi&lt;br /&gt;Menurut Alsagaff &amp; Mukty&lt;br /&gt;(2006), COPD dapat&lt;br /&gt;diklasifikasikan sebagai&lt;br /&gt;berikut:&lt;br /&gt;1. Asma Bronkhial:&lt;br /&gt;dikarakteristikan oleh&lt;br /&gt;konstruksi yang dapat&lt;br /&gt;pulih dari otot halus&lt;br /&gt;bronkhial, hipersekresi&lt;br /&gt;mukoid, dan inflamasi,&lt;br /&gt;cuaca dingin, latihan, obat,&lt;br /&gt;kimia dan infeksi.&lt;br /&gt;2. Bronkitis kronis: ditandai&lt;br /&gt;dengan batuk-batuk&lt;br /&gt;hampir setiap hari disertai&lt;br /&gt;pengeluaran dahak&lt;br /&gt;sekurang-kurangnya 3&lt;br /&gt;bulan berturut-turut&lt;br /&gt;dalam satu tahun, dan&lt;br /&gt;paling sedikit selama 2&lt;br /&gt;tahun. Gejala ini perlu&lt;br /&gt;dibedakan dari&lt;br /&gt;tuberkulosis paru,&lt;br /&gt;bronkiektasis, tumor paru,&lt;br /&gt;dan asma bronkial.&lt;br /&gt;3. Emfisema: suatu&lt;br /&gt;perubahan anatomis&lt;br /&gt;paru-paru yang ditandai&lt;br /&gt;dengan melebarnya&lt;br /&gt;secara abnormal saluran&lt;br /&gt;udara sebelah distal&lt;br /&gt;bronkus terminal, disertai&lt;br /&gt;kerusakan dinding&lt;br /&gt;alveolus.&lt;br /&gt;C. Etiologi&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang dapat&lt;br /&gt;meningkatkan resiko&lt;br /&gt;munculnya COPD&lt;br /&gt;(Mansjoer, 1999) adalah :&lt;br /&gt;1. Kebiasaan merokok&lt;br /&gt;2. Polusi udara&lt;br /&gt;3. Paparan debu, asap, dan&lt;br /&gt;gas-gas kimiawi akibat&lt;br /&gt;kerja.&lt;br /&gt;4. Riwayat infeksi saluran&lt;br /&gt;nafas.&lt;br /&gt;5. Bersifat genetik yaitu&lt;br /&gt;defisiensi -1 antitripsin.&lt;br /&gt;D. Tanda dan gejala&lt;br /&gt;Berdasarkan Brunner &amp;&lt;br /&gt;Suddarth (2005) adalah&lt;br /&gt;sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Batuk produktif, kronis&lt;br /&gt;pada bulan-bulan musim&lt;br /&gt;dingin.&lt;br /&gt;2. Batuk kronik dan&lt;br /&gt;pembentukan sputum&lt;br /&gt;purulen dalam jumlah&lt;br /&gt;yang sangat banyak.&lt;br /&gt;3. Dispnea.&lt;br /&gt;4. Nafas pendek dan cepat&lt;br /&gt;(Takipnea).&lt;br /&gt;5. Anoreksia.&lt;br /&gt;6. Penurunan berat badan&lt;br /&gt;dan kelemahan.&lt;br /&gt;7. Takikardia, berkeringat.&lt;br /&gt;8. Hipoksia, sesak dalam&lt;br /&gt;dada.&lt;br /&gt;D. Pemeriksaan&lt;br /&gt;Diagnostik&lt;br /&gt;1. Anamnesis :&lt;br /&gt;Riwayat penyakit ditandai&lt;br /&gt;3 gejala klinis diatas dan&lt;br /&gt;faktor-faktor penyebab.&lt;br /&gt;2. Pemeriksaan fisik :&lt;br /&gt;Pasien biasanya tampak&lt;br /&gt;kurus dengan barrel-&lt;br /&gt;shapped chest (diameter&lt;br /&gt;anteroposterior dada&lt;br /&gt;meningkat).&lt;br /&gt;Fremitus taktil dada&lt;br /&gt;berkurang atau tidak ada.&lt;br /&gt;Perkusi pada dada&lt;br /&gt;hipersonor, peranjakan&lt;br /&gt;hati mengecil, batas paru&lt;br /&gt;hati lebih rendah, pekak&lt;br /&gt;jantung berkurang.&lt;br /&gt;Suara nafas berkurang.&lt;br /&gt;3. Pemeriksaan radiologi&lt;br /&gt;Foto thoraks pada&lt;br /&gt;bronkitis kronik&lt;br /&gt;memperlihatkan tubular&lt;br /&gt;shadow berupa bayangan&lt;br /&gt;garis-garisyang pararel&lt;br /&gt;keluar dari hilus menuju&lt;br /&gt;ke apeks paru dan&lt;br /&gt;corakan paru yang&lt;br /&gt;bertambah.&lt;br /&gt;Pada emfisema paru, foto&lt;br /&gt;thoraks menunjukkan&lt;br /&gt;adanya overinflasi dengan&lt;br /&gt;gambaran diafragma&lt;br /&gt;yang rendah yang rendah&lt;br /&gt;dan datar, penciutan&lt;br /&gt;pembuluh darah&lt;br /&gt;pulmonal, dan&lt;br /&gt;penambahan corakan&lt;br /&gt;kedistal.&lt;br /&gt;4. Tes fungsi paru :&lt;br /&gt;Dilakukan untuk&lt;br /&gt;menentukan penyebab&lt;br /&gt;dispnea untuk&lt;br /&gt;menentukan penyebab&lt;br /&gt;dispnea, untuk&lt;br /&gt;menentukan apakah&lt;br /&gt;fungsi abnormal adalah&lt;br /&gt;obstimulasi atau restriksi,&lt;br /&gt;untuk memperkirakan&lt;br /&gt;derajat disfungsi dan&lt;br /&gt;untuk mengevaluasi efek&lt;br /&gt;terapi, misalnya&lt;br /&gt;bronkodilator.&lt;br /&gt;5. Pemeriksaan gas darah.&lt;br /&gt;6. Pemeriksaan EKG&lt;br /&gt;7. Pemeriksaan&lt;br /&gt;Laboratorium darah :&lt;br /&gt;hitung sel darah putih.&lt;br /&gt;E. Komplikasi&lt;br /&gt;Infeksi yang berulang,&lt;br /&gt;pneumotoraks spontan,&lt;br /&gt;eritrosit karena keadaan&lt;br /&gt;hipoksia kronik, gagal&lt;br /&gt;nafas, dan kor pulmonal.&lt;br /&gt;F. Penatalaksanaan&lt;br /&gt;1. Pencegahan : Mencegah&lt;br /&gt;kebiasaan merokok,&lt;br /&gt;infeksi dan polusi udara.&lt;br /&gt;2. Terapi ekserbasi akut&lt;br /&gt;dilakukan dengan :&lt;br /&gt;Antibiotik, karena&lt;br /&gt;eksaserbasi akut biasanya&lt;br /&gt;disertai infeksi :&lt;br /&gt;Infeksi ini umumnya&lt;br /&gt;disebabkan oleh H.&lt;br /&gt;Influenza dan S.&lt;br /&gt;Pneumonia, maka&lt;br /&gt;digunakan ampisilin 4 x&lt;br /&gt;0,25 – 0,5 g/hari atau&lt;br /&gt;aritromisin 4 x 0,5 g/hari.&lt;br /&gt;Augmentin (amoxilin dan&lt;br /&gt;asam klavuralat) dapat&lt;br /&gt;diberikan jika kuman&lt;br /&gt;penyebab infeksinya&lt;br /&gt;adalah H. Influenza dan B.&lt;br /&gt;Catarhalis yang&lt;br /&gt;memproduksi B.&lt;br /&gt;Laktamase. Pemberian&lt;br /&gt;antibiotic seperti&lt;br /&gt;kotrimoksosal, amoksisilin&lt;br /&gt;atau doksisilin pada pasien&lt;br /&gt;yang mengalami&lt;br /&gt;eksaserbasi akut terbukti&lt;br /&gt;mempercepat&lt;br /&gt;penyembuhan dan&lt;br /&gt;membantu mempererat&lt;br /&gt;kenaikan peak flowrate.&lt;br /&gt;Namun hanya dalam 7 –&lt;br /&gt;10 hari selama periode&lt;br /&gt;eksaserbasi. Bila terdapat&lt;br /&gt;infeksi sekunder atau&lt;br /&gt;tanda-tanda pneumonia,&lt;br /&gt;maka dianjurkan&lt;br /&gt;antiobiotik yang lebih kuat.&lt;br /&gt;Terapi oksigen diberikan&lt;br /&gt;jika terdapat kegagalan&lt;br /&gt;pernafasan karena&lt;br /&gt;hiperkapnia dan&lt;br /&gt;berkurangnya sensitivitas&lt;br /&gt;CO2.&lt;br /&gt;Fisioterapi membantu&lt;br /&gt;pasien untuk&lt;br /&gt;mengeluarkan sputum&lt;br /&gt;dengan baik.&lt;br /&gt;Bronkodilator, untuk&lt;br /&gt;mengatasi obstruksi jalan&lt;br /&gt;nafas, termsuk&lt;br /&gt;didalamnya golongan&lt;br /&gt;adrenergic B dan&lt;br /&gt;antikolinergik. Pada pasien&lt;br /&gt;dapat diberikan&lt;br /&gt;sulbutamol 5 mg dan atau&lt;br /&gt;protropium bromide 250&lt;br /&gt;g diberikan tiap 6 jam&lt;br /&gt;dengan rebulizer atau&lt;br /&gt;aminofilin 0,25 – 05 g IV&lt;br /&gt;secara perlahan.&lt;br /&gt;3. Terapi jangka panjang&lt;br /&gt;dilakukan dengan :&lt;br /&gt;Antibiotik untuk&lt;br /&gt;kemoterapi preventif&lt;br /&gt;jangka panjang, ampisilin&lt;br /&gt;4 x 0,25 – 0,5/hari dapat&lt;br /&gt;menurunkan ekserbasi&lt;br /&gt;akut.&lt;br /&gt;Bronkodilator, tergantung&lt;br /&gt;tingkat reversibilitas&lt;br /&gt;obstruksi saluran nafas&lt;br /&gt;tiap pasien, maka sebelum&lt;br /&gt;pemberian obat ini&lt;br /&gt;dibutuhkan pemeriksaan&lt;br /&gt;obyektif fungsi foal paru.&lt;br /&gt;Fisioterapi.&lt;br /&gt;Latihan fisik untuk&lt;br /&gt;meningkatkan toleransi&lt;br /&gt;akivitas fisik.&lt;br /&gt;Mukolitik dan ekspekteron.&lt;br /&gt;Terapi oksigen jangka&lt;br /&gt;panjang bagi pasien yang&lt;br /&gt;mengalami gagal nafas&lt;br /&gt;Tip II dengan PaO2 &lt; 7,3&lt;br /&gt;kPa (55 mmHg).&lt;br /&gt;Rehabilitasi, pasien&lt;br /&gt;cenderung menemui&lt;br /&gt;kesulitan bekerja, merasa&lt;br /&gt;sendiri dan terisolasi,&lt;br /&gt;untuk itu perlu kegiatna&lt;br /&gt;sosialisasi agar terhindar&lt;br /&gt;dari depresi. Rehabilitasi&lt;br /&gt;untuk pasien PPOK/COPD:&lt;br /&gt;a) Fisioterapi b) Rehabilitasi&lt;br /&gt;psikis c) Rehabilitasi&lt;br /&gt;pekerjaan.&lt;br /&gt;Asuhan Keperawatan&lt;br /&gt;pada pasien dengan&lt;br /&gt;COPD&lt;br /&gt;A. Pengkajian&lt;br /&gt;1. Identitas klien&lt;br /&gt;Nama, tempat tanggal&lt;br /&gt;lahir, umur, jenis kelamin,&lt;br /&gt;agama/suku, warga&lt;br /&gt;Negara, bahasa yang&lt;br /&gt;digunakan, penanggung&lt;br /&gt;jawap meliputi : nama,&lt;br /&gt;alamat, hubungan dengan&lt;br /&gt;klien.&lt;br /&gt;2. Pola persepsi kesehatan-&lt;br /&gt;pemeliharaan kesehatan.&lt;br /&gt;Kaji status riwayat&lt;br /&gt;kesehatan yang pernah&lt;br /&gt;dialami klien, apa upaya&lt;br /&gt;dan dimana kliwen&lt;br /&gt;mendapat pertolongan&lt;br /&gt;kesehatan, lalu apa saja&lt;br /&gt;yang membuat status&lt;br /&gt;kesehatan klien menurun.&lt;br /&gt;3. Pola nutris metabolik.&lt;br /&gt;Tanyakan kepada klien&lt;br /&gt;tentang jenis, frekuensi,&lt;br /&gt;dan jumlah klien makan&lt;br /&gt;dan minnum klien dalam&lt;br /&gt;sehari. Kaji selera makan&lt;br /&gt;berlebihan atau&lt;br /&gt;berkurang, kaji adanya&lt;br /&gt;mual muntah ataupun&lt;br /&gt;adanyaterapi intravena,&lt;br /&gt;penggunaan selang&lt;br /&gt;enteric, timbang juga&lt;br /&gt;berat badan, ukur tinggi&lt;br /&gt;badan, lingkaran lengan&lt;br /&gt;atas serta hitung berat&lt;br /&gt;badan ideal klien untuk&lt;br /&gt;memperoleh gambaran&lt;br /&gt;status nutrisi.&lt;br /&gt;4. Pola eliminasi.&lt;br /&gt;Kaji terhadap rekuensi,&lt;br /&gt;karakteristik, kesulitan/&lt;br /&gt;masalah dan juga&lt;br /&gt;pemakaian alat bantu&lt;br /&gt;seperti folly kateter, ukur&lt;br /&gt;juga intake dan output&lt;br /&gt;setiap sift.&lt;br /&gt;Eliminasi proses, kaji&lt;br /&gt;terhadap prekuensi,&lt;br /&gt;karakteristik,&lt;br /&gt;kesulitan/masalah defekasi&lt;br /&gt;dan juga pemakaian alat&lt;br /&gt;bantu/intervensi dalam&lt;br /&gt;Bab.&lt;br /&gt;5. Pola aktivitas dan latihan&lt;br /&gt;Kaji kemampuan&lt;br /&gt;beraktivitas baik sebelum&lt;br /&gt;sakit atau keadaan&lt;br /&gt;sekarang dan juga&lt;br /&gt;penggunaan alat bantu&lt;br /&gt;seperti tongkat, kursi roda&lt;br /&gt;dan lain-lain. Tanyakan&lt;br /&gt;kepada klien tentang&lt;br /&gt;penggunaan waktu&lt;br /&gt;senggang. Adakah&lt;br /&gt;keluhanpada pernapasan,&lt;br /&gt;jantung seperti berdebar,&lt;br /&gt;nyeri dada, badan lemah.&lt;br /&gt;6. Pola tidur dan istirahat&lt;br /&gt;Tanyakan kepada klien&lt;br /&gt;kebiasan tidur sehari-hari,&lt;br /&gt;jumlah jam tidur, tidur&lt;br /&gt;siang. Apakah klien&lt;br /&gt;memerlukan penghantar&lt;br /&gt;tidur seperti mambaca,&lt;br /&gt;minum susu, menulis,&lt;br /&gt;memdengarkan musik,&lt;br /&gt;menonton televise.&lt;br /&gt;Bagaimana suasana tidur&lt;br /&gt;klien apaka terang atau&lt;br /&gt;gelap. Sering bangun saat&lt;br /&gt;tidur dikarenakan oleh&lt;br /&gt;nyeri, gatal, berkemih,&lt;br /&gt;sesak dan lain-lain.&lt;br /&gt;7. Pola persepsi kogniti&lt;br /&gt;Tanyakan kepada klien&lt;br /&gt;apakah menggunakan alat&lt;br /&gt;bantu pengelihatan,&lt;br /&gt;pendengaran. Adakah&lt;br /&gt;klien kesulitan mengingat&lt;br /&gt;sesuatu, bagaimana klien&lt;br /&gt;mengatasi tak nyaman :&lt;br /&gt;nyeri. Adakah gangguan&lt;br /&gt;persepsi sensori seperti&lt;br /&gt;pengelihatan kabur,&lt;br /&gt;pendengaran terganggu.&lt;br /&gt;Kaji tingkat orientasi&lt;br /&gt;terhadap tempat waktu&lt;br /&gt;dan orang.&lt;br /&gt;8. Pola persepsi dan konsep&lt;br /&gt;diri&lt;br /&gt;Kaji tingkah laku mengenai&lt;br /&gt;dirinya, apakah klien&lt;br /&gt;pernah mengalami putus&lt;br /&gt;asa/frustasi/stress dan&lt;br /&gt;bagaimana menurut klien&lt;br /&gt;mengenai dirinya.&lt;br /&gt;9. Pola peran hubungan&lt;br /&gt;dengan sesama&lt;br /&gt;Apakah peran klien&lt;br /&gt;dimasyarakat dan&lt;br /&gt;keluarga, bagaimana&lt;br /&gt;hubungan klien di&lt;br /&gt;masyarakat dan keluarga&lt;br /&gt;dn teman sekerja. Kaji&lt;br /&gt;apakah ada gangguan&lt;br /&gt;komunikasi verbal dan&lt;br /&gt;gangguan dalam interaksi&lt;br /&gt;dengan anggota keluarga&lt;br /&gt;dan orang lain.&lt;br /&gt;10. Pola produksi seksual&lt;br /&gt;Tanyakan kepada klien&lt;br /&gt;tentang penggunaan&lt;br /&gt;kontrasepsi dan&lt;br /&gt;permasalahan yang&lt;br /&gt;timbul. Berapa jumlah&lt;br /&gt;anak klien dan status&lt;br /&gt;pernikahan klien.&lt;br /&gt;11. Pola mekanisme koping&lt;br /&gt;dan toleransi terhadap&lt;br /&gt;stress.&lt;br /&gt;Kaji faktor yang membuat&lt;br /&gt;klien marah dan tidak&lt;br /&gt;dapat mengontrol diri,&lt;br /&gt;tempat klien bertukar&lt;br /&gt;pendapat dan mekanisme&lt;br /&gt;koping yang digunakan&lt;br /&gt;selama ini. Kaji keadaan&lt;br /&gt;klien saat ini terhadap&lt;br /&gt;penyesuaian diri,&lt;br /&gt;ugkapan, penyangkalan/&lt;br /&gt;penolakan terhadap diri&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;12. Pola system kepercayaan&lt;br /&gt;Kaji apakah klien dsering&lt;br /&gt;beribadah, klien menganut&lt;br /&gt;agama apa?. Kaji apakah&lt;br /&gt;ada nilai-nilai tentang&lt;br /&gt;agama yang klien anut&lt;br /&gt;bertentangan dengan&lt;br /&gt;kesehatan.&lt;br /&gt;B. Diagnosa&lt;br /&gt;Keperawatan&lt;br /&gt;1. Bersihan jalan napas tak&lt;br /&gt;efektif berhubungan&lt;br /&gt;dengan gangguan&lt;br /&gt;peningkatan produksi&lt;br /&gt;secret, sekresi tertahan,&lt;br /&gt;tebal dan kental.&lt;br /&gt;2. Kerusakan pertukaran gas&lt;br /&gt;berhubungan dengan&lt;br /&gt;gangguan suplai oksigen&lt;br /&gt;berkurang. (obstruksi&lt;br /&gt;jalan napas oleh secret,&lt;br /&gt;spasme bronkus).&lt;br /&gt;3. Gangguan rasa nyaman :&lt;br /&gt;nyeri berhubungan&lt;br /&gt;dengan proses&lt;br /&gt;peradangan pada selaput&lt;br /&gt;paru-paru.&lt;br /&gt;C. Perencanaan&lt;br /&gt;Keperawatan.&lt;br /&gt;1. Bersihan jalan napas tak&lt;br /&gt;efektif berhubungan&lt;br /&gt;dengan gangguan&lt;br /&gt;peningkatan produksi&lt;br /&gt;secret, sekresi tertahan,&lt;br /&gt;tebal dan kental.&lt;br /&gt;Tujuan : Ventilasi/&lt;br /&gt;oksigenisasi adekuat untuk&lt;br /&gt;kebutuhan&lt;br /&gt;individu.&lt;br /&gt;Kriteria hasil :&lt;br /&gt;Mempertahankan jalan&lt;br /&gt;napas paten dan bunyi&lt;br /&gt;napas&lt;br /&gt;bersih/jelas.&lt;br /&gt;Intervensi&lt;br /&gt;1. Kaji/pantau frekuensi&lt;br /&gt;pernapasan, catat rasio&lt;br /&gt;inspirasi/ekspirasi.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Takipnea biasanya ada&lt;br /&gt;beberapa derajat dan&lt;br /&gt;dapat ditemukan pada&lt;br /&gt;penerimaan atau selama&lt;br /&gt;stress/adanya proses&lt;br /&gt;infeksi akut. Pernapasan&lt;br /&gt;dapat melambat dan&lt;br /&gt;frekuensi ekspirasi&lt;br /&gt;memanjang disbanding&lt;br /&gt;inspirasi.&lt;br /&gt;2. Kaji pasien untuk posisi&lt;br /&gt;yang nyaman, misalnya&lt;br /&gt;peninggian kepala tempat&lt;br /&gt;tidur, duduk dan sandaran&lt;br /&gt;tempat tidur.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Peninggian kepala tempat&lt;br /&gt;tidur mempermudah&lt;br /&gt;pernapasan dan&lt;br /&gt;menggunakan gravitasi.&lt;br /&gt;Namun pasien dengan&lt;br /&gt;distress berat akan&lt;br /&gt;mencari posisi yang lebih&lt;br /&gt;mudah untuk bernapas.&lt;br /&gt;Sokongan tangan/kaki&lt;br /&gt;dengan meja, bantal dan&lt;br /&gt;lain-lain membantu&lt;br /&gt;menurunkan kelemahan&lt;br /&gt;otot dan dapat sebagai alat&lt;br /&gt;ekspansi dada.&lt;br /&gt;3. Auskultasi bunyi napas,&lt;br /&gt;catat adanya bunyi napas&lt;br /&gt;misalnya : mengi, krokels&lt;br /&gt;dan ronki.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Beberapa derajat spasme&lt;br /&gt;bronkus terjadi dengan&lt;br /&gt;obstruksi jalan napas dan&lt;br /&gt;dapat/tidak&lt;br /&gt;dimanifestasikan dengan&lt;br /&gt;adanya bunyi napas&lt;br /&gt;adventisius, misalnya :&lt;br /&gt;penyebaran, krekels basah&lt;br /&gt;(bronchitis), bunyi napas&lt;br /&gt;redup dengan ekspirasi&lt;br /&gt;mengi (emfisema), atau&lt;br /&gt;tidak adanya bunyi napas&lt;br /&gt;(asma berat).&lt;br /&gt;4. Catat adanya /derajat&lt;br /&gt;disepnea, misalnya :&lt;br /&gt;keluhan “lapar udara”,&lt;br /&gt;gelisah, ansietas, distress&lt;br /&gt;pernapasan, dan&lt;br /&gt;penggunaan obat bantu.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Disfungsi pernapasan&lt;br /&gt;adalah variable yang&lt;br /&gt;tergantung pada tahap&lt;br /&gt;proses kronis selain&lt;br /&gt;proses akut yang&lt;br /&gt;menimbulkan perawatan&lt;br /&gt;di rumah sakit, misalnya&lt;br /&gt;infeksi dan reaksi alergi.&lt;br /&gt;5. Dorong/bantu latihan&lt;br /&gt;napas abdomen atau&lt;br /&gt;bibir.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Memberikan pasien&lt;br /&gt;beberapa cara untuk&lt;br /&gt;mengatasi dan&lt;br /&gt;mengontrol dispnea dan&lt;br /&gt;menurunkan jebakan&lt;br /&gt;udara.&lt;br /&gt;6. Observasi karakteristik&lt;br /&gt;batuk, misalnya :&lt;br /&gt;menetap, batuk pendek,&lt;br /&gt;basah, bantu tindakan&lt;br /&gt;untuk memperbaiki&lt;br /&gt;keefektifan jalan napas.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Batuk dapat menetap&lt;br /&gt;tetapi tidak efektif,&lt;br /&gt;khususnya bila pasien&lt;br /&gt;lansia, sakit akut, atau&lt;br /&gt;kelemahan. Batuk paling&lt;br /&gt;efektif pada posisi duduk&lt;br /&gt;paling tinggi atau kepala&lt;br /&gt;dibawah setelah perkusi&lt;br /&gt;dada.&lt;br /&gt;7. Tingkatkan masukan&lt;br /&gt;cairan sampai 3000 ml/&lt;br /&gt;hari sesuai toleransi&lt;br /&gt;jantung.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Hidrasi membantu&lt;br /&gt;menurunkan kekentalan&lt;br /&gt;secret, mempermudah&lt;br /&gt;pengeluaran. Penggunaan&lt;br /&gt;air hangat dapat&lt;br /&gt;menurunkan spasme&lt;br /&gt;bronkus. Cairan selama&lt;br /&gt;makan dapat&lt;br /&gt;meningkatkan distensi&lt;br /&gt;gaster dan tekanan pada&lt;br /&gt;diafragma.&lt;br /&gt;8. Bronkodilator, misalnya,&lt;br /&gt;β -agonis, efinefrin&lt;br /&gt;(adrenalin, vavonefrin),&lt;br /&gt;albuterol (proventil,&lt;br /&gt;ventolin), terbutalin&lt;br /&gt;(brethine, brethaire),&lt;br /&gt;isoeetrain (brokosol,&lt;br /&gt;bronkometer).&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Merilekskan otot halus dan&lt;br /&gt;menurunkan kongesti&lt;br /&gt;local, menurunkan&lt;br /&gt;spasme jalan napas,&lt;br /&gt;mengi dan produksi&lt;br /&gt;mukosa. Obat-obatan&lt;br /&gt;mungkin per oral, injeksi&lt;br /&gt;atau inhalasi. dapat&lt;br /&gt;meningkatkan distensi&lt;br /&gt;gaster dan tekanan pada&lt;br /&gt;diafragma.&lt;br /&gt;(Doenges, 1999. hal 156).&lt;br /&gt;2. Kerusakan pertukaran gas&lt;br /&gt;berhubungan dengan&lt;br /&gt;gangguan suplai oksigen&lt;br /&gt;berkurang. (obstruksi&lt;br /&gt;jalan napas oleh sekret,&lt;br /&gt;spasme bronkus).&lt;br /&gt;Tujuan :&lt;br /&gt;Mempertahankan tingkat&lt;br /&gt;oksigen yang adekuat&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;keperluan tubuh.&lt;br /&gt;Kriteria hasil :&lt;br /&gt;Tanpa terapi oksigen,&lt;br /&gt;SaO2 95 % dank lien tidan&lt;br /&gt;mengalami sesak napas.&lt;br /&gt;Tanda-tanda vital dalam&lt;br /&gt;batas normal&lt;br /&gt;Tidak ada tanda-tanda&lt;br /&gt;sianosis.&lt;br /&gt;Intervensi :&lt;br /&gt;1. Kaji frekuensi, kedalaman&lt;br /&gt;pernapasan, catat&lt;br /&gt;pengguanaan otot&lt;br /&gt;aksesorius, napas bibir,&lt;br /&gt;ketidakmampuan bicara/&lt;br /&gt;berbincang.&lt;br /&gt;Respon :&lt;br /&gt;Berguna dalam evaluasi&lt;br /&gt;derajat distress&lt;br /&gt;pernapasan dan kronisnya&lt;br /&gt;proses penyakit.&lt;br /&gt;2. Kaji/awasi secara rutin&lt;br /&gt;kulit dan warna&lt;br /&gt;membrane mukosa.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Sianosis mungkin perifer&lt;br /&gt;(terlihat pada kuku) atau&lt;br /&gt;sentral (terlihat sekitar bibir&lt;br /&gt;atau danun telinga).&lt;br /&gt;Keabu-abuan dan dianosis&lt;br /&gt;sentral mengindikasikan&lt;br /&gt;beratnya hipoksemia.&lt;br /&gt;3. Tinggikan kepala tempat&lt;br /&gt;tidur, bantu pasien untuk&lt;br /&gt;memilih posisi yang&lt;br /&gt;mudah untuk bernapas.&lt;br /&gt;Dorong napas dalam&lt;br /&gt;perlahan atau napas bibir&lt;br /&gt;sesuai dengan kebutuhan/&lt;br /&gt;toleransi individu.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Pengiriman oksigen dapat&lt;br /&gt;diperbaiki dengan posisi&lt;br /&gt;duduk tinggi dan laithan&lt;br /&gt;napas untuk menurunkan&lt;br /&gt;kolaps jalan napas,&lt;br /&gt;dispnea dan kerja napas.&lt;br /&gt;4. Dorong mengeluarkan&lt;br /&gt;sputum, pengisapan bila&lt;br /&gt;diindikasikan.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Kental tebal dan banyak&lt;br /&gt;sekresi adalah sumber&lt;br /&gt;utama gangguan&lt;br /&gt;pertukaran gas pada jalan&lt;br /&gt;napas kecil, dan&lt;br /&gt;pengisapan dibuthkan bila&lt;br /&gt;batuk tak efektif.&lt;br /&gt;5. Auskultasi bunyi napas,&lt;br /&gt;catat area penurunan&lt;br /&gt;aliran udara dan/atau&lt;br /&gt;bunyi tambahan.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Bunyi napas mingkin&lt;br /&gt;redup karena penurrunan&lt;br /&gt;aliran udara atau area&lt;br /&gt;konsolidasi. Adanya&lt;br /&gt;mengi mengindikasikan&lt;br /&gt;spasme bronkus/ter-&lt;br /&gt;tahannya sekret. Krekles&lt;br /&gt;basah menyebar&lt;br /&gt;menunjukan cairan pada&lt;br /&gt;interstisial/dekompensasi&lt;br /&gt;jantung.&lt;br /&gt;6. Awasi tanda-tanda vital&lt;br /&gt;dan irama jantung.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Takikardi, disiretmia dan&lt;br /&gt;perubahan tekanan darah&lt;br /&gt;dapat menunjuak efek&lt;br /&gt;hipoksemia sistemik pada&lt;br /&gt;fungsi jantung.&lt;br /&gt;7. Berikan oksigen tambahan&lt;br /&gt;yang sesuai dengan&lt;br /&gt;indikasi hasil GDA dan&lt;br /&gt;toleransi pasien.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Dapat memperbaiki/&lt;br /&gt;mencegah memburuknya&lt;br /&gt;hipoksia. Catatan ;&lt;br /&gt;emfisema koronis,&lt;br /&gt;mengatur pernapasan&lt;br /&gt;pasien ditentikan oleh&lt;br /&gt;kadar CO2 dan mungkin&lt;br /&gt;dikkeluarkan dengan&lt;br /&gt;peningkatan PaO2&lt;br /&gt;berlebihan.&lt;br /&gt;(Doenges, 1999. hal 158).&lt;br /&gt;3. Gangguan rasa nyaman :&lt;br /&gt;nyeri berhubungan&lt;br /&gt;dengan proses&lt;br /&gt;peradangan pada selaput&lt;br /&gt;paru-paru.&lt;br /&gt;Tujuan : Rasa nyeri&lt;br /&gt;berkurang sampai hilang.&lt;br /&gt;Kriteria hasil :&lt;br /&gt;Klien mengatakan rasa&lt;br /&gt;nyeri berkurang/hilang.&lt;br /&gt;Ekspresi wajah rileks.&lt;br /&gt;Intervensi :&lt;br /&gt;1. Tentukan karakteristik&lt;br /&gt;nyeri, miaalnya ; tajam,&lt;br /&gt;konsisten, di tusuk, selidiki&lt;br /&gt;perubahan karakter/&lt;br /&gt;intensitasnyeri/lokasi.&lt;br /&gt;Respon :&lt;br /&gt;Nyeri dada biasanya ada&lt;br /&gt;dalam beberapa derajat&lt;br /&gt;pneumonia, juga dapat&lt;br /&gt;timbul komplikasi seperti&lt;br /&gt;perikarditis dan&lt;br /&gt;endokarditis.&lt;br /&gt;2. Pantau tanda-tanda vital.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Perubahan frekuensi&lt;br /&gt;jantung atau TD&lt;br /&gt;menunjukan bahwa&lt;br /&gt;pasien mengalami nyeri,&lt;br /&gt;khususnya bila alasan lain&lt;br /&gt;untuk perubahan tanda-&lt;br /&gt;tanda vital.&lt;br /&gt;3. Berikan tindakan nyaman,&lt;br /&gt;misalnya ; pijatan&lt;br /&gt;punggung, perubahan&lt;br /&gt;posisi, musik tenang/&lt;br /&gt;perbincangan, relaksasi/&lt;br /&gt;latihan napas.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Tindakan non-analgetik&lt;br /&gt;diberikan dengan&lt;br /&gt;sentuhan lembut dapat&lt;br /&gt;menghilangkan&lt;br /&gt;ketidaknyamanan dan&lt;br /&gt;memperbesar efek terapi&lt;br /&gt;analgesic.&lt;br /&gt;4. Tawarkan pembersihan&lt;br /&gt;mulut dengan sering.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Pernapasan mulut dan&lt;br /&gt;terapi oksigen dapat&lt;br /&gt;mengiritasi dan&lt;br /&gt;mengeringkan memberan&lt;br /&gt;mukosa, potensial&lt;br /&gt;ketidaknyamanan umum.&lt;br /&gt;5. Anjurkan dan bantu&lt;br /&gt;pasien dalam teknik&lt;br /&gt;menekan dada selama&lt;br /&gt;episode batuk.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Alat untuk mengontrol&lt;br /&gt;ketidaknyamanan dada&lt;br /&gt;sementara meningkatkan&lt;br /&gt;keefektifan upaya batuk.&lt;br /&gt;6. Berikan analgesic dan&lt;br /&gt;antitusif sesuai indikasi.&lt;br /&gt;Rasional :&lt;br /&gt;Obat ini dapat digunakan&lt;br /&gt;untuk menekan batuk non&lt;br /&gt;produktif/proksimal atau&lt;br /&gt;menurunkan mukosa&lt;br /&gt;berlebihan, meningkatkan&lt;br /&gt;kenyamanan/istirahat&lt;br /&gt;umum.&lt;br /&gt;(Doenges, 1999. hal 171).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-666433972280019230?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/666433972280019230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/03/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/666433972280019230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/666433972280019230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/03/blog-post.html' title=''/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-6637202642593531620</id><published>2010-02-06T08:02:00.000-08:00</published><updated>2010-02-06T08:05:31.970-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><title type='text'>MERANTAULAH ( alsofwah.or.id )</title><content type='html'>Orang pandai dan&lt;br /&gt;beradab tak kan diam di&lt;br /&gt;kampung halaman&lt;br /&gt;Tinggalkan negerimu dan&lt;br /&gt;merantaulah ke negeri&lt;br /&gt;orang&lt;br /&gt;Pergilah 'kan kau dapatkan&lt;br /&gt;pengganti dari kerabat dan&lt;br /&gt;teman&lt;br /&gt;Berlelah-lelahlah,&lt;br /&gt;manisnya hidup terasa&lt;br /&gt;setelah lelah berjuang.&lt;br /&gt;Aku melihat air yang diam&lt;br /&gt;menjadi rusak karena&lt;br /&gt;diam tertahan&lt;br /&gt;Jika mengalir menjadi&lt;br /&gt;jernih jika tidak dia 'kan&lt;br /&gt;keruh menggenang&lt;br /&gt;Singa tak kan pernah&lt;br /&gt;memangsa jika tak&lt;br /&gt;tinggalkan sarang&lt;br /&gt;Anak panah jika tidak&lt;br /&gt;tinggalkan busur tak kan&lt;br /&gt;kena sasaran&lt;br /&gt;Jika saja matahari di&lt;br /&gt;orbitnya tak bergerak dan&lt;br /&gt;terus diam&lt;br /&gt;Tentu manusia bosan&lt;br /&gt;padanya dan enggan&lt;br /&gt;memandang&lt;br /&gt;Rembulan jika terus-&lt;br /&gt;menerus purnama&lt;br /&gt;sepanjang zaman&lt;br /&gt;Orang-orang tak kan&lt;br /&gt;menunggu saat&lt;br /&gt;munculnya datang&lt;br /&gt;Biji emas bagai tanah&lt;br /&gt;biasa sebelum digali dari&lt;br /&gt;tambang&lt;br /&gt;Setelah diolah dan&lt;br /&gt;ditambang manusia ramai&lt;br /&gt;memperebutkan&lt;br /&gt;Kayu gahru tak ubahnya&lt;br /&gt;kayu biasa di dalam hutan&lt;br /&gt;Jika dibawa ke kota&lt;br /&gt;berubah mahal jadi&lt;br /&gt;incaran hartawan&lt;br /&gt;Oleh: Al-imam asy-Syafi'i&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-6637202642593531620?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/6637202642593531620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/merantaulah-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/6637202642593531620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/6637202642593531620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/merantaulah-alsofwahorid.html' title='MERANTAULAH ( alsofwah.or.id )'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-8558444490700262060</id><published>2010-02-06T02:13:00.000-08:00</published><updated>2010-02-06T02:16:07.732-08:00</updated><title type='text'>Tersenyum Sejenak Bersama A'rabi (alsofwah.or.id)</title><content type='html'>Kehidupan pedalaman&lt;br /&gt;berkultur kebersahajaan,&lt;br /&gt;sebersahaja alam&lt;br /&gt;sekelilingnya, bersih&lt;br /&gt;sebersih air yang mengalir&lt;br /&gt;padanya, jernih sejernih&lt;br /&gt;udara yang bertiup sejuk&lt;br /&gt;di angkasanya, mengalir&lt;br /&gt;apa adanya tanpa&lt;br /&gt;rekayasa, berjalan lurus&lt;br /&gt;tanpa basa-basi,&lt;br /&gt;kehidupan yang pernah&lt;br /&gt;dienyam oleh Rasulullah&lt;br /&gt;saw semasa kecil pada&lt;br /&gt;saat ibunya menitipkan&lt;br /&gt;beliau pada ibu susu&lt;br /&gt;Halimah as-Sa’diyah dari&lt;br /&gt;kabilah Saad bin Bakr,&lt;br /&gt;kehidupan yang juga&lt;br /&gt;pernah dialami oleh Imam&lt;br /&gt;asy-Syafi'i demi&lt;br /&gt;menghindari virus&lt;br /&gt;kehidupan kota dan&lt;br /&gt;menimba kebersahajaan&lt;br /&gt;pedalamam dalam usia&lt;br /&gt;dini.&lt;br /&gt;Kehidupan memberi&lt;br /&gt;pengaruh pada orang&lt;br /&gt;yang menjalaninya, jika&lt;br /&gt;kehidupan pedalaman&lt;br /&gt;adalah demikian maka&lt;br /&gt;demikianlah orang yang&lt;br /&gt;hidup di pedalaman yang&lt;br /&gt;dikenal dengan istilah&lt;br /&gt;a’rabi, seorang a’rabi&lt;br /&gt;dengan cara hidup yang&lt;br /&gt;bersahaja, belum&lt;br /&gt;mengenal tata-cara&lt;br /&gt;kehidupan dengan&lt;br /&gt;sentuhan tatanan&lt;br /&gt;kemajuan, dia berbicara&lt;br /&gt;spontan, lugas, tanpa&lt;br /&gt;tedeng aling-aling dan&lt;br /&gt;sering mengandung&lt;br /&gt;makna yang baik dan&lt;br /&gt;mendalam, bahkan tidak&lt;br /&gt;jarang memicu senyum&lt;br /&gt;orang yang mendengar&lt;br /&gt;dan membacanya, dia&lt;br /&gt;bertingkah polos, bebas&lt;br /&gt;dari unsur mencari muka,&lt;br /&gt;dan sering memberi&lt;br /&gt;pelajaran dan&lt;br /&gt;mengandung sindiran&lt;br /&gt;yang memojokkan,&lt;br /&gt;bahkan tidak jarang&lt;br /&gt;ucapan dan tingkah&lt;br /&gt;seorang a’rabi&lt;br /&gt;mengisyaratkan&lt;br /&gt;kecerdikan dan&lt;br /&gt;pemikirannya yang encer.&lt;br /&gt;Al-Ashma’i berkata, Yusuf&lt;br /&gt;bin Umar gubernur Irak&lt;br /&gt;menugaskan seorang&lt;br /&gt;a’rabi mengurusi sebuah&lt;br /&gt;pekerjaan, beberapa saat&lt;br /&gt;ditemukan indikasi&lt;br /&gt;pengkhianatan dari a’rabi&lt;br /&gt;ini, Yusuf mencopotnya&lt;br /&gt;lalu memanggilnya. Yusuf&lt;br /&gt;bertanya, “Musuh Allah,&lt;br /&gt;kamu makan harta Allah.”&lt;br /&gt;A’rabi menjawab , “Lalu&lt;br /&gt;harta siapa yang aku&lt;br /&gt;makan jika aku tidak&lt;br /&gt;makan harta Allah? Aku&lt;br /&gt;telah merayu Iblis agar&lt;br /&gt;bersedia memberiku&lt;br /&gt;sebagian hartanya, tetapi&lt;br /&gt;dia tidak memberiku&lt;br /&gt;sepeser pun.” Yusuf&lt;br /&gt;tersenyum dan&lt;br /&gt;memaafkannya.&lt;br /&gt;Al-Ashma’i berkata, aku&lt;br /&gt;mendengar seorang a’rabi&lt;br /&gt;berdoa dalam thawaf, “Ya&lt;br /&gt;Allah ampunilah ibuku.”&lt;br /&gt;Dia mengulang-ulangnya.&lt;br /&gt;Aku bertanya kepadanya,&lt;br /&gt;“Apakah kamu tidak&lt;br /&gt;mempunyai bapak?” Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Punya.” Aku&lt;br /&gt;bertanya, “Mengapa kamu&lt;br /&gt;tidak menyebut&lt;br /&gt;bapakmu?” Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Bapakku laki-&lt;br /&gt;laki kuat, dia bisa berusaha&lt;br /&gt;sendiri, lain dengan ibuku,&lt;br /&gt;dia wanita miskin lagi&lt;br /&gt;lemah.”&lt;br /&gt;Al-Hajjaj menangkap&lt;br /&gt;seorang a’rabi yang&lt;br /&gt;mencuri di Madinah, dia&lt;br /&gt;memerintahkan agar&lt;br /&gt;pencuri itu dicambuk,&lt;br /&gt;setiap kali a’rabi tersebut&lt;br /&gt;dicambuk dia berkata, “Ya&lt;br /&gt;Rabbi, aku bersyukur.”&lt;br /&gt;Sampai al-Hajjaj&lt;br /&gt;mencambuknya tujuh&lt;br /&gt;ratus kali. Setelah itu a’rabi&lt;br /&gt;ini bertemu dengan&lt;br /&gt;Asy’ab. Asy’ab bertanya&lt;br /&gt;kepadanya, “Tahukah&lt;br /&gt;kamu mengapa al-Hajjaj&lt;br /&gt;mencambukmu sampai&lt;br /&gt;tujuh ratus?” A’rabi balik&lt;br /&gt;bertanya, “Mengapa?”&lt;br /&gt;Asy’ab menjawab,&lt;br /&gt;“Karena kamu banyak&lt;br /&gt;bersyukur, Allah&lt;br /&gt;berfirman,&lt;br /&gt;“Sesungguhnya jika kamu&lt;br /&gt;bersyukur, pasti Kami&lt;br /&gt;akan menambah nikmat&lt;br /&gt;kepadamu.” A’rabi&lt;br /&gt;berkata, “Apakah ini ada di&lt;br /&gt;dalam al-Qur`an?” Asy’ab&lt;br /&gt;menjawab, “Ya.” Lalu dia&lt;br /&gt;berkata,&lt;br /&gt;Ya Rabbi tidak ada syukur&lt;br /&gt;maka janganlah Engkau&lt;br /&gt;menambahku&lt;br /&gt;Aku telah bersyukur&lt;br /&gt;dengan buruk maka&lt;br /&gt;maafkanlah aku&lt;br /&gt;Jauhkanlah pahala orang-&lt;br /&gt;orang yang bersyukur&lt;br /&gt;dariku&lt;br /&gt;Khalifah Abbasi al-Mahdi&lt;br /&gt;pergi berburu, dengan&lt;br /&gt;kudanya dia tiba di sebuah&lt;br /&gt;lembah, dia melihat&lt;br /&gt;sebuah tenda milik&lt;br /&gt;seorang a’rabi, dia&lt;br /&gt;singgah padanya, dia&lt;br /&gt;berkata, “Wahai a’rabi, ada&lt;br /&gt;makanan?” A’rabi&lt;br /&gt;menghidangkan biji-bijian&lt;br /&gt;gandum dan al-Mahdi&lt;br /&gt;memakannya, setelah itu&lt;br /&gt;a’rabi menyuguhkan&lt;br /&gt;segelas susu dan al-Mahdi&lt;br /&gt;meminumnya, setelah itu&lt;br /&gt;a’rabi menghidangkan&lt;br /&gt;nabidz –minuman&lt;br /&gt;rendaman buah kurma-&lt;br /&gt;dalam sebuah kantong&lt;br /&gt;kulit dan al-Mahdi&lt;br /&gt;meminumnya.&lt;br /&gt;Setelah minum al-Mahdi&lt;br /&gt;berkata, “Tahukah kamu&lt;br /&gt;siapa aku?” A’rabi&lt;br /&gt;menjawab, “Tidak.” Al-&lt;br /&gt;Mahdi menjawab, “Aku&lt;br /&gt;adalah pelayan khusus&lt;br /&gt;Amirul Mukminin.” A’rabi&lt;br /&gt;berkata, “Semoga Allah&lt;br /&gt;memberkahimu dalam&lt;br /&gt;posisimu.” Kemudian&lt;br /&gt;a’rabi memberi minum al-&lt;br /&gt;Mahdi sekali lagi dan al-&lt;br /&gt;Mahdi meminumnya. Al-&lt;br /&gt;Mahdi berkata, “Tahukah&lt;br /&gt;kamu siapa aku?” A’rabi&lt;br /&gt;menjawab, “Kamu&lt;br /&gt;mengaku sebagai pelayan&lt;br /&gt;khusus Amirul mikminin.”&lt;br /&gt;Al-Mahdi berkata, “Bukan,&lt;br /&gt;aku adalah salah satu&lt;br /&gt;panglima Amirul&lt;br /&gt;Mukminin.” A’rabi berkata,&lt;br /&gt;“Semoga Allah&lt;br /&gt;memberkahimu dalam&lt;br /&gt;posisimu itu.”&lt;br /&gt;Kemudian a’rabi memberi&lt;br /&gt;minum al-Mahdi untuk&lt;br /&gt;yang ketiga kalinya,&lt;br /&gt;setelah itu al-Mahdi&lt;br /&gt;bertanya, “Tahukah kamu&lt;br /&gt;siapa aku?” A’rabi&lt;br /&gt;menjawab, “Kamu&lt;br /&gt;mengaku sebagai&lt;br /&gt;panglima Amirul&lt;br /&gt;Mukminin.” Al-Mahdi&lt;br /&gt;berkata, “Bukan, akulah&lt;br /&gt;Amirul Mukminin.” Lalu&lt;br /&gt;a’rabi tersebut menarik&lt;br /&gt;kantong minuman dan&lt;br /&gt;mengikatnya, dia berkata&lt;br /&gt;kepada al-Mahdi,&lt;br /&gt;“Menjauhlah dariku.” Al-&lt;br /&gt;Mahdi bertanya dengan&lt;br /&gt;heran,” Mengapa?” A’rabi&lt;br /&gt;menjawab, “Kalau aku&lt;br /&gt;memberimu minum&lt;br /&gt;untuk keempat kalinya&lt;br /&gt;niscaya kamu akan&lt;br /&gt;mengaku sebagai&lt;br /&gt;rasulullah.”&lt;br /&gt;Al-Mahdi tertawa dan tidak&lt;br /&gt;lama berselang&lt;br /&gt;sekelompok pasukan&lt;br /&gt;berkuda datang dan hati&lt;br /&gt;a’rabi tersebut terbang&lt;br /&gt;ketakutan. Al-Mahdi&lt;br /&gt;berkata kepadanya, “Tidak&lt;br /&gt;mengapa, jangan takut.”&lt;br /&gt;Lalu al-Mahdi memberinya&lt;br /&gt;hadiah: pakaian dan harta&lt;br /&gt;yang besar.&lt;br /&gt;Seorang a’rabi&lt;br /&gt;menyaksikan pacuan&lt;br /&gt;kuda, ketika seekor kuda&lt;br /&gt;keluar sebagai pemenang,&lt;br /&gt;dia maju ke depan&lt;br /&gt;bersorak bersuka cita, dia&lt;br /&gt;ditanya, “Apakah joki kuda&lt;br /&gt;itu adalah saudaramu?”&lt;br /&gt;Dia menjawab, “Bukan.”&lt;br /&gt;Dia ditanya lagi, “Apakah&lt;br /&gt;kuda yang menang itu&lt;br /&gt;adalah kudamu?” Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Bukan.” Dia&lt;br /&gt;ditanya, “Lalu mengapa&lt;br /&gt;kamu bersorak bersuka&lt;br /&gt;cita?” Dengan kalem dia&lt;br /&gt;menjawab, “Karena tali&lt;br /&gt;kekang kuda itu adalah&lt;br /&gt;milikku.” Selesai.(Izzudin&lt;br /&gt;Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-8558444490700262060?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/8558444490700262060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/tersenyum-sejenak-bersama-arabi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8558444490700262060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8558444490700262060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/tersenyum-sejenak-bersama-arabi.html' title='Tersenyum Sejenak Bersama A&apos;rabi (alsofwah.or.id)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-8091131821787676837</id><published>2010-02-06T01:50:00.000-08:00</published><updated>2010-02-06T01:55:38.521-08:00</updated><title type='text'>MENCARI JODOH ( alsofwah.or.id )</title><content type='html'>Sebuah pepatah berkata,&lt;br /&gt;banyak jalan menuju&lt;br /&gt;Roma, banyak cara untuk&lt;br /&gt;mendapatkan keinginan,&lt;br /&gt;masing-masing orang&lt;br /&gt;memiliki cara tersendiri&lt;br /&gt;untuk mendapatkan apa&lt;br /&gt;yang diharapkan, satu&lt;br /&gt;cara gagal, cara lain&lt;br /&gt;digunakan, dan terkadang&lt;br /&gt;cara yang unik, tidak&lt;br /&gt;biasa, rada aneh pun&lt;br /&gt;digunakan pula.&lt;br /&gt;Dalam urusan jodoh,&lt;br /&gt;banyak cara dan taktik&lt;br /&gt;dipakai dalam urusan&lt;br /&gt;yang satu ini, melalui&lt;br /&gt;makelar, biro jodoh,&lt;br /&gt;pendekatan langsung&lt;br /&gt;sampai lamaran langsung,&lt;br /&gt;terserah sohib hajat. Tidak&lt;br /&gt;jarang cara-cara tersebut&lt;br /&gt;berakhir dengan&lt;br /&gt;kegagalan, justru cara&lt;br /&gt;yang tidak umum, yang&lt;br /&gt;tidak disangka dan tidak&lt;br /&gt;dinyana ternyata&lt;br /&gt;membawa keberhasilan,&lt;br /&gt;jodoh pun datang secara&lt;br /&gt;tidak diduga.&lt;br /&gt;Asy-Syarqi bin Fathami&lt;br /&gt;berkata, Syan termasuk&lt;br /&gt;orang cerdik di kalangan&lt;br /&gt;bangsa Arab, dia berkata,&lt;br /&gt;“Demi Allah, aku akan&lt;br /&gt;berkeliling sampai aku&lt;br /&gt;menemukan wanita yang&lt;br /&gt;sepadan denganku untuk&lt;br /&gt;aku nikahi.”&lt;br /&gt;Dia berjalan dengan&lt;br /&gt;berkendara, dia bertemu&lt;br /&gt;dengan seorang laki-laki&lt;br /&gt;yang berkendara,&lt;br /&gt;kebetulan laki-laki ini pergi&lt;br /&gt;ke desa yang sama&lt;br /&gt;dengan Syan. Keduanya&lt;br /&gt;sepakat berjalan bersama.&lt;br /&gt;Di tengah perjalanan Syan&lt;br /&gt;bertanya kepada laki-laki&lt;br /&gt;itu, “Apakah kamu yang&lt;br /&gt;membawaku atau aku&lt;br /&gt;yang membawamu?”&lt;br /&gt;Laki-laki itu menjtawab,&lt;br /&gt;“Dasar bodoh, mana&lt;br /&gt;mungkin pengendara&lt;br /&gt;membawa pengendara?”&lt;br /&gt;Keduanya terus berjalan,&lt;br /&gt;keduanya melihat&lt;br /&gt;tanaman yang hampir&lt;br /&gt;dipanen. Syan bertanya&lt;br /&gt;kepada kawan&lt;br /&gt;perjalanannya ini,&lt;br /&gt;“Menurutmu apakah&lt;br /&gt;tanaman itu telah dimakan&lt;br /&gt;atau belum?” Laki-laki itu&lt;br /&gt;menjawab dengan kesal,&lt;br /&gt;“Dasar bodoh, apakah&lt;br /&gt;kamu tidak melihatnya&lt;br /&gt;masih tegak dan belum&lt;br /&gt;dipanen?”&lt;br /&gt;Keduanya terus berjalan,&lt;br /&gt;keduanya melewati&lt;br /&gt;jenazah, Syan bertanya&lt;br /&gt;kepada sohibnya ini,&lt;br /&gt;“Apakah jenazah itu hidup&lt;br /&gt;atau mati?” Laki-laki itu&lt;br /&gt;menjawab dengan&lt;br /&gt;kekesalan lebih, “Aku tidak&lt;br /&gt;pernah menemukan&lt;br /&gt;orang yang lebih bodoh&lt;br /&gt;daripada dirimu, apakah&lt;br /&gt;kamu melihat mereka&lt;br /&gt;membawa orang hidup&lt;br /&gt;ke kuburan?”&lt;br /&gt;Laki-laki itu membawa&lt;br /&gt;Syan singgah di&lt;br /&gt;rumahnya. Kebetulan laki-&lt;br /&gt;laki ini mempunyai&lt;br /&gt;seorang putri yang&lt;br /&gt;bernama Thabaqah. Maka&lt;br /&gt;laki-laki itu menceritakan&lt;br /&gt;ucapan Syan kepada&lt;br /&gt;putrinya. Putrinya berkata,&lt;br /&gt;“Ucapannya ‘Apakah&lt;br /&gt;kamu yang membawaku&lt;br /&gt;atau aku yang&lt;br /&gt;membawamu’&lt;br /&gt;maksudnya adalah kamu&lt;br /&gt;yang berbicara ataukah&lt;br /&gt;aku yang berbicara&lt;br /&gt;sehingga kita sampai di&lt;br /&gt;tempat tujuan. Adapun&lt;br /&gt;ucapannya, ‘Menurutmu&lt;br /&gt;apakah tanaman itu telah&lt;br /&gt;dimakan atau belum’&lt;br /&gt;maka maksudnya adalah&lt;br /&gt;apakah pemiliknya telah&lt;br /&gt;menjualnya lalu memakan&lt;br /&gt;harganya atau belum.&lt;br /&gt;Adapun ucapannya&lt;br /&gt;tentang jenazah maka&lt;br /&gt;maksudnya adalah apakah&lt;br /&gt;dia meninggalkan anak&lt;br /&gt;yang meneruskan&lt;br /&gt;namanya atau tidak.”&lt;br /&gt;Lalu laki-laki itu menemui&lt;br /&gt;Syan dan menyampaikan&lt;br /&gt;ucapan putrinya&lt;br /&gt;kepadanya. “Inilah wanita&lt;br /&gt;yang aku idam-idamkan.”&lt;br /&gt;Kata Syan dalam hati,&lt;br /&gt;tanpa pikir panjang Syan&lt;br /&gt;melamarnya kepada&lt;br /&gt;bapaknya dan diterima.&lt;br /&gt;Setelah keduanya&lt;br /&gt;menikah, Syan membawa&lt;br /&gt;istrinya pulang ke&lt;br /&gt;keluarganya. Ketika&lt;br /&gt;mereka mengetahui&lt;br /&gt;kepintaran dan kecerdikan&lt;br /&gt;wanita tersebut mereka&lt;br /&gt;berkata, “Syan bertemu&lt;br /&gt;Thabaqah.” Selesai.&lt;br /&gt;Abdul Malik bin Umair&lt;br /&gt;menceritakan, bahwa&lt;br /&gt;ketika Umar bin Hubairah&lt;br /&gt;datang ke Kufah dia&lt;br /&gt;mengundang sepuluh&lt;br /&gt;orang pemuka Kufah&lt;br /&gt;untuk berbincang-bincang&lt;br /&gt;dengannya di waktu&lt;br /&gt;malam.&lt;br /&gt;Salah satu dari sepuluh&lt;br /&gt;orang itu adalah Abdullah&lt;br /&gt;bin Umair sendiri. Umar&lt;br /&gt;bin Hubairah berkata,&lt;br /&gt;“Hendaknya masing-&lt;br /&gt;masing dari kalian bicara,&lt;br /&gt;dimulai denganmu wahai&lt;br /&gt;Abu Umar.” Aku berkata,&lt;br /&gt;“Semoga Allah memberi&lt;br /&gt;kebaikan kepada amir,&lt;br /&gt;apakah pembicaraan yang&lt;br /&gt;haq atau yang batil?” Amir&lt;br /&gt;Ibnu Hubairah menjawab,&lt;br /&gt;“Tentu saja pembicaraan&lt;br /&gt;yang haq.”&lt;br /&gt;Aku berbicara, Imri’il Qais&lt;br /&gt;bersumpah tidak akan&lt;br /&gt;menikah dengan seorang&lt;br /&gt;wanita sehingga dia&lt;br /&gt;bertanya kepadanya&lt;br /&gt;tentang delapan, empat&lt;br /&gt;dan dua. Lalu dia melamar&lt;br /&gt;para wanita, dan jika dia&lt;br /&gt;bertanya tentang delapan,&lt;br /&gt;empat dan dua maka&lt;br /&gt;semua wanita menjawab&lt;br /&gt;empat belas.&lt;br /&gt;Suatu kali dia berjalan di&lt;br /&gt;tengah malam, dia&lt;br /&gt;bertemu dengan seorang&lt;br /&gt;laki-laki yang&lt;br /&gt;menggendong seorang&lt;br /&gt;bocah perempuan seperti&lt;br /&gt;rembulan di malam&lt;br /&gt;purnama. Imri’il terpesona&lt;br /&gt;dengannya, spontan dia&lt;br /&gt;bertanya bocah&lt;br /&gt;perempuan dalam&lt;br /&gt;gendongan bapaknya itu,&lt;br /&gt;“Hai bocah apa itu&lt;br /&gt;delapan, empat dan dua?”&lt;br /&gt;Bocah itu menjawab,&lt;br /&gt;“Kalau delapan, maka ia&lt;br /&gt;adalah puting susu anjing,&lt;br /&gt;kalau empat maka ia&lt;br /&gt;adalah puting susu onta,&lt;br /&gt;kalau dua maka ia adalah&lt;br /&gt;payudara wanita.”&lt;br /&gt;Imri’il Qais terpesona oleh&lt;br /&gt;jawabannya, dia pun&lt;br /&gt;melamar bocah kepada&lt;br /&gt;bapaknya dan bapaknya&lt;br /&gt;menerimanya. Bocah itu&lt;br /&gt;meletakkan dua syarat&lt;br /&gt;kepadanya: Pertama: Pada&lt;br /&gt;malam pertama nanti dia&lt;br /&gt;akan bertanya kepadanya&lt;br /&gt;tiga pertanyaan. Imri’il&lt;br /&gt;Qais menyanggupi.&lt;br /&gt;Kedua: Memberinya&lt;br /&gt;seratus onta, sepuluh&lt;br /&gt;hamba sahaya, sepuluh&lt;br /&gt;pelayan dan tiga kuda.”&lt;br /&gt;Selesai.&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-8091131821787676837?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/8091131821787676837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/mencari-jodoh-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8091131821787676837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8091131821787676837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/mencari-jodoh-alsofwahorid.html' title='MENCARI JODOH ( alsofwah.or.id )'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-4894524994800574801</id><published>2010-02-04T22:21:00.000-08:00</published><updated>2010-02-04T22:23:34.035-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>DEMI ILMU ( alsofwah.or.id )</title><content type='html'>Demi ilmu dia melakukan&lt;br /&gt;perjalanan menembus&lt;br /&gt;benua, berasal dari benua&lt;br /&gt;biru Eropa, negeri&lt;br /&gt;Andalusia, membelah&lt;br /&gt;padang pasir benua Afrika&lt;br /&gt;dan menginjakkan kakinya&lt;br /&gt;di Timur Tengah. Demi&lt;br /&gt;ilmu dia melakukan itu,&lt;br /&gt;tidak perlu&lt;br /&gt;membayangkan biaya&lt;br /&gt;yang dia keluarkan, waktu&lt;br /&gt;yang dia perlukan dan&lt;br /&gt;kelelahan yang dia rasakan&lt;br /&gt;serta tantangan yang dia&lt;br /&gt;hadapi, karena semua itu&lt;br /&gt;jelas terpampang di depan&lt;br /&gt;mata tanpa perlu&lt;br /&gt;membayangkannya.&lt;br /&gt;Demi ilmu, sebuah&lt;br /&gt;tuntutan luhur, hajat mulia&lt;br /&gt;dan target tinggi, man&lt;br /&gt;yakhtub al-hasna` lam&lt;br /&gt;yughlihi al-mahru, ‘siapa&lt;br /&gt;yang meminang gadis&lt;br /&gt;cantik maka tidak ada kata&lt;br /&gt;mahar mahal’.&lt;br /&gt;Demi ilmu dia melakukan&lt;br /&gt;sesuatu yang unik dan&lt;br /&gt;ajaib, tidak terpikirkan&lt;br /&gt;dalam otak, tidak&lt;br /&gt;terbayangkan dalam&lt;br /&gt;benak dan tidak terbersit&lt;br /&gt;dalam hati, dia bukan&lt;br /&gt;seorang aktor, bukan&lt;br /&gt;bintang film, bukan&lt;br /&gt;sutradara sehingga hal ini&lt;br /&gt;mungkin sudah ada&lt;br /&gt;dalam skenarionya, tetapi&lt;br /&gt;dia seorang ulama,&lt;br /&gt;pemerhati hadits dan&lt;br /&gt;pecinta sunnah. Sekali lagi&lt;br /&gt;demi ilmu dia&lt;br /&gt;menemukan sebuah&lt;br /&gt;peran dan rela&lt;br /&gt;menjalaninya. Mafi&lt;br /&gt;musykilah selama itu&lt;br /&gt;demi ilmu.&lt;br /&gt;Tercantum di dalam al-&lt;br /&gt;Manhaj al-Ahmad fi&lt;br /&gt;Tarajim Ashab al-Imam&lt;br /&gt;Ahmad karya al-Ulaimi&lt;br /&gt;1/177 dan di dalam&lt;br /&gt;Ikhtishar an-Nablusi li&lt;br /&gt;Thabaqat al-Hanabilah&lt;br /&gt;karya Ibnu Abu Ya’la hal.&lt;br /&gt;79 tentang biografi Imam&lt;br /&gt;Baqi bin Makhlad al-&lt;br /&gt;Andalusi, dia adalah Abu&lt;br /&gt;Abdurrahman Baqi bin&lt;br /&gt;Makhlad al-Andalusi al-&lt;br /&gt;Hafizh, lahir tahun 201 H,&lt;br /&gt;melakukan perjalanan ke&lt;br /&gt;Baghdad dengan kedua&lt;br /&gt;kainya, keinginan&lt;br /&gt;besarnya adalah bertemu&lt;br /&gt;dengan Imam Ahmad bin&lt;br /&gt;Hanbal dan mengambil&lt;br /&gt;ilmu darinya.&lt;br /&gt;Baqi bin Makhlad berkata,&lt;br /&gt;“Ketika aku hampir tiba di&lt;br /&gt;Baghdad, aku mendengar&lt;br /&gt;berita ujian yang&lt;br /&gt;menimpa Ahmad bin&lt;br /&gt;Hanbal, bahwa berkumpul&lt;br /&gt;dan mendengar dari&lt;br /&gt;beliau dilarang, aku sangat&lt;br /&gt;sedih karenanya, lalu aku&lt;br /&gt;memilih tempat singgah,&lt;br /&gt;setelah aku meletakkan&lt;br /&gt;barang bawaanku di&lt;br /&gt;kamar yang aku kontrak&lt;br /&gt;di sebuah penginapan,&lt;br /&gt;aku tidak melakukan apa&lt;br /&gt;pun selain mendatangi&lt;br /&gt;masjid jami’, aku ingin&lt;br /&gt;duduk bersama halaqah-&lt;br /&gt;halaqah dan mendengar&lt;br /&gt;apa yang mereka&lt;br /&gt;bicarakan.&lt;br /&gt;Aku mendatangi sebuah&lt;br /&gt;halaqah yang mulia,&lt;br /&gt;seorang laki-laki&lt;br /&gt;membeber para rawi, dia&lt;br /&gt;mendhaifkan dan&lt;br /&gt;menguatkan, aku&lt;br /&gt;bertanya kepada orang&lt;br /&gt;yang berada di dekatku,&lt;br /&gt;“Siapa dia?” Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Yahya bin&lt;br /&gt;Ma’in.” Maka aku melihat&lt;br /&gt;sebuah cela yang terbuka&lt;br /&gt;di dekatnya, aku bergegas&lt;br /&gt;kepadanya, aku berkata&lt;br /&gt;kepadanya, “Wahai Abu&lt;br /&gt;Zakariya, semoga Allah&lt;br /&gt;merahmatimu, seorang&lt;br /&gt;laki-laki perantau,&lt;br /&gt;negerinya jauh, aku ingin&lt;br /&gt;bertanya, mohon jangan&lt;br /&gt;meremehkanku.” Dia&lt;br /&gt;berkata kepadaku,&lt;br /&gt;“Katakanlah.” Maka aku&lt;br /&gt;bertanya kepadanya&lt;br /&gt;tentang sebagian ahli&lt;br /&gt;hadits yang aku temui, dia&lt;br /&gt;men-ta’dil sebagian dari&lt;br /&gt;mereka dan men-jarh&lt;br /&gt;sebagian yang lain.&lt;br /&gt;Di akhir pertanyaan aku&lt;br /&gt;bertanya kepadanya&lt;br /&gt;tentang Hisyam bin&lt;br /&gt;Ammar, aku sendiri&lt;br /&gt;banyak mengambil&lt;br /&gt;darinya, Yahya berkata,&lt;br /&gt;“Abu al-Walid Hisyam bin&lt;br /&gt;Ammar, ahli shalat, dari&lt;br /&gt;Damaskus, tsiqah bahkan&lt;br /&gt;di atas tsiqah, kalaupun di&lt;br /&gt;balik pakaiannya terdapat&lt;br /&gt;kesombongan atau dia&lt;br /&gt;menenteng kesombongan&lt;br /&gt;maka itu tidak&lt;br /&gt;berpengaruh apa pun&lt;br /&gt;terhadapnya karena&lt;br /&gt;kebaikan dan&lt;br /&gt;kemuliaannya.” Maka&lt;br /&gt;orang-orang di halaqah&lt;br /&gt;berteriak, “Cukup bagimu&lt;br /&gt;semoga Allah&lt;br /&gt;merahmatimu, yang lain&lt;br /&gt;juga memiliki&lt;br /&gt;pertanyaan.”&lt;br /&gt;Maka aku berkata sambil&lt;br /&gt;berdiri, “Aku bertanya&lt;br /&gt;kepadamu tentang&lt;br /&gt;seorang laki-laki, Ahmad&lt;br /&gt;bin Hanbal?” Maka Yahya&lt;br /&gt;bin Ma’in memandangku&lt;br /&gt;heran, dia berkata&lt;br /&gt;kepadaku, “Orang seperti&lt;br /&gt;kita membeber Ahmad&lt;br /&gt;bin Hanbal? Dia adalah&lt;br /&gt;Imam kaum muslimin,&lt;br /&gt;orang terbaik dan termulia&lt;br /&gt;dari mereka.”&lt;br /&gt;Kemudian aku keluar&lt;br /&gt;mencari tahu rumah&lt;br /&gt;Ahmad bin Hanbal, ada&lt;br /&gt;yang menunjukkan, aku&lt;br /&gt;mengetuk pintunya, maka&lt;br /&gt;dia keluar dan membuka&lt;br /&gt;pintu, dia melihat seorang&lt;br /&gt;laki-laki yang belum&lt;br /&gt;dikenalnya, aku berkata,&lt;br /&gt;“Wahai Abu Abdullah,&lt;br /&gt;seorang laki-laki perantau,&lt;br /&gt;negerinya jauh, ini adalah&lt;br /&gt;kedatanganku pertama kali&lt;br /&gt;di negeri ini, aku pencari&lt;br /&gt;hadits dan pengunpul&lt;br /&gt;sunnah, aku tidak&lt;br /&gt;melakukan perjalanan&lt;br /&gt;kecuali kepadamu.” Dia&lt;br /&gt;berkata kepadaku,&lt;br /&gt;“Masuklah lorong itu dan&lt;br /&gt;jangan sampai terlihat&lt;br /&gt;oleh seorang pun.”&lt;br /&gt;Dia bertanya kepadaku,&lt;br /&gt;“Di mana negerimu?” Aku&lt;br /&gt;menjawab, “Maghrib&lt;br /&gt;yang jauh.” Dia bertanya&lt;br /&gt;kepadaku, “Afrika?” Aku&lt;br /&gt;menjawab, “Lebih jauh&lt;br /&gt;lagi, aku menyeberangi&lt;br /&gt;lautan untuk tiba di Afrika,&lt;br /&gt;negeriku Andalus.” Dia&lt;br /&gt;berkata, “Negerimu benar-&lt;br /&gt;benar jauh, tidak ada&lt;br /&gt;sesuatu yang lebih aku&lt;br /&gt;sukai daripada membantu&lt;br /&gt;orang sepertimu dengan&lt;br /&gt;baik untuk mewujudkan&lt;br /&gt;keinginannya, hanya saja&lt;br /&gt;saat ini aku sedang&lt;br /&gt;menghadapi ujian dengan&lt;br /&gt;sesuatu yang mungkin&lt;br /&gt;kamu telah&lt;br /&gt;mendengarnya.” Aku&lt;br /&gt;berkata, “Benar, aku telah&lt;br /&gt;mendengarnya pada saat&lt;br /&gt;aku berjalan kepadamu&lt;br /&gt;dan hampir tiba di sini.”&lt;br /&gt;Aku berkata kepadanya,&lt;br /&gt;“Wahai Abu Abdullah, ini&lt;br /&gt;adalah kedatanganku yang&lt;br /&gt;pertama, aku adalah&lt;br /&gt;orang yang tidak dikenal&lt;br /&gt;di kalangan kalian, jika&lt;br /&gt;Anda berkenan aku&lt;br /&gt;datang setiap hari dengan&lt;br /&gt;menyamar sebagai&lt;br /&gt;peminta-minta, di pintu&lt;br /&gt;aku akan mengucapkan&lt;br /&gt;apa yang mereka&lt;br /&gt;ucapkan, lalu Anda keluar&lt;br /&gt;ke tempat ini, seandainya&lt;br /&gt;Anda tidak&lt;br /&gt;menyampaikan setiap hari&lt;br /&gt;kecuali satu hadits saja&lt;br /&gt;maka hal itu sudah cukup&lt;br /&gt;bagiku.” Dia menjawab,&lt;br /&gt;“Ya, dengan syarat kamu&lt;br /&gt;jangan muncul di&lt;br /&gt;halaqah-halaqah dan tidak&lt;br /&gt;pula pada para ahli&lt;br /&gt;hadits.” Aku menjawab,&lt;br /&gt;“Aku berjanji.”&lt;br /&gt;Aku mengambil ranting&lt;br /&gt;pohon di tangan,&lt;br /&gt;membebat kepala dengan&lt;br /&gt;kain, kertas dan tinta aku&lt;br /&gt;sembunyikan di balik&lt;br /&gt;lengan bajuku, lalu aku&lt;br /&gt;mendatangi pintunya&lt;br /&gt;sambil berteriak, “Pahala,&lt;br /&gt;semoga Allah merahmati&lt;br /&gt;kalian.” Begitulah yang&lt;br /&gt;diteriakkan oleh para&lt;br /&gt;peminta-minta di sana,&lt;br /&gt;maka dia keluar kepadaku&lt;br /&gt;dan menutup pintu, dia&lt;br /&gt;menyampaikan dua, tiga&lt;br /&gt;hadits atau lebih&lt;br /&gt;kepadaku.&lt;br /&gt;Aku terus melakukan hal&lt;br /&gt;itu sampai orang yang&lt;br /&gt;menimpakan ujian&lt;br /&gt;atasnya mati dan&lt;br /&gt;setelahnya kepemimpinan&lt;br /&gt;dipegang oleh orang yang&lt;br /&gt;berpegang kepada&lt;br /&gt;madzhab sunnah, maka&lt;br /&gt;Ahmad bin Hanbal&lt;br /&gt;muncul, namanya naik,&lt;br /&gt;dia dihormati di mata&lt;br /&gt;manusia, imamahnya&lt;br /&gt;terkenal, orang-orang&lt;br /&gt;berduyun-duyun&lt;br /&gt;mendatanginya, dia tetap&lt;br /&gt;menghargai kesabaranku&lt;br /&gt;yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;Jika aku mendatangi&lt;br /&gt;halaqahnya, dia&lt;br /&gt;melapangkannya untukku&lt;br /&gt;dan mendekatkanku&lt;br /&gt;kepada dirinya, dia berkata&lt;br /&gt;kepada ashab hadits,&lt;br /&gt;“Orang ini berhak&lt;br /&gt;menyandang nama&lt;br /&gt;pencari ilmu.” Kemudian&lt;br /&gt;dia menceritakan kisahku&lt;br /&gt;dengannya, dia&lt;br /&gt;menyodorkan hadits&lt;br /&gt;kepadaku, membacanya&lt;br /&gt;kepadaku dan aku&lt;br /&gt;membacanya kepadanya.&lt;br /&gt;Aku sakit, aku berusaha&lt;br /&gt;sembuh darinya, dia&lt;br /&gt;mencariku karena aku&lt;br /&gt;tidak hadir di majlisnya,&lt;br /&gt;dia bertanya tentangku,&lt;br /&gt;ada yang memberitahu&lt;br /&gt;sakitku kepadanya, maka&lt;br /&gt;dia langsung berdiri,&lt;br /&gt;berjalan kepadaku&lt;br /&gt;menjengukku dengan&lt;br /&gt;orang-orang yang&lt;br /&gt;bersamanya, pada saat itu&lt;br /&gt;aku terlentang di kamar&lt;br /&gt;yang aku sewa, beralas&lt;br /&gt;tikar, berselimut kain dan&lt;br /&gt;buku-bukuku ada di&lt;br /&gt;kepalaku.&lt;br /&gt;Aku mendengar suara&lt;br /&gt;gaduh di penginapan, aku&lt;br /&gt;mendengar mereka&lt;br /&gt;berkata, “Dia di sana,&lt;br /&gt;lihatlah, ini imam kaum&lt;br /&gt;muslimin datang.” Pemilik&lt;br /&gt;penginapan datang&lt;br /&gt;kepadaku dengan&lt;br /&gt;tergopoh-gopoh, dia&lt;br /&gt;berkata kepadaku, “Wahai&lt;br /&gt;Abu Abdurrahman, ini&lt;br /&gt;Abu Abdullah Ahmad bin&lt;br /&gt;Hanbal, imam kaum&lt;br /&gt;muslimin datang&lt;br /&gt;kepadamu untuk&lt;br /&gt;menjengukmu.”&lt;br /&gt;Dia masuk, dia duduk di&lt;br /&gt;sisi kepalaku, kamar&lt;br /&gt;tersebut penuh sesak&lt;br /&gt;dengan orang-orang&lt;br /&gt;sampai tidak muat,&lt;br /&gt;sebagian dari mereka&lt;br /&gt;berada di luar kamar&lt;br /&gt;dengan berdiri sementara&lt;br /&gt;pena di tangan mereka,&lt;br /&gt;dia tidak mengatakan&lt;br /&gt;kepadaku lebih dari kata-&lt;br /&gt;kata ini, dia berkata,&lt;br /&gt;“Wahai Abu&lt;br /&gt;Abdurrahman,&lt;br /&gt;berbahagialah dengan&lt;br /&gt;pahala Allah, hari-hari&lt;br /&gt;sehat tidak ada sakit&lt;br /&gt;padanya dan hari-hari&lt;br /&gt;sakit tidak ada sehat&lt;br /&gt;padanya, semoga Allah&lt;br /&gt;meninggikanmu kepada&lt;br /&gt;keselamatan dan&lt;br /&gt;mengusapkan&lt;br /&gt;kesembuhan kepadaamu&lt;br /&gt;dengan tangan&lt;br /&gt;kananNya.” Aku melihat&lt;br /&gt;pena-pena menulis&lt;br /&gt;lafazhnya.&lt;br /&gt;Kemudian dia keluar&lt;br /&gt;dariku, maka penghuni&lt;br /&gt;penginapan mendatangiku&lt;br /&gt;mengasihiku dan&lt;br /&gt;melayaniku dengan&lt;br /&gt;pamrih agama dan pahala&lt;br /&gt;dari Allah, ada yang&lt;br /&gt;membawa kasur, ada&lt;br /&gt;yang membawa selimut&lt;br /&gt;dan makanan-makanan&lt;br /&gt;yang lezat, dalam&lt;br /&gt;merawatku yang sedang&lt;br /&gt;sakit, mereka lebih&lt;br /&gt;perhatian daripada&lt;br /&gt;keluargaku seandainya&lt;br /&gt;aku berada di tengah-&lt;br /&gt;tengah mereka, hal itu&lt;br /&gt;karena aku dijenguk oleh&lt;br /&gt;seorang laki-laki shalih.”&lt;br /&gt;Baqi bin Makhlad wafat&lt;br /&gt;pada tahun 276 H di&lt;br /&gt;Andalusi, semoga Allah&lt;br /&gt;merahmatinya.&lt;br /&gt;Dari Shafahat min Shabri&lt;br /&gt;al-Ulama` ala Syada`id al-&lt;br /&gt;Ilmi wa at-Tahshil, Abdul&lt;br /&gt;Fattah Abu Ghuddah.&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-4894524994800574801?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/4894524994800574801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/demi-ilmu-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4894524994800574801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4894524994800574801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/demi-ilmu-alsofwahorid.html' title='DEMI ILMU ( alsofwah.or.id )'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-1252345370547237350</id><published>2010-02-04T22:08:00.000-08:00</published><updated>2010-02-04T22:10:35.986-08:00</updated><title type='text'>SAYA MEMPUNYAI MANGSA ( alsofwah.or.id )</title><content type='html'>Dua sahabat karib&lt;br /&gt;sekaligus dua orang&lt;br /&gt;suami bersepakat bekerja&lt;br /&gt;sama dan saling tolong&lt;br /&gt;menolong dalam dosa&lt;br /&gt;dan kemaksiatan,&lt;br /&gt;pekerjaan keduanya&lt;br /&gt;adalah mengendus dan&lt;br /&gt;memata-matai wanita-&lt;br /&gt;wanita lengah hatinya dan&lt;br /&gt;lemah imannya untuk&lt;br /&gt;selanjutnya menyeretnya&lt;br /&gt;dalam kubangan lumpur&lt;br /&gt;perbuatan keji, jika si karib&lt;br /&gt;mendapatkan mangsa&lt;br /&gt;maka dia akan&lt;br /&gt;mengopernya kepada&lt;br /&gt;sohibnnya setelah dia&lt;br /&gt;menuntaskan keinginan&lt;br /&gt;setan pada mangsa&lt;br /&gt;tersebut dan selanjutnya&lt;br /&gt;sohib ini akan meneguk&lt;br /&gt;sisa minuman setan dari&lt;br /&gt;karibnya dan begitu&lt;br /&gt;sebaliknya.&lt;br /&gt;Dalam suatu kesempatan&lt;br /&gt;salah seorang dari dua&lt;br /&gt;sahabat ini berhasil&lt;br /&gt;menjerat seorang wanita&lt;br /&gt;ke dalam jaring perangkap&lt;br /&gt;nafsunya, setelah&lt;br /&gt;berbasa-basi, berbicara ke&lt;br /&gt;sana ke mari, ngobrol&lt;br /&gt;ngalor ngidul, akhirnya&lt;br /&gt;dua orang yang sedang&lt;br /&gt;dikipasi oleh setan ini&lt;br /&gt;sepakat untuk bertemu,&lt;br /&gt;waktu telah dirancang,&lt;br /&gt;pada hari anu jam ini,&lt;br /&gt;tidak lupa tempat&lt;br /&gt;disiapkan, di tempat&lt;br /&gt;begini, semuanya matang&lt;br /&gt;dan rapi tertata dan&lt;br /&gt;terencana.&lt;br /&gt;Demi memuluskan&lt;br /&gt;perbuatan setan sahabat&lt;br /&gt;ini meminta istrinya&lt;br /&gt;pulang ke rumah orang&lt;br /&gt;tuanya dengan alasan&lt;br /&gt;pekerjaan kantor yang&lt;br /&gt;memaksanya bekerja&lt;br /&gt;ekstra waktu sehingga dia&lt;br /&gt;akan pulang larut malam,&lt;br /&gt;dia tidak ingin istrinya&lt;br /&gt;kesepian menunggunya,&lt;br /&gt;itulah alasan yang&lt;br /&gt;dikatakannya kepada&lt;br /&gt;istrinya. Istrinya manut&lt;br /&gt;dan nurut, dia tidak&lt;br /&gt;mengerti kalau suaminya&lt;br /&gt;memiliki hasrat&lt;br /&gt;menunaikan hajat setan&lt;br /&gt;pada wanita lain.&lt;br /&gt;Pada waktu hari anu,&lt;br /&gt;waktu ini dan tempat&lt;br /&gt;begini nampak sepasang&lt;br /&gt;anak manusia yang&lt;br /&gt;sedang terbius rayuan&lt;br /&gt;setan yang sepintas manis&lt;br /&gt;akan tetapi ia adalah racun&lt;br /&gt;yang berbisa, dua orang&lt;br /&gt;berlainan jenis ini akhirnya&lt;br /&gt;sepakat untuk&lt;br /&gt;melanjutkan dosa ke level&lt;br /&gt;yang lebih tinggi, si laki-&lt;br /&gt;laki hidung belang ini&lt;br /&gt;menawarkan sebuah&lt;br /&gt;tempat aman lagi&lt;br /&gt;nyaman, rumahnya, dan&lt;br /&gt;si wanita hanya&lt;br /&gt;membuntut di&lt;br /&gt;belakangnya ketika dia&lt;br /&gt;beranjak ke mobil untuk&lt;br /&gt;selanjutnya melaju ke&lt;br /&gt;tempat yang telah&lt;br /&gt;disiapkan.&lt;br /&gt;Tiba di rumah, wanita&lt;br /&gt;meminta laki-laki untuk&lt;br /&gt;keluar membeli sesuatu&lt;br /&gt;sementara dirinya akan&lt;br /&gt;mempersiapkan diri.&lt;br /&gt;Tetapi manusia berencana&lt;br /&gt;dan yang menentukan&lt;br /&gt;keberhasilannya bukan&lt;br /&gt;dia, ada dzat Maha Kuasa&lt;br /&gt;yang kehendakNya di atas&lt;br /&gt;kehendak siapa pun, Dia&lt;br /&gt;mengatur sesuatu sesuai&lt;br /&gt;dengan hikmahNya.&lt;br /&gt;Sepulang membeli&lt;br /&gt;pesanan pasangannya,&lt;br /&gt;laki-laki ini dicegat oleh pak&lt;br /&gt;polisi karena melanggar&lt;br /&gt;rambu lalu lintas, dia&lt;br /&gt;digelandang ke kantor&lt;br /&gt;polisi untuk&lt;br /&gt;menyelesaikan perkara.&lt;br /&gt;Naas bagi dia, proses&lt;br /&gt;perkaranya berlarut-larut,&lt;br /&gt;dia sangat cemas, dia&lt;br /&gt;meminta waktu sesaat&lt;br /&gt;kepada polisi untuk&lt;br /&gt;menghubungi seseorang,&lt;br /&gt;di sudut kantor dengan&lt;br /&gt;HP dia berbicara kepada&lt;br /&gt;seseorang.&lt;br /&gt;“Tolong … saya&lt;br /&gt;mempunyai mangsa di&lt;br /&gt;rumah …aku sedang ada&lt;br /&gt;urusan begini begini di&lt;br /&gt;tempat ini dan ini, aku&lt;br /&gt;khawatir terbongkar,&lt;br /&gt;istriku bisa tahu, tetangga&lt;br /&gt;bisa curiga, tolong&lt;br /&gt;sesegera mungkin kamu&lt;br /&gt;ke rumah, gantikan aku,&lt;br /&gt;setelah kamu&lt;br /&gt;memangsanya pulangkan&lt;br /&gt;dia, biar lain waktu&lt;br /&gt;giliranku.”&lt;br /&gt;Sahabat yang baik&lt;br /&gt;membantu kesulitan&lt;br /&gt;sohibnya, dia yang juga&lt;br /&gt;hidung belang tanpa&lt;br /&gt;menunggu ini itu&lt;br /&gt;langsung meluncur ke&lt;br /&gt;rumah kawannya, tetapi&lt;br /&gt;apa yang dia dapatkan?&lt;br /&gt;Apa yang dia lihat setelah&lt;br /&gt;pintu rumah terbuka?&lt;br /&gt;Ternyata wanita yang&lt;br /&gt;dimaksud oleh karibnya,&lt;br /&gt;yang sedang berada di&lt;br /&gt;rumahnya malam itu,&lt;br /&gt;yang menjadi mangsa&lt;br /&gt;karibnya adalah istrinya.&lt;br /&gt;Sebuah martil besar&lt;br /&gt;menghantam kepalannya&lt;br /&gt;dan dia berteriak, “Talak&lt;br /&gt;seribu kali.” (Dari Fatayat&lt;br /&gt;wa Dzi`ab la Tarham,&lt;br /&gt;Khalid Abu Shalih).&lt;br /&gt;Membaca kisah ini penulis&lt;br /&gt;teringat hadits yang&lt;br /&gt;diriwayatkan oleh Imam&lt;br /&gt;Ahmad dari Abu&lt;br /&gt;Umamah berkata,&lt;br /&gt;seorang anak muda&lt;br /&gt;datang kepada Nabi saw,&lt;br /&gt;dia berkata, “Ya Rasulullah,&lt;br /&gt;izinkanlah aku berzina.”&lt;br /&gt;Maka orang-orang&lt;br /&gt;berkumpul di&lt;br /&gt;sekelilingnya, mereka&lt;br /&gt;menghardiknya, mereka&lt;br /&gt;berkata, “Diamlah kamu,&lt;br /&gt;diamlah kamu.” Nabi saw&lt;br /&gt;bersabda, “Dekatkanlah&lt;br /&gt;dia ke mari.” Maka anak&lt;br /&gt;muda itu didekatkan, Nabi&lt;br /&gt;saw bersabda,&lt;br /&gt;“Duduklah.” Anak muda&lt;br /&gt;tersebut duduk. Nabi&lt;br /&gt;bertanya, “Apakah kamu&lt;br /&gt;menyukai zina untuk&lt;br /&gt;ibumu?” Dia menjawab,&lt;br /&gt;“Tidak demi Allah, aku&lt;br /&gt;korbankan diriku&lt;br /&gt;untukmu.” Nabi bersabda,&lt;br /&gt;“Orang-orang juga tidak&lt;br /&gt;menyukainya untuk ibu&lt;br /&gt;mereka.” Nabi bertanya,&lt;br /&gt;“Apakah kamu menyukai&lt;br /&gt;zina untuk putrimu?” Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Tidak demi&lt;br /&gt;Allah, aku korbankan&lt;br /&gt;diriku untukmu.” Nabi&lt;br /&gt;bersabda, “Orang-orang&lt;br /&gt;juga tidak menyukainya&lt;br /&gt;untuk putri mereka.” Nabi&lt;br /&gt;bertanya, “Apakah kamu&lt;br /&gt;menyukai zina untuk&lt;br /&gt;saudara perempuanmu?”&lt;br /&gt;Dia menjawab, “Tidak&lt;br /&gt;demi Allah, aku korbankan&lt;br /&gt;diriku untukmu.” Nabi&lt;br /&gt;bersabda, “Orang-orang&lt;br /&gt;juga tidak menyukainya&lt;br /&gt;untuk saudara perempuan&lt;br /&gt;mereka.” Nabi bertanya,&lt;br /&gt;“Apakah kamu menyukai&lt;br /&gt;zina untuk bibimu dari&lt;br /&gt;bapakmu?” Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Tidak demi&lt;br /&gt;Allah, aku korbankan&lt;br /&gt;diriku untukmu.” Nabi&lt;br /&gt;bersabda, “Orang-orang&lt;br /&gt;juga tidak menyukainya&lt;br /&gt;untuk bibi dari bapak&lt;br /&gt;mereka.” Nabi bertanya,&lt;br /&gt;“Apakah kamu menyukai&lt;br /&gt;zina untuk bibi dari&lt;br /&gt;ibumu?” Dia menjawab,&lt;br /&gt;“Tidak demi Allah, aku&lt;br /&gt;korbankan diriku&lt;br /&gt;untukmu.” Nabi bersabda,&lt;br /&gt;“Orang-orang juga tidak&lt;br /&gt;menyukainya untuk bibi&lt;br /&gt;dari ibu mereka.” Lalu&lt;br /&gt;Nabi saw meletakkan&lt;br /&gt;tanganya di atasnya&lt;br /&gt;sambil bersabda, “Ya&lt;br /&gt;Allah, ampunilah dosanya,&lt;br /&gt;bersihkanlah hatinya dan&lt;br /&gt;jagalah kehormatannya.”&lt;br /&gt;Dia berkata, “Setelah itu&lt;br /&gt;anak muda tersebut tidak&lt;br /&gt;melirik kepada apa pun.”&lt;br /&gt;Ucapan Nabi saw,&lt;br /&gt;“Apakah kamu menyukai&lt;br /&gt;zina untuk ibumu?”&lt;br /&gt;Sebuah isyarat dari beliau&lt;br /&gt;bahwa jika kamu berzina&lt;br /&gt;maka bisa jadi kamu&lt;br /&gt;berzina dengan ibu&lt;br /&gt;seseorang dan&lt;br /&gt;selanjutnya perbuatanmu&lt;br /&gt;akan berbalas dengan&lt;br /&gt;dizinahinya ibumu sendiri&lt;br /&gt;oleh orang lain, pada saat&lt;br /&gt;itu kamu tidak akan rela.&lt;br /&gt;Jagalah dirimu niscaya&lt;br /&gt;keluargamu juga terjaga&lt;br /&gt;Jauhilah perkara yang&lt;br /&gt;tidak patut bagi seorang&lt;br /&gt;muslim&lt;br /&gt;Zina itu adalah hutang, jika&lt;br /&gt;kamu berhutang maka&lt;br /&gt;Kamu pasti akan&lt;br /&gt;membayarnya dari&lt;br /&gt;keluargamu&lt;br /&gt;Siapa berzina pada suatu&lt;br /&gt;kaum dengan dua ribu&lt;br /&gt;dirham&lt;br /&gt;Niscaya akan terjadi zina&lt;br /&gt;pada keluarganya dengan&lt;br /&gt;gratis.&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-1252345370547237350?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/1252345370547237350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/saya-mempunyai-mangsa-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1252345370547237350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1252345370547237350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/saya-mempunyai-mangsa-alsofwahorid.html' title='SAYA MEMPUNYAI MANGSA ( alsofwah.or.id )'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-5961126524276900022</id><published>2010-02-04T19:33:00.000-08:00</published><updated>2010-02-04T19:35:37.441-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>FASIH DAN CERDIK ( alsofwah.or.id )</title><content type='html'>Bisyr bin al-Harits, salah&lt;br /&gt;satu rekan Imam Ahmad,&lt;br /&gt;dikenal juga dengan Bisyr&lt;br /&gt;al-Hafi, arti al-Hafi adalah&lt;br /&gt;orang yang tidak beralas&lt;br /&gt;kaki, berkata, “Aku&lt;br /&gt;mengunjungi rumah al-&lt;br /&gt;Muafa bin Imran. Aku&lt;br /&gt;mengetuk pintu. Dari&lt;br /&gt;dalam terdengar suara,&lt;br /&gt;‘Siapa?” Aku menjawab,&lt;br /&gt;“Bisyr al-Hafi.” Seorang&lt;br /&gt;bocah perempuan dari&lt;br /&gt;dalam rumah berkata,&lt;br /&gt;“Seandainya Bapak&lt;br /&gt;membeli sandal dengan&lt;br /&gt;harga dua daniq -mata&lt;br /&gt;uang Persia sama dengan&lt;br /&gt;seperenam dirham-&lt;br /&gt;niscaya bapak tidak lagi&lt;br /&gt;dipanggil al-Hafi.”&lt;br /&gt;Suatu hari Ibnus Simak&lt;br /&gt;berbicara, sementara&lt;br /&gt;seorang hamba sahaya&lt;br /&gt;miliknya mendengar&lt;br /&gt;pembicaraannya. Setelah&lt;br /&gt;pembicaraan selesai,&lt;br /&gt;Ibnus Simak bertanya&lt;br /&gt;kepadanya, “Bagaimana&lt;br /&gt;kamu mendengar&lt;br /&gt;ucapanku?” Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Betapa&lt;br /&gt;bagusnya kalau engkau&lt;br /&gt;tidak sering mengulang-&lt;br /&gt;ulangnya.” Ibnus Simak&lt;br /&gt;berkata, “Aku mengulang-&lt;br /&gt;ulangnya agar orang yang&lt;br /&gt;belum paham bisa&lt;br /&gt;memahaminya.” Dia&lt;br /&gt;berkata, “Sampai yang&lt;br /&gt;belum paham menjadi&lt;br /&gt;paham, orang yang&lt;br /&gt;sudah paham akan&lt;br /&gt;merasa bosan.”&lt;br /&gt;Ibnu Qutaibah berkata,&lt;br /&gt;“Seorang hamba sahaya&lt;br /&gt;memberiku hadiah. Aku&lt;br /&gt;katakan kepadanya,&lt;br /&gt;‘Majikanmu telah&lt;br /&gt;mengetahui kalau aku&lt;br /&gt;tidak menerima hadiah’.”&lt;br /&gt;Dia bertanya, “Mengapa?”&lt;br /&gt;Aku berkata, “Aku takut&lt;br /&gt;dia mengambil ilmu&lt;br /&gt;dariku dengan&lt;br /&gt;hadiahnya.” Dia berkata,&lt;br /&gt;“Orang-orang mengambil&lt;br /&gt;ilmu lebih banyak dari&lt;br /&gt;Rasulullah saw, sementara&lt;br /&gt;beliau tetap menerima&lt;br /&gt;hadiah.” Maka aku pun&lt;br /&gt;menerima hadiahnya.&lt;br /&gt;Ternyata dia lebih pintar&lt;br /&gt;dariku.”&lt;br /&gt;Seorang wanita makelar&lt;br /&gt;datang kepada suatu&lt;br /&gt;kaum membawa misi dari&lt;br /&gt;seorang laki-laki yang&lt;br /&gt;melamar salah seorang&lt;br /&gt;gadis dari kaum tersebut,&lt;br /&gt;wanita itu berkata, “Aku&lt;br /&gt;utusan seorang laki-laki&lt;br /&gt;yang ingin melamar&lt;br /&gt;kepada kalian, laki-laki ini&lt;br /&gt;menulis dengan besi dan&lt;br /&gt;menstempel dengan&lt;br /&gt;kaca.” Maka mereka&lt;br /&gt;menerimanya dan&lt;br /&gt;menikahkannya, ternyata&lt;br /&gt;laki-laki tersebut adalah&lt;br /&gt;tukang bekam.&lt;br /&gt;Dari Abdurrazzaq berkata,&lt;br /&gt;hamba sahaya Ali bin al-&lt;br /&gt;Husain bin Ali yang&lt;br /&gt;dikenal dengan Zainal&lt;br /&gt;Abidin menuangkan air&lt;br /&gt;untuknya. Tetapi kendinya&lt;br /&gt;jatuh dari tangannya ke&lt;br /&gt;wajahnya dan&lt;br /&gt;melukainya. Hamba&lt;br /&gt;sahaya itu berkata, “Allah&lt;br /&gt;berfirman, ‘Dan orang-&lt;br /&gt;orang yang menahan&lt;br /&gt;amarahnya’.” Zaenal&lt;br /&gt;Abidin berkata, “Aku telah&lt;br /&gt;menahannya.” Dia&lt;br /&gt;berkata, “Allah berfirman,&lt;br /&gt;‘Dan orang-orang yang&lt;br /&gt;memaafkan kesalahan&lt;br /&gt;orang’.” Zaenal Abidin&lt;br /&gt;berkata, “Aku telah&lt;br /&gt;memaafkanmu.” Dia&lt;br /&gt;berkata, “Allah berfirman,&lt;br /&gt;‘Dan Allah mencintai&lt;br /&gt;orang-orang yang&lt;br /&gt;berbuat baik’.” Zaenal&lt;br /&gt;Abidin berkata, “Kamu&lt;br /&gt;merdeka.”&lt;br /&gt;Harun al-Rasyid&lt;br /&gt;mempunyai seorang&lt;br /&gt;hamba sahaya hitam&lt;br /&gt;yang buruk rupa. Suatu&lt;br /&gt;hari al-Rasyid menebar&lt;br /&gt;dinar di antara para&lt;br /&gt;hamba sahaya. Maka&lt;br /&gt;mereka memunguti dinar-&lt;br /&gt;dinar itu. Sementara&lt;br /&gt;hamba sahaya hitam itu&lt;br /&gt;tetap berdiri melihat wajah&lt;br /&gt;al-Rasyid. Al-Rasyid&lt;br /&gt;bertanya, “Mengapa kamu&lt;br /&gt;tidak memunguti dinar-&lt;br /&gt;dinar?” Dia menjawab,&lt;br /&gt;“Keinginan mereka adalah&lt;br /&gt;dinar. Sementara aku&lt;br /&gt;menginginkan&lt;br /&gt;pemiliknya.” Al-Rasyid&lt;br /&gt;mengaguminya dan&lt;br /&gt;setelah itu memberikan&lt;br /&gt;kedudukan khusus&lt;br /&gt;kepadanya.&lt;br /&gt;Seorang laki-laki dari&lt;br /&gt;Syam berkata, “Aku&lt;br /&gt;datang di kota Madinah&lt;br /&gt;lalu aku menuju rumah&lt;br /&gt;Ibrahim bin Harimah. Aku&lt;br /&gt;bertemu dengan putri&lt;br /&gt;kecilnya yang sedang&lt;br /&gt;bermain lumpur. Aku&lt;br /&gt;bertanya, “Di mana&lt;br /&gt;bapakmu?” Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Dia pergi&lt;br /&gt;menemui orang-orang&lt;br /&gt;dermawan. Maka kami&lt;br /&gt;tidak mengetahuinya sejak&lt;br /&gt;beberapa waktu.” Aku&lt;br /&gt;berkata kepadanya,&lt;br /&gt;“Sembelihkan onta betina&lt;br /&gt;untuk kami. Kami ini&lt;br /&gt;tamumu.” Dia menjawab,&lt;br /&gt;“Kami tidak punya.” Aku&lt;br /&gt;berkata, “Domba.”Dia&lt;br /&gt;menjawab, “Kami tidak&lt;br /&gt;punya.” Aku berkata,&lt;br /&gt;“Ayam.” Dia berkata,&lt;br /&gt;“Demi Allah kami tidak&lt;br /&gt;punya.” Aku berkata,&lt;br /&gt;“Telor.” Dia menjawab,&lt;br /&gt;“Demi Allah, kami tidak&lt;br /&gt;punya.” Aku berkata,&lt;br /&gt;“Kalau begitu bapakmu&lt;br /&gt;telah berbohong ketika&lt;br /&gt;berkata,&lt;br /&gt;“Berapa banyak onta&lt;br /&gt;betina dan onta jantan&lt;br /&gt;yang aku tusuk lehernya&lt;br /&gt;di awal musim dingin.”&lt;br /&gt;Dia menjawab,&lt;br /&gt;“Perbuatan ayahku itulah&lt;br /&gt;yang menyebabkan kami&lt;br /&gt;tidak memiliki apa pun.”&lt;br /&gt;Dari an-Nisa` adz-&lt;br /&gt;Dzakiyyat, Qasim Asyur.&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-5961126524276900022?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/5961126524276900022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/fasih-dan-cerdik-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/5961126524276900022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/5961126524276900022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/fasih-dan-cerdik-alsofwahorid.html' title='FASIH DAN CERDIK ( alsofwah.or.id )'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-6243357977945021703</id><published>2010-02-04T18:05:00.000-08:00</published><updated>2010-02-04T18:07:55.327-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sabar'/><title type='text'>SABAR ITU CAHAYA ( alsofwah.or.id )</title><content type='html'>Karena hasil akhirnya lebih&lt;br /&gt;manis daripada madu dan&lt;br /&gt;lebih nikmat daripada&lt;br /&gt;susu, hal ini telah&lt;br /&gt;dibuktikan oleh hamba-&lt;br /&gt;hamba Allah dalam&lt;br /&gt;jumlah yang tidak sedikit,&lt;br /&gt;mereka mengalami ujian&lt;br /&gt;dan cobaan, silih berganti&lt;br /&gt;dan bertubi-tubi, namun&lt;br /&gt;seseorang tidak diberi&lt;br /&gt;sesuatu yang lebih baik&lt;br /&gt;dan lebih lapang daripada&lt;br /&gt;kesabaran, maka benar&lt;br /&gt;kalau Rasulullah saw&lt;br /&gt;bersabda, “Ash-shabru&lt;br /&gt;dhiya`, sabar itu cahaya.”&lt;br /&gt;Salah satu pembuktian&lt;br /&gt;dalam hal ini adalah apa&lt;br /&gt;yang terjadi pada&lt;br /&gt;Nabiyullah Ayyub alaihis&lt;br /&gt;salam.&lt;br /&gt;Ayyub adalah salah&lt;br /&gt;seorang Nabi Allah yang&lt;br /&gt;mulia, dia termasuk&lt;br /&gt;keturunan Ibrahim, Allah&lt;br /&gt;telah menceritakan&lt;br /&gt;kisahnya di dua tempat&lt;br /&gt;dalam kitab-Nya:&lt;br /&gt;Pertama dalam surat Al-&lt;br /&gt;Anbiya`, firman Allah,&lt;br /&gt;"Dan (ingatlah kisah)&lt;br /&gt;Ayyub, ketika ia menyeru&lt;br /&gt;Tuhannya, '(Ya Tuhanku),&lt;br /&gt;sesungguhnya aku telah&lt;br /&gt;ditimpa penyakit dan&lt;br /&gt;Engkau adalah Tuhan&lt;br /&gt;Yang Maha Penyayang di&lt;br /&gt;antara semua penyayang'.&lt;br /&gt;Maka kami pun&lt;br /&gt;memperkenankan&lt;br /&gt;seruannya itu, lalu kami&lt;br /&gt;lenyapkan penyakit yang&lt;br /&gt;ada padanya dan Kami&lt;br /&gt;kembalikan keluarganya&lt;br /&gt;kepadanya, dan Kami lipat&lt;br /&gt;gandakan bilangan&lt;br /&gt;mereka, sebagai suatu&lt;br /&gt;rahmat dari sisi kami dan&lt;br /&gt;untuk menjadi peringatan&lt;br /&gt;bagi semua yang&lt;br /&gt;menyembah Allah." (Al-&lt;br /&gt;Anbiya`: 83-84).&lt;br /&gt;Kedua dalam surat Shad,&lt;br /&gt;firman-Nya, "Dan ingatlah&lt;br /&gt;akan hamba Kami Ayyub&lt;br /&gt;ketika ia menyeru&lt;br /&gt;Tuhannya,&lt;br /&gt;'Sesungguhnya aku&lt;br /&gt;diganggu syaitan dengan&lt;br /&gt;kepayahan dan siksaan'.&lt;br /&gt;(Allah berfirman),&lt;br /&gt;'Hantamkanlah kakimu,&lt;br /&gt;inilah air yang sejuk untuk&lt;br /&gt;mandi dan untuk minum'.&lt;br /&gt;Dan Kami anugerahi dia&lt;br /&gt;(dengan mengumpulkan&lt;br /&gt;kembali) keluarganya dan&lt;br /&gt;(Kami tambahkan) kepada&lt;br /&gt;mereka sebanyak mereka&lt;br /&gt;pula sebagai rahmat dari&lt;br /&gt;Kami dan pelajaran bagi&lt;br /&gt;orang-orang yang&lt;br /&gt;mempunyai fikiran. Dan&lt;br /&gt;ambillah dengan&lt;br /&gt;tanganmu seikat&lt;br /&gt;(rumput), maka pukullah&lt;br /&gt;dengan itu dan janganlah&lt;br /&gt;kamu melanggar&lt;br /&gt;sumpah. Sesungguhnya&lt;br /&gt;Kami dapati dia (Ayyub)&lt;br /&gt;seorang yang sabar.&lt;br /&gt;Dialah sebaik-baik hamba.&lt;br /&gt;Sesungguhnya dia amat&lt;br /&gt;taat (kepada&lt;br /&gt;Tuhannya)." (Shad:&lt;br /&gt;41-44).&lt;br /&gt;Dalam sunnah Rasulullah&lt;br /&gt;saw terdapat keterangan&lt;br /&gt;tentang kisah Ayyub yang&lt;br /&gt;lebih jelas dan terperinci.&lt;br /&gt;Dari seluruh keterangan&lt;br /&gt;yang ada di al-Qur'an dan&lt;br /&gt;hadits dapat diambil&lt;br /&gt;kesimpulan bahwa hidup&lt;br /&gt;Ayyub penuh dengan&lt;br /&gt;kenikmatan sebelum&lt;br /&gt;memperoleh ujian,&lt;br /&gt;kehidupannya makmur.&lt;br /&gt;Allah menganugerahkan&lt;br /&gt;harta, keluarga dan anak&lt;br /&gt;kepadanya, kemudian&lt;br /&gt;Allah berkehendak untuk&lt;br /&gt;mengujinya, maka Dia&lt;br /&gt;mengambil harta dan&lt;br /&gt;anaknya, badannya&lt;br /&gt;berpenyakit. Orang-orang&lt;br /&gt;yang dikumpulkan oleh&lt;br /&gt;nikmat di sekelilingnya&lt;br /&gt;mulai menjauhinya.&lt;br /&gt;Orang dekat dan orang&lt;br /&gt;jauh menghindarinya.&lt;br /&gt;Yang masih baik&lt;br /&gt;kepadanya hanyalah&lt;br /&gt;istrinya dan dua orang&lt;br /&gt;dari sahabatnya yang&lt;br /&gt;mulia. Kedua orang ini&lt;br /&gt;sering mengunjunginya&lt;br /&gt;dan Ayyub terhibur&lt;br /&gt;karenanya.&lt;br /&gt;Salah seorang dari&lt;br /&gt;keduanya memikirkan&lt;br /&gt;keadaan Ayyub yang telah&lt;br /&gt;diuji sekian lama, Ayyub&lt;br /&gt;menanggung ujian&lt;br /&gt;selama delapan belas&lt;br /&gt;tahun dan Allah belum&lt;br /&gt;mengangkat apa yang&lt;br /&gt;menimpanya. Terbersit di&lt;br /&gt;pikiran orang ini bahwa&lt;br /&gt;cobaan Ayyub ini&lt;br /&gt;mungkin karena dosa&lt;br /&gt;besar yang pernah&lt;br /&gt;diperbuat oleh Ayyub.&lt;br /&gt;Orang ini mengatakan apa&lt;br /&gt;yang ada di pikirannya&lt;br /&gt;kepada temannya, dan&lt;br /&gt;temannya ini pun tidak&lt;br /&gt;kuasa menyimpan apa&lt;br /&gt;yang dikatakan oleh&lt;br /&gt;rekannya. Dia mengatakan&lt;br /&gt;itu kepada Ayyub. Hal ini&lt;br /&gt;membuat Ayyub sangat&lt;br /&gt;bersedih, maka dia&lt;br /&gt;menceritakan keadaannya&lt;br /&gt;secara terbuka dan&lt;br /&gt;menepis anggapan&lt;br /&gt;tersebut. Pada waktu&lt;br /&gt;Ayyub sehat dan bugar,&lt;br /&gt;dia melihat dua orang&lt;br /&gt;saling bertikai, keduanya&lt;br /&gt;menyebut nama Allah.&lt;br /&gt;Ayyub pulang ke&lt;br /&gt;rumahnya dan&lt;br /&gt;bersedekah atas nama&lt;br /&gt;keduanya karena dia&lt;br /&gt;khawatir nama Allah&lt;br /&gt;disebut tidak dalam&lt;br /&gt;kebenaran.&lt;br /&gt;Ayyub menghadap&lt;br /&gt;kepada Tuhannya dengan&lt;br /&gt;doa memohon&lt;br /&gt;kepadaNya agar ujiannya&lt;br /&gt;diangkat, "(Ya Tuhanku),&lt;br /&gt;sesungguhnya aku telah&lt;br /&gt;ditimpa penyakit dan&lt;br /&gt;Engkau adalah Tuhan&lt;br /&gt;Yang maha Penyayang di&lt;br /&gt;antara semua&lt;br /&gt;penyayang." (Al-Anbiya:&lt;br /&gt;83). "Sesungguhnya aku&lt;br /&gt;diganggu seitan dengan&lt;br /&gt;kepayahan dan&lt;br /&gt;siksaan." (Shad: 41).&lt;br /&gt;Allah menjawab doanya&lt;br /&gt;mengangkat ujian yang&lt;br /&gt;menimpanya. Allah Maha&lt;br /&gt;Berkuasa atas segala hal,&lt;br /&gt;jika Dia menghendaki&lt;br /&gt;sesuatu pastilah terjadi,&lt;br /&gt;tidak ada sesuatu pun di&lt;br /&gt;langit dan di bumi yang&lt;br /&gt;mampu menghalangiNya.&lt;br /&gt;Sudah menjadi kebiasaan&lt;br /&gt;Ayyub jika dia pergi&lt;br /&gt;buang hajat, dia diantar&lt;br /&gt;dan dituntun oleh istrinya&lt;br /&gt;karena badannya yang&lt;br /&gt;lemah. Jika Ayyub telah di&lt;br /&gt;tempat yang dituju&lt;br /&gt;istrinya membiarkannya&lt;br /&gt;menunaikan hajatnya.&lt;br /&gt;Setelah itu dia kembali&lt;br /&gt;menuntun suaminya&lt;br /&gt;pulang ke tempat&lt;br /&gt;tinggalnya. Pada hari di&lt;br /&gt;mana Ayyub berdoa&lt;br /&gt;kepada Allah, dia&lt;br /&gt;terlambat kembali kepada&lt;br /&gt;istrinya yang&lt;br /&gt;menunggunya. Allah&lt;br /&gt;mewahyukan kepada&lt;br /&gt;Ayyub agar menjejakkan&lt;br /&gt;kakinya yang lemah ke&lt;br /&gt;tanah, dari tempat yang&lt;br /&gt;dijejaknya itu memancar&lt;br /&gt;air. Allah meminta Ayyub&lt;br /&gt;agar minum air itu dan&lt;br /&gt;mandi darinya. Air itu&lt;br /&gt;menghilangkan penyakit&lt;br /&gt;tubuhnya lahir dan batin.&lt;br /&gt;Ayyub kembali sehat dan&lt;br /&gt;bersemangat pada saat itu&lt;br /&gt;juga. Kesehatannya dan&lt;br /&gt;kekuatannya pulih seperti&lt;br /&gt;tidak pernah sakit.&lt;br /&gt;Ayyub menemui istrinya&lt;br /&gt;dengan penuh semangat&lt;br /&gt;dan gairah seperti&lt;br /&gt;sebelum dia diserang&lt;br /&gt;penyakit. Ketika istrinya&lt;br /&gt;melihatnya, dia tidak&lt;br /&gt;mengenalinya walaupun&lt;br /&gt;dia melihatnya seperti&lt;br /&gt;suaminya yang dahulu&lt;br /&gt;sehat wal afiat. Dia&lt;br /&gt;bertanya kepadanya&lt;br /&gt;tentang suaminya&lt;br /&gt;seorang nabi yang sakit-&lt;br /&gt;sakitan, dia menyebutkan&lt;br /&gt;apa yang pernah&lt;br /&gt;dilihatnya dari suaminya&lt;br /&gt;pada saat suaminya&lt;br /&gt;masih sehat dan kuat, dia&lt;br /&gt;sama sekali tidak&lt;br /&gt;menduga suaminya bisa&lt;br /&gt;sehat dan sembuh dari&lt;br /&gt;penyakitnya dalam waktu&lt;br /&gt;yang sesingkat itu yaitu&lt;br /&gt;sewaktu dia terlambat&lt;br /&gt;untuk kembali kepadanya.&lt;br /&gt;Kebahagaiaannya begitu&lt;br /&gt;besar manakala dia&lt;br /&gt;melihat nikmat Allah&lt;br /&gt;kepada suaminya dalam&lt;br /&gt;bentuk kembalinya&lt;br /&gt;kesehatan dan kekuatan&lt;br /&gt;kepadanya.&lt;br /&gt;Sebagaimana Allah&lt;br /&gt;mengembalikan&lt;br /&gt;kesehatannya dan&lt;br /&gt;kekuatannya, Allah juga&lt;br /&gt;mengembalikan hartanya&lt;br /&gt;yang hilang dua kali lipat,&lt;br /&gt;serta menganugerahkan&lt;br /&gt;anak-anak kepadanya dua&lt;br /&gt;kali lipat pula. Allah&lt;br /&gt;mengirim dua awan, tidak&lt;br /&gt;membawa hujan, tetapi&lt;br /&gt;membawa emas dan&lt;br /&gt;perak. Ayyub memiliki&lt;br /&gt;dua tempat menyimpan&lt;br /&gt;hasil bumi. Yang pertama&lt;br /&gt;untuk gandum dan yang&lt;br /&gt;lain untuk jewawut. Awan&lt;br /&gt;pertama menurunkan&lt;br /&gt;emas di tempat&lt;br /&gt;penyimpanan gandum&lt;br /&gt;dan awan kedua&lt;br /&gt;menumpahkan perak di&lt;br /&gt;tempat penyimpanan&lt;br /&gt;jewawut.&lt;br /&gt;Ayyub adalah seorang&lt;br /&gt;yang dermawan dan&lt;br /&gt;humoris dalam kejujuran.&lt;br /&gt;Rasulullah saw telah&lt;br /&gt;menyampaikan dalam&lt;br /&gt;hadis yang diriwayatkan&lt;br /&gt;oleh Bukhari dan an-Nasai&lt;br /&gt;dari Abu Hurairah berkata,&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda,&lt;br /&gt;"Manakala Ayyub sedang&lt;br /&gt;mandi telanjang,&lt;br /&gt;sekelompok belalang dari&lt;br /&gt;emas jatuh kepadanya,&lt;br /&gt;maka Ayyub&lt;br /&gt;memungutinya dan&lt;br /&gt;menyimpannya di&lt;br /&gt;bajunya. Maka Tuhannya&lt;br /&gt;memanggilnya, 'Wahai&lt;br /&gt;Ayyub bukankah Aku&lt;br /&gt;telah membuatmu kaya&lt;br /&gt;seperti yang kamu lihat?'&lt;br /&gt;Ayyub menjawab, 'Benar,&lt;br /&gt;ya Rabbi, akan tetapi aku&lt;br /&gt;selalu memerlukan&lt;br /&gt;keberkahan-Mu."&lt;br /&gt;Mungkin Anda&lt;br /&gt;membayangkan keadaan&lt;br /&gt;Ayyub, dia melompat&lt;br /&gt;dalam keadaan telanjang,&lt;br /&gt;mengumpulkan dan&lt;br /&gt;memunguti belalang&lt;br /&gt;emas lalu meletakkannya&lt;br /&gt;di bajunya. Lalu Tuhannya&lt;br /&gt;memanggilnya,&lt;br /&gt;"Bukankah Aku telah&lt;br /&gt;membuatmu kaya&lt;br /&gt;sebagaimana kamu lihat?"&lt;br /&gt;Yakni melalui dua awan&lt;br /&gt;yang menuangkan emas&lt;br /&gt;dan perak di tempat&lt;br /&gt;penyimpanan hasil&lt;br /&gt;buminya. Ayyub&lt;br /&gt;menjawab, "Siapa yang&lt;br /&gt;tidak memerlukan&lt;br /&gt;keberkahanMu ya Rabbi?"&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-6243357977945021703?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/6243357977945021703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/sabar-itu-cahaya-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/6243357977945021703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/6243357977945021703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/02/sabar-itu-cahaya-alsofwahorid.html' title='SABAR ITU CAHAYA ( alsofwah.or.id )'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-1135170284481822894</id><published>2010-01-04T14:49:00.001-08:00</published><updated>2010-01-04T14:49:34.155-08:00</updated><title type='text'>BUKAN DEMI PUJIAN (alsofwah.or.id)</title><content type='html'>Siapa yang tidak&lt;br /&gt;suka dipuji? Siapa&lt;br /&gt;yang tidak senang&lt;br /&gt;disanjung? Siapa&lt;br /&gt;yang tidak bangga&lt;br /&gt;namanya disebut-&lt;br /&gt;sebut? Siapa yang&lt;br /&gt;tidak ingin dirinya&lt;br /&gt;menjadi buah bibir?&lt;br /&gt;Siapa yang tidak&lt;br /&gt;mau wajahnya&lt;br /&gt;dikenang? Siapa&lt;br /&gt;yang tidak berharap&lt;br /&gt;jasa baiknya dibalas&lt;br /&gt;di dunia? Tidak ada&lt;br /&gt;atau tepatnya jarang&lt;br /&gt;ada. Benar, karena&lt;br /&gt;hampir semua orang&lt;br /&gt;menyukai dan&lt;br /&gt;berharap hal itu.&lt;br /&gt;Itulah bagian dari&lt;br /&gt;hasrat diri dan&lt;br /&gt;ambisi jiwa yang&lt;br /&gt;selalu menyelubungi&lt;br /&gt;setiap pelaku sebuah&lt;br /&gt;perbuatan mulia dan&lt;br /&gt;baik.&lt;br /&gt;Namun semua&lt;br /&gt;muslim menyadari&lt;br /&gt;bahwa bagian&lt;br /&gt;nikmat dari jiwa ini&lt;br /&gt;justri bisa menjadi&lt;br /&gt;bumerang yang&lt;br /&gt;menikam&lt;br /&gt;pelemparnya,&lt;br /&gt;menjadi api yang&lt;br /&gt;membakar upayanya&lt;br /&gt;menjadi kapak yang&lt;br /&gt;meruntuhkan&lt;br /&gt;bangunan amal&lt;br /&gt;baiknya dan menjadi&lt;br /&gt;lubang yang&lt;br /&gt;mengubur usahanya.&lt;br /&gt;Ya, itulah riya` atau&lt;br /&gt;sum’ah,&lt;br /&gt;penghancur dan&lt;br /&gt;pelebur sebuah&lt;br /&gt;kebaikan yang&lt;br /&gt;diikutinya dan&lt;br /&gt;menjadikannya&lt;br /&gt;seolah-olah debu&lt;br /&gt;ditiup angin kencang&lt;br /&gt;yang tiada&lt;br /&gt;menyisakan apa pun.&lt;br /&gt;Orang yang&lt;br /&gt;mempunyai penyakit&lt;br /&gt;ini memiliki&lt;br /&gt;kecenderungan&lt;br /&gt;untuk show,&lt;br /&gt;memperlihatkan dan&lt;br /&gt;memperdengarkan&lt;br /&gt;apa yang dia&lt;br /&gt;kerjakan, mencari&lt;br /&gt;segala upaya dan&lt;br /&gt;cara bagaimana&lt;br /&gt;manusia melihat dan&lt;br /&gt;mendengar sehingga&lt;br /&gt;melahirkan pujian&lt;br /&gt;dan sanjungan dari&lt;br /&gt;bibir mereka atau&lt;br /&gt;lebih dari itu&lt;br /&gt;mendatangkan&lt;br /&gt;manfaat materi&lt;br /&gt;duniawi dan&lt;br /&gt;mengangkat nama&lt;br /&gt;dan mukanya di&lt;br /&gt;depan wajah&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;Sebaliknya, orang&lt;br /&gt;yang sehat dari&lt;br /&gt;penyakit ini&lt;br /&gt;mempunyai&lt;br /&gt;kecenderungan&lt;br /&gt;sebaliknya,&lt;br /&gt;menyembunyikan&lt;br /&gt;dan menyamarkan&lt;br /&gt;usaha baik dan jasa&lt;br /&gt;mulianya, karena&lt;br /&gt;“Sesungguhnya&lt;br /&gt;kami memberi&lt;br /&gt;makan kepadamu&lt;br /&gt;hanyalah untuk&lt;br /&gt;berharap ridha Allah,&lt;br /&gt;kami tidak&lt;br /&gt;menghendaki&lt;br /&gt;balasan darimu dan&lt;br /&gt;tidak pula ucapan&lt;br /&gt;terima kasih.” (Al-&lt;br /&gt;Insan: 9). Keadaan&lt;br /&gt;orang seperti ini&lt;br /&gt;adalah ibarat,&lt;br /&gt;“Seorang laki-laki&lt;br /&gt;yang bersedekah, dia&lt;br /&gt;menyembunyikannya&lt;br /&gt;sehingga tangan&lt;br /&gt;kirinya tidak&lt;br /&gt;mengetahui apa&lt;br /&gt;yang disedekahkan&lt;br /&gt;oleh tangan&lt;br /&gt;kanannya.”&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh al-&lt;br /&gt;Bukhari.&lt;br /&gt;Jika di zaman ini&lt;br /&gt;Anda sulit&lt;br /&gt;menemukan orang&lt;br /&gt;yang kedua dan Anda&lt;br /&gt;begitu mudah&lt;br /&gt;melihat orang yang&lt;br /&gt;pertama, maka di&lt;br /&gt;masa lalu sebaliknya,&lt;br /&gt;karena orang dulu&lt;br /&gt;bukan orang&lt;br /&gt;sekarang, zaman&lt;br /&gt;dulu tidak sama&lt;br /&gt;dengan zaman&lt;br /&gt;sekarang.&lt;br /&gt;Dalam salah satu&lt;br /&gt;peperangan kaum&lt;br /&gt;muslimin mengepung&lt;br /&gt;sebuah benteng.&lt;br /&gt;Benteng ini kokoh,&lt;br /&gt;sulit untuk dibuka&lt;br /&gt;dan ditaklukkan.&lt;br /&gt;Panglima tentara&lt;br /&gt;kaum muslimin,&lt;br /&gt;Maslamah bin Abdul&lt;br /&gt;Malik, melihat satu&lt;br /&gt;cela yang darinya&lt;br /&gt;kaum muslimin&lt;br /&gt;mampu membuka&lt;br /&gt;benteng dan&lt;br /&gt;menaklukkannya, dia&lt;br /&gt;berseru, "Siapa yang&lt;br /&gt;bersedia menyusup&lt;br /&gt;ke dalam benteng&lt;br /&gt;melalui lorong&lt;br /&gt;limbah. Jika dia&lt;br /&gt;gugur, dia gugur&lt;br /&gt;syahid dan meraih&lt;br /&gt;Surga. Jika dia&lt;br /&gt;selamat maka dia&lt;br /&gt;membuka pintu&lt;br /&gt;benteng lalu&lt;br /&gt;bertakbir maka kita&lt;br /&gt;akan menyerbu dan&lt;br /&gt;menang insya Allah."&lt;br /&gt;Seorang laki-laki&lt;br /&gt;dengan wajah&lt;br /&gt;tertutup kain&lt;br /&gt;melangkah ke depan&lt;br /&gt;dan berkata, "Aku&lt;br /&gt;yang akan&lt;br /&gt;melakukan." Laki-&lt;br /&gt;laki itu menyusup,&lt;br /&gt;sesaat kemudian&lt;br /&gt;terdengar suara&lt;br /&gt;takbir, pintu benteng&lt;br /&gt;terbuka, kaum&lt;br /&gt;muslimin&lt;br /&gt;berhamburan&lt;br /&gt;menyerbu dan&lt;br /&gt;kemenangan&lt;br /&gt;berpihak kepada&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;Panglima&lt;br /&gt;mengumumkan dan&lt;br /&gt;memanggil laki-laki&lt;br /&gt;yang masuk saluran&lt;br /&gt;limbah itu agar dia&lt;br /&gt;keluar, tetapi tak&lt;br /&gt;seorang pun maju ke&lt;br /&gt;depan. Di hari berikut&lt;br /&gt;panglima memanggil&lt;br /&gt;lagi tetapi tidak&lt;br /&gt;seorang pun maju ke&lt;br /&gt;depan. Di hari berikut&lt;br /&gt;panglima memanggil&lt;br /&gt;lagi tetapi tidak&lt;br /&gt;seorang pun yang&lt;br /&gt;muncul. Hari berikut&lt;br /&gt;panglima kembali&lt;br /&gt;memanggil, dia&lt;br /&gt;bersumpah kepada&lt;br /&gt;Allah agar laki-laki&lt;br /&gt;itu menemuinya&lt;br /&gt;kapan pun dia mau,&lt;br /&gt;siang atau malam.&lt;br /&gt;Manakala panglima&lt;br /&gt;sedang duduk di&lt;br /&gt;tendanya, tiba-tiba&lt;br /&gt;seorang laki-laki&lt;br /&gt;dengan wajah&lt;br /&gt;tertutup kain&lt;br /&gt;menemuinya.&lt;br /&gt;Maslamah berkata,&lt;br /&gt;"Kamukah orang&lt;br /&gt;yang masuk saluran&lt;br /&gt;limbah itu?" Laki-laki&lt;br /&gt;itu menjawab, "Aku&lt;br /&gt;utusannya, dia&lt;br /&gt;meletakkan tiga&lt;br /&gt;syarat atasmu&lt;br /&gt;sehingga engkau&lt;br /&gt;bisa bertemu&lt;br /&gt;dengannya."&lt;br /&gt;Panglima berkata,&lt;br /&gt;"Katakan." Laki-laki&lt;br /&gt;iti berkata, "Jangan&lt;br /&gt;memberinya balasan&lt;br /&gt;atas jasanya, jangan&lt;br /&gt;membedakan dia&lt;br /&gt;dengan tentara yang&lt;br /&gt;lain dan jangan&lt;br /&gt;laporkan namanya&lt;br /&gt;kepada khalifah"&lt;br /&gt;Panglima berkata,&lt;br /&gt;"Apa yang dia minta&lt;br /&gt;aku penuhi." Laki-&lt;br /&gt;laki itu membuka&lt;br /&gt;cadarnya dan&lt;br /&gt;berkata, "Akulah&lt;br /&gt;orang tersebut."&lt;br /&gt;Setelah itu panglima&lt;br /&gt;Maslamah berdoa,&lt;br /&gt;"Ya Rabbi bangkitkan&lt;br /&gt;aku bersama laki-&lt;br /&gt;laki yang menyusup&lt;br /&gt;ke saluran itu."&lt;br /&gt;Ali bin Husain bin Ali&lt;br /&gt;bin Abu Thalib yang&lt;br /&gt;terkenal dengan&lt;br /&gt;Zainul Abidin. Dia&lt;br /&gt;memikul tepung ke&lt;br /&gt;rumah-rumah fakir&lt;br /&gt;miskin di Madinah di&lt;br /&gt;kegelapan malam.&lt;br /&gt;Manakala Ali bin&lt;br /&gt;Husain wafat orang-&lt;br /&gt;orang fakir miskin&lt;br /&gt;kehilangan tepung&lt;br /&gt;yang selama ini&lt;br /&gt;mereka nikmati.&lt;br /&gt;Ibnu Ishaq berkata,&lt;br /&gt;"Ada beberapa orang&lt;br /&gt;di Madinah bisa hidup&lt;br /&gt;tanpa mengetahui&lt;br /&gt;dari mana mereka&lt;br /&gt;hidup. Manakala Ali&lt;br /&gt;bin Husain&lt;br /&gt;meninggal,&lt;br /&gt;terhentilah suplai&lt;br /&gt;makanan yang&lt;br /&gt;datang kepada&lt;br /&gt;mereka setiap&lt;br /&gt;malamnya. Manakala&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;memandikannya&lt;br /&gt;mereka melihat&lt;br /&gt;bekas memanggul&lt;br /&gt;tepung dan makanan&lt;br /&gt;di punggungnya."&lt;br /&gt;Begitulah Salafus&lt;br /&gt;Shalih, diriwayatkan&lt;br /&gt;Abdullah bin Mubarok&lt;br /&gt;dari Mubarok bin&lt;br /&gt;Fadholah dari al-&lt;br /&gt;Hasan berkata, "Ada&lt;br /&gt;seorang laki-laki ahli&lt;br /&gt;al-Qur'an tetapi&lt;br /&gt;orang-orang tidak&lt;br /&gt;mengetahuinya. Ada&lt;br /&gt;seorang laki-laki&lt;br /&gt;yang ahli fikih tetapi&lt;br /&gt;orang-orang tidak&lt;br /&gt;mengenalnya. Ada&lt;br /&gt;seorang laki-laki&lt;br /&gt;yang shalat lama&lt;br /&gt;sekali di rumahnya&lt;br /&gt;sementara beberapa&lt;br /&gt;orang&lt;br /&gt;mengunjunginya dan&lt;br /&gt;mereka tidak&lt;br /&gt;menyadarinya.&lt;br /&gt;Sungguh aku telah&lt;br /&gt;bertemu dengan&lt;br /&gt;suatu kaum di mana&lt;br /&gt;mereka tidak&lt;br /&gt;melakukan suatu&lt;br /&gt;amal secara terang-&lt;br /&gt;terangan selama ia&lt;br /&gt;bisa dikerjakan&lt;br /&gt;secara rahasia. Kaum&lt;br /&gt;muslimin&lt;br /&gt;bersungguh-sungguh&lt;br /&gt;dalam berdoa tanpa&lt;br /&gt;ada suara mereka&lt;br /&gt;yang terdengar&lt;br /&gt;kecuali bisikan&lt;br /&gt;antara mereka&lt;br /&gt;dengan Tuhan&lt;br /&gt;mereka. Hal itu&lt;br /&gt;karena Allah&lt;br /&gt;berfirman,&lt;br /&gt;'Berdoalah kepada&lt;br /&gt;Tuhanmu dengan&lt;br /&gt;berendah diri dan&lt;br /&gt;suara yang lembut.’&lt;br /&gt;Ya Allah jadikanlah&lt;br /&gt;kami orang-orang&lt;br /&gt;yang ikhlas dan&lt;br /&gt;beruntung."&lt;br /&gt;Sebelum itu&lt;br /&gt;Rasulullah saw telah&lt;br /&gt;bersabda,&lt;br /&gt;“Beruntunglah&lt;br /&gt;seorang hamba yang&lt;br /&gt;memacu kudanya&lt;br /&gt;berjihad di jalan&lt;br /&gt;Allah, rambutnya&lt;br /&gt;kusut dan kedua&lt;br /&gt;kakinya berdebu,&lt;br /&gt;jika dia ditugaskan di&lt;br /&gt;pos penjagaan maka&lt;br /&gt;dia berada di sana&lt;br /&gt;dengan setia, jika dia&lt;br /&gt;ditugaskan di garis&lt;br /&gt;belakang maka dia&lt;br /&gt;berada di sana&lt;br /&gt;dengan setia. Jika&lt;br /&gt;dia meminta izin&lt;br /&gt;untuk menemui&lt;br /&gt;penguasa maka dia&lt;br /&gt;tidak diizinkan dan&lt;br /&gt;jika dia bertindak&lt;br /&gt;sebagai perantara&lt;br /&gt;maka dia ditolak.”&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh al-&lt;br /&gt;Bukhari dari Abu&lt;br /&gt;Hurairah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-1135170284481822894?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/1135170284481822894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/01/bukan-demi-pujian-alsofwahorid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1135170284481822894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1135170284481822894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2010/01/bukan-demi-pujian-alsofwahorid.html' title='BUKAN DEMI PUJIAN (alsofwah.or.id)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-341662331473481802</id><published>2009-12-04T21:58:00.000-08:00</published><updated>2009-12-04T22:01:48.595-08:00</updated><title type='text'>OLEH-OLEH UNUK JAMA'AH HAJI (artikel buletin An Nur)</title><content type='html'>Sebuah Sisi&lt;br /&gt;Jama’ah Haji Kita.&lt;br /&gt;Ada suatu fenomena&lt;br /&gt;yang unik di&lt;br /&gt;kalangan jamaah&lt;br /&gt;haji kita khususnya,&lt;br /&gt;yaitu ketika selesai&lt;br /&gt;bertahalul, maka ada&lt;br /&gt;sedikit perubahan&lt;br /&gt;dalam panggilan&lt;br /&gt;nama mereka yakni&lt;br /&gt;penambahan&lt;br /&gt;sebutan Haji/ Hajjah&lt;br /&gt;di depannya.&lt;br /&gt;Demikian pula&lt;br /&gt;setelah kepulangan&lt;br /&gt;mereka ke tanah air,&lt;br /&gt;sebutan kehormatan&lt;br /&gt;tersebut masih terus&lt;br /&gt;melekat pada&lt;br /&gt;namanya. Rasanya&lt;br /&gt;tidak afdhal jika kita&lt;br /&gt;memanggilnya tanpa&lt;br /&gt;mendahului dengan&lt;br /&gt;sebutan itu. Hal ini&lt;br /&gt;dikarenakan&lt;br /&gt;mulianya perjalanan&lt;br /&gt;ibadah tersebut yang&lt;br /&gt;merupakan&lt;br /&gt;paripurnanya rukun&lt;br /&gt;Islam yang lima, di&lt;br /&gt;samping memang&lt;br /&gt;membutuhkan&lt;br /&gt;pengorbanan yang&lt;br /&gt;besar baik tenaga,&lt;br /&gt;biaya maupun&lt;br /&gt;waktu, sehingga&lt;br /&gt;tidak semua orang&lt;br /&gt;Islam mampu&lt;br /&gt;menunaikannya.&lt;br /&gt;Panggilan itu boleh&lt;br /&gt;jadi adalah sebagai&lt;br /&gt;penghormatan&lt;br /&gt;karena telah sukses&lt;br /&gt;melakukan acara&lt;br /&gt;ritual yang agung,&lt;br /&gt;atau mungkin juga&lt;br /&gt;bermula dari&lt;br /&gt;panggilan yang biasa&lt;br /&gt;digunakan oleh&lt;br /&gt;penduduk asli Arab&lt;br /&gt;ketika memanggil&lt;br /&gt;jamaah haji dengan&lt;br /&gt;“Ya Hajj” karena&lt;br /&gt;memang tidak tahu&lt;br /&gt;siapa namanya.&lt;br /&gt;Bagi mereka yang&lt;br /&gt;memiliki latar&lt;br /&gt;belakang ilmu&lt;br /&gt;syar’i, insya Allah,&lt;br /&gt;panggilan haji&lt;br /&gt;tersebut bukanlah&lt;br /&gt;masalah besar yang&lt;br /&gt;harus dipersoalkan.&lt;br /&gt;Artinya, dia tidak&lt;br /&gt;akan peduli apakah&lt;br /&gt;nantinya dia&lt;br /&gt;dipanggil pak haji, bu&lt;br /&gt;haji atau tetap&lt;br /&gt;dengan panggilan&lt;br /&gt;sebelum ia&lt;br /&gt;menunaikan haji. Toh&lt;br /&gt;tujuan dan niatnya&lt;br /&gt;adalah semata-mata&lt;br /&gt;untuk beribadah&lt;br /&gt;kepada Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala. Dan&lt;br /&gt;memang&lt;br /&gt;demikianlah&lt;br /&gt;hendaknya setiap&lt;br /&gt;jamaah haji berniat&lt;br /&gt;dalam perjalanan&lt;br /&gt;hajinya, sebab jika&lt;br /&gt;niatnya lain,&lt;br /&gt;misalnya agar&lt;br /&gt;disebut bapak atau&lt;br /&gt;ibu haji, maka ia&lt;br /&gt;tidak akan&lt;br /&gt;memperoleh bagian&lt;br /&gt;apa-apa di sisi Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’alal, kecuali&lt;br /&gt;panggilan tersebut.&lt;br /&gt;Hal ini dikarenakan&lt;br /&gt;Allah Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala tidak&lt;br /&gt;akan menerima&lt;br /&gt;amalan, kecuali yang&lt;br /&gt;dilakukan secara&lt;br /&gt;ikhlash semata-mata&lt;br /&gt;karenaNya dan&lt;br /&gt;sesuai dengan&lt;br /&gt;tuntunan RasulNya&lt;br /&gt;shallallaahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wasallam. Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala&lt;br /&gt;Berfirman, artinya,&lt;br /&gt;“Padahal mereka&lt;br /&gt;tidak disuruh kecuali&lt;br /&gt;supaya menyembah&lt;br /&gt;Allah dengan&lt;br /&gt;memurnikan&lt;br /&gt;keta’atan&lt;br /&gt;kepadaNya dalam&lt;br /&gt;(menjalankan)&lt;br /&gt;agama yang lurus,&lt;br /&gt;dan supaya mereka&lt;br /&gt;mendirikan shalat&lt;br /&gt;dan meunaikan&lt;br /&gt;zakat; dan yang&lt;br /&gt;demikian itulah&lt;br /&gt;agama yang&lt;br /&gt;lurus.” (QS. al-&lt;br /&gt;Bayyinah: 5).&lt;br /&gt;Rasulullah&lt;br /&gt;shallallaahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wasallam bersabda,&lt;br /&gt;“Barangsiapa&lt;br /&gt;melakukan suatu&lt;br /&gt;amalan yang tidak&lt;br /&gt;ada tuntunannya&lt;br /&gt;dari kami, maka&lt;br /&gt;amalan tersebut&lt;br /&gt;tertolak.” (HR.&lt;br /&gt;Muslim)&lt;br /&gt;Dalam hadits lain,&lt;br /&gt;khusus berkenaan&lt;br /&gt;dengan haji, beliau&lt;br /&gt;shallallaahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wasallam bersabda,&lt;br /&gt;“Hendaklah kalian&lt;br /&gt;mengambil dariku&lt;br /&gt;manasik (cara-cara)&lt;br /&gt;kalian dalam&lt;br /&gt;berhaji.” (HR.&lt;br /&gt;Muslim).&lt;br /&gt;Namun realitanya,&lt;br /&gt;teori di atas tidak&lt;br /&gt;sepenuhnya&lt;br /&gt;terpraktekkan,&lt;br /&gt;sebab tidak semua&lt;br /&gt;orang faham dan&lt;br /&gt;mengetahui tujuan&lt;br /&gt;haji yang&lt;br /&gt;sebenarnya. Bahkan&lt;br /&gt;yang sudah tahu pun&lt;br /&gt;terkadang masih&lt;br /&gt;terkalahkan oleh&lt;br /&gt;hawa nafsunya,&lt;br /&gt;sehingga ketika ada&lt;br /&gt;orang lain&lt;br /&gt;memanggilnya tanpa&lt;br /&gt;sebutan haji, maka&lt;br /&gt;dadanya agak terasa&lt;br /&gt;sempit dan telinga&lt;br /&gt;sedikit merah karena&lt;br /&gt;kurang suka, lebih-&lt;br /&gt;lebih jika itu di depan&lt;br /&gt;khalayak ramai.&lt;br /&gt;Bahkan di antara&lt;br /&gt;mereka ada yang&lt;br /&gt;ketika dipanggil&lt;br /&gt;namanya atau&lt;br /&gt;disapa tidak&lt;br /&gt;menjawab&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;mestinya, justru&lt;br /&gt;berujar, “Saya&lt;br /&gt;sudah dua kali pergi&lt;br /&gt;haji lho!” Yakni&lt;br /&gt;menghendaki agar&lt;br /&gt;orang lain&lt;br /&gt;memanggilnya&lt;br /&gt;dengan sebutan haji.&lt;br /&gt;Dalam kasus ini perlu&lt;br /&gt;digaris bawahi,&lt;br /&gt;bahwa kita tidak&lt;br /&gt;bermaksud melarang&lt;br /&gt;orang menghormati&lt;br /&gt;orang lain dengan&lt;br /&gt;memberi sebutan&lt;br /&gt;haji. Yang perlu&lt;br /&gt;diluruskan adalah&lt;br /&gt;bahwa perjalanan&lt;br /&gt;haji adalah&lt;br /&gt;perjalanan ibadah&lt;br /&gt;untuk menuju Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala dan&lt;br /&gt;mengharap&lt;br /&gt;keridhaanNya, bukan&lt;br /&gt;untuk mendapatkan&lt;br /&gt;embel-embel&lt;br /&gt;tersebut. Adapun&lt;br /&gt;setelah itu ada orang&lt;br /&gt;yang memanggil&lt;br /&gt;dengan bapak atau&lt;br /&gt;ibu haji, maka itu&lt;br /&gt;adalah persoalan lain&lt;br /&gt;dan bukannya&lt;br /&gt;tujuan, hanya saja&lt;br /&gt;jika kebiasaan&lt;br /&gt;tersebut (harus&lt;br /&gt;memanggil haji)&lt;br /&gt;tidak dibudayakan,&lt;br /&gt;maka bisa jadi hal itu&lt;br /&gt;akan memperbaiki&lt;br /&gt;niat orang yang akan&lt;br /&gt;melakukan rukun&lt;br /&gt;Islam kelima ini.&lt;br /&gt;Makna haji yang&lt;br /&gt;sebenarnya.&lt;br /&gt;al-Allamah Abu&lt;br /&gt;Abdillah Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdir Rahman al-&lt;br /&gt;Bukhari al-Hanafi&lt;br /&gt;menjelaskan bahwa&lt;br /&gt;haji maknanya&lt;br /&gt;adalah bermaksud&lt;br /&gt;atau menuju (al-&lt;br /&gt;qashdu). Niat dan&lt;br /&gt;maksud adalah&lt;br /&gt;pekerjaan yang&lt;br /&gt;paling utama sebab&lt;br /&gt;ia hanya dilakukan&lt;br /&gt;oleh anggota badan&lt;br /&gt;termulia yaitu hati.&lt;br /&gt;Karena ibadah haji ini&lt;br /&gt;merupakan ibadah&lt;br /&gt;yang besar dan&lt;br /&gt;sangat utama, juga&lt;br /&gt;memuat ketaatan&lt;br /&gt;yang sangat berat,&lt;br /&gt;maka disebutlah ia&lt;br /&gt;al-hajj yang berarti&lt;br /&gt;al-qashdu&lt;br /&gt;(dinisbatkan kepada&lt;br /&gt;amalan hati karena&lt;br /&gt;keutamaannya, red).&lt;br /&gt;Dan mengenai&lt;br /&gt;pentingnya niat&lt;br /&gt;dalam haji dan&lt;br /&gt;umrah, Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’alal&lt;br /&gt;berfirman, artinya,&lt;br /&gt;“Dan&lt;br /&gt;sempurnakanlah haji&lt;br /&gt;dan umrah itu&lt;br /&gt;karena Allah.” (QS.&lt;br /&gt;al-Baqarah: 196).&lt;br /&gt;Oleh karena itu&lt;br /&gt;seseorang yang&lt;br /&gt;pergi haji meskipun&lt;br /&gt;pergi menuju&lt;br /&gt;baitullah (ka’bah),&lt;br /&gt;namun sebenarnya&lt;br /&gt;yang jadi tujuan&lt;br /&gt;adalah Rabbul&lt;br /&gt;Ka’bah Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala Rabb seru&lt;br /&gt;sekalian alam. Maka&lt;br /&gt;ketika seorang&lt;br /&gt;berhaji tiba di&lt;br /&gt;Ka’bah, dan&lt;br /&gt;sebelumnya ia tahu&lt;br /&gt;bahwa pemilik&lt;br /&gt;rumah tersebut tidak&lt;br /&gt;ada di sana,&lt;br /&gt;berputar-putarlah ia&lt;br /&gt;mengelilingi rumah&lt;br /&gt;itu yakni thawaf, dan&lt;br /&gt;ini merupakan&lt;br /&gt;isyarat bahwa&lt;br /&gt;ka’bah bukanlah&lt;br /&gt;maksud dan tujuan,&lt;br /&gt;namun Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’alal pemilik&lt;br /&gt;Ka’bahlah&lt;br /&gt;tujuannya.&lt;br /&gt;Begitu pula ketika&lt;br /&gt;mencium Hajar&lt;br /&gt;Aswad, bukan untuk&lt;br /&gt;mengagungkan atau&lt;br /&gt;menyembah batu,&lt;br /&gt;tapi semata-mata&lt;br /&gt;karena mengikuti&lt;br /&gt;sunnah Rasul&lt;br /&gt;shallallaahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wasallam. Dan inilah&lt;br /&gt;yang membedakan&lt;br /&gt;antara seorang&lt;br /&gt;muslim dan musyrik.&lt;br /&gt;Dulu kaum musyrikin&lt;br /&gt;menciumnya karena&lt;br /&gt;benar-benar&lt;br /&gt;menyembahnya,&lt;br /&gt;sedang seorang&lt;br /&gt;muslim melakukan&lt;br /&gt;itu adalah karena&lt;br /&gt;mengikuti sunnah.&lt;br /&gt;Ibnu Abbas&lt;br /&gt;radiyallaahu&lt;br /&gt;‘anhumaa&lt;br /&gt;mengibaratkan&lt;br /&gt;bahwa menyentuh&lt;br /&gt;atau mencium Hajar&lt;br /&gt;Aswad seolah-olah ia&lt;br /&gt;menjabat atau&lt;br /&gt;mencium tangan&lt;br /&gt;kanan Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala, sehingga&lt;br /&gt;ketika seorang haji&lt;br /&gt;menyentuhnya,&lt;br /&gt;hendaknya tertanam&lt;br /&gt;dalam benak bahwa&lt;br /&gt;ia sedang berbai’at&lt;br /&gt;kepada Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala, pencipta&lt;br /&gt;dan pemilik Hajar&lt;br /&gt;Aswad yang telah&lt;br /&gt;memerintahkan&lt;br /&gt;untuk melakukan itu.&lt;br /&gt;Berbai’at di sini&lt;br /&gt;maknanya berjanji&lt;br /&gt;untuk selalu taat dan&lt;br /&gt;tunduk kepada Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala,&lt;br /&gt;kemudian selalu&lt;br /&gt;ingat, bahwa jika&lt;br /&gt;mengkhianati&lt;br /&gt;bai’at tersebut&lt;br /&gt;akan berhadapan&lt;br /&gt;dengan murka dan&lt;br /&gt;adzabNya.&lt;br /&gt;Dari sini para ulama&lt;br /&gt;menganjurkan,&lt;br /&gt;bahwa kewajiban&lt;br /&gt;pertama bagi calon&lt;br /&gt;haji adalah&lt;br /&gt;bertaubat,&lt;br /&gt;memperbaiki&lt;br /&gt;ketakwaan dan&lt;br /&gt;inilah sebaik-baik&lt;br /&gt;bekal. Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala&lt;br /&gt;berfirman, artinya,&lt;br /&gt;“Berbekallah, dan&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;sebaik-baik bekal&lt;br /&gt;adalah takwa.” (QS.&lt;br /&gt;al-Baqarah: 197).&lt;br /&gt;Dan tak mungkin&lt;br /&gt;seseorang akan&lt;br /&gt;membawa bekal&lt;br /&gt;takwa ini jika tidak&lt;br /&gt;bertaubat dan&lt;br /&gt;meninggalkan segala&lt;br /&gt;jenis kemaksiatan.&lt;br /&gt;Jika orang yang&lt;br /&gt;berhaji telah&lt;br /&gt;memahami makna&lt;br /&gt;dan tujuan berhaji,&lt;br /&gt;maka ketika&lt;br /&gt;melantunkan&lt;br /&gt;talbiyah akan&lt;br /&gt;meresap dalam jiwa,&lt;br /&gt;bahwa seolah-olah ia&lt;br /&gt;sedang&lt;br /&gt;meninggalkan segala&lt;br /&gt;atribut keduniaan&lt;br /&gt;dan menuju Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala seraya&lt;br /&gt;mengatakan, “Ya&lt;br /&gt;Allah aku datang, aku&lt;br /&gt;datang memenuhi&lt;br /&gt;panggilanMu, aku&lt;br /&gt;berdiri di pintuMu,&lt;br /&gt;aku singgah di&lt;br /&gt;sisiMu. Aku pegang&lt;br /&gt;erat kitabMu, aku&lt;br /&gt;junjung tinggi&lt;br /&gt;aturanMu, maka&lt;br /&gt;selamatkan aku dari&lt;br /&gt;adzabMu, kini aku&lt;br /&gt;siap menghamba&lt;br /&gt;kepadaMu,&lt;br /&gt;merendahkan diri&lt;br /&gt;dan berkiblat&lt;br /&gt;kepadaMu. MilikMu&lt;br /&gt;segala ciptaan,&lt;br /&gt;bagimu segala&lt;br /&gt;aturan dan&lt;br /&gt;perundang-&lt;br /&gt;undangan, bagiMu&lt;br /&gt;seluruh hukum dan&lt;br /&gt;hukuman, tiada&lt;br /&gt;sekutu bagiMu. Tak&lt;br /&gt;peduli aku berpisah&lt;br /&gt;dengan sanak&lt;br /&gt;keluarga,&lt;br /&gt;kutinggalkan profesi&lt;br /&gt;dan pekerjaan,&lt;br /&gt;kulepas segala&lt;br /&gt;atribut dan jabatan&lt;br /&gt;karena tujuanku&lt;br /&gt;hanyalah wajah dan&lt;br /&gt;keridhaanMu, bukan&lt;br /&gt;dunia yang fana&lt;br /&gt;bukan nafsu yang&lt;br /&gt;serakah maka&lt;br /&gt;amankan aku dari&lt;br /&gt;adzabMu. ” .&lt;br /&gt;Setelah Para Haji&lt;br /&gt;Pulang.&lt;br /&gt;Banyak oleh-oleh&lt;br /&gt;yang dibawa pulang&lt;br /&gt;oleh para jama’ah&lt;br /&gt;haji, namun ada satu&lt;br /&gt;oleh-oleh yang&lt;br /&gt;sangat berharga, dan&lt;br /&gt;hanya bisa disimpan&lt;br /&gt;dalam hati dan dada.&lt;br /&gt;Oleh-oleh yang&lt;br /&gt;semua orang pasti&lt;br /&gt;suka untuk&lt;br /&gt;menerimanya. Tak&lt;br /&gt;lain adalah&lt;br /&gt;kebersihan jiwa dan&lt;br /&gt;akhlak. Inilah yang&lt;br /&gt;selayaknya dibawa&lt;br /&gt;pulang oleh mereka&lt;br /&gt;yang menunaikan&lt;br /&gt;haji. Alangkah&lt;br /&gt;indahnya jika&lt;br /&gt;sepulang haji yang&lt;br /&gt;dulu kikir menjadi&lt;br /&gt;dermawan, penjahat&lt;br /&gt;menjadi penebar&lt;br /&gt;salam, bandar judi&lt;br /&gt;menjadi ketua majlis&lt;br /&gt;ta’lim, dan ribuan&lt;br /&gt;bahkan jutaan orang&lt;br /&gt;mengubah jalan&lt;br /&gt;hidupnya bersama-&lt;br /&gt;sama satu tujuan&lt;br /&gt;menuju Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala. Tak ada&lt;br /&gt;lagi pejabat&lt;br /&gt;penerima sogok,&lt;br /&gt;hakim berat sebelah,&lt;br /&gt;pengusaha ataupun&lt;br /&gt;pedagang licik,&lt;br /&gt;curang dan lain-lain.&lt;br /&gt;Apalah artinya pergi&lt;br /&gt;haji jika hanya&lt;br /&gt;sekedar untuk&lt;br /&gt;menambah sebutan,&lt;br /&gt;namun yang korup&lt;br /&gt;tetap korup, yang&lt;br /&gt;lintah darat tetap&lt;br /&gt;lintah darat, yang&lt;br /&gt;bakhil malah makin&lt;br /&gt;menjadi-jadi.&lt;br /&gt;Padahal perbuatan&lt;br /&gt;jahat dan fasik itu&lt;br /&gt;harus ditinggalkan&lt;br /&gt;kapan saja bukan&lt;br /&gt;hanya ketika&lt;br /&gt;melakukan haji. Jika&lt;br /&gt;seseorang masih&lt;br /&gt;sama buruk dan&lt;br /&gt;jahatnya antara&lt;br /&gt;sebelum dan&lt;br /&gt;sesudah haji, bahkan&lt;br /&gt;malah lebih parah,&lt;br /&gt;maka suatu&lt;br /&gt;pertanda bahwa&lt;br /&gt;kepergiannya ke&lt;br /&gt;tanah suci hanyalah&lt;br /&gt;sia-sia, sebab ia tak&lt;br /&gt;mampu mengambil&lt;br /&gt;sesuatu yang paling&lt;br /&gt;berharga dari&lt;br /&gt;perjalanan tersebut.&lt;br /&gt;Maka hendaknya&lt;br /&gt;setiap orang yang&lt;br /&gt;akan melakukan&lt;br /&gt;ibadah haji sadar dan&lt;br /&gt;mengetahui bahwa&lt;br /&gt;perjalanan yang&lt;br /&gt;akan ia tempuh&lt;br /&gt;adalah perjalanan&lt;br /&gt;ibadah yang agung&lt;br /&gt;dan mulia sehingga&lt;br /&gt;harta yang&lt;br /&gt;digunakan untuk itu&lt;br /&gt;adalah dari&lt;br /&gt;penghasilan yang&lt;br /&gt;baik dan halal. Di&lt;br /&gt;samping itu ia harus&lt;br /&gt;mempelajari tata&lt;br /&gt;cara manasik yang&lt;br /&gt;benar, sesuai dengan&lt;br /&gt;tuntunan Rasulullah&lt;br /&gt;shallallaahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wasallam. Dengan&lt;br /&gt;demikian diharapkan&lt;br /&gt;haji yang ia lakukan&lt;br /&gt;akan menjadi haji&lt;br /&gt;yang mabrur yang&lt;br /&gt;diterima di sisi Allah&lt;br /&gt;Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala bukannya&lt;br /&gt;maghrur (tertipu)&lt;br /&gt;atau mabur (bahasa&lt;br /&gt;Jawa) yang hanya&lt;br /&gt;sekedar terbang naik&lt;br /&gt;pesawat saja.&lt;br /&gt;Janganlah sekali-kali&lt;br /&gt;kita punya niat agar&lt;br /&gt;mendapat sebutan&lt;br /&gt;pak haji dan bu haji&lt;br /&gt;saja, lalu bangga jika&lt;br /&gt;orang memanggil&lt;br /&gt;dengan sebutan itu,&lt;br /&gt;sekali-kali jangan.&lt;br /&gt;Kalau seandainya&lt;br /&gt;orang satu kampung&lt;br /&gt;tidak ada yang&lt;br /&gt;memanggil kita&lt;br /&gt;dengan sebutan itu,&lt;br /&gt;maka sesungguhnya&lt;br /&gt;Allah Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala Maha&lt;br /&gt;Tahu bahwa kita&lt;br /&gt;telah&lt;br /&gt;menunaikannya dan&lt;br /&gt;Allah Subhanahu&lt;br /&gt;waTa’ala akan&lt;br /&gt;memberi balasan&lt;br /&gt;sesuai dengan niat&lt;br /&gt;dan usaha kita.&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;(Ibnu Djawari)&lt;br /&gt;Sumber: Khutbah&lt;br /&gt;Jum’at Pilihan&lt;br /&gt;Setahun, Yayasan Al-&lt;br /&gt;Sofwa, Fikih&lt;br /&gt;Nasehat, Fariq&lt;br /&gt;Gassim Anuz,&lt;br /&gt;Pustaka Azam dan&lt;br /&gt;sumber-sumber lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-341662331473481802?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/341662331473481802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/12/oleh-oleh-unuk-jamaah-haji-artikel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/341662331473481802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/341662331473481802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/12/oleh-oleh-unuk-jamaah-haji-artikel.html' title='OLEH-OLEH UNUK JAMA&apos;AH HAJI (artikel buletin An Nur)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-306979522303882275</id><published>2009-11-14T14:48:00.000-08:00</published><updated>2009-11-14T14:51:17.869-08:00</updated><title type='text'>panduan ibadah qurban 1</title><content type='html'>Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya, Maka shalatlah untuk Rabbmu dan sembelihlah hewan.” (Qs. Al Kautsar: 2) Syaikh Abdullah Alu Bassaam mengatakan, “Sebagian ulama ahli tafsir mengatakan; yang dimaksud dengan menyembelih hewan adalah menyembelih hewan qurban setelah shalat Ied.” Pendapat ini dinukil dari Qatadah, Atha’ dan Ikrimah (Taisirul ‘Allaam, 534, Taudhihul Ahkaam IV/450, &amp; Shahih Fiqih Sunnah II/366). Dalam istilah ilmu fiqih hewan qurban biasa disebut dengan nama Al Udh-hiyah yang bentuk jamaknya Al Adhaahi (dengan huruf ha’ tipis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Udh-hiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udh-hiyah adalah hewan ternak yang disembelih pada hari Iedul Adha dan hari Tasyriq dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah karena datangnya hari raya tersebut (lihat Al Wajiz, 405 dan Shahih Fiqih Sunnah II/366)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan Qurban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyembelih qurban termasuk amal salih yang paling utama. ‘Aisyah radhiyallahu’anha menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari Nahr (Iedul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (qurban), maka hendaknya kalian merasa senang karenanya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dengan sanad sahih, lihat Taudhihul Ahkam, IV/450)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis di atas didla’ifkan oleh Syaikh Al Albani (Dla’if Ibn Majah, 671). Namun kegoncangan hadis di atas tidaklah menyebabkan hilangnya keutamaan berqurban. Banyak ulama menjelaskan bahwa menyembelih hewan qurban pada hari idul Adlha lebih utama dari pada sedekah yang senilai atau seharga dengan hewan qurban, atau bahkan lebih utama dari pada sedekah yang lebih banyak dari pada nilai hewan qurban. Karena maksud terpenting dalam berqurban adalah mendekatkan diri kepada Allah. Bukan semata-mata nilai binatangnya. Disamping itu, menyembelih qurban lebih menampakkan syi’ar islam dan lebih sesuai dengan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. (lihat Shahih Fiqh Sunnah 2/379 &amp; Syarhul Mumthi’ 7/521)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Qurban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini para ulama terbagi dalam dua pendapat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: Wajib bagi orang yang berkelapangan. Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi’ah (guru Imam Malik), Al Auza’i, Abu Hanifah, Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, Laits bin Sa’ad beserta beberapa ulama pengikut Imam Malik, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, dan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahumullah. Syaikh Ibn Utsaimin mengatakan: “Pendapat yang menyatakan wajib itu tampak lebih kuat dari pada pendapat yang menyatakan tidak wajib. Akan tetapi hal itu hanya diwajibkan bagi yang mampu…” (lih. Syarhul Mumti’, III/408) Diantara dalilnya adalah hadits Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berkelapangan (harta) namun tidak mau berqurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ibnu Majah 3123, Al Hakim 7672 dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat kedua menyatakan Sunnah Mu’akkadah (ditekankan). Dan ini adalah pendapat mayoritas ulama yaitu Malik, Syafi’i, Ahmad, Ibnu Hazm dan lain-lain. Ulama yang mengambil pendapat ini berdalil dengan riwayat dari Abu Mas’ud Al Anshari radhiyallahu ‘anhu. Beliau mengatakan, “Sesungguhnya aku sedang tidak berqurban. Padahal aku adalah orang yang berkelapangan. Itu kulakukan karena aku khawatir kalau tetanggaku mengira qurban itu adalah wajib bagiku.” (HR. Abdur Razzaq dan Baihaqi dengan sanad shahih). Demikian pula dikatakan oleh Abu Sarihah, “Aku melihat Abu Bakar dan Umar sementara mereka berdua tidak berqurban.” (HR. Abdur Razzaaq dan Baihaqi, sanadnya shahih) Ibnu Hazm berkata, “Tidak ada riwayat sahih dari seorang sahabatpun yang menyatakan bahwa qurban itu wajib.” (lihat Al Muhalla 5/295, dinukil dari Shahih Fiqih Sunnah II/367-368, dan Taudhihul Ahkaam, IV/454).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil-dalil di atas merupakan dalil pokok yang digunakan masing-masing pendapat. Jika dijabarkan semuanya menunjukkan masing-masing pendapat sama kuat. Sebagian ulama memberikan jalan keluar dari perselisihan dengan menasehatkan: “…selayaknya bagi mereka yang mampu, tidak meninggalkan berqurban. Karena dengan berqurban akan lebih menenangkan hati dan melepaskan tanggungan, wallahu a’lam. (Tafsir Adwa’ul Bayan, 1120).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah…! Bagi mereka yang berqurban, Allah akan segera memberikan ganti biaya qurban yang dia keluarkan. Karena setiap pagi Allah mengutus dua malaikat, yang satu berdo’a: “Yaa Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfaq.” Dan yang kedua berdo’a: “Yaa Allah, berikanlah kehancuran bagi orang yang menahan hartanya (pelit).” (HR. Al Bukhari 1374 &amp; Muslim 1010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hewan yang Boleh Digunakan untuk Qurban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hewan qurban hanya boleh dari jenis Bahiimatul Al An’aam (hewan ternak). Dalilnya adalah firman Allah yang artinya, “Dan bagi setiap umat Kami berikan tuntunan berqurban agar kalian mengingat nama Allah atas rezki yang dilimpahkan kepada kalian berupa hewan-hewan ternak (bahiimatul an’aam).” (Qs. Al Hajj: 34). Dalam bahasa arab, yang dimaksud Bahiimatul Al An’aam hanya mencakup tiga binatang yaitu onta, sapi atau kambing. Oleh karena itu, berqurban hanya sah dengan tiga hewan tersebut dan tidak boleh selain itu. Bahkan sekelompok ulama menukilkan adanya ijma’ (kesepakatan) bahwasanya qurban tidak sah kecuali dengan hewan-hewan tersebut (lihat Shahih Fiqih Sunnah, II/369 dan Al Wajiz 406) Syaikh Ibnu ‘Utsaimin mengatakan, “Bahkan jika seandainya ada orang yang berqurban dengan jenis hewan lain yang lebih mahal dari pada jenis ternak tersebut maka qurbannya tidak sah. Andaikan dia lebih memilih untuk berqurban seekor kuda seharga 10.000 real sedangkan seekor kambing harganya hanya 300 real maka qurbannya (dengan kuda) itu tidak sah…” (Syarhul Mumti’ III/409)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor Kambing untuk Satu Keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor kambing cukup untuk qurban satu keluarga, dan pahalanya mencakup seluruh anggota keluarga meskipun jumlahnya banyak, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Sebagaimana hadits Abu Ayyub radhiyallahu’anhu yang mengatakan, “Pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya.” (HR. Tirmidzi dan beliau menilainya shahih, lihat Minhaajul Muslim, 264 dan 266)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, tidak selayaknya seseorang mengkhususkan qurban untuk salah satu anggota keluarganya tertentu, misalnya qurban tahun ini untuk bapaknya, tahun depan untuk ibunya, tahun berikutnya untuk anak pertama, dan seterusnya. Sesungguhnya karunia dan kemurahan Allah sangat luas maka tidak perlu dibatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban untuk dirinya dan seluruh umatnya. Suatu ketika beliau hendak menyembelih kambing qurban, sebelum menyembelih beliau mengatakan: “Yaa Allah ini – qurban – dariku dan dari umatku yang tidak berqurban.” (HR. Abu Daud 2810 &amp; Al Hakim 4/229 dan dishahihkan Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ 4/349). Berdasarkan hadis ini, Syaikh Ali bin Hasan Al Halaby mengatakan: “Kaum muslimin yang tidak mampu berqurban, mendapatkan pahala sebagaimana orang berqurban dari umat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang dimaksud: “…kambing hanya boleh untuk satu orang, sapi untuk tujuh orang, dan onta 10 orang…” adalah biaya pengadaannya. Biaya pengadaan kambing hanya boleh dari satu orang, biaya pengadaan sapi hanya boleh dari maksimal tujuh orang dan qurban onta hanya boleh dari maksimal 10 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seandainya ada orang yang hendak membantu shohibul qurban yang kekurangan biaya untuk membeli hewan, maka diperbolehkan dan tidak mempengaruhi status qurbannya. Dan status bantuan di sini adalah hadiah bagi shohibul qurban. Apakah harus izin terlebih dahulu kepada pemilik hewan? Jawab: Tidak harus, karena dalam transaksi pemberian sedekah maupun hadiah tidak dipersyaratkan memberitahukan kepada orang yang diberi sedekah maupun hadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan Untuk Sapi &amp; Onta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor Sapi dijadikan qurban untuk 7 orang. Sedangkan seekor onta untuk 10 orang. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu beliau mengatakan, “Dahulu kami penah bersafar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu tibalah hari raya Iedul Adha maka kami pun berserikat sepuluh orang untuk qurban seekor onta. Sedangkan untuk seekor sapi kami berserikat sebanyak tujuh orang.” (Shahih Sunan Ibnu Majah 2536, Al Wajiz, hal. 406).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masalah pahala, ketentuan qurban sapi sama dengan ketentuan qurban kambing. Artinya urunan 7 orang untuk qurban seekor sapi, pahalanya mencakup seluruh anggota keluarga dari 7 orang yang ikut urunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arisan Qurban Kambing?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengadakan arisan dalam rangka berqurban masuk dalam pembahasan berhutang untuk qurban. Karena hakekat arisan adalah hutang. Sebagian ulama menganjurkan untuk berqurban meskipun harus hutang. Di antaranya adalah Imam Abu Hatim sebagaimana dikatakan oleh Sufyan Ats Tsauri dan disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya (Tafsir Ibn Katsir, surat Al Hajj: 36)[1]. Demikian pula Imam Ahmad dalam masalah aqiqah. Beliau menyarankan agar orang yang tidak memiliki biaya aqiqah agar berhutang dalam rangka menghidupkan sunnah aqiqah di hari ketujuh setelah kelahiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian ulama lain menyarankan untuk mendahulukan pelunasan hutang dari pada berqurban. Di antaranya adalah Syaikh Ibn Utsaimin dan ulama tim fatwa islamweb.net dibawah bimbingan Dr. Abdullah Al Faqih (lih. Fatwa Syabakah Islamiyah no. 7198 &amp; 28826). Syaikh Ibn Utsaimin mengatakan: “Jika orang punya hutang maka selayaknya mendahulukan pelunasan hutang dari pada berqurban.” (Syarhul Mumti’ 7/455). Bahkan Beliau pernah ditanya tentang hukum orang yang tidak jadi qurban karena uangnya diserahkan kepada temannya yang sedang terlilit hutang, dan beliau jawab: “Jika di hadapkan dua permasalahan antara berqurban atau melunaskan hutang orang faqir maka lebih utama melunasi hutang, lebih-lebih jika orang yang sedang terlilit hutang tersebut adalah kerabat dekat.” (lih. Majmu’ Fatawa &amp; Risalah Ibn Utsaimin 18/144).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pernyataan-pernyataan ulama di atas tidaklah saling bertentangan. Karena perbedaan ini didasari oleh perbedaan dalam memandang keadaan orang yang berhutang. Sikap ulama yang menyarankan untuk berhutang ketika qurban terkait dengan orang yang keadaanya mudah dalam melunasi hutang atau hutang yang jatuh temponya masih panjang. Sedangkan anjuran sebagian ulama untuk mendahulukan pelunasan hutang dari pada qurban terkait dengan orang yang kesulitan melunasi hutang atau orang yang memiliki hutang dan pemiliknya meminta agar segera dilunasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, jika arisan qurban kita golongkan sebagai hutang yang jatuh temponya panjang atau hutang yang mudah dilunasi maka berqurban dengan arisan adalah satu hal yang baik. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Qurban Kerbau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama’ menyamakan kerbau dengan sapi dalam berbagai hukum dan keduanya dianggap sebagai satu jenis (Mausu’ah Fiqhiyah Quwaithiyah 2/2975). Ada beberapa ulama yang secara tegas membolehkan berqurban dengan kerbau. Baik dari kalangan Syafi’iyah (lih. Hasyiyah Al Bajirami) maupun dari madzhab Hanafiyah (lih. Al ‘Inayah Syarh Hidayah 14/192 dan Fathul Qodir 22/106). Mereka menganggap keduanya satu jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Ibn Al Utasimin pernah ditanya tentang hukum qurban dengan kerbau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi Pertanyaan:&lt;br /&gt;“Kerbau dan sapi memiliki perbedaan adalam banyak sifat sebagaimana kambing dengan domba. Namun Allah telah merinci penyebutan kambing dengan domba tetapi tidak merinci penyebutan kerbau dengan sapi, sebagaimana disebutkan dalam surat Al An’am 143. Apakah boleh berqurban dengan kerbau?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab:&lt;br /&gt;“Jika kerbau termasuk (jenis) sapi maka kerbau sebagaimana sapi namun jika tidak maka (jenis hewan) yang Allah sebut dalam alqur’an adalah jenis hewan yang dikenal orang arab, sedangkan kerbau tidak termasuk hewan yang dikenal orang arab.” (Liqa’ Babil Maftuh 200/27)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pernyataan Syaikh Ibn Utsaimin kita bawa pada penjelasan ulama di atas maka bisa disimpulkan bahwa qurban kerbau hukumnya sah, karena kerbau sejenis dengan sapi. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urunan Qurban Satu Sekolahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat satu tradisi di beberapa lembaga pendidikan di daerah kita, ketika idul adha tiba sebagian sekolahan menggalakkan kegiatan latihan qurban bagi siswa. Masing-masing siswa dibebani iuran sejumlah uang tertentu. Hasilnya digunakan untuk membeli kambing dan disembelih di hari-hari qurban. Apakah ini bisa dinilai sebagai ibadah qurban?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu dipahami bahwa qurban adalah salah satu ibadah dalam islam yang memiliki aturan tertentu sebagaimana yang digariskan oleh syari’at. Keluar dari aturan ini maka tidak bisa dinilai sebagai ibadah qurban, alias qurbannya tidak sah. Di antara aturan tersebut adalah masalah pembiayaan. Sebagaimana telah dibahas sebelumnya, biaya pengadaan untuk seekor kambing hanya boleh diambilkan dari satu orang. Oleh karena itu kasus tradisi ‘qurban’ seperti di atas tidak dapat dinilai sebagai qurban. Karena biaya pengadaan kambing diambil dari sejumlah siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berqurban Atas Nama Orang yang Sudah Meninggal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berqurban untuk orang yang telah meninggal dunia dapat dirinci menjadi tiga bentuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Orang yang meninggal bukan sebagai sasaran qurban utama namun statusnya mengikuti qurban keluarganya yang masih hidup. Misalnya seseorang berqurban untuk dirinya dan keluarganya sementara ada di antara keluarganya yang telah meninggal. Berqurban jenis ini dibolehkan dan pahala qurbannya meliputi dirinya dan keluarganya, termasuk yang sudah meninggal.&lt;br /&gt;    * Berqurban khusus untuk orang yang telah meninggal tanpa ada wasiat dari mayit. Sebagian ulama madzhab hambali menganggap ini sebagai satu hal yang baik dan pahalanya bisa sampai kepada mayit, sebagaimana sedekah atas nama mayit (lih. Fatwa Majlis Ulama Saudi no. 1474 &amp; 1765). Namun sebagian ulama’ bersikap keras dan menilai perbuatan ini sebagai satu bentuk bid’ah, mengingat tidak ada tuntunan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidak ada riwayat bahwasanya beliau berqurban atas nama Khadijah, Hamzah, atau kerabat beliau lainnya yang telah meninggal, mendahului beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;      Pendapat yang lebih kuat dalam masalah ini adalah pendapat yang menyatakan bahwa berqurban atas nama orang yang sudah meninggal secara khusus tanpa ada wasiat sebelumnya adalah tidak disyariatkan. Karena Nabi r tidak pernah melakukan hal itu. Padahal beliau sangat mencintai keluarganya yang telah meninggal seperti istri beliau tercinta Khadijah dan paman beliau Hamzah.&lt;br /&gt;    * Berqurban khusus untuk orang yang meninggal karena mayit pernah mewasiatkan agar keluarganya berqurban untuk dirinya jika dia meninggal. Berqurban untuk mayit untuk kasus ini diperbolehkan jika dalam rangka menunaikan wasiat si mayit. (Dinukil dari catatan kaki Syarhul Mumti’ yang diambil dari Risalah Udl-hiyah Syaikh Ibn Utsaimin 51)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur Hewan Qurban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian menyembelih (qurban) kecuali musinnah. Kecuali apabila itu menyulitkan bagi kalian maka kalian boleh menyembelih domba jadza’ah.” (Muttafaq ‘alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musinnah adalah hewan ternak yang sudah dewasa, diambil dari kata sinnun yang artinya gigi. Hewan tersebut dinamakan musinnah karena hewan tersebut sudah ganti gigi (bahasa jawa: pow’el). Adapun rincian usia hewan musinnah adalah:&lt;br /&gt;No.  Hewan  Usia minimal&lt;br /&gt;1.  Onta  5 tahun&lt;br /&gt;2.  Sapi  2 tahun&lt;br /&gt;3.  Kambing jawa  1 tahun&lt;br /&gt;4.  Domba  6 bulan (domba Jadza’ah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(lihat Syarhul Mumti’, III/410, Taudhihul Ahkaam, IV/461)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang menjadi acuan usianya ataukah ganti giginya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yan menjadi acuan hewan tersebut bisa digolongkan musinnah adalah usianya. Karena penamaan musinnah untuk hewan yang sudah genap usia qurban adalah penamaan dengan umumnya kasus yang terjadi. Artinya, umumnya kambing yang sudah berusia 1 tahun atau sapi 2 tahun itu sudah ganti gigi. Disamping itu, ketika para ulama menjelaskan batasan hewan musinnah dan hewan jadza’ah, mereka menjelaskannya dengan batasan usia. Dengan demikian, andaikan ada sapi yang sudah berusia 2 tahun namun belum ganti gigi, boleh digunakan untuk berqurban. Allahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkurban dengan domba jadza’ah itu dibolehkan secara mutlak ataukah bersyarat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama berselisih pendapat dalam masalah ini. An Nawawi menyebutkan ada beberapa pendapat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, boleh berqurban dengan hewan jadza’ah dengan syarat kesulitan untuk berqurban dengan musinnah. Pendapat ini diriwayatkan dari Ibn Umar dan Az Zuhri. Mereka berdalil dengan makna dlahir hadis di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, dibolehkan berqurban dengan domba jadza’ah (usia 6 bulan) secara mutlak. Meskipun shohibul qurban memungkinkan untuk berqurban dengan musinnah (usia 1 tahun). Pendapat ini dipilih oleh mayoritas ulama. Sedankan hadis Jabir di atas dimaknai dengan makna anjuran. Sebagaimana dianjurkannya untuk memilih hewan terbaik ketika qurban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insyaa Allah pendapat kedua inilah yang lebih kuat. Karena pada hadis Jabir di atas tidak ada keterangan terlarangnya berqurban dengan domba jadza’ah dan tidak ada keterangan bahwa berqurban dengan jadza’ah hukumnya tidak sah. Oleh karena itu, Jumhur ulama memaknai hadis di atas sebagai anjuran dan bukan kewajiban. Allahu a’lam. (Syarh Shahih Muslim An Nawawi 6/456)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cacat Hewan Qurban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cacat hewan qurban dibagi menjadi 3:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Cacat yang menyebabkan tidak sah untuk berqurban, ada 4 [2]:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Buta sebelah dan jelas sekali kebutaannya&lt;br /&gt;Jika butanya belum jelas – orang yang melihatnya menilai belum buta – meskipun pada hakekatnya kambing tersebut satu matanya tidak berfungsi maka boleh diqurbankan. Demikian pula hewan yang rabun senja. ulama’ madzhab syafi’iyah menegaskan hewan yang rabun boleh digunakan untuk qurban karena bukan termasuk hewan yang buta sebelah matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sakit dan jelas sekali sakitnya. Tetapi jika sakitnya belum jelas, misalnya, hewan tersebut kelihatannya masih sehat maka boleh diqurbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pincang dan tampak jelas pincangnya&lt;br /&gt;Artinya pincang dan tidak bisa berjalan normal. Akan tetapi jika baru kelihatan pincang namun bisa berjalan dengan baik maka boleh dijadikan hewan qurban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sangat tua sampai-sampai tidak punya sumsum tulang&lt;br /&gt;Dan jika ada hewan yang cacatnya lebih parah dari 4 jenis cacat di atas maka lebih tidak boleh untuk digunakan berqurban. (lih. Shahih Fiqih Sunnah, II/373 &amp; Syarhul Mumti’ 3/294).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Cacat yang menyebabkan makruh untuk berqurban, ada 2 [3]:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sebagian atau keseluruhan telinganya terpotong&lt;br /&gt;- Tanduknya pecah atau patah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(lihat Shahih Fiqih Sunnah, II/373)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Cacat yang tidak berpengaruh pada hewan qurban (boleh dijadikan untuk qurban) namun kurang sempurna.&lt;br /&gt;Selain 6 jenis cacat di atas atau cacat yang tidak lebih parah dari itu maka tidak berpengaruh pada status hewan qurban. Misalnya tidak bergigi (ompong), tidak berekor, bunting, atau tidak berhidung. Wallahu a’lam (lihat Shahih Fiqih Sunnah, II/373)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Footnotes:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Sufyan At Tsauri rahimahullah mengatakan: “Dulu Abu Hatim pernah berhutang untuk membeli unta qurban. Beliau ditanya: “Kamu berhutang untuk beli unta qurban?” beliau jawab: “Saya mendengar Allah berfirman: لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ (kamu memperoleh kebaikan yang banyak pada unta-unta qurban tersebut) (Qs. Al Hajj: 36). (lih. Tafsir Ibn Katsir, surat Al Hajj: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang cacat hewan apa yang harus dihindari ketika berqurban. Beliau menjawab: “Ada empat cacat…dan beliau berisyarat dengan tangannya.” (HR. Ahmad 4/300 &amp; Abu Daud 2802, dinyatakan Hasan-Shahih oleh Turmudzi). Sebagian ulama menjelaskan bahwa isyarat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan tangannya ketika menyebutkan empat cacat tersebut menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membatasi jenis cacat yang terlarang. Sehingga yang bukan termasuk empat jenis cacat sebagaimana dalam hadis boleh digunakan sebagai qurban. (Syarhul Mumthi’ 7/464)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3] Terdapat hadis yang menyatakan larangan berqurban dengan hewan yang memilki dua cacat, telinga terpotong atau tanduk pecah. Namun hadisnya dlo’if, sehingga sebagian ulama menggolongkan cacat jenis kedua ini hanya menyebabkan makruh dipakai untuk qurban. (Syarhul Mumthi’ 7/470)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Ammi Nur Baits&lt;br /&gt;Artikel www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-306979522303882275?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/306979522303882275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/11/panduan-ibadah-qurban-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/306979522303882275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/306979522303882275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/11/panduan-ibadah-qurban-1.html' title='panduan ibadah qurban 1'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-2111284276702637010</id><published>2009-11-08T08:59:00.000-08:00</published><updated>2009-11-08T09:02:00.087-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah ulama'/><title type='text'>DIANTARA KECERDASAN IBNU ABBAS</title><content type='html'>Utusan Kaisar&lt;br /&gt;Romawi datang&lt;br /&gt;kepada Amirul&lt;br /&gt;Mukminin Muawiyah&lt;br /&gt;bin Abu Sufyan&lt;br /&gt;dengan membawa&lt;br /&gt;surat yang isinya&lt;br /&gt;adalah, “Katakan&lt;br /&gt;kepadaku,&lt;br /&gt;- Apa yang tidak&lt;br /&gt;mempunyai kiblat?&lt;br /&gt;- Siapa yang tidak&lt;br /&gt;berayah?&lt;br /&gt;- Siapa yang tidak&lt;br /&gt;memiliki keluarga?&lt;br /&gt;- Siapa yang&lt;br /&gt;kuburannya berjalan&lt;br /&gt;bersamanya?&lt;br /&gt;- Apa itu tiga hal&lt;br /&gt;yang tidak&lt;br /&gt;diciptakan dalam&lt;br /&gt;rahim?&lt;br /&gt;- Apa itu sesuatu?&lt;br /&gt;- Apa itu setengah&lt;br /&gt;sesuatu?&lt;br /&gt;- Apa itu bukan&lt;br /&gt;sesuatu?&lt;br /&gt;- Kirimkan untukku di&lt;br /&gt;botol ini benih dari&lt;br /&gt;segala sesuatu.”&lt;br /&gt;Muawiyah&lt;br /&gt;mengirimkan surat&lt;br /&gt;itu kepada Ibnu&lt;br /&gt;Abbas, fakih terbesar&lt;br /&gt;di masa itu untuk&lt;br /&gt;menjawab&lt;br /&gt;pertanyaan-&lt;br /&gt;pertanyaan tersebut.&lt;br /&gt;Ibnu Abbas&lt;br /&gt;menjawab,&lt;br /&gt;- Yang tidak&lt;br /&gt;mempunyai kiblat&lt;br /&gt;adalah Ka'bah.&lt;br /&gt;- Orang yang tidak&lt;br /&gt;berayah adalah Isa&lt;br /&gt;bin Maryam.&lt;br /&gt;- Orang yang tidak&lt;br /&gt;memiliki keluarga&lt;br /&gt;adalah Adam.&lt;br /&gt;- Orang yang&lt;br /&gt;kuburnya berjalan&lt;br /&gt;bersamanya adalah&lt;br /&gt;Yunus.&lt;br /&gt;- Adapun tiga hal&lt;br /&gt;yang tidak&lt;br /&gt;diciptakan dalam&lt;br /&gt;rahim adalah domba&lt;br /&gt;Ibrahim, unta betina&lt;br /&gt;Shalih dan ular Musa.&lt;br /&gt;- Sesuatu adalah&lt;br /&gt;laki-laki berakal&lt;br /&gt;yang menggunakan&lt;br /&gt;akalnya.&lt;br /&gt;- Setengah sesuatu&lt;br /&gt;adalah laki-laki yang&lt;br /&gt;tidak memiliki akal&lt;br /&gt;tetapi dia mengikuti&lt;br /&gt;pendapat orang-&lt;br /&gt;orang berakal.&lt;br /&gt;- Adapun bukan&lt;br /&gt;sesuatu maka itu&lt;br /&gt;adalah seorang laki-&lt;br /&gt;laki yang tidak&lt;br /&gt;memiliki akal yang&lt;br /&gt;bisa digunakan dan&lt;br /&gt;tidak meminta&lt;br /&gt;bantuan orang yang&lt;br /&gt;berakal.&lt;br /&gt;- Seterusnya Ibnu&lt;br /&gt;Abbas mengisi botol&lt;br /&gt;itu dengan air dan&lt;br /&gt;menulis, "Ini adalah&lt;br /&gt;benih dari segala&lt;br /&gt;sesuatu." Muawiyah&lt;br /&gt;mengirim jawaban&lt;br /&gt;Ibnu Abbas beserta&lt;br /&gt;botol berisi air&lt;br /&gt;kepada raja Romawi.&lt;br /&gt;Dia sangat takjub.&lt;br /&gt;Dari Mausu’ah min&lt;br /&gt;Qashsash as-Salaf,&lt;br /&gt;Ahmad Salim&lt;br /&gt;Baduwailan.(Izzudin&lt;br /&gt;Karimi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-2111284276702637010?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/2111284276702637010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/11/diantara-kecerdasan-ibnu-abbas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/2111284276702637010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/2111284276702637010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/11/diantara-kecerdasan-ibnu-abbas.html' title='DIANTARA KECERDASAN IBNU ABBAS'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-4438189719420445439</id><published>2009-11-08T08:06:00.000-08:00</published><updated>2009-11-08T08:16:18.940-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah ulama'/><title type='text'>Begini Al Bukhori Mendapatkan Ilmu ( alsofwah.or.id)</title><content type='html'>Imam al-Bukhari,&lt;br /&gt;Muhammad bin&lt;br /&gt;Ismail bin Ibrahim bin&lt;br /&gt;Bardizbah al-Ju’fi&lt;br /&gt;dengan wala`,&lt;br /&gt;penulis ash-Shahih,&lt;br /&gt;at-Tarikh, al-Adab al-&lt;br /&gt;Mufrad dan lainnya.&lt;br /&gt;Lahir tahun 194 H&lt;br /&gt;dan wafat tahun 256&lt;br /&gt;H. Di antara syaikh&lt;br /&gt;al-Bukhari adalah&lt;br /&gt;Imam Ahmad bin&lt;br /&gt;Hanbal, Ali bin al-&lt;br /&gt;Madini, al-Humaidi&lt;br /&gt;dan ulama-ulama&lt;br /&gt;dari tingkatan&lt;br /&gt;mereka. Di antara&lt;br /&gt;murid-muridnya&lt;br /&gt;adalah Muslim, at-&lt;br /&gt;Tirmidzi, an-Nasa`i&lt;br /&gt;dan al-Firabri, rawi&lt;br /&gt;Shahih al-Bukhari&lt;br /&gt;dari al-Bukhari.&lt;br /&gt;Muslim mana yang&lt;br /&gt;tidak mengenalnya,&lt;br /&gt;jasa besarnya bagi&lt;br /&gt;kaum muslimin&lt;br /&gt;diakui oleh semua&lt;br /&gt;kalangan, kitab ash-&lt;br /&gt;Shahih yang memuat&lt;br /&gt;hadits-hadits shahih&lt;br /&gt;dari Rasulullah saw&lt;br /&gt;diterima oleh umat&lt;br /&gt;tanpa perdebatan,&lt;br /&gt;bahkan para ulama&lt;br /&gt;menyatakan bahwa&lt;br /&gt;ia adalah kitab&lt;br /&gt;tershahih setelah&lt;br /&gt;kibullah. Namun jasa&lt;br /&gt;besar al-Bukhari ini&lt;br /&gt;tidak lahir semudah&lt;br /&gt;membalik tangan,&lt;br /&gt;tidak segampang&lt;br /&gt;orang berkata&lt;br /&gt;simsalabim. Jasa&lt;br /&gt;besar ini menetas&lt;br /&gt;melalui perjuangan&lt;br /&gt;panjang, usaha&lt;br /&gt;melelahkan,&lt;br /&gt;semangat baja,&lt;br /&gt;pengorbanan yang&lt;br /&gt;berat, kecermatan&lt;br /&gt;yang tinggi dan&lt;br /&gt;kepandaian yang&lt;br /&gt;tajam. Dan sebelum&lt;br /&gt;semua itu adalah&lt;br /&gt;taufik dan bimbingan&lt;br /&gt;dari Rabb alam&lt;br /&gt;semesta.&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa&lt;br /&gt;nukilan yang penulis&lt;br /&gt;pilih, darinya&lt;br /&gt;pembaca bisa&lt;br /&gt;mengetahui&lt;br /&gt;sebagian sisi&lt;br /&gt;kehidupam Imam&lt;br /&gt;yang mulia ini.&lt;br /&gt;Bagaimana dia&lt;br /&gt;mencari ilmu,&lt;br /&gt;menyusun dan&lt;br /&gt;menulisnya,&lt;br /&gt;bagaimana&lt;br /&gt;kehidupan sehari-&lt;br /&gt;hari yang dia jalani&lt;br /&gt;demi berkhidmat&lt;br /&gt;kepada ilmu. Teladan&lt;br /&gt;yang baik, inilah&lt;br /&gt;yang kita cari dan&lt;br /&gt;serukan.&lt;br /&gt;Hafizh Ibnu Katsir&lt;br /&gt;berkata di dalam al-&lt;br /&gt;Bidayah wa an-&lt;br /&gt;Nihayah 11/25&lt;br /&gt;tentang biografi&lt;br /&gt;Imam al-Bukhari&lt;br /&gt;Amirul Mukminin&lt;br /&gt;dalam hadits, “Al-&lt;br /&gt;Bukhari melakukan&lt;br /&gt;perjalanan kepada&lt;br /&gt;seluruh syaikh hadits&lt;br /&gt;di kota-kota yang&lt;br /&gt;memungkinkan&lt;br /&gt;baginya untuk&lt;br /&gt;menjangkaunya, dia&lt;br /&gt;berguru kepada lebih&lt;br /&gt;dari seribu syaikh, al-&lt;br /&gt;Firabri berkata,&lt;br /&gt;‘Yang mendengar&lt;br /&gt;ash-Shahih dari al-&lt;br /&gt;Bukhari mencapai&lt;br /&gt;tujuh puluh ribu&lt;br /&gt;orang -kurang lebih-&lt;br /&gt;termasuk aku, tidak&lt;br /&gt;tersisa dari mereka&lt;br /&gt;seorang pun selain&lt;br /&gt;aku.”&lt;br /&gt;Hafizh Ibnu Katsir&lt;br /&gt;berkata, “Al-Bukhari&lt;br /&gt;bangun dari tidurnya&lt;br /&gt;di satu malam, maka&lt;br /&gt;dia menyalakan&lt;br /&gt;lampu dan mencatat&lt;br /&gt;faidah yang terlintas&lt;br /&gt;di benaknya lalu&lt;br /&gt;mematikan lampu,&lt;br /&gt;kemudian dia bangun&lt;br /&gt;lagi dan lagi, sampai&lt;br /&gt;hal itu terjadi kurang&lt;br /&gt;lebih dua puluh&lt;br /&gt;kali.”&lt;br /&gt;Dalam Tahdzib al-&lt;br /&gt;Asma` wa al-Lughat&lt;br /&gt;1/75 karya Imam an-&lt;br /&gt;Nawawi dan&lt;br /&gt;Thabaqat asy-&lt;br /&gt;Syafi’iyah 2/220&lt;br /&gt;dan 226 karya at-Taj&lt;br /&gt;as-Subki tentang&lt;br /&gt;biografi Imam al-&lt;br /&gt;Bukhari, Muhammad&lt;br /&gt;bin Yusuf berkata,&lt;br /&gt;“Suatu malam aku&lt;br /&gt;berada di rumah&lt;br /&gt;Muhammad bin&lt;br /&gt;Ismail al-Bukhari, aku&lt;br /&gt;memperhatikannya&lt;br /&gt;bangun dan&lt;br /&gt;menyalakan lampu&lt;br /&gt;untuk mengingat&lt;br /&gt;sesuatu lalu&lt;br /&gt;mencatatnya&lt;br /&gt;sebanyak delapan&lt;br /&gt;belas kali.”&lt;br /&gt;Muhammad bin Abu&lt;br /&gt;Hatim penyedia&lt;br /&gt;kertas al-Bukhari&lt;br /&gt;berkata, “Jika aku&lt;br /&gt;bersama Abu&lt;br /&gt;Abdullah al-Bukhari&lt;br /&gt;dalam satu&lt;br /&gt;perjalanan, dia&lt;br /&gt;mengumpulkan kami&lt;br /&gt;dalam satu rumah&lt;br /&gt;kecuali kadang-&lt;br /&gt;kadang pada musim&lt;br /&gt;panas, aku&lt;br /&gt;melihatnya bangun&lt;br /&gt;dalam satu malam&lt;br /&gt;lima belas sampai&lt;br /&gt;dua puluh kali, pada&lt;br /&gt;semua itu dia&lt;br /&gt;mengambil pemantik&lt;br /&gt;api, lalu dia&lt;br /&gt;menyalakan api dan&lt;br /&gt;lampu, kemudian dia&lt;br /&gt;mengeluarkan&lt;br /&gt;hadits-hadits lalu dia&lt;br /&gt;menandainya, lalu&lt;br /&gt;dia meletakkan&lt;br /&gt;kepalanya, dia shalat&lt;br /&gt;pada waktu sahur&lt;br /&gt;tiga belas rakaat,&lt;br /&gt;setiap kali dia&lt;br /&gt;bangun dia tidak&lt;br /&gt;membangunkanku,&lt;br /&gt;aku berkata&lt;br /&gt;kepadanya,&lt;br /&gt;“Engkau melakukan&lt;br /&gt;semua ini dengan&lt;br /&gt;tekun tanpa&lt;br /&gt;membangunkanku.”&lt;br /&gt;Dia berkata, “Kamu&lt;br /&gt;masih muda, aku&lt;br /&gt;tidak ingin&lt;br /&gt;mengganggu&lt;br /&gt;tidurmu.”&lt;br /&gt;Suatu hari ketika&lt;br /&gt;kami di Firabri aku&lt;br /&gt;melihatnya&lt;br /&gt;terlentang di atas&lt;br /&gt;tengkuknya dalam&lt;br /&gt;menulis kitab at-&lt;br /&gt;Tafsir, pada hari itu&lt;br /&gt;dia terlihat begitu&lt;br /&gt;lelah karena&lt;br /&gt;banyaknya dia&lt;br /&gt;mengeluarkan&lt;br /&gt;hadits, aku berkata&lt;br /&gt;kepadanya, “Wahai&lt;br /&gt;Abu Abdullah aku&lt;br /&gt;mendengarmu&lt;br /&gt;berkata,&lt;br /&gt;‘Sesungguhnya aku&lt;br /&gt;tidak melakukan&lt;br /&gt;sesuatu tanpa ilmu&lt;br /&gt;sekali pun sejak aku&lt;br /&gt;memahami, ilmu apa&lt;br /&gt;dalam terlentang&lt;br /&gt;ini?”&lt;br /&gt;Dia menjawab,&lt;br /&gt;“Kami begitu lelah&lt;br /&gt;hari ini, ini adalah&lt;br /&gt;salah satu&lt;br /&gt;perbatasan, aku&lt;br /&gt;khawatir ada&lt;br /&gt;sesuatu yang terjadi&lt;br /&gt;dari musuh, aku&lt;br /&gt;angin beristirahat,&lt;br /&gt;aku mempersiapkan&lt;br /&gt;diri untuk itu, jika&lt;br /&gt;tiba-tiba musuh&lt;br /&gt;menyerang&lt;br /&gt;sementara kita&lt;br /&gt;belum siap, kita&lt;br /&gt;masih mempunyai&lt;br /&gt;kekuatan.”&lt;br /&gt;Muhammad bin Abu&lt;br /&gt;Hatim berkata, “Al-&lt;br /&gt;Bukhari ahli&lt;br /&gt;menunggang dan&lt;br /&gt;memanah, selama&lt;br /&gt;aku menyertainya,&lt;br /&gt;aku tidak&lt;br /&gt;mengetahui&lt;br /&gt;panahnya meleset&lt;br /&gt;dari sasaran kecuali&lt;br /&gt;dua kali dan dia tidak&lt;br /&gt;terbalap dalam&lt;br /&gt;menunggang kuda.”&lt;br /&gt;Al-Khathib al-&lt;br /&gt;Baghdadi&lt;br /&gt;menceritakan di&lt;br /&gt;dalam Tarikh&lt;br /&gt;Baghdad 2/13&lt;br /&gt;tentang biografi&lt;br /&gt;Imam al-Bukhari, dia&lt;br /&gt;berkata, Umar bin&lt;br /&gt;Hafsh al-Asyqar&lt;br /&gt;berkata, “Orang-&lt;br /&gt;orang kehilangan al-&lt;br /&gt;Bukhari berhari-hari,&lt;br /&gt;dia tidak hadir untuk&lt;br /&gt;menulis hadits di&lt;br /&gt;Bashrah, maka kami&lt;br /&gt;mencarinya, kami&lt;br /&gt;menemukannya di&lt;br /&gt;rumah dalam&lt;br /&gt;keadaan telanjang,&lt;br /&gt;apa yang dimilikinya&lt;br /&gt;habis tidak tersisa,&lt;br /&gt;kami berkumpul dan&lt;br /&gt;kami urunan dirham&lt;br /&gt;sehingga kami bisa&lt;br /&gt;membelikan&lt;br /&gt;untuknya sebuah&lt;br /&gt;baju dan kami&lt;br /&gt;memberikannya&lt;br /&gt;kepadanya, lalu dia&lt;br /&gt;keluar menulis&lt;br /&gt;hadits.”&lt;br /&gt;At-Taj as-Subki&lt;br /&gt;menceritakan di&lt;br /&gt;dalam Thabaqat asy-&lt;br /&gt;Syafi'iyah 2/227&lt;br /&gt;tentang biografi&lt;br /&gt;Imam al-Bukhari.&lt;br /&gt;Kisah ini juga&lt;br /&gt;disebutkan oleh&lt;br /&gt;Hafizh Ibnu Hajar di&lt;br /&gt;dalam mukadimah&lt;br /&gt;Fath al-Bari yang&lt;br /&gt;bernama Hadyu as-&lt;br /&gt;Sari 2/195 berkata,&lt;br /&gt;penyedia kertas al-&lt;br /&gt;Bukhari Muhammad&lt;br /&gt;bin Abu Hatim&lt;br /&gt;berkata, “Aku&lt;br /&gt;mendengar al-&lt;br /&gt;Bukhari berkata,&lt;br /&gt;‘Aku pergi kepada&lt;br /&gt;Adam bin Abu Iyas di&lt;br /&gt;Asqalan, bekalku&lt;br /&gt;terlambat datang,&lt;br /&gt;sampai aku makan&lt;br /&gt;rumput, aku tidak&lt;br /&gt;mengatakan itu&lt;br /&gt;kepada siapa pun,&lt;br /&gt;pada hari ketiga&lt;br /&gt;seseorang yang&lt;br /&gt;tidak aku kenal&lt;br /&gt;datang kepadaku,&lt;br /&gt;dia memberiku&lt;br /&gt;sebuah kantong&lt;br /&gt;berisi dinar, dia&lt;br /&gt;berkata,&lt;br /&gt;“Gunakanlah untuk&lt;br /&gt;dirimu.”&lt;br /&gt;Dari Shafahat min&lt;br /&gt;Shabri al-Ulama` ala&lt;br /&gt;Syadaaid al-Ilmi wa&lt;br /&gt;at-Tahshil, Syaikh&lt;br /&gt;Abdul Fattah Abu&lt;br /&gt;Ghuddah. (Izzudin&lt;br /&gt;Karimi) al&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-4438189719420445439?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/4438189719420445439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/11/begini-al-bukhori-mendapatkan-ilmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4438189719420445439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4438189719420445439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/11/begini-al-bukhori-mendapatkan-ilmu.html' title='Begini Al Bukhori Mendapatkan Ilmu ( alsofwah.or.id)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-8580654595916360195</id><published>2009-11-02T06:23:00.000-08:00</published><updated>2009-11-14T14:45:19.591-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='warisan'/><title type='text'>WARISANKU HANYA SATU DINAR</title><content type='html'>Benar, hanya satu&lt;br /&gt;dinar, sepintas tidak&lt;br /&gt;ada yang unik atau&lt;br /&gt;aneh, namun&lt;br /&gt;tahukah Anda berapa&lt;br /&gt;harta peninggalan&lt;br /&gt;mayit? Ternyata&lt;br /&gt;enam ratus dinar,&lt;br /&gt;bagaimana seorang&lt;br /&gt;ahli waris hanya&lt;br /&gt;mendapatkan satu&lt;br /&gt;dinar saja dari enam&lt;br /&gt;ratus? Jangankan&lt;br /&gt;Anda, orang sekelas&lt;br /&gt;Abdul Malik bin&lt;br /&gt;Marwan, khalifah&lt;br /&gt;Umawi di zamannya,&lt;br /&gt;juga tidak&lt;br /&gt;mudeng,tidak&lt;br /&gt;mengerti.&lt;br /&gt;Seorang wanita&lt;br /&gt;datang kepada Abdul&lt;br /&gt;Malik bin Marwan&lt;br /&gt;dan berkata,&lt;br /&gt;“Wahai Amirul&lt;br /&gt;Mukminin, saudaraku&lt;br /&gt;wafat dan dia&lt;br /&gt;meninggalkan enam&lt;br /&gt;ratus dinar, namun&lt;br /&gt;aku hanya&lt;br /&gt;mendapatkan&lt;br /&gt;warisannya satu&lt;br /&gt;dinar saja.” Abdul&lt;br /&gt;Malik tidak&lt;br /&gt;menjawab, dia&lt;br /&gt;meminta agar asy-&lt;br /&gt;Sya’bi, Amir bin&lt;br /&gt;Syarahil, seorang&lt;br /&gt;tabiin besar,&lt;br /&gt;dihadirkan.&lt;br /&gt;Asy-Sya’bi&lt;br /&gt;menjelaskan,&lt;br /&gt;“Mayit wafat&lt;br /&gt;sementara ahli&lt;br /&gt;warisnya adalah dua&lt;br /&gt;anak perempuan,&lt;br /&gt;ibu, istri, dua belas&lt;br /&gt;orang saudara laki-&lt;br /&gt;laki dan seorang&lt;br /&gt;saudara perempuan.&lt;br /&gt;Bagian dua anak&lt;br /&gt;perempuan adalah&lt;br /&gt;dua pertiga, empat&lt;br /&gt;ratus. Bagian ibu&lt;br /&gt;adalah seperenam,&lt;br /&gt;seratus. Bagian istri&lt;br /&gt;adalah seperdelapan,&lt;br /&gt;tujuh puluh lima.&lt;br /&gt;Sedangkan saudara-&lt;br /&gt;saudaranya baik&lt;br /&gt;yang laki-laki&lt;br /&gt;maupun yang&lt;br /&gt;perempuan adalah&lt;br /&gt;ashabah, bagian&lt;br /&gt;mereka adalah sisa&lt;br /&gt;yaitu dua puluh lima,&lt;br /&gt;selanjutnya bagian&lt;br /&gt;saudara laki-laki&lt;br /&gt;adalah dua kali&lt;br /&gt;bagian saudara&lt;br /&gt;perempuan, maka&lt;br /&gt;dua puluh empat&lt;br /&gt;adalah milik dua&lt;br /&gt;belas orang saudara&lt;br /&gt;laki-laki, masing-&lt;br /&gt;masing&lt;br /&gt;mendapatkan dua,&lt;br /&gt;yang tersisa adalah&lt;br /&gt;satu, bagian saudara&lt;br /&gt;perempuan dan dia&lt;br /&gt;adalah wanita itu.”&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;br /&gt;www.alsofwah.or.id&lt;br /&gt;| Member Info Al-&lt;br /&gt;Sofwa&lt;br /&gt;Artikel yang dimuat&lt;br /&gt;di situs ini boleh di&lt;br /&gt;copy &amp; diperbanyak&lt;br /&gt;dengan syarat tidak&lt;br /&gt;untuk komersil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-8580654595916360195?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/8580654595916360195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/11/warisanku-hanya-satu-dinar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8580654595916360195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8580654595916360195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/11/warisanku-hanya-satu-dinar.html' title='WARISANKU HANYA SATU DINAR'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-6418892232817203748</id><published>2009-11-02T06:19:00.001-08:00</published><updated>2009-11-14T14:46:51.104-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah ulama'/><title type='text'>DAN KOIN ITU TERTELAN</title><content type='html'>Jumat, 23 Oktober&lt;br /&gt;09&lt;br /&gt;Pernakah Anda&lt;br /&gt;mengalami saat-saat&lt;br /&gt;yang sangat sulit&lt;br /&gt;dalam hidup, di mana&lt;br /&gt;bekal uang Anda&lt;br /&gt;hanya tinggal satu-&lt;br /&gt;satunya sementara&lt;br /&gt;Anda dihadapkan&lt;br /&gt;kepada dua&lt;br /&gt;kebutuhan yang&lt;br /&gt;sama-sama penting,&lt;br /&gt;jika kebutuhan&lt;br /&gt;pertama ditunaikan&lt;br /&gt;maka kebutuhan&lt;br /&gt;kedua harus&lt;br /&gt;direlakan, sebaliknya&lt;br /&gt;jika kebutuhan yang&lt;br /&gt;kedua dutunaikan&lt;br /&gt;maka yang pertama&lt;br /&gt;harus dilupakan?&lt;br /&gt;Tidak sampai pada&lt;br /&gt;batas ini saja, bekal&lt;br /&gt;yang sudah pas-&lt;br /&gt;pasan itu, yang&lt;br /&gt;sejatinya bisa&lt;br /&gt;menutupi salah satu&lt;br /&gt;dari kedua hajat&lt;br /&gt;penting itu, justru&lt;br /&gt;hilang oleh&lt;br /&gt;kekonyolan diri&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;Inilah yang dialami&lt;br /&gt;oleh seorang&lt;br /&gt;Muhammad bin&lt;br /&gt;Thahir al-Maqdisi,&lt;br /&gt;seorang hafizh&lt;br /&gt;muhaddits, lahir di&lt;br /&gt;Baitul Maqdis tahun&lt;br /&gt;448 H dan wafat&lt;br /&gt;tahun 507 H, di&lt;br /&gt;negeri orang demi&lt;br /&gt;menuntut ilmu&lt;br /&gt;dengan bekal minim&lt;br /&gt;dan hidup serba&lt;br /&gt;kekurangan, namun&lt;br /&gt;lezatnya ilmu dan&lt;br /&gt;manisnya hadits&lt;br /&gt;mengalahkan semua&lt;br /&gt;itu, sampai suatu&lt;br /&gt;ketika bekalnya&lt;br /&gt;benar-benar&lt;br /&gt;pamungkas, tinggal&lt;br /&gt;satu koin dirham,&lt;br /&gt;jumlah yang hanya&lt;br /&gt;cukup untuk makan&lt;br /&gt;atau membeli kertas&lt;br /&gt;untuk menulis ilmu,&lt;br /&gt;pilihan yang sama-&lt;br /&gt;sama bukan pilihan,&lt;br /&gt;makan berarti kertas&lt;br /&gt;tidak terbeli, kertas&lt;br /&gt;berarti lapar terus&lt;br /&gt;mendera. Namun&lt;br /&gt;calaka, dalam kondisi&lt;br /&gt;menimbang dengan&lt;br /&gt;diliputi sedikit&lt;br /&gt;kebingungan inilah,&lt;br /&gt;malah jutsru koin&lt;br /&gt;satu-satunya itu&lt;br /&gt;tertelan, lenyaplah&lt;br /&gt;kesempatan untuk&lt;br /&gt;makan atau membeli&lt;br /&gt;kertas. Tetapi tidak,&lt;br /&gt;karena Allah memiliki&lt;br /&gt;banyak pintu rizki,&lt;br /&gt;satu pintu boleh&lt;br /&gt;tertutup tetapi tidak&lt;br /&gt;dengan pintu-pintu&lt;br /&gt;yang lain.&lt;br /&gt;Biarkan Muhammad&lt;br /&gt;bin Thahir berkisah,&lt;br /&gt;dia berkata, aku&lt;br /&gt;kencing darah demi&lt;br /&gt;mencari hadits dua&lt;br /&gt;kali, sekali di&lt;br /&gt;Baghdad dan sekali&lt;br /&gt;di Makkah, hal itu&lt;br /&gt;karena aku berjalan&lt;br /&gt;tanpa alas kaki di&lt;br /&gt;bawah terik&lt;br /&gt;matahari yang&lt;br /&gt;sangat, maka hal itu&lt;br /&gt;menimpaku, aku&lt;br /&gt;tidak pernah&lt;br /&gt;mengendarai hewan&lt;br /&gt;tunggangan demi&lt;br /&gt;mencari hadits&lt;br /&gt;kecuali hanya sekali,&lt;br /&gt;aku memanggul&lt;br /&gt;kitab-kitabku di atas&lt;br /&gt;punggungku, sampai&lt;br /&gt;aku bermukim di&lt;br /&gt;suatu kota, selama&lt;br /&gt;aku mencari hadits&lt;br /&gt;aku tidak meminta&lt;br /&gt;kepada seorang pun,&lt;br /&gt;aku hidup dari apa&lt;br /&gt;yang aku dapatkan&lt;br /&gt;tanpa meminta.&lt;br /&gt;Aku melakukan&lt;br /&gt;perjalanan dari Thus&lt;br /&gt;ke Ashbahan demi&lt;br /&gt;hadits Abu Zur’ah&lt;br /&gt;ar-Razi yang&lt;br /&gt;diriwayatkan oleh&lt;br /&gt;Muslim di dalam ash-&lt;br /&gt;Shahih, sebagian ahli&lt;br /&gt;hadits&lt;br /&gt;mengingatkanku&lt;br /&gt;kepadanya di malam&lt;br /&gt;hari, ketika pagi tiba,&lt;br /&gt;aku menyiapkan&lt;br /&gt;kendaraanku dan&lt;br /&gt;aku pergi ke&lt;br /&gt;Ashbahan, aku tidak&lt;br /&gt;melepasnya sampai&lt;br /&gt;aku masuk kepada&lt;br /&gt;Syaikh Abu Amru,&lt;br /&gt;maka aku&lt;br /&gt;membacanya&lt;br /&gt;atasnya dari&lt;br /&gt;bapaknya dari Abu&lt;br /&gt;Bakar al-Qatthan&lt;br /&gt;dari Abu Zur’ah, Abu&lt;br /&gt;Amru memberiku&lt;br /&gt;tiga potong roti dan&lt;br /&gt;dua biji jambu, pada&lt;br /&gt;malam itu aku&lt;br /&gt;memang tidak&lt;br /&gt;mempunyai makan,&lt;br /&gt;hanya itu&lt;br /&gt;makananku,&lt;br /&gt;kemudian aku&lt;br /&gt;mendampinginya&lt;br /&gt;sampai aku&lt;br /&gt;mendapatkan apa&lt;br /&gt;yang aku inginkan,&lt;br /&gt;kemudian aku&lt;br /&gt;berangkat ke&lt;br /&gt;Baghdad, ketika aku&lt;br /&gt;kembali ke&lt;br /&gt;Ashbahan, dia telah&lt;br /&gt;meninggal semoga&lt;br /&gt;Allah merahmatinya.&lt;br /&gt;Suatu hari aku&lt;br /&gt;membaca sebuah juz&lt;br /&gt;pada Abu Ishaq al-&lt;br /&gt;Jabbal di Mesir, lalu&lt;br /&gt;seorang laki-laki&lt;br /&gt;yang berasal dari&lt;br /&gt;kotaku datang&lt;br /&gt;kepadaku dari Baitul&lt;br /&gt;Maqdis, dia berkata&lt;br /&gt;kepadaku secara&lt;br /&gt;rahasia,&lt;br /&gt;“Saudaramu telah&lt;br /&gt;tiba dari di Syam.”&lt;br /&gt;Dan hal itu setelah&lt;br /&gt;orang-orang Turki&lt;br /&gt;masuk ke Baitul&lt;br /&gt;Maqdis dan&lt;br /&gt;membunuh orang-&lt;br /&gt;orang di sana. Aku&lt;br /&gt;terus membaca,&lt;br /&gt;tetapi aku tidak bisa&lt;br /&gt;berkonsentrasi, aku&lt;br /&gt;tidak bisa membaca&lt;br /&gt;dengan benar, maka&lt;br /&gt;Abu Ishaq berkata&lt;br /&gt;kepadaku, “Ada apa&lt;br /&gt;denganmu?” Aku&lt;br /&gt;menjawab, “Baik.”&lt;br /&gt;Dia berkata, “Kamu&lt;br /&gt;harus mengatakan&lt;br /&gt;kepadaku apa yang&lt;br /&gt;dikatakan kepadamu&lt;br /&gt;oleh laki-laki itu.”&lt;br /&gt;Maka aku berterus&lt;br /&gt;terang kepadanya,&lt;br /&gt;dia bertanya,&lt;br /&gt;“Berapa lama kamu&lt;br /&gt;tidak bertemu&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;saudaramu?” Aku&lt;br /&gt;menjawab,&lt;br /&gt;“Bertahun-tahun.”&lt;br /&gt;Dia bertanya, “Lalu&lt;br /&gt;mengapa kamu tidak&lt;br /&gt;pergi kepadanya?”&lt;br /&gt;Aku menjawab,&lt;br /&gt;“Sampai aku&lt;br /&gt;menyelesaikan juz&lt;br /&gt;ini.” Dia berkata,&lt;br /&gt;“Betapa besar&lt;br /&gt;kesungguhan kalian&lt;br /&gt;wahai ashabul&lt;br /&gt;hadits, majlis telah&lt;br /&gt;selesai, shalawat&lt;br /&gt;dari Allah kepada&lt;br /&gt;Muhammad.” Dan&lt;br /&gt;dia pergi.&lt;br /&gt;Aku bermukim di&lt;br /&gt;Tunis beberapa&lt;br /&gt;waktu lamaya,&lt;br /&gt;menumpang di&lt;br /&gt;rumah Abu&lt;br /&gt;Muhammad bin al-&lt;br /&gt;Haddad dan kawan-&lt;br /&gt;kawannya, aku&lt;br /&gt;ditimpa kesulitan&lt;br /&gt;hidup, uangku tidak&lt;br /&gt;ada yang tersisa&lt;br /&gt;selain satu dirham,&lt;br /&gt;pada hari itu aku&lt;br /&gt;butuh roti dan kertas&lt;br /&gt;untuk menulis, aku&lt;br /&gt;bingung, jika aku&lt;br /&gt;belikan roti maka&lt;br /&gt;aku tidak membeli&lt;br /&gt;kertas, jika aku&lt;br /&gt;belikan kertas maka&lt;br /&gt;aku tidak membeli&lt;br /&gt;roti, tiga hari tiga&lt;br /&gt;malam berlalu dalam&lt;br /&gt;kondisi demikian&lt;br /&gt;tanpa makan apa&lt;br /&gt;pun.&lt;br /&gt;Di waktu pagi hari&lt;br /&gt;keempat, aku&lt;br /&gt;berkata kepada&lt;br /&gt;diriku, ‘Kalau aku&lt;br /&gt;mempunyai kertas,&lt;br /&gt;aku tidak akan bisa&lt;br /&gt;menulis apa pun,&lt;br /&gt;karena aku lapar.’&lt;br /&gt;Aku meletakkan&lt;br /&gt;dirham di dalam&lt;br /&gt;mulutku, aku keluar&lt;br /&gt;untuk membeli roti,&lt;br /&gt;koin dirham itu&lt;br /&gt;tertelan olehku, aku&lt;br /&gt;tertawa,&lt;br /&gt;menertawakan&lt;br /&gt;diriku sendiri, tiba-&lt;br /&gt;tiba aku bertemu&lt;br /&gt;dengan Abu Thahir&lt;br /&gt;bin Khatthab ash-&lt;br /&gt;Shaigh al-Mawaqiti&lt;br /&gt;di Tunis pada saat&lt;br /&gt;aku tertawa, dia&lt;br /&gt;bertanya, “Apa&lt;br /&gt;yang membuatmu&lt;br /&gt;tertawa?” Aku&lt;br /&gt;menjawab, “Baik.”&lt;br /&gt;Tetapi dia&lt;br /&gt;mendesakku dan aku&lt;br /&gt;tetap menolak tidak&lt;br /&gt;mengatakan&lt;br /&gt;kepadanya, maka dia&lt;br /&gt;bersumpah dengan&lt;br /&gt;talak, “Katakanlah&lt;br /&gt;dengan jujur,&lt;br /&gt;mengapa kamu&lt;br /&gt;tertawa?” Maka&lt;br /&gt;aku mengatakan&lt;br /&gt;kepadanya, lalu dia&lt;br /&gt;menggandengku dan&lt;br /&gt;membawaku ke&lt;br /&gt;rumahnya, dia&lt;br /&gt;menjamin&lt;br /&gt;makananku pada&lt;br /&gt;hari itu.&lt;br /&gt;Di waktu Zhuhur, aku&lt;br /&gt;keluar untuk shalat&lt;br /&gt;Zhuhur bersamanya,&lt;br /&gt;dia dikerumuni oleh&lt;br /&gt;para pembantu&lt;br /&gt;seorang pembesar di&lt;br /&gt;Tunis bernama Ibnu&lt;br /&gt;Qadus, maka&lt;br /&gt;pembesar itu&lt;br /&gt;bertanya kepadanya&lt;br /&gt;tentangku, dia&lt;br /&gt;menjawab, “Ini&lt;br /&gt;dia.” Dia berkata,&lt;br /&gt;“Tuanku –yakni&lt;br /&gt;Amir Tunis-&lt;br /&gt;memerintahkanku&lt;br /&gt;untuk memberinya&lt;br /&gt;sepuluh keping&lt;br /&gt;dirham yang nilainya&lt;br /&gt;seperempat dinar&lt;br /&gt;perhari, tetapi aku&lt;br /&gt;lupa.” Maka dia&lt;br /&gt;mengambil darinya&lt;br /&gt;tiga ratus dirham&lt;br /&gt;dan dia datang&lt;br /&gt;kepadaku, dia&lt;br /&gt;berkata, “Allah&lt;br /&gt;telah memudahkan&lt;br /&gt;rizki yang tidak&lt;br /&gt;terduga.” Dia&lt;br /&gt;menceritakan&lt;br /&gt;kisahnya, aku&lt;br /&gt;berkata, “Simpan&lt;br /&gt;uang itu padamu,&lt;br /&gt;kita tetap berkumpul&lt;br /&gt;sampai saatnya aku&lt;br /&gt;harus pergi, aku&lt;br /&gt;sendirian, tidak ada&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;mengurusi&lt;br /&gt;urusanku.” Maka&lt;br /&gt;dia melakukannya,&lt;br /&gt;setelah itu dia&lt;br /&gt;memberiku jumlah&lt;br /&gt;tersebut sampai aku&lt;br /&gt;berangkat ke Syam.&lt;br /&gt;Walillahi fi khalqihi&lt;br /&gt;syu`un.&lt;br /&gt;(Izzudin Karimi)&lt;br /&gt;Artikel yang dimuat&lt;br /&gt;di situs ini boleh di&lt;br /&gt;copy &amp; diperbanyak&lt;br /&gt;dengan syarat tidak&lt;br /&gt;untuk komersi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-6418892232817203748?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/6418892232817203748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/11/dan-koin-itu-tertelan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/6418892232817203748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/6418892232817203748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/11/dan-koin-itu-tertelan.html' title='DAN KOIN ITU TERTELAN'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-8742633261995208501</id><published>2009-10-31T06:36:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T06:43:33.749-07:00</updated><title type='text'>Fiqih Qurban 2</title><content type='html'>Hewan yang Disukai&lt;br /&gt;dan Lebih Utama&lt;br /&gt;untuk Diqurbankan&lt;br /&gt;Hendaknya hewan&lt;br /&gt;yang diqurbankan&lt;br /&gt;adalah hewan yang&lt;br /&gt;gemuk dan&lt;br /&gt;sempurna. Dalilnya&lt;br /&gt;adalah firman Allah&lt;br /&gt;ta’ala yang artinya,&lt;br /&gt;“…barangsiapa&lt;br /&gt;yang mengagungkan&lt;br /&gt;syi’ar-syi’ar Allah&lt;br /&gt;maka sesungguhnya&lt;br /&gt;itu adalah berasal&lt;br /&gt;dari ketakwaan&lt;br /&gt;hati.” (QS. Al Hajj:&lt;br /&gt;32). Berdasarkan&lt;br /&gt;ayat ini Imam&lt;br /&gt;Syafi’i rahimahullah&lt;br /&gt;menyatakan bahwa&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;berqurban&lt;br /&gt;disunnahkan untuk&lt;br /&gt;memilih hewan&lt;br /&gt;qurban yang besar&lt;br /&gt;dan gemuk. Abu&lt;br /&gt;Umamah bin Sahl&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Dahulu kami di&lt;br /&gt;Madinah biasa&lt;br /&gt;memilih hewan yang&lt;br /&gt;gemuk dalam&lt;br /&gt;berqurban. Dan&lt;br /&gt;memang kebiasaan&lt;br /&gt;kaum muslimin&lt;br /&gt;ketika itu adalah&lt;br /&gt;berqurban dengan&lt;br /&gt;hewan yang gemuk-&lt;br /&gt;gemuk.” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari secara&lt;br /&gt;mu’allaq namun&lt;br /&gt;secara tegas dan&lt;br /&gt;dimaushulkan oleh&lt;br /&gt;Abu Nu’aim dalam&lt;br /&gt;Al Mustakhraj,&lt;br /&gt;sanadnya hasan)&lt;br /&gt;Diantara ketiga jenis&lt;br /&gt;hewan qurban maka&lt;br /&gt;menurut mayoritas&lt;br /&gt;ulama yang paling&lt;br /&gt;utama adalah&lt;br /&gt;berqurban dengan&lt;br /&gt;onta, kemudian sapi&lt;br /&gt;kemudian kambing,&lt;br /&gt;jika biaya pengadaan&lt;br /&gt;masing-masing&lt;br /&gt;ditanggung satu&lt;br /&gt;orang (bukan&lt;br /&gt;urunan). Dalilnya&lt;br /&gt;adalah jawaban Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam ketika&lt;br /&gt;ditanya oleh Abu&lt;br /&gt;Dzar radhiallahu&lt;br /&gt;‘anhu tentang&lt;br /&gt;budak yang lebih&lt;br /&gt;utama. Beliau&lt;br /&gt;bersabda, “Yaitu&lt;br /&gt;budak yang lebih&lt;br /&gt;mahal dan lebih&lt;br /&gt;bernilai dalam&lt;br /&gt;pandangan&lt;br /&gt;pemiliknya” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;(lihat Shahih Fiqih&lt;br /&gt;Sunnah, II/374)&lt;br /&gt;Manakah yang Lebih&lt;br /&gt;Baik, Ikut Urunan&lt;br /&gt;Sapi atau Qurban&lt;br /&gt;Satu Kambing?&lt;br /&gt;Sebagian ulama&lt;br /&gt;menjelaskan qurban&lt;br /&gt;satu kambing lebih&lt;br /&gt;baik dari pada ikut&lt;br /&gt;urunan sapi atau&lt;br /&gt;onta, karena tujuh&lt;br /&gt;kambing&lt;br /&gt;manfaatnya lebih&lt;br /&gt;banyak dari pada&lt;br /&gt;seekor sapi (lih.&lt;br /&gt;Shahih Fiqh Sunnah,&lt;br /&gt;2/375, Fatwa Lajnah&lt;br /&gt;Daimah no. 1149 &amp;&lt;br /&gt;Syarhul Mumthi’&lt;br /&gt;7/458). Disamping&lt;br /&gt;itu, terdapat alasan&lt;br /&gt;lain diantaranya:&lt;br /&gt;Qurban yang sering&lt;br /&gt;dilakukan Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam adalah&lt;br /&gt;utuh satu ekor, baik&lt;br /&gt;kambing, sapi,&lt;br /&gt;maupun onta, bukan&lt;br /&gt;1/7 sapi atau 1/10&lt;br /&gt;onta.&lt;br /&gt;Kegiatan&lt;br /&gt;menyembelihnya&lt;br /&gt;lebih banyak. Lebih-&lt;br /&gt;lebih jika hadis yang&lt;br /&gt;menyebutkan&lt;br /&gt;keutamaan qurban di&lt;br /&gt;atas statusnya&lt;br /&gt;shahih. Hal ini juga&lt;br /&gt;sesuai dengan apa&lt;br /&gt;yang dinyatakan&lt;br /&gt;oleh penulis kitab Al&lt;br /&gt;Muhadzab Al Fairuz&lt;br /&gt;Abadzi As Syafi’i.&lt;br /&gt;(lih. Al Muhadzab&lt;br /&gt;1/74)&lt;br /&gt;Terdapat sebagian&lt;br /&gt;ulama yang&lt;br /&gt;melarang urunan&lt;br /&gt;dalam berqurban,&lt;br /&gt;diantaranya adalah&lt;br /&gt;Mufti Negri Saudi&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;bin Ibrahim (lih.&lt;br /&gt;Fatwa Lajnah&lt;br /&gt;11/453). Namun&lt;br /&gt;pelarangan ini&lt;br /&gt;didasari dengan&lt;br /&gt;qiyas (analogi) yang&lt;br /&gt;bertolak belakang&lt;br /&gt;dengan dalil sunnah,&lt;br /&gt;sehingga jelas&lt;br /&gt;salahnya.&lt;br /&gt;Apakah Harus&lt;br /&gt;Jantan?&lt;br /&gt;Tidak ada ketentuan&lt;br /&gt;jenis kelamin hewan&lt;br /&gt;qurban. Boleh jantan&lt;br /&gt;maupun betina. Dari&lt;br /&gt;Umu Kurzin&lt;br /&gt;radliallahu ‘anha,&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda: “Aqiqah&lt;br /&gt;untuk anal laki-laki&lt;br /&gt;dua kambing dan&lt;br /&gt;anak perempuan&lt;br /&gt;satu kambing. Tidak&lt;br /&gt;jadi masalah jantan&lt;br /&gt;maupun&lt;br /&gt;betina.” (HR. Ahmad&lt;br /&gt;27900 &amp; An Nasa’i&lt;br /&gt;4218 dan&lt;br /&gt;dishahihkan Syaikh&lt;br /&gt;Al Albani).&lt;br /&gt;Berdasarkan hadis&lt;br /&gt;ini, Al Fairuz Abadzi&lt;br /&gt;As Syafi’i&lt;br /&gt;mengatakan: “Jika&lt;br /&gt;dibolehkan&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;hewan betina ketika&lt;br /&gt;aqiqah berdasarkan&lt;br /&gt;hadis ini,&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;hal ini juga boleh&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;berqurban.” (Al&lt;br /&gt;Muhadzab 1/74)&lt;br /&gt;Namun umumnya&lt;br /&gt;hewan jantan itu&lt;br /&gt;lebih baik dan lebih&lt;br /&gt;mahal dibandingkan&lt;br /&gt;hewan betina. Oleh&lt;br /&gt;karena itu, tidak&lt;br /&gt;harus hewan jantan&lt;br /&gt;namun diutamakan&lt;br /&gt;jantan.&lt;br /&gt;Larangan Bagi yang&lt;br /&gt;Hendak Berqurban&lt;br /&gt;Orang yang hendak&lt;br /&gt;berqurban dilarang&lt;br /&gt;memotong kuku dan&lt;br /&gt;memotong&lt;br /&gt;rambutnya (yaitu&lt;br /&gt;orang yang hendak&lt;br /&gt;qurban bukan hewan&lt;br /&gt;qurbannya). Dari&lt;br /&gt;Ummu Salamah dari&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;beliau bersabda,&lt;br /&gt;“Apabila engkau&lt;br /&gt;telah memasuki&lt;br /&gt;sepuluh hari pertama&lt;br /&gt;(bulan Dzulhijjah)&lt;br /&gt;sedangkan diantara&lt;br /&gt;kalian ingin&lt;br /&gt;berqurban maka&lt;br /&gt;janganlah dia&lt;br /&gt;menyentuh&lt;br /&gt;sedikitpun bagian&lt;br /&gt;dari rambut dan&lt;br /&gt;kulitnya.” (HR.&lt;br /&gt;Muslim). Larangan&lt;br /&gt;tersebut berlaku&lt;br /&gt;untuk cara apapun&lt;br /&gt;dan untuk bagian&lt;br /&gt;manapun, mencakup&lt;br /&gt;larangan mencukur&lt;br /&gt;gundul atau sebagian&lt;br /&gt;saja, atau sekedar&lt;br /&gt;mencabutinya. Baik&lt;br /&gt;rambut itu tumbuh di&lt;br /&gt;kepala, kumis,&lt;br /&gt;sekitar kemaluan&lt;br /&gt;maupun di ketiak&lt;br /&gt;(lihat Shahih Fiqih&lt;br /&gt;Sunnah, II/376).&lt;br /&gt;Apakah larangan ini&lt;br /&gt;hanya berlaku untuk&lt;br /&gt;kepala keluarga&lt;br /&gt;ataukah berlaku juga&lt;br /&gt;untuk anggota&lt;br /&gt;keluarga shohibul&lt;br /&gt;qurban?&lt;br /&gt;Jawab: Larangan ini&lt;br /&gt;hanya berlaku untuk&lt;br /&gt;kepala keluarga&lt;br /&gt;(shohibul qurban)&lt;br /&gt;dan tidak berlaku&lt;br /&gt;bagi anggota&lt;br /&gt;keluarganya. Karena&lt;br /&gt;2 alasan:&lt;br /&gt;Dlahir hadis&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;larangan ini hanya&lt;br /&gt;berlaku untuk yang&lt;br /&gt;mau berqurban.&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;sering berqurban&lt;br /&gt;untuk dirinya dan&lt;br /&gt;keluarganya. Namun&lt;br /&gt;belum ditemukan&lt;br /&gt;riwayat bahwasanya&lt;br /&gt;beliau menyuruh&lt;br /&gt;anggota keluarganya&lt;br /&gt;untuk tidak&lt;br /&gt;memotong kuku&lt;br /&gt;maupun rambutnya.&lt;br /&gt;(Syarhul Mumti’&lt;br /&gt;7/529)&lt;br /&gt;Waktu&lt;br /&gt;Penyembelihan&lt;br /&gt;Waktu&lt;br /&gt;penyembelihan&lt;br /&gt;qurban adalah pada&lt;br /&gt;hari Iedul Adha dan 3&lt;br /&gt;hari sesudahnya&lt;br /&gt;(hari tasyriq).&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda, “Setiap&lt;br /&gt;hari taysriq adalah&lt;br /&gt;(hari) untuk&lt;br /&gt;menyembelih&lt;br /&gt;(qurban).” (HR.&lt;br /&gt;Ahmad dan Baihaqi)&lt;br /&gt;Tidak ada perbedaan&lt;br /&gt;waktu siang ataupun&lt;br /&gt;malam. Baik siang&lt;br /&gt;maupun malam&lt;br /&gt;sama-sama&lt;br /&gt;dibolehkan. Namun&lt;br /&gt;menurut Syaikh Al&lt;br /&gt;Utsaimin, melakukan&lt;br /&gt;penyembelihan di&lt;br /&gt;waktu siang itu lebih&lt;br /&gt;baik. (Tata Cara&lt;br /&gt;Qurban Tuntunan&lt;br /&gt;Nabi, hal. 33). Para&lt;br /&gt;ulama sepakat&lt;br /&gt;bahwa&lt;br /&gt;penyembelihan&lt;br /&gt;qurban tidak boleh&lt;br /&gt;dilakukan sebelum&lt;br /&gt;terbitnya fajar di&lt;br /&gt;hari Iedul Adha. Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang&lt;br /&gt;menyembelih&lt;br /&gt;sebelum shalat Ied&lt;br /&gt;maka sesungguhnya&lt;br /&gt;dia menyembelih&lt;br /&gt;untuk dirinya sendiri&lt;br /&gt;(bukan qurban). Dan&lt;br /&gt;barangsiapa yang&lt;br /&gt;menyembelih&lt;br /&gt;sesudah shalat itu&lt;br /&gt;maka qurbannya&lt;br /&gt;sempurna dan dia&lt;br /&gt;telah menepati&lt;br /&gt;sunnahnya kaum&lt;br /&gt;muslimin.” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;(lihat Shahih Fiqih&lt;br /&gt;Sunnah, II/377)&lt;br /&gt;Tempat&lt;br /&gt;Penyembelihan&lt;br /&gt;Tempat yang&lt;br /&gt;disunnahkan untuk&lt;br /&gt;menyembelih adalah&lt;br /&gt;tanah lapangan&lt;br /&gt;tempat shalat ‘ied&lt;br /&gt;diselenggarakan.&lt;br /&gt;Terutama bagi&lt;br /&gt;imam/penguasa/&lt;br /&gt;tokoh masyarakat,&lt;br /&gt;dianjurkan untuk&lt;br /&gt;menyembelih&lt;br /&gt;qurbannya di&lt;br /&gt;lapangan dalam&lt;br /&gt;rangka&lt;br /&gt;memberitahukan&lt;br /&gt;kepada kaum&lt;br /&gt;muslimin bahwa&lt;br /&gt;qurban sudah boleh&lt;br /&gt;dilakukan dan&lt;br /&gt;mengajari tata cara&lt;br /&gt;qurban yang baik.&lt;br /&gt;Ibnu ‘Umar&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Dahulu Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam biasa&lt;br /&gt;menyembelih&lt;br /&gt;kambing dan onta&lt;br /&gt;(qurban) di lapangan&lt;br /&gt;tempat shalat.” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari 5552).&lt;br /&gt;Dan dibolehkan&lt;br /&gt;untuk menyembelih&lt;br /&gt;qurban di tempat&lt;br /&gt;manapun yang&lt;br /&gt;disukai, baik di&lt;br /&gt;rumah sendiri&lt;br /&gt;ataupun di tempat&lt;br /&gt;lain. (Lihat Shahih&lt;br /&gt;Fiqih Sunnah, II/378)&lt;br /&gt;Penyembelih Qurban&lt;br /&gt;Disunnahkan bagi&lt;br /&gt;shohibul qurban&lt;br /&gt;untuk menyembelih&lt;br /&gt;hewan qurbannya&lt;br /&gt;sendiri namun boleh&lt;br /&gt;diwakilkan kepada&lt;br /&gt;orang lain. Syaikh Ali&lt;br /&gt;bin Hasan&lt;br /&gt;mengatakan: “Saya&lt;br /&gt;tidak mengetahui&lt;br /&gt;adanya perbedaan&lt;br /&gt;pendapat di&lt;br /&gt;kalangan ulama’&lt;br /&gt;dalam masalah ini.”&lt;br /&gt;Hal ini berdasarkan&lt;br /&gt;hadits Ali bin Abi&lt;br /&gt;Thalib radhiallahu&lt;br /&gt;‘anhu di dalam&lt;br /&gt;Shahih Muslim yang&lt;br /&gt;menceritakan bahwa&lt;br /&gt;pada saat qurban&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;pernah menyembelih&lt;br /&gt;beberapa onta&lt;br /&gt;qurbannya dengan&lt;br /&gt;tangan beliau sendiri&lt;br /&gt;kemudian sisanya&lt;br /&gt;diserahkan kepada&lt;br /&gt;Ali bin Abi Thalib&lt;br /&gt;radhiallahu ‘anhu&lt;br /&gt;untuk disembelih.&lt;br /&gt;(lih. Ahkaamul Idain,&lt;br /&gt;32)&lt;br /&gt;Tata Cara&lt;br /&gt;Penyembelihan&lt;br /&gt;Sebaiknya pemilik&lt;br /&gt;qurban menyembelih&lt;br /&gt;hewan qurbannya&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;Apabila pemilik&lt;br /&gt;qurban tidak bisa&lt;br /&gt;menyembelih sendiri&lt;br /&gt;maka sebaiknya dia&lt;br /&gt;ikut datang&lt;br /&gt;menyaksikan&lt;br /&gt;penyembelihannya.&lt;br /&gt;Hendaknya memakai&lt;br /&gt;alat yang tajam&lt;br /&gt;untuk menyembelih.&lt;br /&gt;Hewan yang&lt;br /&gt;disembelih&lt;br /&gt;dibaringkan di atas&lt;br /&gt;lambung kirinya dan&lt;br /&gt;dihadapkan ke kiblat.&lt;br /&gt;Kemudian pisau&lt;br /&gt;ditekan kuat-kuat&lt;br /&gt;supaya cepat putus.&lt;br /&gt;Ketika akan&lt;br /&gt;menyembelih&lt;br /&gt;disyari’akan&lt;br /&gt;membaca&lt;br /&gt;“Bismillaahi&lt;br /&gt;wallaahu akbar”&lt;br /&gt;ketika menyembelih.&lt;br /&gt;Untuk bacaan&lt;br /&gt;bismillah (tidak perlu&lt;br /&gt;ditambahi Ar Rahman&lt;br /&gt;dan Ar Rahiim)&lt;br /&gt;hukumnya wajib&lt;br /&gt;menurut Imam Abu&lt;br /&gt;Hanifah, Malik dan&lt;br /&gt;Ahmad, sedangkan&lt;br /&gt;menurut Imam&lt;br /&gt;Syafi’i hukumnya&lt;br /&gt;sunnah. Adapun&lt;br /&gt;bacaan takbir –&lt;br /&gt;Allahu akbar – para&lt;br /&gt;ulama sepakat kalau&lt;br /&gt;hukum membaca&lt;br /&gt;takbir ketika&lt;br /&gt;menyembelih ini&lt;br /&gt;adalah sunnah dan&lt;br /&gt;bukan wajib.&lt;br /&gt;Kemudian diikuti&lt;br /&gt;bacaan:&lt;br /&gt;hadza minka wa&lt;br /&gt;laka.” (HR. Abu&lt;br /&gt;Dawud 2795) Atau&lt;br /&gt;hadza minka wa laka&lt;br /&gt;‘anni atau ‘an&lt;br /&gt;fulan (disebutkan&lt;br /&gt;nama shahibul&lt;br /&gt;qurban).” atau&lt;br /&gt;Berdoa agar Allah&lt;br /&gt;menerima&lt;br /&gt;qurbannya dengan&lt;br /&gt;doa, “Allahumma&lt;br /&gt;taqabbal minni atau&lt;br /&gt;min fulan&lt;br /&gt;(disebutkan nama&lt;br /&gt;shahibul&lt;br /&gt;qurban)” (lih. Tata&lt;br /&gt;Cara Qurban&lt;br /&gt;Tuntunan Nabi, hal.&lt;br /&gt;92)Catatan: Tidak&lt;br /&gt;terdapat do’a&lt;br /&gt;khusus yang panjang&lt;br /&gt;bagi shohibul qurban&lt;br /&gt;ketika hendak&lt;br /&gt;menyembelih.&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;Bolehkah&lt;br /&gt;Mengucapkan&lt;br /&gt;Shalawat Ketika&lt;br /&gt;Menyembelih?&lt;br /&gt;Tidak boleh&lt;br /&gt;mengucapkan&lt;br /&gt;shalawat ketika&lt;br /&gt;hendak&lt;br /&gt;menyembelih,&lt;br /&gt;karena 2 alasan:&lt;br /&gt;Tidak terdapat dalil&lt;br /&gt;bahwa Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam&lt;br /&gt;mengucapkan&lt;br /&gt;shalawat ketika&lt;br /&gt;menyembelih.&lt;br /&gt;Sementara&lt;br /&gt;beribadah tanpa dalil&lt;br /&gt;adalah perbuatan&lt;br /&gt;bid’ah.&lt;br /&gt;Bisa jadi orang akan&lt;br /&gt;menjadikan nama&lt;br /&gt;Nabi Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam sebagai&lt;br /&gt;wasilah ketika&lt;br /&gt;qurban. Atau bahkan&lt;br /&gt;bisa jadi seseorang&lt;br /&gt;membayangkan Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam ketika&lt;br /&gt;menyembelih,&lt;br /&gt;sehingga&lt;br /&gt;sembelihannya tidak&lt;br /&gt;murni untuk Allah.&lt;br /&gt;(lih. Syarhul Mumti’&lt;br /&gt;7/492)&lt;br /&gt;Pemanfaatan Hasil&lt;br /&gt;Sembelihan&lt;br /&gt;Bagi pemilik hewan&lt;br /&gt;qurban dibolehkan&lt;br /&gt;memanfaatkan&lt;br /&gt;daging qurbannya,&lt;br /&gt;melalui:&lt;br /&gt;Dimakan sendiri dan&lt;br /&gt;keluarganya, bahkan&lt;br /&gt;sebagian ulama&lt;br /&gt;menyatakan&lt;br /&gt;shohibul qurban&lt;br /&gt;wajib makan bagian&lt;br /&gt;hewan qurbannya.&lt;br /&gt;Termasuk dalam hal&lt;br /&gt;ini adalah berqurban&lt;br /&gt;karena nadzar&lt;br /&gt;menurut pendapat&lt;br /&gt;yang benar.&lt;br /&gt;Disedekahkan&lt;br /&gt;kepada orang yang&lt;br /&gt;membutuhkan&lt;br /&gt;Dihadiahkan kepada&lt;br /&gt;orang yang kaya&lt;br /&gt;Disimpan untuk&lt;br /&gt;bahan makanan di&lt;br /&gt;lain hari. Namun&lt;br /&gt;penyimpanan ini&lt;br /&gt;hanya dibolehkan&lt;br /&gt;jika tidak terjadi&lt;br /&gt;musim paceklik atau&lt;br /&gt;krisis makanan.&lt;br /&gt;Dari Salamah bin Al&lt;br /&gt;Akwa’ dia berkata;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda,&lt;br /&gt;“Barangsiapa&lt;br /&gt;diantara kalian yang&lt;br /&gt;berqurban maka&lt;br /&gt;jangan sampai dia&lt;br /&gt;menjumpai subuh&lt;br /&gt;hari ketiga sesudah&lt;br /&gt;Ied sedangkan&lt;br /&gt;dagingnya masih&lt;br /&gt;tersisa walaupun&lt;br /&gt;sedikit.” Ketika&lt;br /&gt;datang tahun&lt;br /&gt;berikutnya maka&lt;br /&gt;para sahabat&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Wahai Rasulullah,&lt;br /&gt;apakah kami harus&lt;br /&gt;melakukan&lt;br /&gt;sebagaimana tahun&lt;br /&gt;lalu ?” Maka beliau&lt;br /&gt;menjawab,&lt;br /&gt;“(Adapun sekarang)&lt;br /&gt;Makanlah sebagian,&lt;br /&gt;sebagian lagi berikan&lt;br /&gt;kepada orang lain&lt;br /&gt;dan sebagian lagi&lt;br /&gt;simpanlah. Pada&lt;br /&gt;tahun lalu&lt;br /&gt;masyarakat sedang&lt;br /&gt;mengalami kesulitan&lt;br /&gt;(makanan) sehingga&lt;br /&gt;aku berkeinginan&lt;br /&gt;supaya kalian&lt;br /&gt;membantu mereka&lt;br /&gt;dalam hal itu.” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;Menurut mayoritas&lt;br /&gt;ulama perintah yang&lt;br /&gt;terdapat dalam&lt;br /&gt;hadits ini&lt;br /&gt;menunjukkan hukum&lt;br /&gt;sunnah, bukan wajib&lt;br /&gt;(lihat Shahih Fiqih&lt;br /&gt;Sunnah, II/378) Oleh&lt;br /&gt;sebab itu, boleh&lt;br /&gt;mensedekahkan&lt;br /&gt;semua hasil&lt;br /&gt;sembelihan qurban.&lt;br /&gt;Sebagaimana&lt;br /&gt;diperbolehkan untuk&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;menghadiahkannya&lt;br /&gt;(kepada orang kaya,&lt;br /&gt;ed.) sama sekali&lt;br /&gt;kepada orang lain&lt;br /&gt;(Minhaajul Muslim,&lt;br /&gt;266). (artinya hanya&lt;br /&gt;untuk shohibul&lt;br /&gt;qurban dan sedekah&lt;br /&gt;pada orang miskin,&lt;br /&gt;ed.)&lt;br /&gt;Bolehkah&lt;br /&gt;Memberikan Daging&lt;br /&gt;Qurban Kepada&lt;br /&gt;Orang Kafir?&lt;br /&gt;Ulama madzhab&lt;br /&gt;Malikiyah&lt;br /&gt;berpendapat&lt;br /&gt;makruhnya&lt;br /&gt;memberikan daging&lt;br /&gt;qurban kepada orang&lt;br /&gt;kafir, sebagaimana&lt;br /&gt;kata Imam Malik:&lt;br /&gt;“(diberikan) kepada&lt;br /&gt;selain mereka (orang&lt;br /&gt;kafir) lebih aku&lt;br /&gt;sukai.” Sedangkan&lt;br /&gt;syafi’iyah&lt;br /&gt;berpendapat&lt;br /&gt;haramnya&lt;br /&gt;memberikan daging&lt;br /&gt;qurban kepada orang&lt;br /&gt;kafir untuk qurban&lt;br /&gt;yang wajib (misalnya&lt;br /&gt;qurban nadzar, pen.)&lt;br /&gt;dan makruh untuk&lt;br /&gt;qurban yang sunnah.&lt;br /&gt;(lih. Fatwa Syabakah&lt;br /&gt;Islamiyah no. 29843).&lt;br /&gt;Al Baijuri As Syafi’I&lt;br /&gt;mengatakan:&lt;br /&gt;“Dalam Al&lt;br /&gt;Majmu’ (Syarhul&lt;br /&gt;Muhadzab)&lt;br /&gt;disebutkan, boleh&lt;br /&gt;memberikan&lt;br /&gt;sebagian qurban&lt;br /&gt;sunnah kepada kafir&lt;br /&gt;dzimmi yang faqir.&lt;br /&gt;Tapi ketentuan ini&lt;br /&gt;tidak berlaku untuk&lt;br /&gt;qurban yang&lt;br /&gt;wajib.” (Hasyiyah Al&lt;br /&gt;Baijuri 2/310)&lt;br /&gt;Lajnah Daimah&lt;br /&gt;(Majlis Ulama’ saudi&lt;br /&gt;Arabia) ditanya&lt;br /&gt;tentang bolehkah&lt;br /&gt;memberikan daging&lt;br /&gt;qurban kepada orang&lt;br /&gt;kafir.&lt;br /&gt;Jawaban Lajnah:&lt;br /&gt;“Kita dibolehkan&lt;br /&gt;memberi daging&lt;br /&gt;qurban kepada orang&lt;br /&gt;kafir Mu’ahid&lt;br /&gt;(****) baik karena&lt;br /&gt;statusnya sebagai&lt;br /&gt;orang miskin,&lt;br /&gt;kerabat, tetangga,&lt;br /&gt;atau karena dalam&lt;br /&gt;rangka menarik&lt;br /&gt;simpati mereka…&lt;br /&gt;namun tidak&lt;br /&gt;dibolehkan&lt;br /&gt;memberikan daging&lt;br /&gt;qurban kepada orang&lt;br /&gt;kafir Harby, karena&lt;br /&gt;kewajiban kita&lt;br /&gt;kepada kafir harby&lt;br /&gt;adalah merendahkan&lt;br /&gt;mereka dan&lt;br /&gt;melemahkan&lt;br /&gt;kekuatan mereka.&lt;br /&gt;Hukum ini juga&lt;br /&gt;berlaku untuk&lt;br /&gt;pemberian sedekah.&lt;br /&gt;Hal ini berdasarkan&lt;br /&gt;keumuman firman&lt;br /&gt;Allah:&lt;br /&gt;“Allah tidak&lt;br /&gt;melarang kamu&lt;br /&gt;untuk berbuat baik&lt;br /&gt;dan berlaku adil&lt;br /&gt;terhadap orang-&lt;br /&gt;orang yang tidak&lt;br /&gt;memerangimu&lt;br /&gt;karena agama dan&lt;br /&gt;tidak mengusir kamu&lt;br /&gt;dari negerimu.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah&lt;br /&gt;menyukai orang-&lt;br /&gt;orang yang berlaku&lt;br /&gt;adil.” (QS. Al&lt;br /&gt;Mumtahanah 8)&lt;br /&gt;Demikian pula Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam pernah&lt;br /&gt;memerintahkan&lt;br /&gt;Asma’ binti Abu&lt;br /&gt;Bakr radhiallahu&lt;br /&gt;‘anhu untuk&lt;br /&gt;menemui ibunya&lt;br /&gt;dengan membawa&lt;br /&gt;harta padahal ibunya&lt;br /&gt;masih&lt;br /&gt;musyrik.” (Fatwa&lt;br /&gt;Lajnah Daimah no.&lt;br /&gt;1997).&lt;br /&gt;Kesimpulannya,&lt;br /&gt;memberikan bagian&lt;br /&gt;hewan qurban&lt;br /&gt;kepada orang kafir&lt;br /&gt;dibolehkan karena&lt;br /&gt;status hewan qurban&lt;br /&gt;sama dengan&lt;br /&gt;sedekah atau hadiah,&lt;br /&gt;dan diperbolehkan&lt;br /&gt;memberikan&lt;br /&gt;sedekah maupun&lt;br /&gt;hadiah kepada orang&lt;br /&gt;kafir. Sedangkan&lt;br /&gt;pendapat yang&lt;br /&gt;melarang adalah&lt;br /&gt;pendapat yang tidak&lt;br /&gt;kuat karena tidak&lt;br /&gt;berdalil.&lt;br /&gt;(****) Kafir&lt;br /&gt;Mu’ahid: Orang&lt;br /&gt;kafir yang mengikat&lt;br /&gt;perjanjian damai&lt;br /&gt;dengan kaum&lt;br /&gt;muslimin. Termasuk&lt;br /&gt;orang kafir mu’ahid&lt;br /&gt;adalah orang kafir&lt;br /&gt;yang masuk ke&lt;br /&gt;negeri islam dengan&lt;br /&gt;izin resmi dari&lt;br /&gt;pemerintah. Kafir&lt;br /&gt;Harby: Orang kafir&lt;br /&gt;yang memerangi&lt;br /&gt;kaum muslimin. Kafir&lt;br /&gt;Dzimmi: Orang kafir&lt;br /&gt;yang hidup di bawah&lt;br /&gt;kekuasaan kaum&lt;br /&gt;muslimin.&lt;br /&gt;Larangan&lt;br /&gt;Memperjual-Belikan&lt;br /&gt;Hasil Sembelihan&lt;br /&gt;Tidak diperbolehkan&lt;br /&gt;memperjual-belikan&lt;br /&gt;bagian hewan&lt;br /&gt;sembelihan, baik&lt;br /&gt;daging, kulit, kepala,&lt;br /&gt;teklek, bulu, tulang&lt;br /&gt;maupun bagian yang&lt;br /&gt;lainnya. Ali bin Abi&lt;br /&gt;Thalib radhiallahu&lt;br /&gt;‘anhu mengatakan,&lt;br /&gt;“Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam&lt;br /&gt;memerintahkan aku&lt;br /&gt;untuk mengurusi&lt;br /&gt;penyembelihan onta&lt;br /&gt;qurbannya. Beliau&lt;br /&gt;juga memerintahkan&lt;br /&gt;saya untuk&lt;br /&gt;membagikan semua&lt;br /&gt;kulit tubuh serta&lt;br /&gt;kulit punggungnya.&lt;br /&gt;Dan saya tidak&lt;br /&gt;diperbolehkan&lt;br /&gt;memberikan bagian&lt;br /&gt;apapun darinya&lt;br /&gt;kepada tukang&lt;br /&gt;jagal.” (HR. Bukhari&lt;br /&gt;dan Muslim). Bahkan&lt;br /&gt;terdapat ancaman&lt;br /&gt;keras dalam masalah&lt;br /&gt;ini, sebagaimana&lt;br /&gt;hadis berikut:&lt;br /&gt;نم عاب دلج هتيحضأ الف&lt;br /&gt;ةيحضأ هل&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah&lt;br /&gt;radhiallahu ‘anhu,&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda: “Barang&lt;br /&gt;siapa yang menjual&lt;br /&gt;kulit hewan&lt;br /&gt;qurbannya maka&lt;br /&gt;ibadah qurbannya&lt;br /&gt;tidak ada&lt;br /&gt;nilainya.” (HR. Al&lt;br /&gt;Hakim 2/390 &amp; Al&lt;br /&gt;Baihaqi. Syaikh Al&lt;br /&gt;Albani mengatakan:&lt;br /&gt;Hasan)&lt;br /&gt;Tetang haramnya&lt;br /&gt;pemilik hewan&lt;br /&gt;menjual kulit qurban&lt;br /&gt;merupakan&lt;br /&gt;pendapat mayoritas&lt;br /&gt;ulama, meskipun&lt;br /&gt;Imam Abu Hanifah&lt;br /&gt;menyelisihi mereka.&lt;br /&gt;Namun mengingat&lt;br /&gt;dalil yang sangat&lt;br /&gt;tegas dan jelas maka&lt;br /&gt;pendapat siapapun&lt;br /&gt;harus disingkirkan.&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Termasuk&lt;br /&gt;memperjual-belikan&lt;br /&gt;bagian hewan&lt;br /&gt;qurban adalah&lt;br /&gt;menukar kulit atau&lt;br /&gt;kepala dengan&lt;br /&gt;daging atau menjual&lt;br /&gt;kulit untuk kemudian&lt;br /&gt;dibelikan kambing.&lt;br /&gt;Karena hakekat jual-&lt;br /&gt;beli adalah tukar-&lt;br /&gt;menukar meskipun&lt;br /&gt;dengan selain uang.&lt;br /&gt;Transaksi jual-beli&lt;br /&gt;kulit hewan qurban&lt;br /&gt;yang belum&lt;br /&gt;dibagikan adalah&lt;br /&gt;transaksi yang tidak&lt;br /&gt;sah. Artinya penjual&lt;br /&gt;tidak boleh&lt;br /&gt;menerima uang hasil&lt;br /&gt;penjualan kulit dan&lt;br /&gt;pembeli tidak berhak&lt;br /&gt;menerima kulit yang&lt;br /&gt;dia beli. Hal ini&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;perkataan Al Baijuri:&lt;br /&gt;“Tidak sah jual beli&lt;br /&gt;(bagian dari hewan&lt;br /&gt;qurban) disamping&lt;br /&gt;transaksi ini adalah&lt;br /&gt;haram.” Beliau juga&lt;br /&gt;mengatakan: “Jual&lt;br /&gt;beli kulit hewan&lt;br /&gt;qurban juga tidak&lt;br /&gt;sah karena hadis&lt;br /&gt;yang diriwayatkan&lt;br /&gt;Hakim (baca: hadis di&lt;br /&gt;atas).” (Fiqh&lt;br /&gt;Syafi’i 2/311).&lt;br /&gt;Bagi orang yang&lt;br /&gt;menerima kulit&lt;br /&gt;dibolehkan&lt;br /&gt;memanfaatkan kulit&lt;br /&gt;sesuai keinginannya,&lt;br /&gt;baik dijual maupun&lt;br /&gt;untuk pemanfaatan&lt;br /&gt;lainnya, karena ini&lt;br /&gt;sudah menjadi&lt;br /&gt;haknya. Sedangkan&lt;br /&gt;menjual kulit yang&lt;br /&gt;dilarang adalah&lt;br /&gt;menjual kulit&lt;br /&gt;sebelum dibagikan&lt;br /&gt;(disedekahkan), baik&lt;br /&gt;yang dilakukan&lt;br /&gt;panitia maupun&lt;br /&gt;shohibul qurban.&lt;br /&gt;Larangan Mengupah&lt;br /&gt;Jagal Dengan Bagian&lt;br /&gt;Hewan Sembelihan&lt;br /&gt;Dari Ali bin Abi Thalib&lt;br /&gt;radhiallahu ‘anhu&lt;br /&gt;bahwa “Beliau&lt;br /&gt;pernah&lt;br /&gt;diperintahkan Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam untuk&lt;br /&gt;mengurusi&lt;br /&gt;penyembelihan&lt;br /&gt;ontanya dan agar&lt;br /&gt;membagikan seluruh&lt;br /&gt;bagian dari&lt;br /&gt;sembelihan onta&lt;br /&gt;tersebut, baik yang&lt;br /&gt;berupa daging, kulit&lt;br /&gt;tubuh maupun&lt;br /&gt;pelana. Dan dia tidak&lt;br /&gt;boleh&lt;br /&gt;memberikannya&lt;br /&gt;kepada jagal barang&lt;br /&gt;sedikitpun.” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;dan dalam lafaz&lt;br /&gt;lainnya beliau&lt;br /&gt;berkata, “Kami&lt;br /&gt;mengupahnya dari&lt;br /&gt;uang kami&lt;br /&gt;pribadi.” (HR.&lt;br /&gt;Muslim). Danini&lt;br /&gt;merupakan&lt;br /&gt;pendapat mayoritas&lt;br /&gt;ulama (lihat Shahih&lt;br /&gt;Fiqih Sunnah, II/379)&lt;br /&gt;Syaikh Abdullah Al&lt;br /&gt;Bassaam&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Tukang jagal tidak&lt;br /&gt;boleh diberi daging&lt;br /&gt;atau kulitnya&lt;br /&gt;sebagai bentuk upah&lt;br /&gt;atas pekerjaannya.&lt;br /&gt;Hal ini berdasarkan&lt;br /&gt;kesepakatan para&lt;br /&gt;ulama. Yang&lt;br /&gt;diperbolehkan&lt;br /&gt;adalah&lt;br /&gt;memberikannya&lt;br /&gt;sebagai bentuk&lt;br /&gt;hadiah jika dia&lt;br /&gt;termasuk orang&lt;br /&gt;kaya atau sebagai&lt;br /&gt;sedekah jika&lt;br /&gt;ternyata dia adalah&lt;br /&gt;miskin…..” (Taudhihul&lt;br /&gt;Ahkaam, IV/464).&lt;br /&gt;Pernyataan beliau&lt;br /&gt;semakna dengan&lt;br /&gt;pernyataan Ibn&lt;br /&gt;Qosim yang&lt;br /&gt;mengatakan:&lt;br /&gt;“Haram menjadikan&lt;br /&gt;bagian hewan&lt;br /&gt;qurban sebagai upah&lt;br /&gt;bagi jagal.”&lt;br /&gt;Perkataan beliau ini&lt;br /&gt;dikomentari oleh Al&lt;br /&gt;Baijuri: “Karena hal&lt;br /&gt;itu (mengupah jagal)&lt;br /&gt;semakna dengan jual&lt;br /&gt;beli. Namun jika jagal&lt;br /&gt;diberi bagian dari&lt;br /&gt;qurban dengan&lt;br /&gt;status sedekah&lt;br /&gt;bukan upah maka&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;haram.” (Hasyiyah&lt;br /&gt;Al Baijuri As Syafi’i&lt;br /&gt;2/311).&lt;br /&gt;Adapun bagi orang&lt;br /&gt;yang memperoleh&lt;br /&gt;hadiah atau sedekah&lt;br /&gt;daging qurban&lt;br /&gt;diperbolehkan&lt;br /&gt;memanfaatkannya&lt;br /&gt;sekehendaknya, bisa&lt;br /&gt;dimakan, dijual atau&lt;br /&gt;yang lainnya. Akan&lt;br /&gt;tetapi tidak&lt;br /&gt;diperkenankan&lt;br /&gt;menjualnya kembali&lt;br /&gt;kepada orang yang&lt;br /&gt;memberi hadiah atau&lt;br /&gt;sedekah kepadanya&lt;br /&gt;(Tata Cara Qurban&lt;br /&gt;Tuntunan Nabi, 69)&lt;br /&gt;Menyembelih Satu&lt;br /&gt;Kambing Untuk&lt;br /&gt;Makan-Makan&lt;br /&gt;Panitia? Atau Panitia&lt;br /&gt;Dapat Jatah Khusus?&lt;br /&gt;Status panitia&lt;br /&gt;maupun jagal dalam&lt;br /&gt;pengurusan hewan&lt;br /&gt;qurban adalah&lt;br /&gt;sebagai wakil dari&lt;br /&gt;shohibul qurban dan&lt;br /&gt;bukan amil (*****).&lt;br /&gt;Karena statusnya&lt;br /&gt;hanya sebagai wakil&lt;br /&gt;maka panitia qurban&lt;br /&gt;tidak diperkenankan&lt;br /&gt;mengambil bagian&lt;br /&gt;dari hewan qurban&lt;br /&gt;sebagai ganti dari&lt;br /&gt;jasa dalam&lt;br /&gt;mengurusi hewan&lt;br /&gt;qurban. Untuk lebih&lt;br /&gt;memudahkan bisa&lt;br /&gt;diperhatikan ilustrasi&lt;br /&gt;kasus berikut:&lt;br /&gt;Adi ingin mengirim&lt;br /&gt;uang Rp 1 juta&lt;br /&gt;kepada Budi. Karena&lt;br /&gt;tidak bisa ketemu&lt;br /&gt;langsung maka Adi&lt;br /&gt;mengutus Rudi untuk&lt;br /&gt;mengantarkan uang&lt;br /&gt;tersebut kepada&lt;br /&gt;Budi. Karena harus&lt;br /&gt;ada biaya transport&lt;br /&gt;dan biaya lainnya&lt;br /&gt;maka Adi&lt;br /&gt;memberikan&lt;br /&gt;sejumlah uang&lt;br /&gt;kepada Rudi.&lt;br /&gt;Bolehkah uang ini&lt;br /&gt;diambilkan dari uang&lt;br /&gt;Rp 1 juta yang akan&lt;br /&gt;dikirimkan kepada&lt;br /&gt;Budi?? Semua orang&lt;br /&gt;akan menjawab:&lt;br /&gt;“TIDAK BOLEH&lt;br /&gt;KARENA BERARTI&lt;br /&gt;MENGURANGI&lt;br /&gt;UANGNYA BUDI.”&lt;br /&gt;Status Rudi pada&lt;br /&gt;kasus di atas&lt;br /&gt;hanyalah sebagai&lt;br /&gt;wakil Adi. Demikian&lt;br /&gt;pula qurban. Status&lt;br /&gt;panitia hanya&lt;br /&gt;sebagai wakil&lt;br /&gt;pemilik hewan,&lt;br /&gt;sehingga dia tidak&lt;br /&gt;boleh mengambil&lt;br /&gt;bagian qurban&lt;br /&gt;sebagai ganti dari&lt;br /&gt;jasanya. Oleh karena&lt;br /&gt;itu, jika&lt;br /&gt;menyembelih satu&lt;br /&gt;kambing untuk&lt;br /&gt;makan-makan&lt;br /&gt;panitia, atau panitia&lt;br /&gt;dapat jatah khusus&lt;br /&gt;sebagai ganti jasa&lt;br /&gt;dari kerja yang&lt;br /&gt;dilakukan panitia&lt;br /&gt;maka ini tidak&lt;br /&gt;diperbolehkan.&lt;br /&gt;(*****) Sebagian&lt;br /&gt;orang menyamakan&lt;br /&gt;status panitia qurban&lt;br /&gt;sebagaimana status&lt;br /&gt;amil dalam zakat.&lt;br /&gt;Bahkan mereka&lt;br /&gt;meyebut panitia&lt;br /&gt;qurban dengan&lt;br /&gt;‘amil qurban’.&lt;br /&gt;Akibatnya mereka&lt;br /&gt;beranggapan panitia&lt;br /&gt;memiliki jatah&lt;br /&gt;khusus dari hewan&lt;br /&gt;qurban sebagaimana&lt;br /&gt;amil zakat memiliki&lt;br /&gt;jatah khusus dari&lt;br /&gt;harta zakat. Yang&lt;br /&gt;benar, amil zakat&lt;br /&gt;tidaklah sama&lt;br /&gt;dengan panitia&lt;br /&gt;pengurus qurban.&lt;br /&gt;Karena untuk bisa&lt;br /&gt;disebut amil, harus&lt;br /&gt;memenuhi beberapa&lt;br /&gt;persyaratan.&lt;br /&gt;Sementara pengurus&lt;br /&gt;qurban hanya&lt;br /&gt;sebatas wakil dari&lt;br /&gt;shohibul qurban,&lt;br /&gt;sebagaimana status&lt;br /&gt;sahabat Ali&lt;br /&gt;radhiallahu ‘anhu&lt;br /&gt;dalam mengurusi&lt;br /&gt;qurban Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam. Dan tidak&lt;br /&gt;ada riwayat Ali&lt;br /&gt;radhiallahu ‘anhu&lt;br /&gt;mendapat jatah&lt;br /&gt;khusus dari&lt;br /&gt;qurbannya Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam.&lt;br /&gt;Nasehat &amp; Solusi&lt;br /&gt;Untuk Masalah Kulit&lt;br /&gt;Satu penyakit kronis&lt;br /&gt;yang menimpa&lt;br /&gt;ibadah qurban kaum&lt;br /&gt;muslimin bangsa&lt;br /&gt;kita, mereka tidak&lt;br /&gt;bisa lepas dari ‘fiqh&lt;br /&gt;praktis’ menjual&lt;br /&gt;kulit atau menggaji&lt;br /&gt;jagal dengan kulit.&lt;br /&gt;Memang kita akui ini&lt;br /&gt;adalah jalan pintas&lt;br /&gt;yang paling cepat&lt;br /&gt;untuk melepaskan&lt;br /&gt;diri dari tanggungan&lt;br /&gt;mengurusi kulit.&lt;br /&gt;Namun apakah jalan&lt;br /&gt;pintas cepat ini&lt;br /&gt;menjamin&lt;br /&gt;keselamatan???&lt;br /&gt;Bertaqwalah kepada&lt;br /&gt;Allah wahai kaum&lt;br /&gt;muslimin…&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;ibadah qurban telah&lt;br /&gt;diatur dengan indah&lt;br /&gt;dan rapi oleh Sang&lt;br /&gt;Peletak Syari’ah.&lt;br /&gt;Jangan coba-coba&lt;br /&gt;untuk keluar dari&lt;br /&gt;aturan ini karena&lt;br /&gt;bisa jadi qurban kita&lt;br /&gt;tidak sah.&lt;br /&gt;Berusahalah untuk&lt;br /&gt;senantiasa berjalan&lt;br /&gt;sesuai syari’at&lt;br /&gt;meskipun jalurnya&lt;br /&gt;‘kelihatannya’&lt;br /&gt;lebih panjang dan&lt;br /&gt;sedikit menyibukkan.&lt;br /&gt;Jangan pula&lt;br /&gt;terkecoh dengan&lt;br /&gt;pendapat sebagian&lt;br /&gt;orang, baik ulama&lt;br /&gt;maupun yang ngaku-&lt;br /&gt;ngaku ulama, karena&lt;br /&gt;orang yang berhak&lt;br /&gt;untuk ditaati secara&lt;br /&gt;mutlak hanya satu&lt;br /&gt;yaitu Nabi kita&lt;br /&gt;Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam. Maka&lt;br /&gt;semua pendapat&lt;br /&gt;yang bertentangan&lt;br /&gt;dengan hadis beliau&lt;br /&gt;harus dibuang jauh-&lt;br /&gt;jauh.&lt;br /&gt;Tidak perlu bingung&lt;br /&gt;dan merasa repot.&lt;br /&gt;Bukankah Ali bin Abi&lt;br /&gt;Thalib radhiallahu&lt;br /&gt;‘anhu pernah&lt;br /&gt;mengurusi&lt;br /&gt;qurbannya Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam yang&lt;br /&gt;jumlahnya 100 ekor&lt;br /&gt;onta?! Tapi tidak ada&lt;br /&gt;dalam catatan&lt;br /&gt;sejarah Ali bin Abi&lt;br /&gt;thalib radhiallahu&lt;br /&gt;‘anhu bingung&lt;br /&gt;ngurusi kulit dan&lt;br /&gt;kepala. Demikianlah&lt;br /&gt;kemudahan yang&lt;br /&gt;Allah berikan bagi&lt;br /&gt;orang yang 100%&lt;br /&gt;mengikuti aturan&lt;br /&gt;syari’at. Namun&lt;br /&gt;bagi mereka (baca:&lt;br /&gt;panitia) yang masih&lt;br /&gt;merasa bingung&lt;br /&gt;ngurusi kulit, bisa&lt;br /&gt;dilakukan beberapa&lt;br /&gt;solusi berikut:&lt;br /&gt;Kumpulkan semua&lt;br /&gt;kulit, kepala, dan&lt;br /&gt;kaki hewan qurban.&lt;br /&gt;Tunjuk sejumlah&lt;br /&gt;orang miskin sebagai&lt;br /&gt;sasaran penerima&lt;br /&gt;kulit. Tidak perlu&lt;br /&gt;diantar ke&lt;br /&gt;rumahnya, tapi&lt;br /&gt;cukup hubungi&lt;br /&gt;mereka dan&lt;br /&gt;sampaikan bahwa&lt;br /&gt;panitia siap&lt;br /&gt;menjualkan kulit&lt;br /&gt;yang sudah menjadi&lt;br /&gt;hak mereka. Dengan&lt;br /&gt;demikian, status&lt;br /&gt;panitia dalam hal ini&lt;br /&gt;adalah sebagai wakil&lt;br /&gt;bagi pemilik kulit&lt;br /&gt;untuk menjualkan&lt;br /&gt;kulit, bukan wakil&lt;br /&gt;dari shohibul qurban&lt;br /&gt;dalam menjual kulit.&lt;br /&gt;Serahkan semua&lt;br /&gt;atau sebagian kulit&lt;br /&gt;kepada yayasan&lt;br /&gt;islam sosial&lt;br /&gt;(misalnya panti&lt;br /&gt;asuhan atau pondok&lt;br /&gt;pesantren).&lt;br /&gt;(Terdapat Fatwa&lt;br /&gt;Lajnah yang&lt;br /&gt;membolehkan&lt;br /&gt;menyerahkan bagian&lt;br /&gt;hewan qurban&lt;br /&gt;kepada yayasan).&lt;br /&gt;Mengirim sejumlah&lt;br /&gt;uang untuk dibelikan&lt;br /&gt;hewan qurban di&lt;br /&gt;tempat tujuan (di&lt;br /&gt;luar daerah pemilik&lt;br /&gt;hewan) dan&lt;br /&gt;disembelih di tempat&lt;br /&gt;tersebut? atau&lt;br /&gt;mengirimkan hewan&lt;br /&gt;hidup ke tempat lain&lt;br /&gt;untuk di sembelih di&lt;br /&gt;sana?&lt;br /&gt;Pada asalnya tempat&lt;br /&gt;menyembelih qurban&lt;br /&gt;adalah daerah orang&lt;br /&gt;yang berqurban.&lt;br /&gt;Karena orang-orang&lt;br /&gt;yang miskin di&lt;br /&gt;daerahnya itulah&lt;br /&gt;yang lebih berhak&lt;br /&gt;untuk disantuni.&lt;br /&gt;Sebagian syafi’iyah&lt;br /&gt;mengharamkan&lt;br /&gt;mengirim hewan&lt;br /&gt;qurban atau uang&lt;br /&gt;untuk membeli&lt;br /&gt;hewan qurban ke&lt;br /&gt;tempat lain – di luar&lt;br /&gt;tempat tinggal&lt;br /&gt;shohibul qurban –&lt;br /&gt;selama tidak ada&lt;br /&gt;maslahat yang&lt;br /&gt;menuntut hal itu,&lt;br /&gt;seperti penduduk&lt;br /&gt;tempat shohibul&lt;br /&gt;qurban yang sudah&lt;br /&gt;kaya sementara&lt;br /&gt;penduduk tempat&lt;br /&gt;lain sangat&lt;br /&gt;membutuhkan.&lt;br /&gt;Sebagian ulama&lt;br /&gt;membolehkan&lt;br /&gt;secara mutlak&lt;br /&gt;(meskipun tidak ada&lt;br /&gt;tuntutan maslahat).&lt;br /&gt;Sebagai jalan keluar&lt;br /&gt;dari perbedaan&lt;br /&gt;pendapat, sebagian&lt;br /&gt;ulama&lt;br /&gt;menasehatkan agar&lt;br /&gt;tidak mengirim&lt;br /&gt;hewan qurban ke&lt;br /&gt;selain tempat&lt;br /&gt;tinggalnya. Artinya&lt;br /&gt;tetap disembelih di&lt;br /&gt;daerah shohibul&lt;br /&gt;qurban dan yang&lt;br /&gt;dikirim keluar adalah&lt;br /&gt;dagingnya. (lih.&lt;br /&gt;Fatwa Syabakah&lt;br /&gt;Islamiyah no. 2997,&lt;br /&gt;29048, dan 29843 &amp;&lt;br /&gt;Shahih Fiqih Sunnah,&lt;br /&gt;II/380&lt;br /&gt;Kesimpulannya,&lt;br /&gt;berqurban dengan&lt;br /&gt;model seperti ini&lt;br /&gt;(mengirim hewan&lt;br /&gt;atau uang dan bukan&lt;br /&gt;daging) termasuk&lt;br /&gt;qurban yang sah&lt;br /&gt;namun menyelisihi&lt;br /&gt;sunnah Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam karena&lt;br /&gt;tiga hal:&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;dan para sahabat&lt;br /&gt;radiallahu ‘anhum&lt;br /&gt;tidak pernah&lt;br /&gt;mengajarkannya&lt;br /&gt;Hilangnya sunnah&lt;br /&gt;anjuran untuk&lt;br /&gt;disembelih sendiri&lt;br /&gt;oleh shohibul qurban&lt;br /&gt;Hilangnya sunnah&lt;br /&gt;anjuran untuk&lt;br /&gt;makan bagian dari&lt;br /&gt;hewan qurban.&lt;br /&gt;Wallaahu waliyut&lt;br /&gt;taufiq.&lt;br /&gt;Bagi para pembaca&lt;br /&gt;yang ingin membaca&lt;br /&gt;penjelasan yang&lt;br /&gt;lebih lengkap dan&lt;br /&gt;memuaskan silakan&lt;br /&gt;baca buku Tata Cara&lt;br /&gt;Qurban Tuntunan&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;yang diterjemahkan&lt;br /&gt;Ustadz Aris&lt;br /&gt;Munandar&lt;br /&gt;hafizhahullah dari&lt;br /&gt;Talkhish Kitab&lt;br /&gt;Ahkaam Udh-hiyah&lt;br /&gt;wadz Dzakaah karya&lt;br /&gt;Syaikh Al Utsaimin&lt;br /&gt;rahimahullah,&lt;br /&gt;penerbit Media&lt;br /&gt;Hidayah. Semoga&lt;br /&gt;risalah yang ringkas&lt;br /&gt;sebagai pelengkap&lt;br /&gt;untuk tulisan&lt;br /&gt;saudaraku Abu&lt;br /&gt;Muslih hafizhahullah&lt;br /&gt;ini bermanfaat dan&lt;br /&gt;menjadi amal yang&lt;br /&gt;diterima oleh Allah&lt;br /&gt;ta’ala,&lt;br /&gt;sesungguhnya Dia&lt;br /&gt;Maha Pemurah lagi&lt;br /&gt;Maha Mulia.&lt;br /&gt;Shalawat dan salam&lt;br /&gt;semoga terlimpah&lt;br /&gt;kepada Nabi&lt;br /&gt;Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam, serta&lt;br /&gt;seluruh pengikut&lt;br /&gt;beliau yang setia.&lt;br /&gt;Alhamdulillaahi&lt;br /&gt;Rabbil ‘aalamiin.&lt;br /&gt;Yogyakarta, 1 Dzul&lt;br /&gt;hijjah 1428&lt;br /&gt;Keutamaan Tanggal&lt;br /&gt;1 Sampai 10 Dzul&lt;br /&gt;Hijjah&lt;br /&gt;Dari Ibn Abbas&lt;br /&gt;radhiallahu ‘anhu&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda:&lt;br /&gt;ام نم ماّيأ لمعلا&lt;br /&gt;حلاّصلا اهيف ّبحأ ىلإ&lt;br /&gt;هّللا نم هذه ماّيألا –&lt;br /&gt;ينعي ماّيأ رشعلا –&lt;br /&gt;اولاق : اي لوسر هّللا&lt;br /&gt;الو داهجلا يف ليبس&lt;br /&gt;هّللا ؟ لاق : الو&lt;br /&gt;داهجلا يف ليبس هّللا ،&lt;br /&gt;ّالإ لجر جرخ هسفنب&lt;br /&gt;هلامو ، ملف عجري نم&lt;br /&gt;كلذ ءيشب .&lt;br /&gt;“Tidak ada satu&lt;br /&gt;amal sholeh yang&lt;br /&gt;lebih dicintai oleh&lt;br /&gt;Allah melebihi amal&lt;br /&gt;sholeh yang&lt;br /&gt;dilakukan selama 10&lt;br /&gt;hari pertama bulan&lt;br /&gt;Dzul Hijjah.” Para&lt;br /&gt;sahabat bertanya:&lt;br /&gt;“Tidak pula jihad?”&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;menjawab: “Tidak&lt;br /&gt;pula jihad, kecuali&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;berangkat jihad&lt;br /&gt;dengan jiwa dan&lt;br /&gt;hartanya namun&lt;br /&gt;tidak ada yang&lt;br /&gt;kembali&lt;br /&gt;satupun.” (HR. Abu&lt;br /&gt;Daud &amp; dishahihkan&lt;br /&gt;Syaikh Al Albani)&lt;br /&gt;Berdasarkan hadis&lt;br /&gt;tersebut, ulama’&lt;br /&gt;sepakat&lt;br /&gt;dianjurkannya&lt;br /&gt;berpuasa selama 8&lt;br /&gt;hari pertama bulan&lt;br /&gt;Dzul hijjah. Dan lebih&lt;br /&gt;ditekankan lagi pada&lt;br /&gt;tanggal 9 Dzul Hijjah&lt;br /&gt;(Hari ‘Arafah)&lt;br /&gt;Diceritakan oleh Al&lt;br /&gt;Mundziri dalam At&lt;br /&gt;Targhib (2/150)&lt;br /&gt;bahwa Sa’id bin&lt;br /&gt;Jubair (Murid terbaik&lt;br /&gt;Ibn Abbas) ketika&lt;br /&gt;memasuki tanggal&lt;br /&gt;satu Dzul Hijjah,&lt;br /&gt;beliau sangat&lt;br /&gt;bersungguh-sungguh&lt;br /&gt;dalam beribadah&lt;br /&gt;sampai hampir tidak&lt;br /&gt;bisa mampu&lt;br /&gt;melakukannya.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan&lt;br /&gt;Puasa Hari Tarwiyah&lt;br /&gt;(8 Dzul Hijjah) Secara&lt;br /&gt;Khusus?&lt;br /&gt;Terdapat hadis yang&lt;br /&gt;menyatakan:&lt;br /&gt;“Orang yang&lt;br /&gt;berpuasa pada hari&lt;br /&gt;tarwiyah maka&lt;br /&gt;baginya pahala&lt;br /&gt;puasa satu tahun.”&lt;br /&gt;Namun hadis ini&lt;br /&gt;hadits palsu&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;ditegaskan oleh Ibnul&lt;br /&gt;Zauzy (Al&lt;br /&gt;Maudhu’at 2/198),&lt;br /&gt;As Suyuthi (Al&lt;br /&gt;Masnu’ 2/107), As&lt;br /&gt;Syaukani (Al&lt;br /&gt;Fawaidul&lt;br /&gt;Majmu’ah).&lt;br /&gt;Oleh karena itu, tidak&lt;br /&gt;perlu berniat khusus&lt;br /&gt;untuk berpuasa pada&lt;br /&gt;tanggal 8 Dzul Hijjah&lt;br /&gt;karena hadisnya&lt;br /&gt;dhaif. Namun jika&lt;br /&gt;berpuasa karena&lt;br /&gt;mengamalkan&lt;br /&gt;keumuman hadis&lt;br /&gt;shahih di atas maka&lt;br /&gt;diperbolehkan.&lt;br /&gt;(disarikan dari Fatwa&lt;br /&gt;Yas-aluunaka, Syaikh&lt;br /&gt;Hissamuddin&lt;br /&gt;‘Affaanah).&lt;br /&gt;Wallaahu a’lam.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Penulis: Ammi Nur&lt;br /&gt;Baits&lt;br /&gt;Artikel&lt;br /&gt;www.muslim.or.id&lt;br /&gt;Artikel ini merupakan&lt;br /&gt;tulisan yang&lt;br /&gt;melengkapi artikel&lt;br /&gt;tentang Fiqh Qurban&lt;br /&gt;yang ditulis Al Akh Al&lt;br /&gt;Fadhil Abu Mushlih&lt;br /&gt;Ari Wahyudi&lt;br /&gt;12&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-8742633261995208501?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/8742633261995208501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/fiqih-qurban-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8742633261995208501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8742633261995208501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/fiqih-qurban-2.html' title='Fiqih Qurban 2'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-5895302807880882149</id><published>2009-10-31T06:28:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T06:36:15.630-07:00</updated><title type='text'>Fiqih Qurban 1</title><content type='html'>Allah subhanahu&lt;br /&gt;wa ta’ala&lt;br /&gt;berfirman yang&lt;br /&gt;artinya, Maka&lt;br /&gt;shalatlah untuk&lt;br /&gt;Rabbmu dan&lt;br /&gt;sembelihlah&lt;br /&gt;hewan.” (QS. Al&lt;br /&gt;Kautsar: 2). Syaikh&lt;br /&gt;Abdullah Alu&lt;br /&gt;Bassaam&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Sebagian ulama&lt;br /&gt;ahli tafsir&lt;br /&gt;mengatakan; Yang&lt;br /&gt;dimaksud dengan&lt;br /&gt;menyembelih hewan&lt;br /&gt;adalah menyembelih&lt;br /&gt;hewan qurban&lt;br /&gt;setelah shalat Ied.”&lt;br /&gt;Pendapat ini&lt;br /&gt;dinukilkan dari&lt;br /&gt;Qatadah, Atha’ dan&lt;br /&gt;Ikrimah (Taisirul&lt;br /&gt;‘Allaam, 534&lt;br /&gt;Taudhihul Ahkaam,&lt;br /&gt;IV/450. Lihat juga&lt;br /&gt;Shahih Fiqih Sunnah&lt;br /&gt;II/366). Dalam istilah&lt;br /&gt;ilmu fiqih hewan&lt;br /&gt;qurban biasa disebut&lt;br /&gt;dengan nama Al Udh-&lt;br /&gt;hiyah yang bentuk&lt;br /&gt;jamaknya Al Adhaahi&lt;br /&gt;(dengan huruf ha’&lt;br /&gt;tipis)&lt;br /&gt;Pengertian Udh-&lt;br /&gt;hiyah&lt;br /&gt;Udh-hiyah adalah&lt;br /&gt;hewan ternak yang&lt;br /&gt;disembelih pada hari&lt;br /&gt;Iedul Adha dan hari&lt;br /&gt;Tasyriq dalam&lt;br /&gt;rangka&lt;br /&gt;mendekatkan diri&lt;br /&gt;kepada Allah karena&lt;br /&gt;datangnya hari raya&lt;br /&gt;tersebut (lihat Al&lt;br /&gt;Wajiz, 405 dan&lt;br /&gt;Shahih Fiqih Sunnah&lt;br /&gt;II/366)&lt;br /&gt;Keutamaan Qurban&lt;br /&gt;Menyembelih qurban&lt;br /&gt;termasuk amal salih&lt;br /&gt;yang paling utama.&lt;br /&gt;Ibunda ‘Aisyah&lt;br /&gt;radhiyallahu’anha&lt;br /&gt;menceritakan bahwa&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda, “Tidaklah&lt;br /&gt;anak Adam&lt;br /&gt;melakukan suatu&lt;br /&gt;amalan pada hari&lt;br /&gt;Nahr (Iedul Adha)&lt;br /&gt;yang lebih dicintai&lt;br /&gt;oleh Allah melebihi&lt;br /&gt;mengalirkan darah&lt;br /&gt;(qurban), maka&lt;br /&gt;hendaknya kalian&lt;br /&gt;merasa senang&lt;br /&gt;karenanya.” (HR.&lt;br /&gt;Tirmidzi, Ibnu Majah&lt;br /&gt;dan Al Hakim dengan&lt;br /&gt;sanad sahih, lihat&lt;br /&gt;Taudhihul Ahkam,&lt;br /&gt;IV/450)&lt;br /&gt;Hadis di atas&lt;br /&gt;didhaifkan oleh&lt;br /&gt;Syaikh Al Albani&lt;br /&gt;(dhaif Ibn Majah,&lt;br /&gt;671). Namun&lt;br /&gt;kegoncangan hadis&lt;br /&gt;di atas tidaklah&lt;br /&gt;menyebabkan&lt;br /&gt;hilangnya&lt;br /&gt;keutamaan&lt;br /&gt;berqurban. Banyak&lt;br /&gt;ulama menjelaskan&lt;br /&gt;bahwa menyembelih&lt;br /&gt;hewan qurban pada&lt;br /&gt;hari idul Adlha lebih&lt;br /&gt;utama dari pada&lt;br /&gt;sedekah yang senilai&lt;br /&gt;atau harga hewan&lt;br /&gt;qurban atau bahkan&lt;br /&gt;sedekah yang lebih&lt;br /&gt;banyak dari pada&lt;br /&gt;nilai hewan qurban.&lt;br /&gt;Karena maksud&lt;br /&gt;terpenting dalam&lt;br /&gt;berqurban adalah&lt;br /&gt;mendekatkan diri&lt;br /&gt;kepada Allah.&lt;br /&gt;Disamping itu,&lt;br /&gt;menyembelih qurban&lt;br /&gt;lebih menampakkan&lt;br /&gt;syi’ar islam dan&lt;br /&gt;lebih sesuai dengan&lt;br /&gt;sunnah. (lih. Shahih&lt;br /&gt;Fiqh Sunnah 2/379 &amp;&lt;br /&gt;Syarhul Mumthi’&lt;br /&gt;7/521)&lt;br /&gt;Hukum Qurban&lt;br /&gt;Dalam hal ini para&lt;br /&gt;ulama terbagi dalam&lt;br /&gt;dua pendapat:&lt;br /&gt;Pertama, wajib bagi&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;berkelapangan.&lt;br /&gt;Ulama yang&lt;br /&gt;berpendapat&lt;br /&gt;demikian adalah&lt;br /&gt;Rabi’ah (guru Imam&lt;br /&gt;Malik), Al Auza’i,&lt;br /&gt;Abu Hanifah, Imam&lt;br /&gt;Ahmad dalam salah&lt;br /&gt;satu pendapatnya,&lt;br /&gt;Laits bin Sa’ad&lt;br /&gt;serta sebagian&lt;br /&gt;ulama pengikut&lt;br /&gt;Imam Malik, Syaikhul&lt;br /&gt;Islam Ibnu Taimiyah,&lt;br /&gt;dan Syaikh Ibnu&lt;br /&gt;‘Utsaimin&lt;br /&gt;rahimahumullah.&lt;br /&gt;Syaikh Ibn Utsaimin&lt;br /&gt;mengatakan:&lt;br /&gt;“Pendapat yang&lt;br /&gt;menyatakan wajib&lt;br /&gt;itu tampak lebih kuat&lt;br /&gt;dari pada pendapat&lt;br /&gt;yang menyatakan&lt;br /&gt;tidak wajib. Akan&lt;br /&gt;tetapi hal itu hanya&lt;br /&gt;diwajibkan bagi yang&lt;br /&gt;mampu…” (lih.&lt;br /&gt;Syarhul Mumti’,&lt;br /&gt;III/408) Diantara&lt;br /&gt;dalilnya adalah&lt;br /&gt;hadits Abu Hurairah&lt;br /&gt;yang menyatakan&lt;br /&gt;bahwa Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang&lt;br /&gt;berkelapangan&lt;br /&gt;(harta) namun tidak&lt;br /&gt;mau berqurban&lt;br /&gt;maka jangan sekali-&lt;br /&gt;kali mendekati&lt;br /&gt;tempat shalat&lt;br /&gt;kami.” (HR. Ibnu&lt;br /&gt;Majah 3123, Al Hakim&lt;br /&gt;7672 dan dihasankan&lt;br /&gt;oleh Syaikh Al Albani)&lt;br /&gt;Pendapat kedua&lt;br /&gt;menyatakan Sunnah&lt;br /&gt;Mu’akkadah&lt;br /&gt;(ditekankan). Dan ini&lt;br /&gt;adalah pendapat&lt;br /&gt;mayoritas ulama&lt;br /&gt;yaitu Malik, Syafi’i,&lt;br /&gt;Ahmad, Ibnu Hazm&lt;br /&gt;dan lain-lain. Ulama&lt;br /&gt;yang mengambil&lt;br /&gt;pendapat ini berdalil&lt;br /&gt;dengan riwayat dari&lt;br /&gt;Abu Mas’ud Al&lt;br /&gt;Anshari radhiyallahu&lt;br /&gt;‘anhu. Beliau&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Sesungguhnya aku&lt;br /&gt;sedang tidak akan&lt;br /&gt;berqurban. Padahal&lt;br /&gt;aku adalah orang&lt;br /&gt;yang berkelapangan.&lt;br /&gt;Itu kulakukan karena&lt;br /&gt;aku khawatir kalau-&lt;br /&gt;kalau tetanggaku&lt;br /&gt;mengira qurban itu&lt;br /&gt;adalah wajib&lt;br /&gt;bagiku.” (HR. Abdur&lt;br /&gt;Razzaq dan Baihaqi&lt;br /&gt;dengan sanad&lt;br /&gt;shahih). Demikian&lt;br /&gt;pula dikatakan oleh&lt;br /&gt;Abu Sarihah, “Aku&lt;br /&gt;melihat Abu Bakar&lt;br /&gt;dan Umar sementara&lt;br /&gt;mereka berdua tidak&lt;br /&gt;berqurban.” (HR.&lt;br /&gt;Abdur Razzaaq dan&lt;br /&gt;Baihaqi, sanadnya&lt;br /&gt;shahih) Ibnu Hazm&lt;br /&gt;berkata, “Tidak ada&lt;br /&gt;riwayat sahih dari&lt;br /&gt;seorang sahabatpun&lt;br /&gt;yang menyatakan&lt;br /&gt;bahwa qurban itu&lt;br /&gt;wajib.” (lihat Shahih&lt;br /&gt;Fiqih Sunnah,&lt;br /&gt;II/367-368, Taudhihul&lt;br /&gt;Ahkaam, IV/454)&lt;br /&gt;Dalil-dalil di atas&lt;br /&gt;merupakan dalil&lt;br /&gt;pokok yang&lt;br /&gt;digunakan masing-&lt;br /&gt;masing pendapat.&lt;br /&gt;Jika dijabarkan&lt;br /&gt;semuanya&lt;br /&gt;menunjukkan&lt;br /&gt;masing-masing&lt;br /&gt;pendapat sama kuat.&lt;br /&gt;Sebagian ulama&lt;br /&gt;memberikan jalan&lt;br /&gt;keluar dari&lt;br /&gt;perselisihan dengan&lt;br /&gt;menasehatkan: “…&lt;br /&gt;selayaknya bagi&lt;br /&gt;mereka yang&lt;br /&gt;mampu, tidak&lt;br /&gt;meninggalkan&lt;br /&gt;berqurban. Karena&lt;br /&gt;dengan berqurban&lt;br /&gt;akan lebih&lt;br /&gt;menenangkan hati&lt;br /&gt;dan melepaskan&lt;br /&gt;tanggungan, wallahu&lt;br /&gt;a’lam.” (Tafsir&lt;br /&gt;Adwa’ul Bayan,&lt;br /&gt;1120)&lt;br /&gt;Yakinlah…! bagi&lt;br /&gt;mereka yang&lt;br /&gt;berqurban, Allah&lt;br /&gt;akan segera&lt;br /&gt;memberikan ganti&lt;br /&gt;biaya qurban yang&lt;br /&gt;dia keluarkan.&lt;br /&gt;Karena setiap pagi&lt;br /&gt;Allah mengutus dua&lt;br /&gt;malaikat, yang satu&lt;br /&gt;berdo’a: “Yaa&lt;br /&gt;Allah, berikanlah&lt;br /&gt;ganti bagi orang&lt;br /&gt;yang berinfaq.” Dan&lt;br /&gt;yang kedua&lt;br /&gt;berdo’a: “Yaa&lt;br /&gt;Allah, berikanlah&lt;br /&gt;kehancuran bagi&lt;br /&gt;orang yang menahan&lt;br /&gt;hartanya&lt;br /&gt;(pelit).” (HR. Al&lt;br /&gt;Bukhari 1374 &amp;&lt;br /&gt;Muslim 1010).&lt;br /&gt;Hewan yang Boleh&lt;br /&gt;Digunakan Untuk&lt;br /&gt;Qurban&lt;br /&gt;Hewan qurban hanya&lt;br /&gt;boleh dari kalangan&lt;br /&gt;Bahiimatul Al&lt;br /&gt;An’aam (hewan&lt;br /&gt;ternak tertentu)&lt;br /&gt;yaitu onta, sapi atau&lt;br /&gt;kambing dan tidak&lt;br /&gt;boleh selain itu.&lt;br /&gt;Bahkan sekelompok&lt;br /&gt;ulama menukilkan&lt;br /&gt;adanya&lt;br /&gt;ijma’ (kesepakatan)&lt;br /&gt;bahwasanya qurban&lt;br /&gt;tidak sah kecuali&lt;br /&gt;dengan hewan-&lt;br /&gt;hewan tersebut&lt;br /&gt;(lihat Shahih Fiqih&lt;br /&gt;Sunnah, II/369 dan Al&lt;br /&gt;Wajiz 406) Dalilnya&lt;br /&gt;adalah firman Allah&lt;br /&gt;yang artinya, “Dan&lt;br /&gt;bagi setiap umat&lt;br /&gt;Kami berikan&lt;br /&gt;tuntunan berqurban&lt;br /&gt;agar kalian&lt;br /&gt;mengingat nama&lt;br /&gt;Allah atas rezki yang&lt;br /&gt;dilimpahkan kepada&lt;br /&gt;kalian berupa&lt;br /&gt;hewan-hewan&lt;br /&gt;ternak (bahiimatul&lt;br /&gt;an’aam).” (QS. Al&lt;br /&gt;Hajj: 34) Syaikh Ibnu&lt;br /&gt;‘Utsaimin&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Bahkan jika&lt;br /&gt;seandainya ada&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;berqurban dengan&lt;br /&gt;jenis hewan lain&lt;br /&gt;yang lebih mahal dari&lt;br /&gt;pada jenis ternak&lt;br /&gt;tersebut maka&lt;br /&gt;qurbannya tidak sah.&lt;br /&gt;Andaikan dia lebih&lt;br /&gt;memilih untuk&lt;br /&gt;berqurban seekor&lt;br /&gt;kuda seharga 10.000&lt;br /&gt;real sedangkan&lt;br /&gt;seekor kambing&lt;br /&gt;harganya hanya 300&lt;br /&gt;real maka qurbannya&lt;br /&gt;(dengan kuda) itu&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;sah…” (Syarhul&lt;br /&gt;Mumti’, III/409)&lt;br /&gt;Seekor Kambing&lt;br /&gt;Untuk Satu Keluarga&lt;br /&gt;Seekor kambing&lt;br /&gt;cukup untuk qurban&lt;br /&gt;satu keluarga, dan&lt;br /&gt;pahalanya mencakup&lt;br /&gt;seluruh anggota&lt;br /&gt;keluarga meskipun&lt;br /&gt;jumlahnya banyak&lt;br /&gt;atau bahkan yang&lt;br /&gt;sudah meninggal&lt;br /&gt;dunia. Sebagaimana&lt;br /&gt;hadits Abu Ayyub&lt;br /&gt;radhiyallahu’anhu&lt;br /&gt;yang mengatakan,&lt;br /&gt;“Pada masa&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;seseorang (suami)&lt;br /&gt;menyembelih seekor&lt;br /&gt;kambing sebagai&lt;br /&gt;qurban bagi dirinya&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;keluarganya.” (HR.&lt;br /&gt;Tirmidzi dan beliau&lt;br /&gt;menilainya shahih,&lt;br /&gt;lihat Minhaajul&lt;br /&gt;Muslim, 264 dan&lt;br /&gt;266).&lt;br /&gt;Oleh karena itu, tidak&lt;br /&gt;selayaknya&lt;br /&gt;seseorang&lt;br /&gt;mengkhususkan&lt;br /&gt;qurban untuk salah&lt;br /&gt;satu anggota&lt;br /&gt;keluarganya&lt;br /&gt;tertentu, misalnya&lt;br /&gt;kambing 1 untuk&lt;br /&gt;anak si A, kambing 2&lt;br /&gt;untuk anak si B,&lt;br /&gt;karunia dan&lt;br /&gt;kemurahan Allah&lt;br /&gt;sangat luas maka&lt;br /&gt;tidak perlu dibatasi.&lt;br /&gt;Bahkan Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam berqurban&lt;br /&gt;untuk seluruh dirinya&lt;br /&gt;dan seluruh&lt;br /&gt;umatnya. Suatu&lt;br /&gt;ketika beliau hendak&lt;br /&gt;menyembelih&lt;br /&gt;kambing qurban.&lt;br /&gt;Sebelum&lt;br /&gt;menyembelih beliau&lt;br /&gt;mengatakan:”Yaa&lt;br /&gt;Allah ini – qurban –&lt;br /&gt;dariku dan dari&lt;br /&gt;umatku yang tidak&lt;br /&gt;berqurban.” (HR.&lt;br /&gt;Abu Daud 2810 &amp; Al&lt;br /&gt;Hakim 4/229 dan&lt;br /&gt;dishahihkan Syaikh&lt;br /&gt;Al Albani dalam Al&lt;br /&gt;Irwa’ 4/349).&lt;br /&gt;Berdasarkan hadis&lt;br /&gt;ini, Syaikh Ali bin&lt;br /&gt;Hasan Al Halaby&lt;br /&gt;mengatakan:&lt;br /&gt;“Kaum muslimin&lt;br /&gt;yang tidak mampu&lt;br /&gt;berqurban,&lt;br /&gt;mendapatkan pahala&lt;br /&gt;sebagaimana orang&lt;br /&gt;berqurban dari umat&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam.”&lt;br /&gt;Adapun yang&lt;br /&gt;dimaksud: “…&lt;br /&gt;kambing hanya boleh&lt;br /&gt;untuk satu orang,&lt;br /&gt;sapi untuk tujuh&lt;br /&gt;orang, dan onta 10&lt;br /&gt;orang…” adalah&lt;br /&gt;biaya pengadaannya.&lt;br /&gt;Biaya pengadaan&lt;br /&gt;kambing hanya boleh&lt;br /&gt;dari satu orang,&lt;br /&gt;biaya pengadaan&lt;br /&gt;sapi hanya boleh dari&lt;br /&gt;maksimal tujuh&lt;br /&gt;orang dst.&lt;br /&gt;Namun seandainya&lt;br /&gt;ada orang yang&lt;br /&gt;hendak membantu&lt;br /&gt;shohibul qurban yang&lt;br /&gt;kekurangan biaya&lt;br /&gt;untuk membeli&lt;br /&gt;hewan, maka&lt;br /&gt;diperbolehkan dan&lt;br /&gt;tidak mempengaruhi&lt;br /&gt;status qurbannya.&lt;br /&gt;Dan status bantuan&lt;br /&gt;di sini adalah hadiah&lt;br /&gt;bagi shohibul qurban.&lt;br /&gt;Apakah harus izin&lt;br /&gt;terlebih dahulu&lt;br /&gt;kepada pemilik&lt;br /&gt;hewan?&lt;br /&gt;Jawab: Tidak harus,&lt;br /&gt;karena dalam&lt;br /&gt;transaksi hadiah&lt;br /&gt;tidak dipersyaratkan&lt;br /&gt;memberitahukan&lt;br /&gt;kepada orang yang&lt;br /&gt;diberi sedekah.&lt;br /&gt;Ketentuan Untuk&lt;br /&gt;Sapi &amp; Onta&lt;br /&gt;Seekor Sapi&lt;br /&gt;dijadikan qurban&lt;br /&gt;untuk 7 orang.&lt;br /&gt;Sedangkan seekor&lt;br /&gt;onta untuk 10 orang.&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas&lt;br /&gt;radhiyallahu’anhu&lt;br /&gt;beliau mengatakan,&lt;br /&gt;“Dahulu kami penah&lt;br /&gt;bersafar bersama&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;lalu tibalah hari raya&lt;br /&gt;Iedul Adha maka&lt;br /&gt;kami pun berserikat&lt;br /&gt;sepuluh orang untuk&lt;br /&gt;qurban seekor onta.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk&lt;br /&gt;seekor sapi kami&lt;br /&gt;berserikat sebanyak&lt;br /&gt;tujuh&lt;br /&gt;orang.” (Shahih&lt;br /&gt;Sunan Ibnu Majah&lt;br /&gt;2536, Al Wajiz, hal.&lt;br /&gt;406)&lt;br /&gt;Dalam masalah&lt;br /&gt;pahala, ketentuan&lt;br /&gt;qurban sapi sama&lt;br /&gt;dengan ketentuan&lt;br /&gt;qurban kambing.&lt;br /&gt;Artinya urunan 7&lt;br /&gt;orang untuk qurban&lt;br /&gt;seekor sapi,&lt;br /&gt;pahalanya mencakup&lt;br /&gt;seluruh anggota&lt;br /&gt;keluarga dari 7 orang&lt;br /&gt;yang ikut urunan.&lt;br /&gt;Arisan Qurban&lt;br /&gt;Kambing?&lt;br /&gt;Mengadakan arisan&lt;br /&gt;dalam rangka&lt;br /&gt;berqurban masuk&lt;br /&gt;dalam pembahasan&lt;br /&gt;berhutang untuk&lt;br /&gt;qurban. Karena&lt;br /&gt;hakekat arisan&lt;br /&gt;adalah hutang.&lt;br /&gt;Sebagian ulama&lt;br /&gt;menganjurkan untuk&lt;br /&gt;berqurban meskipun&lt;br /&gt;harus hutang. Di&lt;br /&gt;antaranya adalah&lt;br /&gt;Imam Abu Hatim&lt;br /&gt;sebagaimana dinukil&lt;br /&gt;oleh Ibn Katsir dari&lt;br /&gt;Sufyan At Tsauri&lt;br /&gt;(Tafsir Ibn Katsir,&lt;br /&gt;surat Al Hajj:36)(*)&lt;br /&gt;Demikian pula Imam&lt;br /&gt;Ahmad dalam&lt;br /&gt;masalah aqiqah.&lt;br /&gt;Beliau menyarankan&lt;br /&gt;agar orang yang&lt;br /&gt;tidak memiliki biaya&lt;br /&gt;aqiqah agar&lt;br /&gt;berhutang dalam&lt;br /&gt;rangka&lt;br /&gt;menghidupkan&lt;br /&gt;sunnah aqiqah di hari&lt;br /&gt;ketujuh setelah&lt;br /&gt;kelahiran.&lt;br /&gt;(*) Sufyan At Tsauri&lt;br /&gt;rahimahullah&lt;br /&gt;mengatakan: Dulu&lt;br /&gt;Abu Hatim pernah&lt;br /&gt;berhutang untuk&lt;br /&gt;membeli unta&lt;br /&gt;qurban. Beliau&lt;br /&gt;ditanya: “Kamu&lt;br /&gt;berhutang untuk beli&lt;br /&gt;unta qurban?”&lt;br /&gt;beliau jawab: “Saya&lt;br /&gt;mendengar Allah&lt;br /&gt;berfirman: ْمُكَل&lt;br /&gt;اَهيِف ٌرْيَخ&lt;br /&gt;(kamu memperoleh&lt;br /&gt;kebaikan yang&lt;br /&gt;banyak pada unta-&lt;br /&gt;unta qurban&lt;br /&gt;tersebut) (QS: Al&lt;br /&gt;Hajj:36).” (lih. Tafsir&lt;br /&gt;Ibn Katsir, surat Al&lt;br /&gt;Hajj: 36).&lt;br /&gt;Sebagian ulama lain&lt;br /&gt;menyarankan untuk&lt;br /&gt;mendahulukan&lt;br /&gt;pelunasan hutang&lt;br /&gt;dari pada berqurban.&lt;br /&gt;Di antaranya adalah&lt;br /&gt;Syaikh Ibn Utsaimin&lt;br /&gt;dan ulama tim fatwa&lt;br /&gt;islamweb.net di&lt;br /&gt;bawah pengawasan&lt;br /&gt;Dr. Abdullah Al Faqih&lt;br /&gt;(lih. Fatwa Syabakah&lt;br /&gt;Islamiyah no. 7198 &amp;&lt;br /&gt;28826). Syaikh Ibn&lt;br /&gt;Utsaimin&lt;br /&gt;mengatakan: “Jika&lt;br /&gt;orang punya hutang&lt;br /&gt;maka selayaknya&lt;br /&gt;mendahulukan&lt;br /&gt;pelunasan hutang&lt;br /&gt;dari pada&lt;br /&gt;berqurban.” (Syarhul&lt;br /&gt;Mumti’ 7/455).&lt;br /&gt;Bahkan Beliau&lt;br /&gt;pernah ditanya&lt;br /&gt;tentang hukum&lt;br /&gt;orang yang tidak jadi&lt;br /&gt;qurban karena&lt;br /&gt;uangnya diserahkan&lt;br /&gt;kepada temannya&lt;br /&gt;yang sedang terlilit&lt;br /&gt;hutang, dan beliau&lt;br /&gt;jawab: “Jika di&lt;br /&gt;hadapkan dua&lt;br /&gt;permasalahan&lt;br /&gt;antara berqurban&lt;br /&gt;atau melunaskan&lt;br /&gt;hutang orang faqir&lt;br /&gt;maka lebih utama&lt;br /&gt;melunasi hutang,&lt;br /&gt;lebih-lebih jika orang&lt;br /&gt;yang sedang terlilit&lt;br /&gt;hutang tersebut&lt;br /&gt;adalah kerabat&lt;br /&gt;dekat.” (lih.&lt;br /&gt;Majmu’ Fatawa &amp;&lt;br /&gt;Risalah Ibn Utsaimin&lt;br /&gt;18/144).&lt;br /&gt;Namun pernyataan-&lt;br /&gt;pernyataan ulama di&lt;br /&gt;atas tidaklah saling&lt;br /&gt;bertentangan.&lt;br /&gt;Karena perbedaan ini&lt;br /&gt;didasari oleh&lt;br /&gt;perbedaan dalam&lt;br /&gt;memandang&lt;br /&gt;keadaan orang yang&lt;br /&gt;berhutang. Sikap&lt;br /&gt;ulama yang&lt;br /&gt;menyarankan untuk&lt;br /&gt;berhutang ketika&lt;br /&gt;qurban dipahami&lt;br /&gt;untuk kasus orang&lt;br /&gt;yang keadaanya&lt;br /&gt;mudah dalam&lt;br /&gt;melunasi hutang&lt;br /&gt;atau kasus hutang&lt;br /&gt;yang jatuh&lt;br /&gt;temponya masih&lt;br /&gt;panjang. Sedangkan&lt;br /&gt;anjuran sebagian&lt;br /&gt;ulama untuk&lt;br /&gt;mendahulukan&lt;br /&gt;pelunasan hutang&lt;br /&gt;dari pada qurban&lt;br /&gt;dipahami untuk&lt;br /&gt;kasus orang yang&lt;br /&gt;kesulitan melunasi&lt;br /&gt;hutang atau hutang&lt;br /&gt;yang menuntut&lt;br /&gt;segera dilunasi.&lt;br /&gt;Dengan demikian,&lt;br /&gt;jika arisan qurban&lt;br /&gt;kita golongkan&lt;br /&gt;sebagai hutang yang&lt;br /&gt;jatuh temponya&lt;br /&gt;panjang atau hutang&lt;br /&gt;yang mudah dilunasi&lt;br /&gt;maka berqurban&lt;br /&gt;dengan arisan adalah&lt;br /&gt;satu hal yang baik.&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;Qurban Kerbau?&lt;br /&gt;Para ulama’&lt;br /&gt;menyamakan kerbau&lt;br /&gt;dengan sapi dalam&lt;br /&gt;berbagai hukum dan&lt;br /&gt;keduanya disikapi&lt;br /&gt;sebagai satu jenis&lt;br /&gt;(Mausu’ah Fiqhiyah&lt;br /&gt;Quwaithiyah&lt;br /&gt;2/2975). Ada&lt;br /&gt;beberapa ulama&lt;br /&gt;yang secara tegas&lt;br /&gt;membolehkan&lt;br /&gt;berqurban dengan&lt;br /&gt;kerbau, dari&lt;br /&gt;kalangan Syafi’iyah&lt;br /&gt;(lih. Hasyiyah Al&lt;br /&gt;Bajirami) maupun&lt;br /&gt;dari Hanafiyah (lih. Al&lt;br /&gt;‘Inayah Syarh&lt;br /&gt;Hidayah 14/192 dan&lt;br /&gt;Fathul Qodir 22/106).&lt;br /&gt;Mereka menganggap&lt;br /&gt;keduanya satu jenis.&lt;br /&gt;Syaikh Ibn Al&lt;br /&gt;Utasimin pernah&lt;br /&gt;ditanya tentang&lt;br /&gt;hukum qurban&lt;br /&gt;dengan kerbau.&lt;br /&gt;Pertanyaan:&lt;br /&gt;“Kerbau dan sapi&lt;br /&gt;memiliki perbedaan&lt;br /&gt;dalam banyak sifat&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;kambing dengan&lt;br /&gt;domba. Namun Allah&lt;br /&gt;telah merinci&lt;br /&gt;penyebutan kambing&lt;br /&gt;dengan domba tetapi&lt;br /&gt;tidak merinci&lt;br /&gt;penyebutan kerbau&lt;br /&gt;dengan sapi,&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;disebutkan dalam&lt;br /&gt;surat Al An’am 143.&lt;br /&gt;Apakah boleh&lt;br /&gt;berqurban dengan&lt;br /&gt;kerbau?”&lt;br /&gt;Beliau menjawab:&lt;br /&gt;“Jika hakekat&lt;br /&gt;kerbau termasuk&lt;br /&gt;sapi maka kerbau&lt;br /&gt;sebagaimana sapi&lt;br /&gt;namun jika tidak&lt;br /&gt;maka (jenis hewan)&lt;br /&gt;yang Allah sebut&lt;br /&gt;dalam alqur’an&lt;br /&gt;adalah jenis hewan&lt;br /&gt;yang dikenal orang&lt;br /&gt;arab, sedangkan&lt;br /&gt;kerbau tidak&lt;br /&gt;termasuk hewan&lt;br /&gt;yang dikenal orang&lt;br /&gt;arab.” (Liqa’ Babil&lt;br /&gt;Maftuh 200/27)&lt;br /&gt;Jika pernyataan&lt;br /&gt;Syaikh Ibn Utsaimin&lt;br /&gt;kita bawa pada&lt;br /&gt;penjelasan ulama di&lt;br /&gt;atas maka bisa&lt;br /&gt;disimpulkan bahwa&lt;br /&gt;qurban kerbau&lt;br /&gt;hukumnya sah,&lt;br /&gt;karena kerbau&lt;br /&gt;sejenis dengan sapi.&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;Urunan Qurban Satu&lt;br /&gt;Sekolahan&lt;br /&gt;Terdapat satu tradisi&lt;br /&gt;di lembaga&lt;br /&gt;pendidikan di daerah&lt;br /&gt;kita, ketika iedul&lt;br /&gt;adha tiba sebagian&lt;br /&gt;sekolahan&lt;br /&gt;menggalakkan&lt;br /&gt;kegiatan latihan&lt;br /&gt;qurban bagi siswa.&lt;br /&gt;Masing-masing&lt;br /&gt;siswa dibebani iuran&lt;br /&gt;sejumlah uang&lt;br /&gt;tertentu. Hasilnya&lt;br /&gt;digunakan untuk&lt;br /&gt;membeli kambing&lt;br /&gt;dan disembelih di&lt;br /&gt;hari-hari qurban.&lt;br /&gt;Apakah ini bisa dinilai&lt;br /&gt;sebagai ibadah&lt;br /&gt;qurban?&lt;br /&gt;Perlu dipahami&lt;br /&gt;bahwa qurban&lt;br /&gt;adalah salah satu&lt;br /&gt;ibadah dalam islam&lt;br /&gt;yang memiliki aturan&lt;br /&gt;tertentu&lt;br /&gt;sebagaimana yang&lt;br /&gt;digariskan oleh&lt;br /&gt;syari’at. Keluar dari&lt;br /&gt;aturan ini maka tidak&lt;br /&gt;bisa dinilai sebagai&lt;br /&gt;ibadah qurban alias&lt;br /&gt;qurbannya tidak sah.&lt;br /&gt;Di antara aturan&lt;br /&gt;tersebut adalah&lt;br /&gt;masalah&lt;br /&gt;pembiayaan.&lt;br /&gt;Sebagaimana&lt;br /&gt;dipahami di muka,&lt;br /&gt;biaya pengadaan&lt;br /&gt;untuk seekor&lt;br /&gt;kambing hanya boleh&lt;br /&gt;diambilkan dari satu&lt;br /&gt;orang. Oleh karena&lt;br /&gt;itu kasus tradisi&lt;br /&gt;‘qurban’ seperti di&lt;br /&gt;atas tidak dapat&lt;br /&gt;dinilai sebagai&lt;br /&gt;qurban.&lt;br /&gt;Berqurban Atas&lt;br /&gt;Nama Orang yang&lt;br /&gt;Sudah Meninggal?&lt;br /&gt;Berqurban untuk&lt;br /&gt;orang yang telah&lt;br /&gt;meninggal dunia&lt;br /&gt;dapat dirinci menjadi&lt;br /&gt;tiga bentuk:&lt;br /&gt;Orang yang&lt;br /&gt;meninggal bukan&lt;br /&gt;sebagai sasaran&lt;br /&gt;qurban utama&lt;br /&gt;namun statusnya&lt;br /&gt;mengikuti qurban&lt;br /&gt;keluarganya yang&lt;br /&gt;masih hidup.&lt;br /&gt;Misalnya seseorang&lt;br /&gt;berqurban untuk&lt;br /&gt;dirinya dan&lt;br /&gt;keluarganya&lt;br /&gt;sementara ada di&lt;br /&gt;antara keluarganya&lt;br /&gt;yang telah&lt;br /&gt;meninggal.&lt;br /&gt;Berqurban jenis ini&lt;br /&gt;dibolehkan dan&lt;br /&gt;pahala qurbannya&lt;br /&gt;meliputi dirinya dan&lt;br /&gt;keluarganya&lt;br /&gt;meskipun ada yang&lt;br /&gt;sudah meninggal.&lt;br /&gt;Berqurban khusus&lt;br /&gt;untuk orang yang&lt;br /&gt;telah meninggal&lt;br /&gt;tanpa ada wasiat&lt;br /&gt;dari mayit. Sebagian&lt;br /&gt;ulama madzhab&lt;br /&gt;hambali&lt;br /&gt;menganggap ini&lt;br /&gt;sebagai satu hal&lt;br /&gt;yang baik dan&lt;br /&gt;pahalanya bisa&lt;br /&gt;sampai kepada&lt;br /&gt;mayit, sebagaimana&lt;br /&gt;sedekah atas nama&lt;br /&gt;mayit (lih. Fatwa&lt;br /&gt;Majlis Ulama Saudi&lt;br /&gt;no. 1474 &amp; 1765).&lt;br /&gt;Namun sebagian&lt;br /&gt;ulama’ bersikap&lt;br /&gt;keras dan menilai&lt;br /&gt;perbuatan ini&lt;br /&gt;sebagai satu bentuk&lt;br /&gt;bid’ah, mengingat&lt;br /&gt;tidak ada tuntunan&lt;br /&gt;dari Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;Tidak ada riwayat&lt;br /&gt;bahwasanya beliau&lt;br /&gt;berqurban atas&lt;br /&gt;nama Khadijah,&lt;br /&gt;Hamzah, atau&lt;br /&gt;kerabat beliau&lt;br /&gt;lainnya yang&lt;br /&gt;mendahului beliau&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam.&lt;br /&gt;Berqurban khusus&lt;br /&gt;untuk orang yang&lt;br /&gt;meninggal karena&lt;br /&gt;mayit pernah&lt;br /&gt;mewasiatkan agar&lt;br /&gt;keluarganya&lt;br /&gt;berqurban untuknya&lt;br /&gt;jika dia meninggal.&lt;br /&gt;Berqurban untuk&lt;br /&gt;mayit untuk kasus ini&lt;br /&gt;diperbolehkan jika&lt;br /&gt;dalam rangka&lt;br /&gt;menunaikan wasiat&lt;br /&gt;si mayit. (Dinukil dari&lt;br /&gt;catatan kaki Syarhul&lt;br /&gt;Mumti’ yang&lt;br /&gt;diambil dari Risalah&lt;br /&gt;Udl-hiyah Syaikh Ibn&lt;br /&gt;Utsaimin 51.&lt;br /&gt;Umur Hewan Qurban&lt;br /&gt;Untuk onta dan sapi:&lt;br /&gt;Jabir meriwayatkan&lt;br /&gt;Rasulullahshallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa&lt;br /&gt;sallambersabda,&lt;br /&gt;“Janganlah kalian&lt;br /&gt;menyembelih&lt;br /&gt;(qurban) kecuali&lt;br /&gt;musinnah. Kecuali&lt;br /&gt;apabila itu&lt;br /&gt;menyulitkan bagi&lt;br /&gt;kalian maka kalian&lt;br /&gt;boleh&lt;br /&gt;menyembelihdomba&lt;br /&gt;jadza’ah.” (Muttafaq&lt;br /&gt;‘alaih)&lt;br /&gt;Musinnah adalah&lt;br /&gt;hewan ternak yang&lt;br /&gt;sudah dewasa,&lt;br /&gt;dengan rincian:&lt;br /&gt;No. Hewan Umur minimal&lt;br /&gt;1. Onta 5 tahun&lt;br /&gt;2. Sapi 2 tahun&lt;br /&gt;3. Kambing jawa 1 tahun&lt;br /&gt;4. Domba/ kambing&lt;br /&gt;gembel&lt;br /&gt;6 bulan&lt;br /&gt;(domba Jadza’ah)&lt;br /&gt;(lihat Shahih Fiqih&lt;br /&gt;Sunnah, II/371-372,&lt;br /&gt;Syarhul Mumti’,&lt;br /&gt;III/410, Taudhihul&lt;br /&gt;Ahkaam, IV/461)&lt;br /&gt;Cacat Hewan Qurban&lt;br /&gt;Cacat hewan qurban&lt;br /&gt;dibagi menjadi 3:&lt;br /&gt;Cacat yang&lt;br /&gt;menyebabkan tidak&lt;br /&gt;sah untuk berqurban,&lt;br /&gt;ada 4 (**):&lt;br /&gt;Buta sebelah dan&lt;br /&gt;jelas sekali&lt;br /&gt;kebutaannya: Jika&lt;br /&gt;butanya belum jelas&lt;br /&gt;– orang yang&lt;br /&gt;melihatnya menilai&lt;br /&gt;belum buta –&lt;br /&gt;meskipun pada&lt;br /&gt;hakekatnya kambing&lt;br /&gt;tersebut satu&lt;br /&gt;matanya tidak&lt;br /&gt;berfungsi maka&lt;br /&gt;boleh diqurbankan.&lt;br /&gt;Demikian pula hewan&lt;br /&gt;yang rabun senja.&lt;br /&gt;ulama’ madzhab&lt;br /&gt;syafi’iyah&lt;br /&gt;menegaskan hewan&lt;br /&gt;yang rabun boleh&lt;br /&gt;digunakan untuk&lt;br /&gt;qurban karena bukan&lt;br /&gt;termasuk hewan&lt;br /&gt;yang buta sebelah&lt;br /&gt;matanya.&lt;br /&gt;Sakit dan tampak&lt;br /&gt;sekali sakitnya.&lt;br /&gt;Pincang dan tampak&lt;br /&gt;jelas pincangnya:&lt;br /&gt;Artinya pincang dan&lt;br /&gt;tidak bisa berjalan&lt;br /&gt;normal. Akan tetapi&lt;br /&gt;jika baru kelihatan&lt;br /&gt;pincang namun bisa&lt;br /&gt;berjalan dengan baik&lt;br /&gt;maka boleh dijadikan&lt;br /&gt;hewan qurban.&lt;br /&gt;Sangat tua sampai-&lt;br /&gt;sampai tidak punya&lt;br /&gt;sumsum tulang.&lt;br /&gt;Dan jika ada hewan&lt;br /&gt;yang cacatnya lebih&lt;br /&gt;parah dari 4 jenis&lt;br /&gt;cacat di atas maka&lt;br /&gt;lebih tidak boleh&lt;br /&gt;untuk digunakan&lt;br /&gt;berqurban. (lih.&lt;br /&gt;Shahih Fiqih Sunnah,&lt;br /&gt;II/373 &amp; Syarhul&lt;br /&gt;Mumti’ 3/294).&lt;br /&gt;Cacat yang&lt;br /&gt;menyebabkan&lt;br /&gt;makruh untuk&lt;br /&gt;berqurban, ada 2&lt;br /&gt;(***):&lt;br /&gt;Sebagian atau&lt;br /&gt;keseluruhan&lt;br /&gt;telinganya terpotong&lt;br /&gt;Tanduknya pecah&lt;br /&gt;atau patah (lihat&lt;br /&gt;Shahih Fiqih Sunnah,&lt;br /&gt;II/373)&lt;br /&gt;Cacat yang tidak&lt;br /&gt;berpengaruh pada&lt;br /&gt;hewan qurban (boleh&lt;br /&gt;dijadikan untuk&lt;br /&gt;qurban) namun&lt;br /&gt;kurang sempurna.&lt;br /&gt;Selain 6 jenis cacat di&lt;br /&gt;atas atau cacat yang&lt;br /&gt;tidak lebih parah dari&lt;br /&gt;itu maka tidak&lt;br /&gt;berpengaruh pada&lt;br /&gt;status hewan&lt;br /&gt;qurban. Misalnya&lt;br /&gt;tidak bergigi&lt;br /&gt;(ompong), tidak&lt;br /&gt;berekor, bunting,&lt;br /&gt;atau tidak berhidung.&lt;br /&gt;Wallahu a’lam&lt;br /&gt;(lihat Shahih Fiqih&lt;br /&gt;Sunnah, II/373)&lt;br /&gt;(**) Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;ditanya tentang&lt;br /&gt;cacat hewan apa&lt;br /&gt;yang harus dihindari&lt;br /&gt;ketika berqurban.&lt;br /&gt;Beliau menjawab:&lt;br /&gt;“Ada empat cacat…&lt;br /&gt;dan beliau berisyarat&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;tangannya.” (HR.&lt;br /&gt;Ahmad 4/300 &amp; Abu&lt;br /&gt;Daud 2802,&lt;br /&gt;dinyatakan Hasan-&lt;br /&gt;Shahih oleh&lt;br /&gt;Turmudzi). Sebagian&lt;br /&gt;ulama menjelaskan&lt;br /&gt;bahwa isyarat Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam dengan&lt;br /&gt;tangannya ketika&lt;br /&gt;menyebutkan empat&lt;br /&gt;cacat tersebut&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;membatasi jenis&lt;br /&gt;cacat yang terlarang.&lt;br /&gt;Sehingga yang bukan&lt;br /&gt;termasuk empat&lt;br /&gt;jenis cacat&lt;br /&gt;sebagaimana dalam&lt;br /&gt;hadis boleh&lt;br /&gt;digunakan sebagai&lt;br /&gt;qurban. (Syarhul&lt;br /&gt;Mumthi’ 7/464)&lt;br /&gt;(***) Terdapat&lt;br /&gt;hadis yang&lt;br /&gt;menyatakan&lt;br /&gt;larangan berqurban&lt;br /&gt;dengan hewan yang&lt;br /&gt;memilki dua cacat,&lt;br /&gt;telinga terpotong&lt;br /&gt;atau tanduk pecah.&lt;br /&gt;Namun hadisnya&lt;br /&gt;dlo’if, sehingga&lt;br /&gt;sebagian ulama&lt;br /&gt;menggolongkan&lt;br /&gt;cacat jenis kedua ini&lt;br /&gt;hanya menyebabkan&lt;br /&gt;makruh dipakai&lt;br /&gt;untuk qurban.&lt;br /&gt;(Syarhul Mumthi’&lt;br /&gt;7/470)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-5895302807880882149?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/5895302807880882149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/fiqih-qurban-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/5895302807880882149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/5895302807880882149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/fiqih-qurban-1.html' title='Fiqih Qurban 1'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-3026779448531060755</id><published>2009-10-18T05:34:00.000-07:00</published><updated>2009-10-18T05:36:22.635-07:00</updated><title type='text'>Apa itu Wahabi ? (2)</title><content type='html'>Pokok-Pokok&lt;br /&gt;Landasan Dakwah&lt;br /&gt;yang Dicap Sebagai&lt;br /&gt;Wahabi&lt;br /&gt;Pokok landasan&lt;br /&gt;dakwah yang utama&lt;br /&gt;sekali beliau&lt;br /&gt;tegakkan adalah&lt;br /&gt;pemurnian ajaran&lt;br /&gt;tauhid dari berbagai&lt;br /&gt;campuran syirik dan&lt;br /&gt;bid’ah, terutama&lt;br /&gt;dalam&lt;br /&gt;mengkultuskan para&lt;br /&gt;wali, dan kuburan&lt;br /&gt;mereka, hal ini akan&lt;br /&gt;nampak jelas bagi&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;membaca kitab-&lt;br /&gt;kitab beliau, begitu&lt;br /&gt;pula surat-surat&lt;br /&gt;beliau (lihat&lt;br /&gt;kumpulan surat-&lt;br /&gt;surat pribadi beliau&lt;br /&gt;dalam kita Majmu’&lt;br /&gt;Muallafaat Syeikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab, jilid 3).&lt;br /&gt;Dalam sebuah surat&lt;br /&gt;beliau kepada&lt;br /&gt;penduduk Qashim,&lt;br /&gt;beliau paparkan&lt;br /&gt;aqidah beliau dengan&lt;br /&gt;jelas dan gamblang,&lt;br /&gt;ringkasannya&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;berikut: “Saya&lt;br /&gt;bersaksi kepada&lt;br /&gt;Allah dan kepada&lt;br /&gt;para malaikat yang&lt;br /&gt;hadir di sampingku&lt;br /&gt;serta kepada anda&lt;br /&gt;semua:&lt;br /&gt;Saya bersaksi bahwa&lt;br /&gt;saya berkeyakinan&lt;br /&gt;sesuai dengan&lt;br /&gt;keyakinan golongan&lt;br /&gt;yang selamat yaitu&lt;br /&gt;Ahlus Sunnah wal&lt;br /&gt;Jama’ah, dari&lt;br /&gt;beriman kepada&lt;br /&gt;Allah dan kepada&lt;br /&gt;para malaikat-Nya,&lt;br /&gt;kitab-kitab-Nya,&lt;br /&gt;para rasul-Nya,&lt;br /&gt;kepada hari&lt;br /&gt;berbangkit setelah&lt;br /&gt;mati, kepada takdir&lt;br /&gt;baik dan buruk.&lt;br /&gt;Termasuk dalam&lt;br /&gt;beriman kepada&lt;br /&gt;Allah adalah beriman&lt;br /&gt;dengan sifat-sifat-&lt;br /&gt;Nya yang terdapat&lt;br /&gt;dalam kitab-Nya dan&lt;br /&gt;sunnah rasul-Nya&lt;br /&gt;tanpa tahriif&lt;br /&gt;(mengubah&lt;br /&gt;pengertiannya) dan&lt;br /&gt;tidak pula ta’tiil&lt;br /&gt;(mengingkarinya).&lt;br /&gt;Saya berkeyakinan&lt;br /&gt;bahwa tiada satupun&lt;br /&gt;yang menyerupai-&lt;br /&gt;Nya. Dan Allah itu&lt;br /&gt;Maha Mendengar lagi&lt;br /&gt;Maha Melihat. (Dari&lt;br /&gt;ungkapan beliau ini&lt;br /&gt;terbantah tuduhan&lt;br /&gt;bohong bahwa beliau&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;menyerupakan Allah&lt;br /&gt;dengan makhluk&lt;br /&gt;(Musabbihah atau&lt;br /&gt;Mujassimah))&lt;br /&gt;Saya berkeyakinan&lt;br /&gt;bahwa al-Qur’an itu&lt;br /&gt;adalah kalamullah&lt;br /&gt;yang diturunkan, ia&lt;br /&gt;bukan makhluk,&lt;br /&gt;datang dari Allah dan&lt;br /&gt;akan kembali&lt;br /&gt;kepada-Nya.&lt;br /&gt;Saya beriman bahwa&lt;br /&gt;Allah itu berbuat&lt;br /&gt;terhadap segala apa&lt;br /&gt;yang dikehendaki-&lt;br /&gt;Nya, tidak satupun&lt;br /&gt;yang terjadi kecuali&lt;br /&gt;atas kehendak-Nya,&lt;br /&gt;tiada satupun yang&lt;br /&gt;keluar dari&lt;br /&gt;kehendak-Nya.&lt;br /&gt;Saya beriman&lt;br /&gt;dengan segala&lt;br /&gt;perkara yang&lt;br /&gt;diberitakan oleh Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam tentang&lt;br /&gt;apa yang akan&lt;br /&gt;terjadi setelah mati,&lt;br /&gt;saya beriman&lt;br /&gt;dengan azab dan&lt;br /&gt;nikmat kubur,&lt;br /&gt;tentang akan&lt;br /&gt;dipertemukannya&lt;br /&gt;kembali antara ruh&lt;br /&gt;dan jasad, kemudian&lt;br /&gt;manusia dibangkit&lt;br /&gt;menghadap Sang&lt;br /&gt;Pencipta sekalian&lt;br /&gt;alam, dalam keadaan&lt;br /&gt;tanpa sandal dan&lt;br /&gt;pakaian, serta dalam&lt;br /&gt;keadaan tidak&lt;br /&gt;bekhitan, matahari&lt;br /&gt;sangat dekat dengan&lt;br /&gt;mereka, lalu amalan&lt;br /&gt;manusia akan&lt;br /&gt;ditimbang, serta&lt;br /&gt;catatan amalan&lt;br /&gt;mereka akan&lt;br /&gt;diberikan kepada&lt;br /&gt;masing-masing&lt;br /&gt;mereka, sebagian&lt;br /&gt;mengambilnya&lt;br /&gt;dengan tangan&lt;br /&gt;kanan dan sebagian&lt;br /&gt;yang lain dengan&lt;br /&gt;tangan kiri.&lt;br /&gt;Saya beriman&lt;br /&gt;dengan telaga Nabi&lt;br /&gt;kita Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam.&lt;br /&gt;Saya beriman&lt;br /&gt;dengan shirat&lt;br /&gt;(jembatan) yang&lt;br /&gt;terbentang di atas&lt;br /&gt;neraka Jahanam,&lt;br /&gt;manusia&lt;br /&gt;melewatinya sesuai&lt;br /&gt;dengan amalan&lt;br /&gt;mereka masing-&lt;br /&gt;masing.&lt;br /&gt;Saya beriman&lt;br /&gt;dengan syafa’at&lt;br /&gt;Nabi kita Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam, bahwa&lt;br /&gt;Dia adalah orang&lt;br /&gt;pertama sekali&lt;br /&gt;memberi syafa’at,&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;mengingkari&lt;br /&gt;syafa’at adalah&lt;br /&gt;termasuk pelaku&lt;br /&gt;bid’ah dan sesat.&lt;br /&gt;(Dari ungkapan&lt;br /&gt;beliau ini terbantah&lt;br /&gt;tuduhan bohong&lt;br /&gt;bahwa beliau orang&lt;br /&gt;yang mengingkari&lt;br /&gt;syafa’at Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam)&lt;br /&gt;Saya beriman&lt;br /&gt;dengan surga dan&lt;br /&gt;neraka, dan&lt;br /&gt;keduanya telah ada&lt;br /&gt;sekarang, serta&lt;br /&gt;keduanya tidak akan&lt;br /&gt;sirna.&lt;br /&gt;Saya beriman bahwa&lt;br /&gt;orang mukmin akan&lt;br /&gt;melihat Allah dalam&lt;br /&gt;surga kelak.&lt;br /&gt;Saya beriman bahwa&lt;br /&gt;Nabi kita Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam adalah&lt;br /&gt;penutup segala nabi&lt;br /&gt;dan rasul, tidak sah&lt;br /&gt;iman seseorang&lt;br /&gt;sampai ia beriman&lt;br /&gt;dengan kenabiannya&lt;br /&gt;dan kerasulannya.&lt;br /&gt;(Dari ungkapan&lt;br /&gt;beliau ini terbantah&lt;br /&gt;tuduhan bohong&lt;br /&gt;bahwa beliau orang&lt;br /&gt;yang mengaku&lt;br /&gt;sebagai nabi atau&lt;br /&gt;tidak memuliakan&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;bahkan beliau&lt;br /&gt;mengarang sebuah&lt;br /&gt;kitab tentang&lt;br /&gt;sejarah Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam dengan&lt;br /&gt;judul Mukhtashar&lt;br /&gt;sirah Ar Rasul,&lt;br /&gt;bukankah ini suatu&lt;br /&gt;bukti tentang&lt;br /&gt;kecintaan beliau&lt;br /&gt;kepada Rasul&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam.)&lt;br /&gt;Saya mencintai para&lt;br /&gt;sahabat Rasul&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam, begitu&lt;br /&gt;pula para keluarga&lt;br /&gt;beliau, saya memuji&lt;br /&gt;mereka, dan&lt;br /&gt;mendoakan semoga&lt;br /&gt;Allah meridhai&lt;br /&gt;mereka, saya&lt;br /&gt;menutup mulut dari&lt;br /&gt;membicarakan&lt;br /&gt;kejelekan dan&lt;br /&gt;perselisihan yang&lt;br /&gt;terjadi antara&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;Saya mengakui&lt;br /&gt;karamah para wali&lt;br /&gt;Allah, tetapi apa&lt;br /&gt;yang menjadi hak&lt;br /&gt;Allah tidak boleh&lt;br /&gt;diberikan kepada&lt;br /&gt;mereka, tidak boleh&lt;br /&gt;meminta kepada&lt;br /&gt;mereka sesuatu&lt;br /&gt;yang tidak mampu&lt;br /&gt;melakukannya&lt;br /&gt;kecuali Allah. (Dari&lt;br /&gt;ungkapan beliau ini&lt;br /&gt;terbantah tuduhan&lt;br /&gt;bohong bahwa beliau&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;mengingkari&lt;br /&gt;karamah atau tidak&lt;br /&gt;menghormati para&lt;br /&gt;wali)&lt;br /&gt;Saya tidak&lt;br /&gt;mengkafirkan&lt;br /&gt;seorang pun dari&lt;br /&gt;kalangan muslim&lt;br /&gt;yang melakukan&lt;br /&gt;dosa, dan tidak pula&lt;br /&gt;menguarkan mereka&lt;br /&gt;dari lingkaran Islam.&lt;br /&gt;(dari ungkapan&lt;br /&gt;beliau ini terbantah&lt;br /&gt;tuduhan bohong&lt;br /&gt;bahwa beliau&lt;br /&gt;mengkafirkan kaum&lt;br /&gt;muslimin, atau&lt;br /&gt;berfaham khawarij,&lt;br /&gt;baca juga Manhaj&lt;br /&gt;syeikh Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdul Wahab fi&lt;br /&gt;masalah at takfiir,&lt;br /&gt;karangan Ahmad Ar&lt;br /&gt;Rudhaiman)&lt;br /&gt;Saya berpandangan&lt;br /&gt;tentang wajibnya&lt;br /&gt;taat kepada para&lt;br /&gt;pemimpin kaum&lt;br /&gt;muslimin, baik yang&lt;br /&gt;berlaku adil maupun&lt;br /&gt;yang berbuat zalim,&lt;br /&gt;selama mereka tidak&lt;br /&gt;menyuruh kepada&lt;br /&gt;perbuatan maksiat.&lt;br /&gt;(dari ungkapan&lt;br /&gt;beliau ini terbantah&lt;br /&gt;tuduhan bohong&lt;br /&gt;bahwa beliau orang&lt;br /&gt;yang menganut&lt;br /&gt;faham khawarij&lt;br /&gt;(teroris))&lt;br /&gt;Saya berpandangan&lt;br /&gt;tentang wajibnya&lt;br /&gt;menjauhi para&lt;br /&gt;pelaku bid’ah,&lt;br /&gt;sampai ia bertaubat&lt;br /&gt;kepada Allah, saya&lt;br /&gt;menilai mereka&lt;br /&gt;secara lahir, adapun&lt;br /&gt;amalan hati mereka&lt;br /&gt;saya serahkan&lt;br /&gt;kepada Allah.&lt;br /&gt;Saya berkeyakinan&lt;br /&gt;bahwa iman itu&lt;br /&gt;terdiri dari&lt;br /&gt;perkataan dengan&lt;br /&gt;lidah, perbuatan&lt;br /&gt;dengan anggota&lt;br /&gt;tubuh dan&lt;br /&gt;pengakuan dengan&lt;br /&gt;hati, ia bertambah&lt;br /&gt;dengan ketaatan dan&lt;br /&gt;berkurang dengan&lt;br /&gt;kemaksiatan.&lt;br /&gt;Bukti Kebohongan&lt;br /&gt;Tuduhan Wahabi&lt;br /&gt;Tehadap Dakwah&lt;br /&gt;Ahlussunnah Wal&lt;br /&gt;Jama’ah&lt;br /&gt;Dengan&lt;br /&gt;membandingkan&lt;br /&gt;antara tuduhan-&lt;br /&gt;tuduhan sebelumnya&lt;br /&gt;dengan aqidah&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdul Wahhab&lt;br /&gt;yang kita sebutkan&lt;br /&gt;di atas, tentu dengan&lt;br /&gt;sendirinya kita akan&lt;br /&gt;mengetahui&lt;br /&gt;kebohongan&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;Tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;bohong tersebut&lt;br /&gt;disebar luaskan oleh&lt;br /&gt;musuh dakwah&lt;br /&gt;Ahluss sunnah ke&lt;br /&gt;berbagai negeri&lt;br /&gt;Islam, sampai pada&lt;br /&gt;masa sekarang ini,&lt;br /&gt;masih banyak orang&lt;br /&gt;tertipu dengan&lt;br /&gt;kebohongan&lt;br /&gt;tersebut. sekalipun&lt;br /&gt;telah terbukti&lt;br /&gt;kebohongannya,&lt;br /&gt;bahkan seluruh&lt;br /&gt;karangan Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahhab membantah&lt;br /&gt;tuduhan tersebut.&lt;br /&gt;Kita ambil contoh&lt;br /&gt;kecil saja dalam&lt;br /&gt;kitab beliau “Ushul&lt;br /&gt;Tsalatsah” kitab&lt;br /&gt;yang kecil sekali, tapi&lt;br /&gt;penuh dengan&lt;br /&gt;mutiara ilmu, beliau&lt;br /&gt;mulai dengan&lt;br /&gt;menyebutkan&lt;br /&gt;perkataan Imam&lt;br /&gt;Syafi’i, kemudian di&lt;br /&gt;pertengahannya&lt;br /&gt;beliau sebutkan&lt;br /&gt;perkataan Ibnu&lt;br /&gt;Katsir yang&lt;br /&gt;bermazhab syafi’i&lt;br /&gt;jika beliau tidak&lt;br /&gt;mencintai para imam&lt;br /&gt;mazhab yang empat&lt;br /&gt;atau hanya&lt;br /&gt;berpegang dengan&lt;br /&gt;mazhab Hambali&lt;br /&gt;saja, mana mungkin&lt;br /&gt;beliau akan&lt;br /&gt;menyebutkan&lt;br /&gt;perkataan mereka&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;Bahkan beliau dalam&lt;br /&gt;salah satu surat&lt;br /&gt;beliau kepada salah&lt;br /&gt;seorang kepala suku&lt;br /&gt;di daerah Syam&lt;br /&gt;berkata: “Saya&lt;br /&gt;katakan kepada&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;menentangku,&lt;br /&gt;sesungguhnya yang&lt;br /&gt;wajib atas manusia&lt;br /&gt;adalah mengikuti&lt;br /&gt;apa yang&lt;br /&gt;diwasiatkan oleh&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;maka bacalah buku-&lt;br /&gt;buku yang terdapat&lt;br /&gt;pada kalian, jangan&lt;br /&gt;kalian ambil dari&lt;br /&gt;ucapanku sedikitpun,&lt;br /&gt;tetapi apabila kalian&lt;br /&gt;telah mengetahui&lt;br /&gt;perkataan Rasul&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam yang&lt;br /&gt;terdapat dalam kitab&lt;br /&gt;kalian tersebut maka&lt;br /&gt;ikutilah, sekalipun&lt;br /&gt;kebanyakan manusia&lt;br /&gt;menentangnya.” (lihat&lt;br /&gt;kumpulan surat-&lt;br /&gt;surat pribadi beliau&lt;br /&gt;dalam kitab Majmu’&lt;br /&gt;Muallafaat Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab, jilid 3)&lt;br /&gt;Dalam ungkapan&lt;br /&gt;beliau di atas jelas&lt;br /&gt;sekali bahwa beliau&lt;br /&gt;tidak mengajak&lt;br /&gt;manusia kepada&lt;br /&gt;pendapat beliau,&lt;br /&gt;tetapi mengajak&lt;br /&gt;untuk mengikuti&lt;br /&gt;ajaran Rasul&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam.&lt;br /&gt;Para ulama dari&lt;br /&gt;berbagai negeri&lt;br /&gt;Islam pun&lt;br /&gt;membantah&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;bohong tersebut&lt;br /&gt;setelah mereka&lt;br /&gt;melihat secara nyata&lt;br /&gt;dakwah yang beliau&lt;br /&gt;tegakkan, seperti&lt;br /&gt;dari daerah Yaman&lt;br /&gt;Imam Asy Syaukani&lt;br /&gt;dan Imam As&lt;br /&gt;Shan’any, dari India&lt;br /&gt;Syekh Mas’ud An-&lt;br /&gt;Nadawy, dari Irak&lt;br /&gt;Syaikh Muahmmad&lt;br /&gt;Syukri Al Alusy.&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;Syukri Al Alusy&lt;br /&gt;berkata setelah&lt;br /&gt;beliau menyebutkan&lt;br /&gt;berbagai tuduhan&lt;br /&gt;bohong yang disebar&lt;br /&gt;oleh musuh-musuh&lt;br /&gt;terhadap dakwah&lt;br /&gt;tauhid dan&lt;br /&gt;pengikutnya:&lt;br /&gt;“Seluruh tuduhan&lt;br /&gt;tersebut adalah&lt;br /&gt;kebohongan, fitnah&lt;br /&gt;dan dusta semata&lt;br /&gt;dari musuh-musuh&lt;br /&gt;mereka, dari&lt;br /&gt;golongan pelaku&lt;br /&gt;bid’ah dan&lt;br /&gt;kesesatan, bahkan&lt;br /&gt;kenyataannya&lt;br /&gt;seluruh perkataan&lt;br /&gt;dan perbuatan serta&lt;br /&gt;buku-buku mereka&lt;br /&gt;menyanggah&lt;br /&gt;tuduhan itu&lt;br /&gt;semua.” (al Alusy,&lt;br /&gt;Tarikh Nejd, hal: 40)&lt;br /&gt;Begitu pula Syaikh&lt;br /&gt;Mas’ud An-Nadawy&lt;br /&gt;dari India berkata:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya&lt;br /&gt;kebohongan yang&lt;br /&gt;amat nyata yang&lt;br /&gt;dituduhkan terhadap&lt;br /&gt;dakwah Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdu&lt;br /&gt;Wahhab adalah&lt;br /&gt;penamaannya&lt;br /&gt;dengan wahabi,&lt;br /&gt;tetapi orang-orang&lt;br /&gt;yang rakus berusaha&lt;br /&gt;mempolitisir nama&lt;br /&gt;tersebut sebagai&lt;br /&gt;agama di luar Islam,&lt;br /&gt;lalu Inggris dan turki&lt;br /&gt;serta Mesir bersatu&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;menjadikannya&lt;br /&gt;sebagai lambang&lt;br /&gt;yang menakutkan,&lt;br /&gt;yang mana setiap&lt;br /&gt;muncul kebangkitan&lt;br /&gt;Islam di berbagai&lt;br /&gt;negeri, lalu orang-&lt;br /&gt;orang Eropa melihat&lt;br /&gt;akan&lt;br /&gt;membahayakan&lt;br /&gt;mereka, mereka lalu&lt;br /&gt;menghubungkannya&lt;br /&gt;dengan wahabi,&lt;br /&gt;sekalipun keduanya&lt;br /&gt;saling&lt;br /&gt;bertentangan.” (Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdul Wahab&lt;br /&gt;Mushlih Mazhluum,&lt;br /&gt;hal: 165)&lt;br /&gt;Begitu pula Raja&lt;br /&gt;Abdul Aziz dalam&lt;br /&gt;sebuah pidato yang&lt;br /&gt;beliau sampaikan di&lt;br /&gt;kota Makkah di&lt;br /&gt;hadapan jamaah haji&lt;br /&gt;tgl 11 Mei 1929 M&lt;br /&gt;dengan judul “Inilah&lt;br /&gt;Aqidah Kami”:&lt;br /&gt;“Mereka&lt;br /&gt;menamakan kami&lt;br /&gt;sebagai orang-orang&lt;br /&gt;wahabi, mereka&lt;br /&gt;menamakan mazhab&lt;br /&gt;kami wahabi, dengan&lt;br /&gt;anggapan sebagai&lt;br /&gt;mazhab khusus, ini&lt;br /&gt;adalah kesalahan&lt;br /&gt;yang amat keji,&lt;br /&gt;muncul dari isu-isu&lt;br /&gt;bohong yang&lt;br /&gt;disebarkan oleh&lt;br /&gt;orang-orang yang&lt;br /&gt;mempunyai tujuan&lt;br /&gt;tertentu, dan kami&lt;br /&gt;bukanlah pengikut&lt;br /&gt;mazhab dan aqidah&lt;br /&gt;baru, Muhammad bin&lt;br /&gt;Abdul Wahab tidak&lt;br /&gt;membawa sesuatu&lt;br /&gt;yang baru, aqidah&lt;br /&gt;kami adalah aqidah&lt;br /&gt;salafus sholeh, yaitu&lt;br /&gt;yang terdapat dalam&lt;br /&gt;kitab Allah dan&lt;br /&gt;Sunnah Rasul-Nya,&lt;br /&gt;serta apa yang&lt;br /&gt;menjadi pegangan&lt;br /&gt;salafus sholeh. Kami&lt;br /&gt;memuliakan imam-&lt;br /&gt;imam yang empat,&lt;br /&gt;kami tidak&lt;br /&gt;membeda-bedakan&lt;br /&gt;antara imam-imam;&lt;br /&gt;Malik, Syafi’i ,&lt;br /&gt;Ahmad dan Abu&lt;br /&gt;Hanifah, seluruh&lt;br /&gt;mereka adalah&lt;br /&gt;orang-orang yang&lt;br /&gt;dihormati dalam&lt;br /&gt;pandangan kami,&lt;br /&gt;sekalipun kami&lt;br /&gt;dalam masalah fikih&lt;br /&gt;berpegang dengan&lt;br /&gt;mazhab&lt;br /&gt;hambaly.” (al Wajiz&lt;br /&gt;fi Sirah Malik Abdul&lt;br /&gt;Aziz, hal: 216)&lt;br /&gt;Dari sini terbukti lagi&lt;br /&gt;kebohongan dan&lt;br /&gt;propaganda yang&lt;br /&gt;dibuat oleh musuh&lt;br /&gt;Islam dan musuh&lt;br /&gt;dakwah Ahlussunnah&lt;br /&gt;bahwa teroris&lt;br /&gt;diciptakan oleh&lt;br /&gt;wahabi. Karena&lt;br /&gt;seluruh buku-buku&lt;br /&gt;aqidah yang menjadi&lt;br /&gt;pegangan di&lt;br /&gt;kampus-kampus&lt;br /&gt;tidak pernah luput&lt;br /&gt;dari membongkar&lt;br /&gt;kesesatan teroris&lt;br /&gt;(Khawarij dan&lt;br /&gt;Mu’tazilah). Begitu&lt;br /&gt;pula tuduhan bahwa&lt;br /&gt;Mereka tidak&lt;br /&gt;menghormati para&lt;br /&gt;wali Allah atau&lt;br /&gt;dianggap membikin&lt;br /&gt;mazhab yang kelima.&lt;br /&gt;Pada kenyataannya&lt;br /&gt;semua buku-buku&lt;br /&gt;yang dipelajari&lt;br /&gt;dalam seluruh&lt;br /&gt;jenjang pendidikan&lt;br /&gt;adalah buku-buku&lt;br /&gt;para wali Allah dari&lt;br /&gt;berbagai mazhab.&lt;br /&gt;Pembicara sebutkan&lt;br /&gt;di sini buku-buku&lt;br /&gt;yang menjadi&lt;br /&gt;panduan di&lt;br /&gt;Universitas Islam&lt;br /&gt;Madinah.&lt;br /&gt;Untuk mata kuliah&lt;br /&gt;Aqidah: kitab&lt;br /&gt;“Syarah Aqidah&lt;br /&gt;Thawiyah”&lt;br /&gt;karangan Ibnu Abdil&lt;br /&gt;‘iz Al Hanafi,&lt;br /&gt;“Fathul Majiid”&lt;br /&gt;karangan&lt;br /&gt;Abdurahman bin&lt;br /&gt;Hasan Al hambaly.&lt;br /&gt;Ditambah sebagai&lt;br /&gt;penunjang, “Al&lt;br /&gt;Ibaanah“ karangan&lt;br /&gt;Imam Abu Hasan Al&lt;br /&gt;Asy’ari, “Al&lt;br /&gt;Hujjah” karangan Al&lt;br /&gt;Ashfahany Asy&lt;br /&gt;Syafi’i, “Asy&lt;br /&gt;Syari’ah”&lt;br /&gt;karangan Al Ajurry,&lt;br /&gt;Kitab “At Tauhid”&lt;br /&gt;karangan Ibnu&lt;br /&gt;Khuzaimah, Kitab&lt;br /&gt;“At Tauhid”&lt;br /&gt;karangan Ibnu&lt;br /&gt;Mandah, dll.&lt;br /&gt;Untuk mata kuliyah&lt;br /&gt;Tafsir: Tafsir Ibnu&lt;br /&gt;Katsir Asy Syafi’i,&lt;br /&gt;Tafsir Asy Syaukany.&lt;br /&gt;Ditambah sebagai&lt;br /&gt;penunjang: Tafsir At&lt;br /&gt;Thobary, Tafsir Al&lt;br /&gt;Qurtuby Al Maliky,&lt;br /&gt;Tafsir Al Baghawy As&lt;br /&gt;Syafi’i, dan lainnya.&lt;br /&gt;Untuk mata kuliyah&lt;br /&gt;Hadits: Kutub As&lt;br /&gt;Sittah beserta&lt;br /&gt;Syarahnya seperti:&lt;br /&gt;“Fathul Bary”&lt;br /&gt;karangan Ibnu Hajar&lt;br /&gt;Asy Syafi’i,&lt;br /&gt;“Syarah Shahih&lt;br /&gt;Muslim” karangan&lt;br /&gt;Imam An Nawawy&lt;br /&gt;Asy Syafi”i, dll.&lt;br /&gt;Untuk mata kuliyah&lt;br /&gt;fikih: “Bidayatul&lt;br /&gt;Mujtahid” karangan&lt;br /&gt;Ibnu Rusy Al maliky,&lt;br /&gt;“Subulus Salam”&lt;br /&gt;karangan Ash&lt;br /&gt;Shan’any. Ditambah&lt;br /&gt;sebagai penunjang:&lt;br /&gt;“al Majmu’”&lt;br /&gt;karangan Imam An&lt;br /&gt;Nawawy Asy&lt;br /&gt;Syafi”i, kitab “Al&lt;br /&gt;Mughny” karangan&lt;br /&gt;Ibnu Qudamah Al&lt;br /&gt;Hambali, dll. Kalau&lt;br /&gt;ingin untuk melihat&lt;br /&gt;lebih dekat lagi&lt;br /&gt;tentang kitab-kitab&lt;br /&gt;yang menjadi&lt;br /&gt;panduan mahasiswa&lt;br /&gt;di Arab Saudi silakan&lt;br /&gt;berkunjung ke&lt;br /&gt;perpustakaan&lt;br /&gt;Universitas Islam&lt;br /&gt;Madinah atau&lt;br /&gt;perpustakaan mesjid&lt;br /&gt;Nabawi, di sana akan&lt;br /&gt;terbukti segala&lt;br /&gt;kebohongan dan&lt;br /&gt;propaganda yang&lt;br /&gt;dibikin oleh musuh&lt;br /&gt;Islam dan kelompok&lt;br /&gt;yang berseberangan&lt;br /&gt;dengan paham&lt;br /&gt;Ahlussunnah wal&lt;br /&gt;Jama’ah seperti&lt;br /&gt;tuduhan teroris dan&lt;br /&gt;wahabi.&lt;br /&gt;Selanjutnya kami&lt;br /&gt;mengajak para&lt;br /&gt;hadirin semua&lt;br /&gt;apabila mendengar&lt;br /&gt;tuduhan jelek&lt;br /&gt;tentang dakwah&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdul Wahhab,&lt;br /&gt;atau membaca buku&lt;br /&gt;yang menyebarkan&lt;br /&gt;tuduhan jelek&lt;br /&gt;tersebut, maka&lt;br /&gt;sebaiknya ia meneliti&lt;br /&gt;langsung dari buku-&lt;br /&gt;buku Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab atau buku-&lt;br /&gt;buku ulama yang&lt;br /&gt;seaqidah dengannya,&lt;br /&gt;supaya ia&lt;br /&gt;mengetahui tentang&lt;br /&gt;kebohongan&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;tersebut,&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;perintah Allah&lt;br /&gt;kepada kita:&lt;br /&gt;اَي اَهُّيَأ&lt;br /&gt;َنيِذَّلا اوُنَمآ&lt;br /&gt;ْنِإ ْمُكَءاَج&lt;br /&gt;ٌقِساَف ٍإَبَنِب&lt;br /&gt;اوُنَّيَبَتَف ْنَأ&lt;br /&gt;اوُبيِصُت اًمْوَق&lt;br /&gt;ٍةَلاَهَجِب&lt;br /&gt;اوُحِبْصُتَف ىَلَع&lt;br /&gt;اَم ْمُتْلَعَف&lt;br /&gt;َنيِمِداَن&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang&lt;br /&gt;yang beriman, bila&lt;br /&gt;seorang fasik datang&lt;br /&gt;kepadamu&lt;br /&gt;membawa sebuah&lt;br /&gt;berita maka telitilah,&lt;br /&gt;agar kamu tidak&lt;br /&gt;mencela suatu kaum&lt;br /&gt;dengan kebodohan,&lt;br /&gt;sehingga kamu&lt;br /&gt;menjadi menyesal&lt;br /&gt;terhadap apa yang&lt;br /&gt;kamu lakukan.”&lt;br /&gt;Karena buku-buku&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdul Wahhab&lt;br /&gt;bisa didapatkan&lt;br /&gt;dengan sangat&lt;br /&gt;mudah terlebih-lebih&lt;br /&gt;pada musim haji&lt;br /&gt;dibagikan secara&lt;br /&gt;gratis, di situ akan&lt;br /&gt;terbukti bahwa&lt;br /&gt;beliau tidak&lt;br /&gt;mengajak kepada&lt;br /&gt;mazhab baru atau&lt;br /&gt;kepercayaan baru&lt;br /&gt;yang menyimpang&lt;br /&gt;dari pemahaman&lt;br /&gt;Ahlus Sunnah wal&lt;br /&gt;Jama’ah, namun&lt;br /&gt;semata-mata ia&lt;br /&gt;mengajak untuk&lt;br /&gt;beramal sesuai&lt;br /&gt;dengan kitab Allah&lt;br /&gt;dan sunnah Rasul-&lt;br /&gt;Nya, sesuai dengan&lt;br /&gt;mazhab Ahlus&lt;br /&gt;Sunnah wal&lt;br /&gt;Jama’ah,&lt;br /&gt;meneladani&lt;br /&gt;Rasulullah dan para&lt;br /&gt;sahabatnya serta&lt;br /&gt;generasi terkemuka&lt;br /&gt;umat ini, serta&lt;br /&gt;menjauhi segala&lt;br /&gt;bentuk bid’ah dan&lt;br /&gt;khurafat.&lt;br /&gt;Ringkasan Dan&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Ringkasan:&lt;br /&gt;Seorang da’i&lt;br /&gt;hendaklah&lt;br /&gt;membekali dirinya&lt;br /&gt;dengan ilmu yang&lt;br /&gt;cukup sebelum&lt;br /&gt;terjun ke medan&lt;br /&gt;dakwah.&lt;br /&gt;Seorang da’i&lt;br /&gt;hendaklah memulai&lt;br /&gt;dakwah dari tauhid,&lt;br /&gt;bukan kepada politik,&lt;br /&gt;selama umat tidak&lt;br /&gt;beraqidah benar&lt;br /&gt;selama itu pula&lt;br /&gt;politik tidak akan&lt;br /&gt;stabil.&lt;br /&gt;Seorang da’i&lt;br /&gt;hendaklah sabar&lt;br /&gt;dalam menghadapi&lt;br /&gt;berbagai rintangan&lt;br /&gt;dan tantang dalam&lt;br /&gt;menegakkan&lt;br /&gt;dakwah.&lt;br /&gt;Seorang da’i yang&lt;br /&gt;ikhlas dalam&lt;br /&gt;dakwahnya harus&lt;br /&gt;yakin dengan&lt;br /&gt;pertolongan Allah,&lt;br /&gt;bahwa Allah pasti&lt;br /&gt;akan menolong&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;menolong agama-&lt;br /&gt;Nya.&lt;br /&gt;Tuduhan wahabi&lt;br /&gt;adalah tuduhan yang&lt;br /&gt;datang dari musuh&lt;br /&gt;dakwah Ahlus&lt;br /&gt;Sunnah wal&lt;br /&gt;Jama’ah, dengan&lt;br /&gt;tujuan untuk&lt;br /&gt;menghalangi orang&lt;br /&gt;dari mengikuti&lt;br /&gt;dakwah Ahlus&lt;br /&gt;Sunnah wal&lt;br /&gt;Jama’ah.&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahhab bukanlah&lt;br /&gt;sebagai pembawa&lt;br /&gt;aliran baru atau&lt;br /&gt;ajaran baru, tetapi&lt;br /&gt;seorang yang&lt;br /&gt;berpegang teguh&lt;br /&gt;dengan aqidah Ahlus&lt;br /&gt;Sunnah wal&lt;br /&gt;Jama’ah.&lt;br /&gt;Perlunya ketelitian&lt;br /&gt;dalam membaca&lt;br /&gt;atau mendengar&lt;br /&gt;sebuah isu atau&lt;br /&gt;tuduhan jelek&lt;br /&gt;terhadap seseorang&lt;br /&gt;atau suatu&lt;br /&gt;kelompok, terutama&lt;br /&gt;merujuk pemikiran&lt;br /&gt;seseorang tersebut&lt;br /&gt;melalui tulisan atau&lt;br /&gt;karangannya sendiri&lt;br /&gt;untuk pembuktian&lt;br /&gt;berbagai tuduhan&lt;br /&gt;dan isu yang&lt;br /&gt;tersebar tersebut.&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Sebagai penutup&lt;br /&gt;kami mohon maaf&lt;br /&gt;atas segala&lt;br /&gt;kekurangan dan&lt;br /&gt;kekeliruan dalam&lt;br /&gt;penyampaian materi&lt;br /&gt;ini, semua itu adalah&lt;br /&gt;karena keterbatasan&lt;br /&gt;ilmu yang kami&lt;br /&gt;miliki, semoga apa&lt;br /&gt;yang kami&lt;br /&gt;sampaikan ini&lt;br /&gt;bermanfaat bagi&lt;br /&gt;kami sendiri dan bagi&lt;br /&gt;hadirin semua,&lt;br /&gt;semoga Allah&lt;br /&gt;memperlihatkan&lt;br /&gt;kepada kita yang&lt;br /&gt;benar itu adalah&lt;br /&gt;benar, kemudian&lt;br /&gt;menuntun kita untuk&lt;br /&gt;mengikuti kebenaran&lt;br /&gt;itu, dan&lt;br /&gt;memperlihatkan&lt;br /&gt;kepada kita yang&lt;br /&gt;salah itu adalah&lt;br /&gt;salah, dan&lt;br /&gt;menjauhkan kita dari&lt;br /&gt;mengikuti yang salah&lt;br /&gt;itu.&lt;br /&gt;ىلصو هللا ىلع انيبن&lt;br /&gt;دمحم ىلعو هلآ هبحصو&lt;br /&gt;نيعمجأ&lt;br /&gt;كناحبس مهللا كدمحبو&lt;br /&gt;دهشأ نأ ال هلإ الإ تنأ&lt;br /&gt;كرفغتسأو بوتأو كيلإ .&lt;br /&gt;*) Penulis adalah&lt;br /&gt;Rektor Sekolah&lt;br /&gt;Tinggi Dirasat&lt;br /&gt;Islamiyah Imam&lt;br /&gt;Syafii, Jember, Jawa&lt;br /&gt;Timur&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Disampaikan dalam&lt;br /&gt;tabligh Akbar 21 Juli&lt;br /&gt;2005 di kota Jeddah,&lt;br /&gt;Saudi Arabia&lt;br /&gt;Oleh: Ustadz DR. Ali&lt;br /&gt;Musri SP *&lt;br /&gt;Artikel&lt;br /&gt;www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-3026779448531060755?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/3026779448531060755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/apa-itu-wahabi-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/3026779448531060755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/3026779448531060755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/apa-itu-wahabi-2.html' title='Apa itu Wahabi ? (2)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-6310595828426297003</id><published>2009-10-17T17:49:00.000-07:00</published><updated>2009-10-17T17:51:49.641-07:00</updated><title type='text'>apa itu wahabi (1)</title><content type='html'>نمحرلا&lt;br /&gt;ميحرلا&lt;br /&gt;نإ دمحلا هلل هدمحن&lt;br /&gt;هنيعتسنو هرفغتسنو&lt;br /&gt;ذوعنو هللاب نم رورش&lt;br /&gt;انسفنأ نمو تائيس&lt;br /&gt;انلامعأ، نم هدهي هللا&lt;br /&gt;الف لضم هل نمو للضي&lt;br /&gt;الف يداه هل، دهشأو نأ&lt;br /&gt;ال هلإ الإ هللا هدحو&lt;br /&gt;ال كيرش هل، دهشأو نأ&lt;br /&gt;ًادمحم هدبع هلوسرو،&lt;br /&gt;ىلص هللا هيلع ىلعو هلآ&lt;br /&gt;هبحصو نمو مهعبت&lt;br /&gt;ٍناسحإب ىلإ موي نيدلا .&lt;br /&gt;اَي اَهُّيَأ&lt;br /&gt;َنيِذَّلا ْاوُنَمآ&lt;br /&gt;ْاوُقَّتا َهّللا&lt;br /&gt;َّقَح ِهِتاَقُت َالَو&lt;br /&gt;َّنُتوُمَت َّالِإ&lt;br /&gt;مُتنَأَو&lt;br /&gt;َنوُمِلْسُّم&lt;br /&gt;اَي اَهُّيَأ ُساَّنلا&lt;br /&gt;ْاوُقَّتا ُمُكَّبَر&lt;br /&gt;يِذَّلا مُكَقَلَخ&lt;br /&gt;نِّم ٍسْفَّن&lt;br /&gt;ٍةَدِحاَو َقَلَخَو&lt;br /&gt;اَهْنِم اَهَجْوَز&lt;br /&gt;َّثَبَو اَمُهْنِم&lt;br /&gt;ًالاَجِر ًاريِثَك&lt;br /&gt;ءاَسِنَو ْاوُقَّتاَو&lt;br /&gt;َهّللا يِذَّلا&lt;br /&gt;َنوُلءاَسَت ِهِب&lt;br /&gt;َماَحْرَألاَو َّنِإ&lt;br /&gt;َهّللا َناَك&lt;br /&gt;ْمُكْيَلَع اًبيِقَر&lt;br /&gt;اَي اَهُّيَأ&lt;br /&gt;َنيِذَّلا اوُنَمآ&lt;br /&gt;اوُقَّتا َهَّللا&lt;br /&gt;اوُلوُقَو اًلْوَق&lt;br /&gt;اًديِدَس . ْحِلْصُي&lt;br /&gt;ْمُكَل ْمُكَلاَمْعَأ&lt;br /&gt;ْرِفْغَيَو ْمُكَل&lt;br /&gt;ْمُكَبوُنُذ نَمَو&lt;br /&gt;ْعِطُي َهَّللا&lt;br /&gt;ُهَلوُسَرَو ْدَقَف&lt;br /&gt;َزاَف اًزْوَف&lt;br /&gt;اًميِظَع&lt;br /&gt;نإف َقدصأ ثيدحلا باتك&lt;br /&gt;هللا َريخو يدهلا ُيده&lt;br /&gt;دمحم ىلص هللا هيلع&lt;br /&gt;ملسو َّرشو رومألا&lt;br /&gt;اهتاثدحم َّلكو ةثدحم&lt;br /&gt;ةعدب َّلكو ةعدب ةلالض&lt;br /&gt;َّلكو ةلالض يف رانلا،&lt;br /&gt;امأ دعب ؛&lt;br /&gt;Pertama dan utama&lt;br /&gt;sekali kita ucapkan&lt;br /&gt;puji syukur kepada&lt;br /&gt;Allah subhaanahu wa&lt;br /&gt;ta’ala, yang&lt;br /&gt;senantiasa&lt;br /&gt;melimpahkan&lt;br /&gt;rahmat dan karunia-&lt;br /&gt;Nya kepada kita,&lt;br /&gt;sehingga pada&lt;br /&gt;kesempatan yang&lt;br /&gt;sangat berbahagia&lt;br /&gt;ini kita dapat&lt;br /&gt;berkumpul dalam&lt;br /&gt;rangka menambah&lt;br /&gt;wawasan&lt;br /&gt;keagamaan kita&lt;br /&gt;sebagai salah satu&lt;br /&gt;bentuk aktivitas&lt;br /&gt;‘ubudiyah kita&lt;br /&gt;kepada-Nya.&lt;br /&gt;Kemudian salawat&lt;br /&gt;beserta salam buat&lt;br /&gt;Nabi kita Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam, yang&lt;br /&gt;telah bersusah&lt;br /&gt;payah&lt;br /&gt;memperjuangkan&lt;br /&gt;agama yang kita&lt;br /&gt;cintai ini, untuk demi&lt;br /&gt;tegaknya kalimat&lt;br /&gt;tauhid di permukaan&lt;br /&gt;bumi ini, begitu pula&lt;br /&gt;untuk para keluarga&lt;br /&gt;dan sahabat beliau&lt;br /&gt;beserta orang-orang&lt;br /&gt;yang setia&lt;br /&gt;berpegang teguh&lt;br /&gt;dengan ajaran beliau&lt;br /&gt;sampai hari&lt;br /&gt;kemudian.&lt;br /&gt;Selanjutnya tak lupa&lt;br /&gt;ucapan terima kasih&lt;br /&gt;kami aturkan untuk&lt;br /&gt;para panitia yang&lt;br /&gt;telah memberi&lt;br /&gt;kesempatan dan&lt;br /&gt;mempercayakan&lt;br /&gt;kepada kami untuk&lt;br /&gt;berbicara di hadapan&lt;br /&gt;para hadirin semua&lt;br /&gt;pada kesempatan ini,&lt;br /&gt;serta telah&lt;br /&gt;menggagas untuk&lt;br /&gt;terlaksananya acara&lt;br /&gt;tabliq akbar ini&lt;br /&gt;dengan segala daya&lt;br /&gt;dan upaya semoga&lt;br /&gt;Allah menjadikan&lt;br /&gt;amalan mereka&lt;br /&gt;tercatat sebagai&lt;br /&gt;amal saleh di hari&lt;br /&gt;kiamat kelak, amiin&lt;br /&gt;ya Rabbal ‘alamiin.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan&lt;br /&gt;yang penuh berkah&lt;br /&gt;ini, panitia telah&lt;br /&gt;mempercayakan&lt;br /&gt;kepada kami untuk&lt;br /&gt;berbicara dengan&lt;br /&gt;topik: Apa Wahabi&lt;br /&gt;Itu?, semoga Allah&lt;br /&gt;memberikan taufik&lt;br /&gt;dan inayah-Nya&lt;br /&gt;kepada kami dalam&lt;br /&gt;mengulas topik&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;Pertanyaan yang&lt;br /&gt;amat singkat di atas&lt;br /&gt;membutuhkan&lt;br /&gt;jawaban yang cukup&lt;br /&gt;panjang, jawaban&lt;br /&gt;tersebut akan&lt;br /&gt;tersimpul dalam&lt;br /&gt;beberapa poin&lt;br /&gt;berikut ini:&lt;br /&gt;Keadaan yang&lt;br /&gt;melatar belakangi&lt;br /&gt;munculnya tuduhan&lt;br /&gt;wahabi.&lt;br /&gt;Kepada siapa&lt;br /&gt;ditujukan tuduhan&lt;br /&gt;wahabi tersebut&lt;br /&gt;diarahkan?.&lt;br /&gt;Pokok-pokok&lt;br /&gt;landasan dakwah&lt;br /&gt;yang dicap sebagai&lt;br /&gt;wahabi.&lt;br /&gt;Bukti kebohongan&lt;br /&gt;tuduhan wahabi&lt;br /&gt;terhadap dakwah&lt;br /&gt;Ahlussunnah Wal&lt;br /&gt;Jama’ah.&lt;br /&gt;Ringkasan dan&lt;br /&gt;penutup.&lt;br /&gt;Keadaan yang&lt;br /&gt;Melatar Belakangi&lt;br /&gt;Munculnya Tuduhan&lt;br /&gt;Wahabi&lt;br /&gt;Para hadirin yang&lt;br /&gt;kami hormati,&lt;br /&gt;dengan melihat&lt;br /&gt;gambaran sekilas&lt;br /&gt;tentang keadaan&lt;br /&gt;Jazirah Arab serta&lt;br /&gt;negeri sekitarnya,&lt;br /&gt;kita akan tahu sebab&lt;br /&gt;munculnya tuduhan&lt;br /&gt;tersebut, sekaligus&lt;br /&gt;kita akan mengerti&lt;br /&gt;apa yang&lt;br /&gt;melatarbelakanginya.&lt;br /&gt;Yang ingin kita tinjau&lt;br /&gt;di sini adalah dari&lt;br /&gt;aspek politik dan&lt;br /&gt;keagamaan secara&lt;br /&gt;umum, aspek aqidah&lt;br /&gt;secara khusus.&lt;br /&gt;Dari segi aspek&lt;br /&gt;politik Jazirah Arab&lt;br /&gt;berada di bawah&lt;br /&gt;kekuasaan yang&lt;br /&gt;terpecah-pecah,&lt;br /&gt;terlebih khusus&lt;br /&gt;daerah Nejd,&lt;br /&gt;perebutan&lt;br /&gt;kekuasaan selalu&lt;br /&gt;terjadi di sepanjang&lt;br /&gt;waktu, sehingga hal&lt;br /&gt;tersebut sangat&lt;br /&gt;berdampak negatif&lt;br /&gt;untuk kemajuan&lt;br /&gt;ekonomi dan&lt;br /&gt;pendidikan agama.&lt;br /&gt;Para penguasa hidup&lt;br /&gt;dengan memungut&lt;br /&gt;upeti dari rakyat&lt;br /&gt;jelata, jadi mereka&lt;br /&gt;sangat marah bila&lt;br /&gt;ada kekuatan atau&lt;br /&gt;dakwah yang dapat&lt;br /&gt;akan menggoyang&lt;br /&gt;kekuasaan mereka,&lt;br /&gt;begitu pula dari&lt;br /&gt;kalangan para tokoh&lt;br /&gt;adat dan agama&lt;br /&gt;yang biasa&lt;br /&gt;memungut iuran dari&lt;br /&gt;pengikut mereka,&lt;br /&gt;akan kehilangan&lt;br /&gt;objek jika pengikut&lt;br /&gt;mereka mengerti&lt;br /&gt;tentang aqidah dan&lt;br /&gt;agama dengan&lt;br /&gt;benar, dari sini&lt;br /&gt;mereka sangat hati-&lt;br /&gt;hati bila ada&lt;br /&gt;seseorang yang&lt;br /&gt;mencoba memberi&lt;br /&gt;pengertian kepada&lt;br /&gt;umat tentang aqidah&lt;br /&gt;atau agama yang&lt;br /&gt;benar.&lt;br /&gt;Dari segi aspek&lt;br /&gt;agama, pada abad&lt;br /&gt;(12 H / 17 M)&lt;br /&gt;keadaan beragama&lt;br /&gt;umat Islam sudah&lt;br /&gt;sangat jauh&lt;br /&gt;menyimpang dari&lt;br /&gt;kemurnian Islam itu&lt;br /&gt;sendiri, terutama&lt;br /&gt;dalam aspek aqidah,&lt;br /&gt;banyak sekali di sana&lt;br /&gt;sini praktek-praktek&lt;br /&gt;syirik atau bid’ah,&lt;br /&gt;para ulama yang ada&lt;br /&gt;bukan berarti tidak&lt;br /&gt;mengingkari hal&lt;br /&gt;tersebut, tapi usaha&lt;br /&gt;mereka hanya&lt;br /&gt;sebatas lingkungan&lt;br /&gt;mereka saja dan&lt;br /&gt;tidak berpengaruh&lt;br /&gt;secara luas, atau&lt;br /&gt;hilang ditelan oleh&lt;br /&gt;arus gelombang&lt;br /&gt;yang begitu kuat dari&lt;br /&gt;pihak yang&lt;br /&gt;menentang karena&lt;br /&gt;jumlah mereka yang&lt;br /&gt;begitu banyak di&lt;br /&gt;samping pengaruh&lt;br /&gt;kuat dari tokoh-&lt;br /&gt;tokoh masyarakat&lt;br /&gt;yang mendukung&lt;br /&gt;praktek-praktek&lt;br /&gt;syirik dan bid’ah&lt;br /&gt;tersebut demi&lt;br /&gt;kelanggengan&lt;br /&gt;pengaruh mereka&lt;br /&gt;atau karena mencari&lt;br /&gt;kepentingan duniawi&lt;br /&gt;di belakang itu,&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;keadaan seperti ini&lt;br /&gt;masih kita saksikan&lt;br /&gt;di tengah-tengah&lt;br /&gt;sebagian umat Islam,&lt;br /&gt;barangkali negara&lt;br /&gt;kita masih dalam&lt;br /&gt;proses ini, di mana&lt;br /&gt;aliran-aliran sesat&lt;br /&gt;dijadikan segi batu&lt;br /&gt;loncatan untuk&lt;br /&gt;mencapai pengaruh&lt;br /&gt;politik.&lt;br /&gt;Pada saat itu di Nejd&lt;br /&gt;sebagai tempat&lt;br /&gt;kelahiran sang&lt;br /&gt;pengibar bendera&lt;br /&gt;tauhid Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab sangat&lt;br /&gt;menonjol hal&lt;br /&gt;tersebut. Disebutkan&lt;br /&gt;oleh penulis sejarah&lt;br /&gt;dan penulis biografi&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdul Wahab,&lt;br /&gt;bahwa di masa itu&lt;br /&gt;pengaruh&lt;br /&gt;keagamaan&lt;br /&gt;melemah di dalam&lt;br /&gt;tubuh kaum&lt;br /&gt;muslimin sehingga&lt;br /&gt;tersebarlah berbagai&lt;br /&gt;bentuk maksiat,&lt;br /&gt;khurafat, syirik,&lt;br /&gt;bid’ah, dan&lt;br /&gt;sebagainya. Karena&lt;br /&gt;ilmu agama mulai&lt;br /&gt;minim di kalangan&lt;br /&gt;kebanyakan kaum&lt;br /&gt;muslimin, sehingga&lt;br /&gt;praktek-praktek&lt;br /&gt;syirik terjadi di sana&lt;br /&gt;sini seperti meminta&lt;br /&gt;ke kuburan wali-&lt;br /&gt;wali, atau meminta&lt;br /&gt;ke batu-batu dan&lt;br /&gt;pepohonan dengan&lt;br /&gt;memberikan&lt;br /&gt;sesajian, atau&lt;br /&gt;mempercayai dukun,&lt;br /&gt;tukang tenung dan&lt;br /&gt;peramal. Salah satu&lt;br /&gt;daerah di Nejd,&lt;br /&gt;namanya kampung&lt;br /&gt;Jubailiyah di situ&lt;br /&gt;terdapat kuburan&lt;br /&gt;sahabat Zaid bin&lt;br /&gt;Khaththab (saudara&lt;br /&gt;Umar bin Khaththab)&lt;br /&gt;yang syahid dalam&lt;br /&gt;perperangan&lt;br /&gt;melawan&lt;br /&gt;Musailamah Al&lt;br /&gt;Kadzab, manusia&lt;br /&gt;berbondong-&lt;br /&gt;bondong ke sana&lt;br /&gt;untuk meminta&lt;br /&gt;berkah, untuk&lt;br /&gt;meminta berbagai&lt;br /&gt;hajat, begitu pula di&lt;br /&gt;kampung ‘Uyainah&lt;br /&gt;terdapat pula sebuah&lt;br /&gt;pohon yang&lt;br /&gt;diagungkan, para&lt;br /&gt;manusia juga&lt;br /&gt;mencari berkah ke&lt;br /&gt;situ, termasuk para&lt;br /&gt;kaum wanita yang&lt;br /&gt;belum juga&lt;br /&gt;mendapatkan&lt;br /&gt;pasangan hidup&lt;br /&gt;meminta ke sana.&lt;br /&gt;Adapun daerah Hijaz&lt;br /&gt;(Mekkah dan&lt;br /&gt;Madinah) sekalipun&lt;br /&gt;tersebarnya ilmu&lt;br /&gt;dikarenakan&lt;br /&gt;keberadaan dua kota&lt;br /&gt;suci yang selalu&lt;br /&gt;dikunjungi oleh para&lt;br /&gt;ulama dan penuntut&lt;br /&gt;ilmu. Di sini tersebar&lt;br /&gt;kebiasaan suka&lt;br /&gt;bersumpah dengan&lt;br /&gt;selain Allah,&lt;br /&gt;menembok serta&lt;br /&gt;membangun kubah-&lt;br /&gt;kubah di atas&lt;br /&gt;kuburan serta&lt;br /&gt;berdoa di sana untuk&lt;br /&gt;mendapatkan&lt;br /&gt;kebaikan atau untuk&lt;br /&gt;menolak mara&lt;br /&gt;bahaya dsb (lihat&lt;br /&gt;pembahasan ini&lt;br /&gt;dalam kitab&lt;br /&gt;Raudhatul Afkar&lt;br /&gt;karangan Ibnu&lt;br /&gt;Qhanim). Begitu pula&lt;br /&gt;halnya dengan&lt;br /&gt;negeri-negeri sekitar&lt;br /&gt;hijaz, apalagi negeri&lt;br /&gt;yang jauh dari dua&lt;br /&gt;kota suci tersebut,&lt;br /&gt;ditambah lagi&lt;br /&gt;kurangnya ulama,&lt;br /&gt;tentu akan lebih&lt;br /&gt;memprihatinkan lagi&lt;br /&gt;dari apa yang terjadi&lt;br /&gt;di Jazirah Arab.&lt;br /&gt;Hal ini disebut Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab dalam&lt;br /&gt;kitabnya al-&lt;br /&gt;Qawa’id Arba’:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya&lt;br /&gt;kesyirikan pada&lt;br /&gt;zaman kita sekarang&lt;br /&gt;melebihi kesyirikan&lt;br /&gt;umat yang lalu,&lt;br /&gt;kesyirikan umat&lt;br /&gt;yang lalu hanya pada&lt;br /&gt;waktu senang saja,&lt;br /&gt;akan tetapi mereka&lt;br /&gt;ikhlas pada saat&lt;br /&gt;menghadapi bahaya,&lt;br /&gt;sedangkan&lt;br /&gt;kesyirikan pada&lt;br /&gt;zaman kita&lt;br /&gt;senantiasa pada&lt;br /&gt;setiap waktu, baik di&lt;br /&gt;saat aman apalagi&lt;br /&gt;saat mendapat&lt;br /&gt;bahaya.” Dalilnya&lt;br /&gt;firman Allah:&lt;br /&gt;اَذِإَف اوُبِكَر يِف&lt;br /&gt;ِكْلُفْلا اُوَعَد&lt;br /&gt;َهَّللا َنيِصِلْخُم&lt;br /&gt;ُهَل َنيِّدلا&lt;br /&gt;اَّمَلَف ْمُهاَّجَن&lt;br /&gt;ىَلِإ ِّرَبْلا اَذِإ&lt;br /&gt;ْمُه َنوُكِرْشُي&lt;br /&gt;“Maka apabila&lt;br /&gt;mereka menaiki&lt;br /&gt;kapal, mereka&lt;br /&gt;berdoa kepada Allah&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;mengikhlaskan&lt;br /&gt;agama padanya,&lt;br /&gt;maka tatkala Allah&lt;br /&gt;menyelamatkan&lt;br /&gt;mereka sampai ke&lt;br /&gt;daratan, seketika&lt;br /&gt;mereka kembali&lt;br /&gt;berbuat syirik.” (QS.&lt;br /&gt;al-Ankabut: 65)&lt;br /&gt;Dalam ayat ini Allah&lt;br /&gt;terangkan bahwa&lt;br /&gt;mereka ketika&lt;br /&gt;berada dalam&lt;br /&gt;ancaman bencana&lt;br /&gt;yaitu tenggelam&lt;br /&gt;dalam lautan,&lt;br /&gt;mereka berdoa&lt;br /&gt;hanya semata&lt;br /&gt;kepada Allah dan&lt;br /&gt;melupakan berhala&lt;br /&gt;atau sesembahan&lt;br /&gt;mereka baik dari&lt;br /&gt;orang sholeh, batu&lt;br /&gt;dan pepohonan,&lt;br /&gt;namun saat mereka&lt;br /&gt;telah selamat&lt;br /&gt;sampai di daratan&lt;br /&gt;mereka kembali&lt;br /&gt;berbuat syirik. Tetapi&lt;br /&gt;pada zaman&lt;br /&gt;sekarang orang&lt;br /&gt;melakukan syirik&lt;br /&gt;dalam setiap saat.&lt;br /&gt;Dalam keadaan&lt;br /&gt;seperti di atas Allah&lt;br /&gt;membuka sebab&lt;br /&gt;untuk kembalinya&lt;br /&gt;kaum muslimin&lt;br /&gt;kepada Agama yang&lt;br /&gt;benar, bersih dari&lt;br /&gt;kesyirikan dan&lt;br /&gt;bid’ah.&lt;br /&gt;Sebagaimana yang&lt;br /&gt;telah disebutkan&lt;br /&gt;oleh Rasulullah&lt;br /&gt;dalam sabdanya:&lt;br /&gt;« َّنِإ َهللا&lt;br /&gt;ُثَعْبَي ِهِذَهِل&lt;br /&gt;ِةَّمُألا ىَلَع&lt;br /&gt;ِسْأَر ِّلُك ِةَئاِم&lt;br /&gt;ٍةَنَس ْنَم ُدِّدَجُي&lt;br /&gt;اَهَل اَهَنْيِد »&lt;br /&gt;“Sesungguhnya&lt;br /&gt;Allah mengutus&lt;br /&gt;untuk umat ini pada&lt;br /&gt;setiap penghujung&lt;br /&gt;seratus tahun orang&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;memperbaharui&lt;br /&gt;untuk umat ini&lt;br /&gt;agamanya.” (HR.&lt;br /&gt;Abu Daud no. 4291, Al&lt;br /&gt;Hakim no. 8592)&lt;br /&gt;Pada abad (12 H / 17&lt;br /&gt;M) lahirlah seorang&lt;br /&gt;pembaharu di negeri&lt;br /&gt;Nejd, yaitu: Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahhab Dari Kabilah&lt;br /&gt;Bani Tamim.&lt;br /&gt;Yang pernah&lt;br /&gt;mendapat pujian dari&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;dalam sabda beliau:&lt;br /&gt;“Bahwa mereka&lt;br /&gt;(yaitu Bani Tamim)&lt;br /&gt;adalah umatku yang&lt;br /&gt;terkuat dalam&lt;br /&gt;menentang&lt;br /&gt;Dajjal.” (HR. Bukhari&lt;br /&gt;no. 2405, Muslim no.&lt;br /&gt;2525)&lt;br /&gt;tepatnya tahun 1115&lt;br /&gt;H di ‘Uyainah di&lt;br /&gt;salah satu&lt;br /&gt;perkampungan&lt;br /&gt;daerah Riyadh. Beliau&lt;br /&gt;lahir dalam&lt;br /&gt;lingkungan keluarga&lt;br /&gt;ulama, kakek dan&lt;br /&gt;bapak beliau&lt;br /&gt;merupakan ulama&lt;br /&gt;yang terkemuka di&lt;br /&gt;negeri Nejd, belum&lt;br /&gt;berumur sepuluh&lt;br /&gt;tahun beliau telah&lt;br /&gt;hafal al-Qur’an, ia&lt;br /&gt;memulai&lt;br /&gt;pertualangan&lt;br /&gt;ilmunya dari ayah&lt;br /&gt;kandungnya dan&lt;br /&gt;pamannya, dengan&lt;br /&gt;modal kecerdasan&lt;br /&gt;dan ditopang oleh&lt;br /&gt;semangat yang&lt;br /&gt;tinggi beliau&lt;br /&gt;berpetualang ke&lt;br /&gt;berbagai daerah&lt;br /&gt;tetangga untuk&lt;br /&gt;menuntut ilmu&lt;br /&gt;seperti daerah&lt;br /&gt;Basrah dan Hijaz,&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;lazimnya kebiasaan&lt;br /&gt;para ulama dahulu&lt;br /&gt;yang mana mereka&lt;br /&gt;membekali diri&lt;br /&gt;mereka dengan ilmu&lt;br /&gt;yang matang&lt;br /&gt;sebelum turun ke&lt;br /&gt;medan dakwah.&lt;br /&gt;Hal ini juga disebut&lt;br /&gt;oleh Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab dalam&lt;br /&gt;kitabnya Ushul&lt;br /&gt;Tsalatsah:&lt;br /&gt;“Ketahuilah semoga&lt;br /&gt;Allah merahmatimu,&lt;br /&gt;sesungguhnya wajib&lt;br /&gt;atas kita untuk&lt;br /&gt;mengenal empat&lt;br /&gt;masalah; pertama&lt;br /&gt;Ilmu yaitu mengenal&lt;br /&gt;Allah, mengenal&lt;br /&gt;nabinya, mengenal&lt;br /&gt;agama Islam dengan&lt;br /&gt;dalil-dalil”.&lt;br /&gt;Kemudian beliau&lt;br /&gt;sebutkan dalil&lt;br /&gt;tentang pentingnya&lt;br /&gt;ilmu sebelum&lt;br /&gt;beramal dan&lt;br /&gt;berdakwah, beliau&lt;br /&gt;sebutkan ungkapan&lt;br /&gt;Imam Bukhari: “Bab&lt;br /&gt;berilmu sebelum&lt;br /&gt;berbicara dan&lt;br /&gt;beramal, dalilnya&lt;br /&gt;firman Allah yang&lt;br /&gt;berbunyi:&lt;br /&gt;ْمَلْعاَف ُهَّنَأ ال&lt;br /&gt;َهَلِإ الِإ ُهَّللا&lt;br /&gt;ْرِفْغَتْساَو&lt;br /&gt;َكِبْنَذِل&lt;br /&gt;َنيِنِمْؤُمْلِلَو&lt;br /&gt;ِتاَنِمْؤُمْلاَو&lt;br /&gt;ُهَّللاَو ُمَلْعَي&lt;br /&gt;ْمُكَبَّلَقَتُم&lt;br /&gt;ْمُكاَوْثَمَو&lt;br /&gt;“Ketahuilah&lt;br /&gt;sesungguhnya tiada&lt;br /&gt;yang berhak&lt;br /&gt;disembah kecuali&lt;br /&gt;Allah dan minta&lt;br /&gt;ampunlah atas&lt;br /&gt;dosamu.” Maka&lt;br /&gt;dalam ayat ini Allah&lt;br /&gt;memulai dengan&lt;br /&gt;perintah ilmu&lt;br /&gt;sebelum berbicara&lt;br /&gt;dan beramal”.&lt;br /&gt;Setelah beliau&lt;br /&gt;kembali dari&lt;br /&gt;pertualangan ilmu,&lt;br /&gt;beliau mulai&lt;br /&gt;berdakwah di&lt;br /&gt;kampung Huraimilak&lt;br /&gt;di mana ayah&lt;br /&gt;kandung beliau&lt;br /&gt;menjadi Qadhi&lt;br /&gt;(hakim). Selain&lt;br /&gt;berdakwah, beliau&lt;br /&gt;tetap menimba ilmu&lt;br /&gt;dari ayah beliau&lt;br /&gt;sendiri, setelah ayah&lt;br /&gt;beliau meninggal&lt;br /&gt;tahun 1153, beliau&lt;br /&gt;semakin gencar&lt;br /&gt;mendakwahkan&lt;br /&gt;tauhid, ternyata&lt;br /&gt;kondisi dan situasi di&lt;br /&gt;Huraimilak kurang&lt;br /&gt;menguntungkan&lt;br /&gt;untuk dakwah,&lt;br /&gt;selanjut beliau&lt;br /&gt;berpindah ke&lt;br /&gt;‘Uyainah, ternyata&lt;br /&gt;penguasa ‘Uyainah&lt;br /&gt;saat itu memberikan&lt;br /&gt;dukungan dan&lt;br /&gt;bantuan untuk&lt;br /&gt;dakwah yang beliau&lt;br /&gt;bawa, namun&lt;br /&gt;akhirnya penguasa&lt;br /&gt;‘Uyainah mendapat&lt;br /&gt;tekanan dari&lt;br /&gt;berbagai pihak,&lt;br /&gt;akhirnya beliau&lt;br /&gt;berpindah lagi dari&lt;br /&gt;‘Uyainah ke&lt;br /&gt;Dir’iyah, ternyata&lt;br /&gt;masyarakat&lt;br /&gt;Dir’iyah telah&lt;br /&gt;banyak mendengar&lt;br /&gt;tentang dakwah&lt;br /&gt;beliau melalui murid-&lt;br /&gt;murid beliau,&lt;br /&gt;termasuk sebagian&lt;br /&gt;di antara murid&lt;br /&gt;beliau keluarga&lt;br /&gt;penguasa Dir’iyah,&lt;br /&gt;akhirnya timbul&lt;br /&gt;inisiatif dari sebagian&lt;br /&gt;dari murid beliau&lt;br /&gt;untuk memberi tahu&lt;br /&gt;pemimpin Dir’yah&lt;br /&gt;tentang kedatangan&lt;br /&gt;beliau, maka dengan&lt;br /&gt;rendah hati&lt;br /&gt;Muhammad bin Saud&lt;br /&gt;sebagai pemimpin&lt;br /&gt;Dir’iyah waktu itu&lt;br /&gt;mendatangi tempat&lt;br /&gt;di mana Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab menumpang,&lt;br /&gt;maka di situ&lt;br /&gt;terjalinlah perjanjian&lt;br /&gt;yang penuh berkah&lt;br /&gt;bahwa di antara&lt;br /&gt;keduanya berjanji&lt;br /&gt;akan bekerja sama&lt;br /&gt;dalam menegakkan&lt;br /&gt;agama Allah. Dengan&lt;br /&gt;mendengar adanya&lt;br /&gt;perjanjian tersebut&lt;br /&gt;mulailah musuh-&lt;br /&gt;musuh Aqidah&lt;br /&gt;kebakaran jenggot,&lt;br /&gt;sehingga mereka&lt;br /&gt;berusaha dengan&lt;br /&gt;berbagai dalih untuk&lt;br /&gt;menjatuhkan&lt;br /&gt;kekuasaan&lt;br /&gt;Muhammad bin Saud,&lt;br /&gt;dan menyiksa orang-&lt;br /&gt;orang yang pro&lt;br /&gt;terhadap dakwah&lt;br /&gt;tauhid.&lt;br /&gt;Kepada Siapa&lt;br /&gt;Dituduhkan Gelar&lt;br /&gt;Wahabi Tersebut&lt;br /&gt;Karena hari demi hari&lt;br /&gt;dakwah tauhid&lt;br /&gt;semakin tersebar&lt;br /&gt;mereka para musuh&lt;br /&gt;dakwah tidak&lt;br /&gt;mampu lagi untuk&lt;br /&gt;melawan dengan&lt;br /&gt;kekuatan, maka&lt;br /&gt;mereka berpindah&lt;br /&gt;arah dengan&lt;br /&gt;memfitnah dan&lt;br /&gt;menyebarkan isu-isu&lt;br /&gt;bohong supaya&lt;br /&gt;mendapat dukungan&lt;br /&gt;dari pihak lain untuk&lt;br /&gt;menghambat laju&lt;br /&gt;dakwah tauhid&lt;br /&gt;tersebut. Diantar&lt;br /&gt;fitnah yang tersebar&lt;br /&gt;adalah sebutan&lt;br /&gt;wahabi untuk orang&lt;br /&gt;yang mengajak&lt;br /&gt;kepada tauhid.&lt;br /&gt;Sebagaimana&lt;br /&gt;lazimnya setiap&lt;br /&gt;penyeru kepada&lt;br /&gt;kebenaran pasti&lt;br /&gt;akan menghadapi&lt;br /&gt;berbagai tantangan&lt;br /&gt;dan onak duri dalam&lt;br /&gt;menelapaki&lt;br /&gt;perjalanan dakwah.&lt;br /&gt;Sebagaimana telah&lt;br /&gt;dijelaskan pula oleh&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdul Wahab&lt;br /&gt;dalam kitab beliau&lt;br /&gt;Kasyfus Syubuhaat:&lt;br /&gt;“Ketahuilah olehmu,&lt;br /&gt;bahwa&lt;br /&gt;sesungguhnya di&lt;br /&gt;antara hikmah Allah&lt;br /&gt;subhaanahu wa&lt;br /&gt;ta’ala, tidak diutus&lt;br /&gt;seorang nabi pun&lt;br /&gt;dengan tauhid ini,&lt;br /&gt;melainkan Allah&lt;br /&gt;menjadikan baginya&lt;br /&gt;musuh-musuh,&lt;br /&gt;sebagaimana firman&lt;br /&gt;Allah:&lt;br /&gt;َكِلَذَكَو اَنْلَعَج&lt;br /&gt;ِّلُكِل ٍّيِبَن&lt;br /&gt;اًّوُدَع َنيِطاَيَش&lt;br /&gt;ِسْنإلا ِّنِجْلاَو&lt;br /&gt;يِحوُي ْمُهُضْعَب&lt;br /&gt;ىَلِإ ٍضْعَب َفُرْخُز&lt;br /&gt;ِلْوَقْلا اًروُرُغ&lt;br /&gt;“Demikianlah Kami&lt;br /&gt;jadikan bagi setiap&lt;br /&gt;Nabi itu musuh&lt;br /&gt;(yaitu) setan dari&lt;br /&gt;jenis manusia dan&lt;br /&gt;jin, sebagian mereka&lt;br /&gt;membisikkan kepada&lt;br /&gt;bagian yang lain&lt;br /&gt;perkataan indah&lt;br /&gt;sebagai&lt;br /&gt;tipuan.” (QS. al-&lt;br /&gt;An-’am: 112)&lt;br /&gt;Bila kita membaca&lt;br /&gt;sejarah para nabi&lt;br /&gt;tidak seorang pun di&lt;br /&gt;antara mereka yang&lt;br /&gt;tidak menghadapi&lt;br /&gt;tantangan dari&lt;br /&gt;kaumnya, bahkan di&lt;br /&gt;antara mereka ada&lt;br /&gt;yang dibunuh,&lt;br /&gt;termasuk Nabi kita&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam diusir dari&lt;br /&gt;tanah kelahirannya,&lt;br /&gt;beliau dituduh&lt;br /&gt;sebagai orang gila,&lt;br /&gt;sebagai tukang sihir&lt;br /&gt;dan penyair, begitu&lt;br /&gt;pula pera ulama&lt;br /&gt;yang mengajak&lt;br /&gt;kepada ajarannya&lt;br /&gt;dalam sepanjang&lt;br /&gt;masa. Ada yang&lt;br /&gt;dibunuh,&lt;br /&gt;dipenjarakan,&lt;br /&gt;disiksa, dan&lt;br /&gt;sebagainya. Atau&lt;br /&gt;dituduh dengan&lt;br /&gt;tuduhan yang bukan-&lt;br /&gt;bukan untuk&lt;br /&gt;memojokkan&lt;br /&gt;mereka di hadapan&lt;br /&gt;manusia, supaya&lt;br /&gt;orang lari dari&lt;br /&gt;kebenaran yang&lt;br /&gt;mereka serukan.&lt;br /&gt;Hal ini pula yang&lt;br /&gt;dihadapi Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab, sebagaimana&lt;br /&gt;yang beliau&lt;br /&gt;ungkapkan dalam&lt;br /&gt;lanjutan surat beliau&lt;br /&gt;kepada penduduk&lt;br /&gt;Qashim: “Kemudian&lt;br /&gt;tidak tersembunyi&lt;br /&gt;lagi atas kalian, saya&lt;br /&gt;mendengar bahwa&lt;br /&gt;surat Sulaiman bin&lt;br /&gt;Suhaim (seorang&lt;br /&gt;penentang dakwah&lt;br /&gt;tauhid) telah sampai&lt;br /&gt;kepada kalian, lalu&lt;br /&gt;sebagian di antara&lt;br /&gt;kalian ada yang&lt;br /&gt;percaya terhadap&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;bohong yang ia tulis,&lt;br /&gt;yang mana saya&lt;br /&gt;sendiri tidak pernah&lt;br /&gt;mengucapkannya,&lt;br /&gt;bahkan tidak pernah&lt;br /&gt;terlintas dalam&lt;br /&gt;ingatanku, seperti&lt;br /&gt;tuduhannya:&lt;br /&gt;Bahwa saya&lt;br /&gt;mengingkari kitab-&lt;br /&gt;kitab mazhab yang&lt;br /&gt;empat.&lt;br /&gt;Bahwa saya&lt;br /&gt;mengatakan bahwa&lt;br /&gt;manusia semenjak&lt;br /&gt;enam ratus tahun&lt;br /&gt;lalu sudah tidak lagi&lt;br /&gt;memiliki ilmu.&lt;br /&gt;Bahwa saya&lt;br /&gt;mengaku sebagai&lt;br /&gt;mujtahid.&lt;br /&gt;Bahwa saya&lt;br /&gt;mengatakan bahwa&lt;br /&gt;perbedaan pendapat&lt;br /&gt;antara ulama adalah&lt;br /&gt;bencana.&lt;br /&gt;Bahwa saya&lt;br /&gt;mengkafirkan orang&lt;br /&gt;yang bertawassul&lt;br /&gt;dengan orang-orang&lt;br /&gt;saleh (yang masih&lt;br /&gt;hidup -ed).&lt;br /&gt;Bahwa saya pernah&lt;br /&gt;berkata; jika saya&lt;br /&gt;mampu saya akan&lt;br /&gt;runtuhkan kubah&lt;br /&gt;yang ada di atas&lt;br /&gt;kuburan Rasululllah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam.&lt;br /&gt;Bahwa saya pernah&lt;br /&gt;berkata, jika saya&lt;br /&gt;mampu saya akan&lt;br /&gt;ganti pancuran&lt;br /&gt;ka’bah dengan&lt;br /&gt;pancuran kayu.&lt;br /&gt;Bahwa saya&lt;br /&gt;mengharamkan&lt;br /&gt;ziarah kubur.&lt;br /&gt;Bahwa saya&lt;br /&gt;mengkafirkan orang&lt;br /&gt;bersumpah dengan&lt;br /&gt;selain Allah.&lt;br /&gt;Jawaban saya untuk&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan ini&lt;br /&gt;adalah:&lt;br /&gt;sesungguhnya ini&lt;br /&gt;semua adalah suatu&lt;br /&gt;kebohongan yang&lt;br /&gt;nyata. Lalu beliau&lt;br /&gt;tutup dengan firman&lt;br /&gt;Allah:&lt;br /&gt;اَي اَهُّيَأ&lt;br /&gt;َنيِذَّلا اوُنَمآ&lt;br /&gt;ْنِإ ْمُكَءاَج&lt;br /&gt;ٌقِساَف ٍإَبَنِب&lt;br /&gt;اوُنَّيَبَتَف ْنَأ&lt;br /&gt;اوُبيِصُت اًمْوَق&lt;br /&gt;ٍةَلاَهَجِب&lt;br /&gt;اوُحِبْصُتَف ىَلَع&lt;br /&gt;اَم ْمُتْلَعَف&lt;br /&gt;َنيِمِداَن&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang&lt;br /&gt;yang beriman jika&lt;br /&gt;orang fasik datang&lt;br /&gt;kepada kamu&lt;br /&gt;membawa sebuah&lt;br /&gt;berita maka telitilah,&lt;br /&gt;agar kalian tidak&lt;br /&gt;mencela suatu kaum&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;kebodohan.” (QS. al-&lt;br /&gt;Hujuraat: 6) (baca&lt;br /&gt;jawaban untuk&lt;br /&gt;berbagai tuduhan di&lt;br /&gt;atas dalam kitab-&lt;br /&gt;kitab berikut, 1.&lt;br /&gt;Mas’ud an-Nadawy,&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab Muslih&lt;br /&gt;Mazlum, 2. Abdul Aziz&lt;br /&gt;Abdul Lathif,&lt;br /&gt;Da’awy Munaawi-&lt;br /&gt;iin li Dakwah&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdil&lt;br /&gt;Wahab, 3. Sholeh&lt;br /&gt;Fauzan, Min A’laam&lt;br /&gt;Al Mujaddidiin, dan&lt;br /&gt;kitab lainnya)&lt;br /&gt;-bersambung insya&lt;br /&gt;Allah-&lt;br /&gt;*) Penulis adalah&lt;br /&gt;Rektor Sekolah&lt;br /&gt;Tinggi Dirasat&lt;br /&gt;Islamiyah Imam&lt;br /&gt;Syafii,  Jember,&lt;br /&gt;Jawa Timur&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Disampaikan dalam&lt;br /&gt;tabligh Akbar 21 Juli&lt;br /&gt;2005 di kota Jeddah,&lt;br /&gt;Saudi Arabia&lt;br /&gt;Oleh: Ustadz DR. Ali&lt;br /&gt;Musri SP *&lt;br /&gt;Artikel&lt;br /&gt;www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-6310595828426297003?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/6310595828426297003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/apa-itu-wahabi-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/6310595828426297003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/6310595828426297003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/apa-itu-wahabi-1.html' title='apa itu wahabi (1)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-4666004744726767519</id><published>2009-10-17T17:40:00.001-07:00</published><updated>2009-10-17T17:40:38.617-07:00</updated><title type='text'>Buku Putih SyaikhMuhammad Bin AbdulWahab (2)</title><content type='html'>Diambil dari Kitab&lt;br /&gt;Tashhihul Mafahimil&lt;br /&gt;Khoti’ati&lt;br /&gt;Karya: Syaikh DR.&lt;br /&gt;Shalih bin Abdul Aziz&lt;br /&gt;As-Sindy&lt;br /&gt;( Dosen Aqidah&lt;br /&gt;Universitas Islam&lt;br /&gt;Madinah )&lt;br /&gt;Diterjemahkan oleh:&lt;br /&gt;Nur Kholis Kurdian,&lt;br /&gt;Lc.&lt;br /&gt;(Dosen Sekolah&lt;br /&gt;Tinggi Dirasat&lt;br /&gt;Islamiyah Imam&lt;br /&gt;Syafii, Jember, Jawa&lt;br /&gt;Timur)&lt;br /&gt;Dikoreksi ulang oleh:&lt;br /&gt;Abdullah Zaen, Lc. &amp;&lt;br /&gt;Muhammad Yasir, Lc.&lt;br /&gt;Poin Keempat:&lt;br /&gt;Tentang Pengkafiran&lt;br /&gt;Di antara tuduhan&lt;br /&gt;terbesar yang&lt;br /&gt;tersebar adalah:&lt;br /&gt;bahwa Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab beserta&lt;br /&gt;pengikutnya&lt;br /&gt;mengkafirkan kaum&lt;br /&gt;muslimin, dan&lt;br /&gt;meyakini bahwa&lt;br /&gt;nikah dengan&lt;br /&gt;mereka hukumnya&lt;br /&gt;tidak sah, kecuali&lt;br /&gt;jika menikah dengan&lt;br /&gt;orang yang sepaham&lt;br /&gt;dengannya atau&lt;br /&gt;orang yang hijrah&lt;br /&gt;kepadanya.&lt;br /&gt;Beliau telah&lt;br /&gt;membantah tuduhan&lt;br /&gt;ini di berbagai&lt;br /&gt;bukunya, antara lain&lt;br /&gt;ucapannya,&lt;br /&gt;“Tuduhan bahwa&lt;br /&gt;aku telah&lt;br /&gt;mengkafirkan kaum&lt;br /&gt;muslimin adalah&lt;br /&gt;dusta besar yang&lt;br /&gt;diada-adakan orang&lt;br /&gt;yang memusuhiku;&lt;br /&gt;untuk menghalang-&lt;br /&gt;halangi orang dari&lt;br /&gt;agama ini. Maka aku&lt;br /&gt;katakan, “Maha suci&lt;br /&gt;Engkau (wahai&lt;br /&gt;Rabbku), ini adalah&lt;br /&gt;kedustaan yang&lt;br /&gt;besar.” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah,&lt;br /&gt;I/100).&lt;br /&gt;“Bermacam-macam&lt;br /&gt;tuduhan telah&lt;br /&gt;dilontarkan kepada&lt;br /&gt;kami, fitnah pun&lt;br /&gt;makin menjadi-jadi,&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;mengerahkan&lt;br /&gt;pasukan berkuda&lt;br /&gt;dan pasukan&lt;br /&gt;berjalan kaki dari&lt;br /&gt;kalangan iblis untuk&lt;br /&gt;menyerang kami.&lt;br /&gt;Dan di antara&lt;br /&gt;kebohongan yang&lt;br /&gt;mereka sebarkan,&lt;br /&gt;adalah tuduhan&lt;br /&gt;bahwa aku&lt;br /&gt;mengkafirkan&lt;br /&gt;seluruh kaum&lt;br /&gt;muslimin kecuali&lt;br /&gt;pengikutku, dan&lt;br /&gt;nikah dengan&lt;br /&gt;mereka hukumnya&lt;br /&gt;tidak sah. Untuk&lt;br /&gt;menukil tuduhan&lt;br /&gt;tersebut saja orang&lt;br /&gt;yang berakal merasa&lt;br /&gt;malu, apalagi untuk&lt;br /&gt;mempercayainya.&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin&lt;br /&gt;orang yang berakal&lt;br /&gt;memiliki keyakinan&lt;br /&gt;seperti itu? Apakah&lt;br /&gt;mungkin seorang&lt;br /&gt;muslim meyakini&lt;br /&gt;keyakinan&lt;br /&gt;demikian?. Aku&lt;br /&gt;berlepas diri dari&lt;br /&gt;tuduhan itu. Tuduhan&lt;br /&gt;itu tidaklah&lt;br /&gt;dilontarkan&lt;br /&gt;melainkan dari orang&lt;br /&gt;yang tidak waras&lt;br /&gt;dan linglung. Semoga&lt;br /&gt;Allah ta’ala&lt;br /&gt;memerangi orang-&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;bermaksud&lt;br /&gt;jelek.” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah,&lt;br /&gt;I/80).&lt;br /&gt;“Yang aku kafirkan&lt;br /&gt;adalah orang yang&lt;br /&gt;telah mengerti&lt;br /&gt;ajaran Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam, lalu dia&lt;br /&gt;menghinanya,&lt;br /&gt;menghalangi&lt;br /&gt;manusia darinya,&lt;br /&gt;serta memusuhi&lt;br /&gt;penganutnya. Inilah&lt;br /&gt;yang aku kafirkan,&lt;br /&gt;dan alhamdulillah&lt;br /&gt;kebanyakan umat ini&lt;br /&gt;tidaklah demikian&lt;br /&gt;keadaannya.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah, I/73).&lt;br /&gt;Poin Kelima: Tentang&lt;br /&gt;Pemikiran Khawarij&lt;br /&gt;Sebagaian orang&lt;br /&gt;menuduh Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab berpemikiran&lt;br /&gt;Khawarij, yaitu&lt;br /&gt;mengkafirkan orang&lt;br /&gt;yang berbuat&lt;br /&gt;maksiat.&lt;br /&gt;Beliau menjawab,&lt;br /&gt;“Aku tidak akan&lt;br /&gt;mengatakan tentang&lt;br /&gt;seorang pun dari&lt;br /&gt;kaum muslimin&lt;br /&gt;bahwa dia pasti&lt;br /&gt;masuk surga atau&lt;br /&gt;neraka, kecuali&lt;br /&gt;orang yang telah&lt;br /&gt;dipersaksikan&lt;br /&gt;demikian oleh&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;Aku berharap&lt;br /&gt;semoga orang yang&lt;br /&gt;baik masuk surga,&lt;br /&gt;dan aku&lt;br /&gt;mengkhawatirkan&lt;br /&gt;orang yang berbuat&lt;br /&gt;jelek akan masuk&lt;br /&gt;neraka. Aku tidak&lt;br /&gt;mengkafirkan&lt;br /&gt;seorang pun dari&lt;br /&gt;kaum muslimin,&lt;br /&gt;serta&lt;br /&gt;mengeluarkannya&lt;br /&gt;dari agama ini, hanya&lt;br /&gt;karena dia&lt;br /&gt;terjerumus ke suatu&lt;br /&gt;perbuatan&lt;br /&gt;dosa.” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah,&lt;br /&gt;I/32).&lt;br /&gt;Poin Keenam:&lt;br /&gt;Tentang Menyifati&lt;br /&gt;Allah Ta’ala Dengan&lt;br /&gt;Sifat Tubuh, Seperti&lt;br /&gt;Tubuhnya Makhluk&lt;br /&gt;Di antara isu-isu&lt;br /&gt;yang tersebar di&lt;br /&gt;publik, bahwasanya&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdul Wahab&lt;br /&gt;mensifati Allah&lt;br /&gt;ta’ala dengan sifat&lt;br /&gt;tubuh, yakni&lt;br /&gt;menyamakan sifat-&lt;br /&gt;sifat Allah dengan&lt;br /&gt;sifat-sifat makhluk-&lt;br /&gt;Nya.&lt;br /&gt;Beliau telah&lt;br /&gt;menjelaskan&lt;br /&gt;keyakinannya dalam&lt;br /&gt;masalah ini, dan&lt;br /&gt;kenyataannya beliau&lt;br /&gt;amat jauh dari&lt;br /&gt;keyakinan batil di&lt;br /&gt;atas. Beliau berkata,&lt;br /&gt;“Termasuk bagian&lt;br /&gt;dari keimanan&lt;br /&gt;kepada Allah ta’ala&lt;br /&gt;adalah: mengimani&lt;br /&gt;sifat-sifat-Nya yang&lt;br /&gt;telah disebutkan&lt;br /&gt;dalam Kitab dan&lt;br /&gt;Sunnah, tanpa&lt;br /&gt;mengotori keimanan&lt;br /&gt;tersebut dengan&lt;br /&gt;tahrif (merubah lafaz&lt;br /&gt;maupun makna) dan&lt;br /&gt;ta’thil&lt;br /&gt;(pengingkaran&lt;br /&gt;secara total maupun&lt;br /&gt;parsial). Aku&lt;br /&gt;meyakini bahwa&lt;br /&gt;tidak ada sesuatu&lt;br /&gt;pun yang serupa&lt;br /&gt;dengan Allah&lt;br /&gt;subhanahu wa&lt;br /&gt;ta’ala, dan Dialah&lt;br /&gt;Yang Maha&lt;br /&gt;Mendengar lagi Maha&lt;br /&gt;Melihat. Aku tidak&lt;br /&gt;mengingkari sifat-&lt;br /&gt;sifat Allah yang&lt;br /&gt;disebutkan di dalam&lt;br /&gt;al-Qur’an maupun&lt;br /&gt;Sunnah. Aku juga&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;menyelewengkan&lt;br /&gt;makna sifat-sifat&lt;br /&gt;tersebut, atau&lt;br /&gt;berupaya untuk&lt;br /&gt;mereka-reka&lt;br /&gt;keadaan serta&lt;br /&gt;bentuk yang hakiki&lt;br /&gt;dari sifat-sifat itu.&lt;br /&gt;Aku tidak&lt;br /&gt;menyerupakan sifat-&lt;br /&gt;sifat Allah ta’ala&lt;br /&gt;dengan sifat-sifat&lt;br /&gt;makhluk-Nya;&lt;br /&gt;karena tidak ada&lt;br /&gt;yang serupa dengan-&lt;br /&gt;Nya, tidak ada&lt;br /&gt;sekutu bagi-Nya dan&lt;br /&gt;Dia tidak&lt;br /&gt;dianalogikan dengan&lt;br /&gt;para makhluk-Nya.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah&lt;br /&gt;ta’ala Maha&lt;br /&gt;Mengetahui Dzat-&lt;br /&gt;Nya serta makhluk-&lt;br /&gt;Nya juga Maha benar&lt;br /&gt;firman-Nya. Allah&lt;br /&gt;telah berlepas diri&lt;br /&gt;dari keyakinan-&lt;br /&gt;keyakinan golongan&lt;br /&gt;takyif (yang&lt;br /&gt;berupaya untuk&lt;br /&gt;mereka-reka&lt;br /&gt;keadaan serta&lt;br /&gt;bentuk yang hakiki&lt;br /&gt;dari sifat-sifat Allah),&lt;br /&gt;maupun golongan&lt;br /&gt;tamtsil (yang&lt;br /&gt;menyerupakan sifat-&lt;br /&gt;sifat Allah dengan&lt;br /&gt;sifat-sifat makhluk-&lt;br /&gt;Nya). Juga Allah&lt;br /&gt;telah berlepas diri&lt;br /&gt;dari keyakinan-&lt;br /&gt;keyakinan golongan&lt;br /&gt;tahrif (yang merubah&lt;br /&gt;lafazh maupun&lt;br /&gt;makna sifat-sifat-&lt;br /&gt;Nya) maupun&lt;br /&gt;golongan ta’thil&lt;br /&gt;(yang mengingkari&lt;br /&gt;sifat-sifat-Nya&lt;br /&gt;secara total maupun&lt;br /&gt;parsial). Allah ta’ala&lt;br /&gt;berfirman,&lt;br /&gt;َناَحْبُس َكِّبَر&lt;br /&gt;ِّبَر ِةَّزِعْلا&lt;br /&gt;اَّمَع َنوُفِصَي.&lt;br /&gt;ٌمالَسَو ىَلَع&lt;br /&gt;َنيِلَسْرُمْلا.&lt;br /&gt;ُدْمَحْلاَو ِهَّلِل&lt;br /&gt;ِّبَر َنيِمَلاَعْلا&lt;br /&gt;)تافاصلا:180-182 )&lt;br /&gt;“Maha suci Rabb-&lt;br /&gt;mu yang mempunyai&lt;br /&gt;keperkasaan dari&lt;br /&gt;apa yang mereka&lt;br /&gt;katakan. Dan&lt;br /&gt;kesejahteraan&lt;br /&gt;dilimpahkan atas&lt;br /&gt;para rasul. Dan&lt;br /&gt;segala puji bagi Allah&lt;br /&gt;Rabb sekalian&lt;br /&gt;alam”. (QS.Ash-&lt;br /&gt;Shafat:&lt;br /&gt;180-182).” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah, I/29).&lt;br /&gt;“Sebagaimana telah&lt;br /&gt;maklum bahwa&lt;br /&gt;ta’thil&lt;br /&gt;(pengingkaran sifat-&lt;br /&gt;sifat Allah secara&lt;br /&gt;total maupun parsial)&lt;br /&gt;adalah lawan dari&lt;br /&gt;tajsim (menyifati&lt;br /&gt;Allah ta’ala dengan&lt;br /&gt;sifat jasmani seperti&lt;br /&gt;jasmani makhluk).&lt;br /&gt;Dua keyakinan ini&lt;br /&gt;saling bermusuhan.&lt;br /&gt;Dan keyakinan yang&lt;br /&gt;benar adalah sikap&lt;br /&gt;yang tengah di&lt;br /&gt;antara keduanya&lt;br /&gt;(yaitu: meyakini&lt;br /&gt;sifat-sifat Allah&lt;br /&gt;tanpa&lt;br /&gt;menyerupakannya&lt;br /&gt;dengan sifat-sifat&lt;br /&gt;makhluk-&lt;br /&gt;Nya).” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah,&lt;br /&gt;III/11).&lt;br /&gt;Poin Ketujuh:&lt;br /&gt;Tentang Menyelisihi&lt;br /&gt;Pendapat Para Ulama&lt;br /&gt;Sebagian orang&lt;br /&gt;mengatakan Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahhab dalam&lt;br /&gt;dakwahnya telah&lt;br /&gt;menyelisihi para&lt;br /&gt;ulama, tidak&lt;br /&gt;menghiraukan&lt;br /&gt;perkataan mereka,&lt;br /&gt;tidak pula merujuk&lt;br /&gt;kepada kitab-kitab&lt;br /&gt;mereka. Bahkan&lt;br /&gt;beliau dituduh telah&lt;br /&gt;menciptakan ajaran&lt;br /&gt;baru dan membawa&lt;br /&gt;pemahaman&lt;br /&gt;madzhab yang&lt;br /&gt;kelima.&lt;br /&gt;Sebaik-baik&lt;br /&gt;bantahan atas&lt;br /&gt;tuduhan ini adalah&lt;br /&gt;pengakuan beliau&lt;br /&gt;sendiri, “Aku adalah&lt;br /&gt;orang yang bertaqlid&lt;br /&gt;kepada Kitab dan&lt;br /&gt;Sunnah, serta para&lt;br /&gt;salafus salih. Aku&lt;br /&gt;juga bergantung&lt;br /&gt;dengan perkataan&lt;br /&gt;para imam madzhab&lt;br /&gt;yang empat; Imam&lt;br /&gt;Abu Hanifah al-&lt;br /&gt;Nu’man bin Tsabit,&lt;br /&gt;Imam Malik bin Anas,&lt;br /&gt;Imam Muhammad&lt;br /&gt;bin Idris asy-Syafi’i&lt;br /&gt;dan Imam Ahmad bin&lt;br /&gt;Hanbal. Semoga Allah&lt;br /&gt;merahmati mereka&lt;br /&gt;semua.” (Kitab&lt;br /&gt;Muallafat Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab: V/97).&lt;br /&gt;“Seandainya kalian&lt;br /&gt;mendapatkan&lt;br /&gt;fatwaku menyelisihi&lt;br /&gt;ijma’ para ulama,&lt;br /&gt;maka tunjukkan&lt;br /&gt;padaku.” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah:&lt;br /&gt;I/53)&lt;br /&gt;“Jika kalian&lt;br /&gt;mengira bahwa para&lt;br /&gt;ulama telah&lt;br /&gt;menyelisihi apa yang&lt;br /&gt;aku ajarkan,&lt;br /&gt;sesungguhnya di&lt;br /&gt;hadapan kalian ada&lt;br /&gt;kitab-kitab mereka,&lt;br /&gt;(bacalah dengan&lt;br /&gt;seksama dan&lt;br /&gt;bandingkan dengan&lt;br /&gt;apa yang&lt;br /&gt;kuajarkan).” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: II/58).&lt;br /&gt;“Aku selalu&lt;br /&gt;membandingkan&lt;br /&gt;perkataan orang&lt;br /&gt;yang bermadzhab&lt;br /&gt;Hanafi, Maliki,&lt;br /&gt;Syafi’i maupun&lt;br /&gt;Hambali dengan&lt;br /&gt;perkataan ulama&lt;br /&gt;yang mu’tamad&lt;br /&gt;(terpercaya) dalam&lt;br /&gt;madzhab&lt;br /&gt;tersebut.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: I/82).&lt;br /&gt;“Walhasil yang aku&lt;br /&gt;ingkari adalah&lt;br /&gt;pengkultusan&lt;br /&gt;terhadap selain Allah&lt;br /&gt;ta’ala. Maka jika&lt;br /&gt;ajaranku bersumber&lt;br /&gt;dari pendapatku&lt;br /&gt;sendiri, atau dari&lt;br /&gt;buku yang tidak&lt;br /&gt;tepercaya, atau&lt;br /&gt;semata-mata dari&lt;br /&gt;hasil taqlidku kepada&lt;br /&gt;para ulama&lt;br /&gt;mazhabku (mazhab&lt;br /&gt;Hambali); maka&lt;br /&gt;buanglah jauh-jauh&lt;br /&gt;ajaranku. Namun jika&lt;br /&gt;ajaranku bersumber&lt;br /&gt;dari Kitab dan&lt;br /&gt;Sunnah serta Ijma’&lt;br /&gt;para ulama dari&lt;br /&gt;berbagai mazhab;&lt;br /&gt;maka tidak layak&lt;br /&gt;bagi orang yang&lt;br /&gt;beriman terhadap&lt;br /&gt;Allah ta’ala dan hari&lt;br /&gt;akhir, untuk&lt;br /&gt;menolaknya; hanya&lt;br /&gt;gara-gara&lt;br /&gt;kebanyakan orang di&lt;br /&gt;zamannya, atau di&lt;br /&gt;negerinya&lt;br /&gt;menyelisihi ajaran&lt;br /&gt;tersebut.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-Saniyah:&lt;br /&gt;I/76).&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Di penghujung tulisan&lt;br /&gt;ini, kami akan&lt;br /&gt;mempersembahkan&lt;br /&gt;nasihat yang&lt;br /&gt;disampaikan oleh&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdul Wahab:&lt;br /&gt;Nasehat pertama&lt;br /&gt;adalah untuk orang-&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;memusuhi dakwah&lt;br /&gt;ini dan para&lt;br /&gt;pengikutnya, yang&lt;br /&gt;senantiasa berusaha&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;menghalanginya,&lt;br /&gt;serta melontarkan&lt;br /&gt;berbagai macam&lt;br /&gt;tuduhan batil&lt;br /&gt;kepadanya.&lt;br /&gt;Beliau berkata, “Aku&lt;br /&gt;ingatkan orang-&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;menyelisihiku:&lt;br /&gt;Seluruh manusia&lt;br /&gt;berkewajiban untuk&lt;br /&gt;mengikuti apa yang&lt;br /&gt;telah diwasiatkan&lt;br /&gt;oleh Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam kepada&lt;br /&gt;umatnya. Bukankah&lt;br /&gt;kitab-kitab agama&lt;br /&gt;ada pada kalian?&lt;br /&gt;Bacalah! Janganlah&lt;br /&gt;kalian mengambil&lt;br /&gt;sedikitpun dari&lt;br /&gt;perkataanku! Namun&lt;br /&gt;jika kalian&lt;br /&gt;mendapatkan&lt;br /&gt;hadits-hadits&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam di&lt;br /&gt;dalam kitab-kitab&lt;br /&gt;tersebut, maka&lt;br /&gt;amalkanlah!&lt;br /&gt;Meskipun&lt;br /&gt;kebanyakan manusia&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;mengamalkannya…&lt;br /&gt;Jangan kalian&lt;br /&gt;menaatiku! Namun&lt;br /&gt;taatilah perintah&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;yang telah&lt;br /&gt;disebutkan di dalam&lt;br /&gt;kitab-kitab kalian…&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa&lt;br /&gt;tidak ada yang bisa&lt;br /&gt;menyelamatkan&lt;br /&gt;kalian melainkan&lt;br /&gt;hanya berpegang&lt;br /&gt;teguh kepada&lt;br /&gt;tuntunan Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam. Hidup di&lt;br /&gt;dunia ini hanyalah&lt;br /&gt;sementara. Tidak&lt;br /&gt;pantas bagi orang&lt;br /&gt;yang berakal untuk&lt;br /&gt;melupakan surga&lt;br /&gt;dan neraka.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: I/89-90).&lt;br /&gt;“Aku mengajak&lt;br /&gt;orang-orang yang&lt;br /&gt;menyelisihiku untuk&lt;br /&gt;berpegang dengan&lt;br /&gt;empat perkara:&lt;br /&gt;Kitabullah, Sunnah&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;dan ijma’ para&lt;br /&gt;ulama. Jika kalian&lt;br /&gt;tetap keras kepala,&lt;br /&gt;maka aku mengajak&lt;br /&gt;kalian untuk&lt;br /&gt;mubahalah (masing-&lt;br /&gt;masing pihak di&lt;br /&gt;antara orang-orang&lt;br /&gt;yang berbeda&lt;br /&gt;pendapat berdoa&lt;br /&gt;kepada Allah ta’ala&lt;br /&gt;dengan sungguh-&lt;br /&gt;sungguh, agar Allah&lt;br /&gt;ta’ala menjatuhkan&lt;br /&gt;laknat kepada pihak&lt;br /&gt;yang salah).” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: I/55).&lt;br /&gt;Nasehat kedua&lt;br /&gt;adalah bagi orang&lt;br /&gt;yang sedang merasa&lt;br /&gt;bingung, tidak&lt;br /&gt;mengerti mana yang&lt;br /&gt;benar dan mana&lt;br /&gt;yang salah dalam&lt;br /&gt;perkara ini.&lt;br /&gt;Syaikh berkata,&lt;br /&gt;“Mohonlah&lt;br /&gt;(petunjuk) dengan&lt;br /&gt;sungguh-sungguh&lt;br /&gt;kepada Allah ta’ala,&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;merendahkan diri&lt;br /&gt;kepada-Nya,&lt;br /&gt;terutama pada&lt;br /&gt;waktu-waktu yang&lt;br /&gt;mustajab; di&lt;br /&gt;antaranya pada&lt;br /&gt;waktu sepertiga&lt;br /&gt;malam yang&lt;br /&gt;terakhir, di akhir&lt;br /&gt;shalat, dan antara&lt;br /&gt;azan dengan iqamat.&lt;br /&gt;Bacalah doa yang&lt;br /&gt;diajarkan oleh&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;terutama yang&lt;br /&gt;tertera dalam hadits&lt;br /&gt;shahih. Seperti doa&lt;br /&gt;yang senantiasa&lt;br /&gt;beliau shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;baca,&lt;br /&gt;مهللا بر ليئاربج&lt;br /&gt;ليئاكيمو ليفارسإو,&lt;br /&gt;رطاف تاوامسلا ضرألاو,&lt;br /&gt;ملاع بيغلا ةداهشلاو,&lt;br /&gt;تنأ مكحت نيب كدابع&lt;br /&gt;اميف اوناك هيف&lt;br /&gt;نوفلتخي, يندها امل&lt;br /&gt;فلتخا هيف نم قحلا&lt;br /&gt;كنذإب, كنإ يدهت نم&lt;br /&gt;ءاشت ىلإ طارص ميقتسم .&lt;br /&gt;“Wahai Rabb Jibril,&lt;br /&gt;Mikail dan Israfil,&lt;br /&gt;Pencipta langit dan&lt;br /&gt;bumi, Maha&lt;br /&gt;Mengetahui yang&lt;br /&gt;ghaib dan yang&lt;br /&gt;nampak. Engkaulah&lt;br /&gt;yang memutuskan&lt;br /&gt;perselisihan di&lt;br /&gt;antara hamba-&lt;br /&gt;hamba-Mu. Dengan&lt;br /&gt;izin-Mu,&lt;br /&gt;tunjukkanlah&lt;br /&gt;kepadaku kebenaran&lt;br /&gt;yang mereka&lt;br /&gt;perselisihkan.&lt;br /&gt;Sesungguhnya&lt;br /&gt;Engkaulah yang&lt;br /&gt;menunjuki orang&lt;br /&gt;yang Engkau&lt;br /&gt;kehendaki kepada&lt;br /&gt;jalan yang lurus.”&lt;br /&gt;Hendaknya engkau&lt;br /&gt;sering memanjatkan&lt;br /&gt;doa tersebut,&lt;br /&gt;kehadirat Dzat yang&lt;br /&gt;mengabulkan doa&lt;br /&gt;orang yang sedang&lt;br /&gt;tertimpa kesusahan.&lt;br /&gt;Dialah Yang&lt;br /&gt;menunjukkan Nabi&lt;br /&gt;Ibrahim ‘alaihis&lt;br /&gt;salam kepada&lt;br /&gt;kebenaran,&lt;br /&gt;meskipun&lt;br /&gt;menyelisihi seluruh&lt;br /&gt;manusia pada&lt;br /&gt;zamannya. Ucapkan&lt;br /&gt;pula, “Wahai Dzat&lt;br /&gt;yang mengajari Nabi&lt;br /&gt;Ibrahim, ajarilah&lt;br /&gt;aku.”&lt;br /&gt;Dan jika kamu&lt;br /&gt;merasa berat (ketika&lt;br /&gt;akan mengamalkan&lt;br /&gt;kebenaran) gara-&lt;br /&gt;gara menyelisihi&lt;br /&gt;masyarakatmu,&lt;br /&gt;maka renungkanlah&lt;br /&gt;firman Allah ta’ala,&lt;br /&gt;َّمُث َكاَنْلَعَج&lt;br /&gt;ىَلَع ٍةَعيِرَش َنِم&lt;br /&gt;ِرْمَأْلا&lt;br /&gt;اَهْعِبَّتاَف الَو&lt;br /&gt;ْعِبَّتَت َءاَوْهَأ&lt;br /&gt;َنيِذَّلا ال&lt;br /&gt;َنوُمَلْعَي.&lt;br /&gt;ْمُهَّنِإ ْنَل&lt;br /&gt;اوُنْغُي َكْنَع َنِم&lt;br /&gt;ِهَّللا ًائْيَش&lt;br /&gt;َّنِإَو&lt;br /&gt;َنيِمِلاَّظلا&lt;br /&gt;ْمُهُضْعَب&lt;br /&gt;ُءاَيِلْوَأ ٍضْعَب&lt;br /&gt;ُهَّللاَو ُّيِلَو&lt;br /&gt;َنيِقَّتُمْلا&lt;br /&gt;)ةيـثاجلا: 18-19 ).&lt;br /&gt;“Kemudian Kami&lt;br /&gt;jadikan kamu berada&lt;br /&gt;di atas suatu syariat&lt;br /&gt;(peraturan) dari&lt;br /&gt;urusan (agama) itu,&lt;br /&gt;maka ikutilah syariat&lt;br /&gt;itu dan janganlah&lt;br /&gt;kamu ikuti hawa&lt;br /&gt;nafsu orang-orang&lt;br /&gt;yang tidak&lt;br /&gt;mengetahui.&lt;br /&gt;Sesungguhnya&lt;br /&gt;mereka sama sekali&lt;br /&gt;tidak akan dapat&lt;br /&gt;melindungimu dari&lt;br /&gt;(siksaan) Allah. Dan&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;orang-orang dzalim&lt;br /&gt;itu sebagian mereka&lt;br /&gt;menjadi penolong&lt;br /&gt;bagi yang lain, dan&lt;br /&gt;Allah adalah&lt;br /&gt;pelindung orang-&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;bertakwa.” (QS. Al-&lt;br /&gt;Jatsiyah: 18-19).&lt;br /&gt;Juga firman Allah&lt;br /&gt;ta’ala,&lt;br /&gt;ْنِإَو ْعِطُت&lt;br /&gt;َرَثْكَأ ْنَم يِف&lt;br /&gt;ِضْرَأْلا َكوُّلِضُي&lt;br /&gt;ْنَع ِليِبَس ِهَّللا&lt;br /&gt;)ماعنألا:116 )&lt;br /&gt;“Dan jika kamu&lt;br /&gt;menuruti&lt;br /&gt;kebanyakan orang-&lt;br /&gt;orang di muka bumi&lt;br /&gt;ini, niscaya mereka&lt;br /&gt;akan&lt;br /&gt;menyesatkanmu dari&lt;br /&gt;jalan Allah.” (QS. Al-&lt;br /&gt;An’am: 116)&lt;br /&gt;Renungkanlah sabda&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;“Islam pertama kali&lt;br /&gt;datang dianggap&lt;br /&gt;asing, dan (di akhir&lt;br /&gt;zaman) akan kembali&lt;br /&gt;dianggap asing.”&lt;br /&gt;Juga sabda beliau&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam,&lt;br /&gt;“Sesungguhnya&lt;br /&gt;Allah ta’ala tidak&lt;br /&gt;mencabut ilmu dari&lt;br /&gt;muka bumi ini&lt;br /&gt;dengan begitu saja,&lt;br /&gt;akan tetapi&lt;br /&gt;mencabutnya&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;meninggalnya para&lt;br /&gt;ulama. Jika tiada lagi&lt;br /&gt;ulama di muka bumi,&lt;br /&gt;maka manusia akan&lt;br /&gt;menjadikan orang-&lt;br /&gt;orang bodoh sebagai&lt;br /&gt;pemuka agama;&lt;br /&gt;sehingga mereka&lt;br /&gt;sendiri sesat dan&lt;br /&gt;menyesatkan.”&lt;br /&gt;Begitu pula sabda&lt;br /&gt;beliau shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;“Ikutilah sunnahku&lt;br /&gt;dan sunnah&lt;br /&gt;Khulafaur Rasidin&lt;br /&gt;sesudahku (Abu&lt;br /&gt;Bakar ash-Shiddiq,&lt;br /&gt;Umar bin Khathab,&lt;br /&gt;Utsman bin ‘Affan&lt;br /&gt;dan Ali bin Abi&lt;br /&gt;Thalib).”&lt;br /&gt;Dan sabda beliau&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam, “Dan&lt;br /&gt;jauhilah hal-hal baru&lt;br /&gt;dalam agama&lt;br /&gt;(bid’ah), karena&lt;br /&gt;semua bid’ah&lt;br /&gt;dalam agama adalah&lt;br /&gt;sesat.” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah:&lt;br /&gt;I/42-43).&lt;br /&gt;“Dan jika telah jelas&lt;br /&gt;bagimu bahwa inilah&lt;br /&gt;kebenaran, yang&lt;br /&gt;tidak ada keraguan&lt;br /&gt;lagi di dalamnya,&lt;br /&gt;maka wajib bagimu&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;menyampaikan&lt;br /&gt;kebenaran itu&lt;br /&gt;kepada umat&lt;br /&gt;manusia dan&lt;br /&gt;mengajarkannya&lt;br /&gt;kepada kaum&lt;br /&gt;muslimin dan&lt;br /&gt;muslimat.&lt;br /&gt;Semoga Allah ta’ala&lt;br /&gt;merahmati orang&lt;br /&gt;yang menunaikan&lt;br /&gt;kewajibannya,&lt;br /&gt;bertaubat kepada-&lt;br /&gt;Nya, dan mengakui&lt;br /&gt;kesalahannya.&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;bertaubat dari suatu&lt;br /&gt;kesalahan, bagaikan&lt;br /&gt;orang yang tidak&lt;br /&gt;memiliki dosa.&lt;br /&gt;Semoga Allah ta’ala&lt;br /&gt;menunjukkan&lt;br /&gt;kepada kami, kalian&lt;br /&gt;dan seluruh saudara-&lt;br /&gt;saudara kita jalan&lt;br /&gt;yang dicintai dan&lt;br /&gt;diridhai-Nya.&lt;br /&gt;Wassalam.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: II/43).&lt;br /&gt;Shalawat, salam&lt;br /&gt;serta barakah Allah&lt;br /&gt;semoga tetap&lt;br /&gt;tercurahkan kepada&lt;br /&gt;hamba dan Rasul-&lt;br /&gt;Nya, Nabi kita dan&lt;br /&gt;kekasih kita&lt;br /&gt;Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam, beserta&lt;br /&gt;seluruh keluarga dan&lt;br /&gt;para sahabatnya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Artikel&lt;br /&gt;www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-4666004744726767519?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/4666004744726767519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/buku-putih-syaikhmuhammad-bin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4666004744726767519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4666004744726767519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/buku-putih-syaikhmuhammad-bin.html' title='Buku Putih SyaikhMuhammad Bin AbdulWahab (2)'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-6392682258100364278</id><published>2009-10-17T17:12:00.000-07:00</published><updated>2009-10-17T17:21:37.620-07:00</updated><title type='text'>buku putih syaikh muhammad bin abdul wahab</title><content type='html'>نمحرلا&lt;br /&gt;ميحرلا&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah&lt;br /&gt;semata. Shalawat&lt;br /&gt;dan salam semoga&lt;br /&gt;senantiasa&lt;br /&gt;tercurahkan kepada&lt;br /&gt;Rasulullah, keluarga&lt;br /&gt;dan para&lt;br /&gt;sahabatnya.&lt;br /&gt;Dari dulu hingga&lt;br /&gt;sekarang,&lt;br /&gt;perdebatan serta&lt;br /&gt;perbincangan&lt;br /&gt;seputar Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab rahimahullah&lt;br /&gt;dan jalan&lt;br /&gt;dakwahnya, terus&lt;br /&gt;berkecamuk antara&lt;br /&gt;mereka yang pro dan&lt;br /&gt;yang kontra.&lt;br /&gt;Dan yang&lt;br /&gt;mengherankan dari&lt;br /&gt;dakwaan mereka&lt;br /&gt;yang kontra -yang&lt;br /&gt;melontarkan&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;kepada Syaikh-&lt;br /&gt;adalah: omongan&lt;br /&gt;mereka yang kosong&lt;br /&gt;dari dalil berupa&lt;br /&gt;bukti dari perkataan&lt;br /&gt;Syaikh atau tulisan&lt;br /&gt;beliau di dalam&lt;br /&gt;kitab-kitabnya, yang&lt;br /&gt;ada hanyalah&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;yang dilontarkan&lt;br /&gt;oleh orang-orang&lt;br /&gt;yang terdahulu, lalu&lt;br /&gt;‘difotokopi’ oleh&lt;br /&gt;para pewaris&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;Kami kira setiap&lt;br /&gt;orang yang obyektif&lt;br /&gt;sepakat bahwa jalan&lt;br /&gt;yang paling tepat&lt;br /&gt;untuk mengenal&lt;br /&gt;hakikat pemikiran&lt;br /&gt;seseorang adalah&lt;br /&gt;dengan cara kembali&lt;br /&gt;langsung kepada&lt;br /&gt;orang tersebut atau&lt;br /&gt;kepada referensi-&lt;br /&gt;referensi yang&lt;br /&gt;otentik.&lt;br /&gt;Alhamdulillah tulisan-&lt;br /&gt;tulisan serta ucapan-&lt;br /&gt;ucapan Syaikh&lt;br /&gt;(Muhammad bin&lt;br /&gt;Abdul Wahhab -ed)&lt;br /&gt;sampai saat ini&lt;br /&gt;masih ada dan&lt;br /&gt;mudah untuk&lt;br /&gt;didapatkan. Dengan&lt;br /&gt;menelaah tulisan-&lt;br /&gt;tulisan tersebut,&lt;br /&gt;benar tidaknya isu-&lt;br /&gt;isu yang sementara&lt;br /&gt;ini tersebar di&lt;br /&gt;masyarakat akan&lt;br /&gt;terlihat. Adapun&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;yang tanpa bukti,&lt;br /&gt;maka ini bagaikan&lt;br /&gt;fatamorgana yang&lt;br /&gt;tidak ada&lt;br /&gt;hakikatnya.&lt;br /&gt;Di tulisan ini, kami&lt;br /&gt;akan memaparkan&lt;br /&gt;ucapan-ucapan&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;bin Abdul Wahab&lt;br /&gt;yang kami nukil&lt;br /&gt;dengan penuh&lt;br /&gt;amanah dari&lt;br /&gt;referensi-referensi&lt;br /&gt;otentik yang&lt;br /&gt;menghimpun&lt;br /&gt;perkataan-&lt;br /&gt;perkataan beliau.&lt;br /&gt;Peran kami dalam&lt;br /&gt;buku ini hanyalah&lt;br /&gt;sebagai penyusun.&lt;br /&gt;Buku ini memuat&lt;br /&gt;jawaban-jawaban&lt;br /&gt;Syaikh sendiri, atas&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;utama yang&lt;br /&gt;dilontarkan ‘para&lt;br /&gt;lawan’ dakwah&lt;br /&gt;beliau. Kami amat&lt;br /&gt;yakin insya Allah&lt;br /&gt;dengan taufik dari&lt;br /&gt;Allah, tulisan ini akan&lt;br /&gt;cukup untuk&lt;br /&gt;menjelaskan al-Haq&lt;br /&gt;bagi mereka yang&lt;br /&gt;memang&lt;br /&gt;menginginkannya.&lt;br /&gt;Adapun mereka yang&lt;br /&gt;memusuhi dan&lt;br /&gt;menentang&lt;br /&gt;perjuangannya, yang&lt;br /&gt;tidak henti-hentinya&lt;br /&gt;menebarkan&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;dusta, maka kami&lt;br /&gt;katakan kepada&lt;br /&gt;mereka: ‘Sadarlah,&lt;br /&gt;karena&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;kebenaran telah&lt;br /&gt;jelas, agama Allah&lt;br /&gt;ta’ala akan menang&lt;br /&gt;dan cahaya matahari&lt;br /&gt;yang bersinar terang&lt;br /&gt;tidak bisa dihalangi&lt;br /&gt;dengan kedua&lt;br /&gt;telapak tangan.’&lt;br /&gt;Perkataan-&lt;br /&gt;perkataan beliau&lt;br /&gt;dalam buku ini&lt;br /&gt;meluluhlantakkan&lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan&lt;br /&gt;mereka. Jika mereka&lt;br /&gt;memiliki bukti dari&lt;br /&gt;perkataan beliau&lt;br /&gt;yang menguatkan&lt;br /&gt;tuduhan tersebut&lt;br /&gt;maka keluarkanlah&lt;br /&gt;dan jangan&lt;br /&gt;disembunyikan. Jika&lt;br /&gt;mereka tidak bisa&lt;br /&gt;mendatangkannya,&lt;br /&gt;maka kami&lt;br /&gt;menasihatkan,&lt;br /&gt;“Telusurilah jalan&lt;br /&gt;Allah ta’ala dengan&lt;br /&gt;hati yang bersih dari&lt;br /&gt;hawa nafsu dan&lt;br /&gt;kefanatikan&lt;br /&gt;terhadap suatu&lt;br /&gt;golongan. Mohonlah&lt;br /&gt;kepada-Nya agar Dia&lt;br /&gt;menunjukkan&lt;br /&gt;kebenaran lalu&lt;br /&gt;ikutilah kebenaran&lt;br /&gt;itu. perhatikanlah&lt;br /&gt;perkataan-&lt;br /&gt;perkataan beliau,&lt;br /&gt;kemudian&lt;br /&gt;renungkanlah;&lt;br /&gt;apakah beliau&lt;br /&gt;datang membawa&lt;br /&gt;ajaran baru yang&lt;br /&gt;tidak ada dalam al-&lt;br /&gt;Qur’an dan as-&lt;br /&gt;Sunnah?&lt;br /&gt;Kemudian renungkan&lt;br /&gt;kembali: Adakah&lt;br /&gt;jalan keselamatan&lt;br /&gt;selain dengan&lt;br /&gt;mengucapkan&lt;br /&gt;kebenaran serta&lt;br /&gt;membenarkannya?&lt;br /&gt;Jika telah datang&lt;br /&gt;kebenaran&lt;br /&gt;kepadamu maka&lt;br /&gt;terimalah dan&lt;br /&gt;ikutilah kebenaran&lt;br /&gt;tersebut; karena&lt;br /&gt;yang demikian lebih&lt;br /&gt;baik dari pada&lt;br /&gt;bersikeras dalam&lt;br /&gt;kebatilan.&lt;br /&gt;Hanya kepada Allah-&lt;br /&gt;lah semuanya akan&lt;br /&gt;kembali…&lt;br /&gt;Hakikat Dakwah&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad&lt;br /&gt;Bin Abdul Wahab&lt;br /&gt;Alangkah baiknya&lt;br /&gt;kami paparkan&lt;br /&gt;terlebih dahulu&lt;br /&gt;penjelasan singkat&lt;br /&gt;tentang hakikat&lt;br /&gt;dakwah yang beliau&lt;br /&gt;serukan. Karena&lt;br /&gt;hingga saat ini&lt;br /&gt;‘para musuh’&lt;br /&gt;dakwah beliau masih&lt;br /&gt;terus membangun&lt;br /&gt;dinding tebal di&lt;br /&gt;hadapan orang-&lt;br /&gt;orang awam,&lt;br /&gt;sehingga mereka&lt;br /&gt;terhalang untuk&lt;br /&gt;melihat hakikat&lt;br /&gt;dakwah sebenarnya&lt;br /&gt;yang diusung oleh&lt;br /&gt;beliau.&lt;br /&gt;Syaikh berkata,&lt;br /&gt;“Segala puji dan&lt;br /&gt;karunia dari Allah,&lt;br /&gt;serta kekuatan&lt;br /&gt;hanyalah bersumber&lt;br /&gt;dari-Nya.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah&lt;br /&gt;ta’ala telah&lt;br /&gt;memberikan hidayah&lt;br /&gt;kepadaku untuk&lt;br /&gt;menempuh jalan&lt;br /&gt;lurus, yaitu agama&lt;br /&gt;yang benar; agama&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim yang&lt;br /&gt;lurus, dan Nabi&lt;br /&gt;Ibrahim itu bukanlah&lt;br /&gt;termasuk orang-&lt;br /&gt;orang yang musyrik.&lt;br /&gt;Alhamdulillah aku&lt;br /&gt;bukanlah orang yang&lt;br /&gt;mengajak kepada&lt;br /&gt;ajaran sufi, ajaran&lt;br /&gt;imam tertentu yang&lt;br /&gt;aku agungkan atau&lt;br /&gt;ajaran orang filsafat.&lt;br /&gt;Akan tetapi aku&lt;br /&gt;mengajak kepada&lt;br /&gt;Allah Yang tiada&lt;br /&gt;sekutu bagi-Nya, dan&lt;br /&gt;mengajak kepada&lt;br /&gt;sunnah Rasul-Nya&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam yang telah&lt;br /&gt;diwasiatkan kepada&lt;br /&gt;seluruh umatnya.&lt;br /&gt;Aku berharap untuk&lt;br /&gt;tidak menolak&lt;br /&gt;kebenaran jika&lt;br /&gt;datang kepadaku.&lt;br /&gt;Bahkan aku jadikan&lt;br /&gt;Allah, para malaikat-&lt;br /&gt;Nya serta seluruh&lt;br /&gt;makhluk-Nya&lt;br /&gt;sebagai saksi bahwa&lt;br /&gt;jika datang kepada&lt;br /&gt;kami kebenaran&lt;br /&gt;darimu maka aku&lt;br /&gt;akan menerimanya&lt;br /&gt;dengan lapang dada.&lt;br /&gt;Lalu akan kubuang&lt;br /&gt;jauh-jauh semua&lt;br /&gt;yang menyelisihinya&lt;br /&gt;walaupun itu&lt;br /&gt;perkataan Imamku,&lt;br /&gt;kecuali perkataan&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;karena beliau tidak&lt;br /&gt;pernah&lt;br /&gt;menyampaikan&lt;br /&gt;selain&lt;br /&gt;kebenaran.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: I/37-38).&lt;br /&gt;“Alhamdulillah, aku&lt;br /&gt;termasuk orang&lt;br /&gt;yang senantiasa&lt;br /&gt;berusaha mengikuti&lt;br /&gt;dalil, bukan orang&lt;br /&gt;yang mengada-&lt;br /&gt;adakan hal yang&lt;br /&gt;baru dalam&lt;br /&gt;agama.” (Kitab&lt;br /&gt;Muallafat Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab: V/36).&lt;br /&gt;“Dan yang aku&lt;br /&gt;dakwahkan&lt;br /&gt;sebenarnya adalah:&lt;br /&gt;Kita tidak boleh&lt;br /&gt;menyembah kecuali&lt;br /&gt;hanya Allah semata,&lt;br /&gt;tidak ada sekutu&lt;br /&gt;bagi-Nya.&lt;br /&gt;Sebagaimana&lt;br /&gt;firman-Nya,&lt;br /&gt;الَف وُعْدَت َعَم&lt;br /&gt;ِهَّللا ًادَحَأ&lt;br /&gt;“Maka kamu&lt;br /&gt;janganlah&lt;br /&gt;menyembah seorang&lt;br /&gt;pun di samping&lt;br /&gt;menyembah&lt;br /&gt;Allah.” (QS. Al-Jin:&lt;br /&gt;18)&lt;br /&gt;Allah ta’ala juga&lt;br /&gt;memerintahkan&lt;br /&gt;Nabi-Nya shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;ْلُق يِّنِإ ال&lt;br /&gt;ُكِلْمَأ ْمُكَل&lt;br /&gt;ًاّرَض الَو ًادَشَر&lt;br /&gt;“Katakanlah (wahai&lt;br /&gt;Muhammad):&lt;br /&gt;Sesungguhnya aku&lt;br /&gt;tidak kuasa&lt;br /&gt;mendatangkan suatu&lt;br /&gt;kemudharatan pun&lt;br /&gt;kepadamu dan tidak&lt;br /&gt;( pula)kuasa&lt;br /&gt;memberikan suatu&lt;br /&gt;kemanfaatan.” (QS.&lt;br /&gt;Al-Jin: 21)&lt;br /&gt;Inilah firman Allah&lt;br /&gt;ta’ala yang telah&lt;br /&gt;disampaikan dan&lt;br /&gt;diwasiatkan&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;kepada kita… Inilah&lt;br /&gt;yang akan menjadi&lt;br /&gt;hakim antara kalian&lt;br /&gt;dan diriku. Jika&lt;br /&gt;kalian mendengar&lt;br /&gt;tentang dakwahku&lt;br /&gt;selain yang&lt;br /&gt;kukatakan tadi,&lt;br /&gt;maka ketahuilah&lt;br /&gt;bahwa hal itu adalah&lt;br /&gt;dusta.” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah:&lt;br /&gt;I/90-91).&lt;br /&gt;Poin Pertama:&lt;br /&gt;Keyakinan Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad Bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab Tentang&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;Di antara tuduhan&lt;br /&gt;besar yang&lt;br /&gt;dilontarkan&lt;br /&gt;‘musuh-musuh’&lt;br /&gt;dakwah Syaikh&lt;br /&gt;kepada beliau dalam&lt;br /&gt;masalah ini adalah:&lt;br /&gt;1. Beliau dituduh&lt;br /&gt;tidak meyakini&lt;br /&gt;bahwa Nabi&lt;br /&gt;Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam adalah&lt;br /&gt;penutup Para Nabi&lt;br /&gt;dan Rasul.&lt;br /&gt;Demikianlah tuduhan&lt;br /&gt;yang tersebar,&lt;br /&gt;padahal semua kitab&lt;br /&gt;karangan beliau&lt;br /&gt;telah membuktikan&lt;br /&gt;dustanya tuduhan&lt;br /&gt;ini. Di antara&lt;br /&gt;perkataan beliau&lt;br /&gt;yang membantah&lt;br /&gt;tuduhan tersebut:&lt;br /&gt;“Aku beriman&lt;br /&gt;bahwa Nabi&lt;br /&gt;Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam adalah&lt;br /&gt;penutup Para Nabi&lt;br /&gt;dan Rasul. Keimanan&lt;br /&gt;seseorang tidak&lt;br /&gt;dianggap sah hingga&lt;br /&gt;dia beriman dengan&lt;br /&gt;kenabian dan&lt;br /&gt;kerasulannya.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: I/32).&lt;br /&gt;“Orang yang paling&lt;br /&gt;bahagia, paling besar&lt;br /&gt;kenikmatannya dan&lt;br /&gt;paling tinggi&lt;br /&gt;derajatnya adalah&lt;br /&gt;orang yang paling&lt;br /&gt;setia mengikuti&lt;br /&gt;tuntunan Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam dan&lt;br /&gt;mengamalkan ajaran&lt;br /&gt;beliau.” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah:&lt;br /&gt;II/21).&lt;br /&gt;2. Beliau dituduh&lt;br /&gt;tidak memenuhi hak&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;serta tidak&lt;br /&gt;memosisikan&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;mestinya.&lt;br /&gt;Untuk menjelaskan&lt;br /&gt;hakikat tuduhan ini,&lt;br /&gt;kami akan kutip&lt;br /&gt;perkataan Syaikh&lt;br /&gt;yang menjelaskan&lt;br /&gt;keyakinan beliau&lt;br /&gt;tentang Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam.&lt;br /&gt;Beliau berkata,&lt;br /&gt;“Ketika Allah&lt;br /&gt;ta’ala berkehendak&lt;br /&gt;untuk menampakkan&lt;br /&gt;Tauhid dan&lt;br /&gt;menyempurnakan&lt;br /&gt;agama-Nya di atas&lt;br /&gt;muka bumi, serta&lt;br /&gt;meninggikan kalimat&lt;br /&gt;Allah dan&lt;br /&gt;merendahkan&lt;br /&gt;kalimat orang-orang&lt;br /&gt;kafir; maka Allah&lt;br /&gt;ta’ala mengutus&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;sebagai penutup&lt;br /&gt;para rasul dan&lt;br /&gt;kekasih Rabb alam&lt;br /&gt;semesta. Beliau&lt;br /&gt;senantiasa dikenal&lt;br /&gt;setiap masa, bahkan&lt;br /&gt;disebutkan pula&lt;br /&gt;dalam kitab Taurat&lt;br /&gt;Nabi Musa ‘alaihis&lt;br /&gt;salam dan kitab Injil&lt;br /&gt;Nabi Isa ‘alaihis&lt;br /&gt;salam. Hingga Allah&lt;br /&gt;ta’ala&lt;br /&gt;memunculkan&lt;br /&gt;mutiara tersebut di&lt;br /&gt;antara kabilah Bani&lt;br /&gt;Kinanah dan Bani&lt;br /&gt;Zahrah. Allah&lt;br /&gt;mengutus beliau di&lt;br /&gt;masa-masa&lt;br /&gt;terputusnya&lt;br /&gt;(pengiriman) rasul-&lt;br /&gt;rasul, lalu&lt;br /&gt;menunjukinya jalan&lt;br /&gt;yang lurus.&lt;br /&gt;Sebelum beliau&lt;br /&gt;diutus menjadi Rasul,&lt;br /&gt;telah tampak pada&lt;br /&gt;dirinya tanda-tanda&lt;br /&gt;kenabian yang tidak&lt;br /&gt;bisa ditiru oleh&lt;br /&gt;siapapun yang hidup&lt;br /&gt;di zamannya. Allah&lt;br /&gt;ta’ala&lt;br /&gt;menumbuhkan&lt;br /&gt;beliau dengan&lt;br /&gt;sebaik-baiknya&lt;br /&gt;hingga menjadi&lt;br /&gt;orang yang paling&lt;br /&gt;mulia akhlaknya,&lt;br /&gt;paling tinggi budi&lt;br /&gt;pekertinya, paling&lt;br /&gt;tangguh&lt;br /&gt;kesabarannya, paling&lt;br /&gt;baik dengan para&lt;br /&gt;tetangganya, serta&lt;br /&gt;paling jujur tutur&lt;br /&gt;katanya, sehingga&lt;br /&gt;kaumnya&lt;br /&gt;menjulukinya&lt;br /&gt;sebagai al-amin&lt;br /&gt;(yang dipercaya);&lt;br /&gt;karena di dalam&lt;br /&gt;pribadinya terdapat&lt;br /&gt;perilaku yang baik&lt;br /&gt;dan sifat-sifat yang&lt;br /&gt;terpuji.” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah:&lt;br /&gt;II/90-91).&lt;br /&gt;“Beliau shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;adalah pemimpin&lt;br /&gt;para pemberi&lt;br /&gt;syafaat, dan pemberi&lt;br /&gt;syafaat agung (di&lt;br /&gt;padang mahsyar),&lt;br /&gt;Nabi Adam ‘alaihis&lt;br /&gt;salam dan&lt;br /&gt;keturunannya kelak&lt;br /&gt;berada di bawah&lt;br /&gt;benderanya.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: I/86).&lt;br /&gt;“Rasul pertama&lt;br /&gt;adalah Nabi Nuh&lt;br /&gt;‘alaihis salam, dan&lt;br /&gt;rasul yang terakhir&lt;br /&gt;dan yang paling&lt;br /&gt;utama adalah nabi&lt;br /&gt;Muhammad&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: I/143).&lt;br /&gt;“Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam telah&lt;br /&gt;menyampaikan&lt;br /&gt;risalah kepada&lt;br /&gt;umatnya dengan&lt;br /&gt;sempurna dan&lt;br /&gt;menjelaskannya&lt;br /&gt;dengan sebaik-&lt;br /&gt;baiknya. Beliau&lt;br /&gt;adalah penasihat&lt;br /&gt;terbaik bagi para&lt;br /&gt;hamba Allah, amat&lt;br /&gt;belas kasihan lagi&lt;br /&gt;penyayang terhadap&lt;br /&gt;orang-orang&lt;br /&gt;mukmin. Beliau telah&lt;br /&gt;menyampaikan&lt;br /&gt;risalah, menunaikan&lt;br /&gt;amanah, berjihad&lt;br /&gt;dengan sebenar-&lt;br /&gt;benarnya di jalan&lt;br /&gt;Allah ta’ala, serta&lt;br /&gt;beribadah kepada&lt;br /&gt;Allah ta’ala hingga&lt;br /&gt;ajalnya tiba.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: II/21).&lt;br /&gt;Syaikh menjelaskan&lt;br /&gt;bahwa sabda Rasul&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam: “Salah&lt;br /&gt;seorang dari kalian&lt;br /&gt;tidak dianggap&lt;br /&gt;beriman hingga aku&lt;br /&gt;lebih dia cintai&lt;br /&gt;daripada orang tua&lt;br /&gt;dan anak-anaknya&lt;br /&gt;serta seluruh&lt;br /&gt;manusia”,&lt;br /&gt;menunjukkan akan&lt;br /&gt;wajibnya&lt;br /&gt;mengedepankan&lt;br /&gt;kecintaan kepada&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;atas kecintaan&lt;br /&gt;kepada diri sendiri,&lt;br /&gt;keluarga dan harta&lt;br /&gt;bendanya. (Kitab at-&lt;br /&gt;Tauhid: hal. 108).&lt;br /&gt;3. Beliau dituduh&lt;br /&gt;mengingkari&lt;br /&gt;syafa’at Rasulullah&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam.&lt;br /&gt;Syaikh menjawab&lt;br /&gt;tuduhan ini dengan&lt;br /&gt;berkata, “Mereka&lt;br /&gt;menuduh kami&lt;br /&gt;mengingkari syafaat&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;Subhanallah! ini&lt;br /&gt;adalah kedustaan&lt;br /&gt;yang besar. Bahkan&lt;br /&gt;kami menjadikan&lt;br /&gt;Allah ta’ala sebagai&lt;br /&gt;saksi, bahwasanya&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;adalah orang yang&lt;br /&gt;diberi izin Allah&lt;br /&gt;ta’ala untuk&lt;br /&gt;memberikan syafaat&lt;br /&gt;dan pemilik syafaat&lt;br /&gt;agung (di padang&lt;br /&gt;mahsyar). Kami&lt;br /&gt;memohon kepada&lt;br /&gt;Allah Yang Maha&lt;br /&gt;Pemurah agar&lt;br /&gt;mengizinkan beliau&lt;br /&gt;untuk memberikan&lt;br /&gt;syafaatnya kepada&lt;br /&gt;kita, dan semoga&lt;br /&gt;Allah ta’ala&lt;br /&gt;mengumpulkan kita&lt;br /&gt;bersamanya&lt;br /&gt;kelak.” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah:&lt;br /&gt;I/63-64).&lt;br /&gt;“Yang mengingkari&lt;br /&gt;adanya syafaat&lt;br /&gt;adalah ahlul bid’ah&lt;br /&gt;dan orang yang&lt;br /&gt;sesat. Akan tetapi&lt;br /&gt;syafa’at tersebut&lt;br /&gt;tidak akan bisa diraih&lt;br /&gt;kecuali setelah kita&lt;br /&gt;mendapatkan izin&lt;br /&gt;serta ridha dari Allah&lt;br /&gt;ta’ala.&lt;br /&gt;Sebagaimana&lt;br /&gt;firman-Nya,&lt;br /&gt;الَو َنوُعَفْشَي&lt;br /&gt;اَّلِإ ِنَمِل&lt;br /&gt;ىَضَتْرا&lt;br /&gt;“Dan mereka tiada&lt;br /&gt;memberi syafaat&lt;br /&gt;melainkan kepada&lt;br /&gt;orang yang diridhai&lt;br /&gt;Allah.” (QS. Al-&lt;br /&gt;Anbiya’: 28)&lt;br /&gt;Allah ta’ala juga&lt;br /&gt;berfirman.&lt;br /&gt;ْنَم اَذ يِذَّلا&lt;br /&gt;ُعَفْشَي ُهَدْنِع&lt;br /&gt;اَّلِإ ِهِنْذِإِب&lt;br /&gt;“Tiada yang dapat&lt;br /&gt;memberi syafaat di&lt;br /&gt;sisi Allah tanpa seizin&lt;br /&gt;dari-Nya.” (QS. Al-&lt;br /&gt;Baqarah: 255)&lt;br /&gt;(Kitab ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: I/31).&lt;br /&gt;Kemudian beliau&lt;br /&gt;menjelaskan sebab&lt;br /&gt;timbulnya tuduhan&lt;br /&gt;dusta tersebut,&lt;br /&gt;“Tatkala&lt;br /&gt;kusebutkan kepada&lt;br /&gt;mereka apa yang&lt;br /&gt;difirmankan Allah&lt;br /&gt;ta’ala, apa yang&lt;br /&gt;disabdakan Rasul-&lt;br /&gt;Nya shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;serta apa yang&lt;br /&gt;dijelaskan para&lt;br /&gt;ulama dari berbagai&lt;br /&gt;mazhab, tentang&lt;br /&gt;perintah untuk&lt;br /&gt;memurnikan ibadah&lt;br /&gt;untuk Allah ta’ala&lt;br /&gt;semata serta&lt;br /&gt;larangan untuk&lt;br /&gt;menyerupai kaum&lt;br /&gt;Yahudi dan Nasrani&lt;br /&gt;yang menjadikan&lt;br /&gt;pendeta-pendeta&lt;br /&gt;dan rahib-rahib&lt;br /&gt;sebagai tuhan selain&lt;br /&gt;Allah ta’ala, mereka&lt;br /&gt;pun berkata, “Kamu&lt;br /&gt;telah melecehkan&lt;br /&gt;para nabi, orang-&lt;br /&gt;orang shalih dan&lt;br /&gt;para wali.” (Kitab&lt;br /&gt;ad-Durar as-&lt;br /&gt;Saniyyah: II/50).&lt;br /&gt;Poin Kedua: Tentang&lt;br /&gt;Ahlul Bait (Keluarga&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam).&lt;br /&gt;Di antara tuduhan-&lt;br /&gt;tuduhan yang&lt;br /&gt;dilontarkan kepada&lt;br /&gt;Syaikh: mereka&lt;br /&gt;mengatakan bahwa&lt;br /&gt;beliau membenci&lt;br /&gt;ahlul bait serta tidak&lt;br /&gt;memenuhi hak-hak&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;mestinya.&lt;br /&gt;Jawabannya:&lt;br /&gt;tuduhan tersebut&lt;br /&gt;tidak sesuai dengan&lt;br /&gt;fakta; karena&lt;br /&gt;kenyataannya beliau&lt;br /&gt;mengakui&lt;br /&gt;kedudukan mereka&lt;br /&gt;dan mencintai serta&lt;br /&gt;menghormati&lt;br /&gt;mereka, bahkan&lt;br /&gt;beliau mengingkari&lt;br /&gt;orang yang benci&lt;br /&gt;terhadap mereka,&lt;br /&gt;beliau berkata,&lt;br /&gt;“Allah ta’ala telah&lt;br /&gt;mewajibkan kepada&lt;br /&gt;umat ini untuk&lt;br /&gt;memenuhi hak-hak&lt;br /&gt;keluarga Rasul&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam, maka&lt;br /&gt;tidak diperbolehkan&lt;br /&gt;bagi seorang muslim&lt;br /&gt;untuk mengabaikan&lt;br /&gt;hak-hak mereka,&lt;br /&gt;dengan prasangka&lt;br /&gt;bahwa hal itu adalah&lt;br /&gt;bagian dari tauhid.&lt;br /&gt;Keyakinan seperti itu&lt;br /&gt;termasuk dalam&lt;br /&gt;sikap ghuluw&lt;br /&gt;(berlebih-lebihan).&lt;br /&gt;Yang kami ingkari&lt;br /&gt;adalah model&lt;br /&gt;pemuliaan ahlul bait&lt;br /&gt;dengan cara&lt;br /&gt;meyakini bahwa&lt;br /&gt;dalam diri mereka&lt;br /&gt;terdapat sifat-sifat&lt;br /&gt;ketuhanan, juga aku&lt;br /&gt;mengingkari orang-&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;menghormati&lt;br /&gt;oknum-oknum yang&lt;br /&gt;mendakwakan hal&lt;br /&gt;tersebut.” (Kitab&lt;br /&gt;Muallafat Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab: V/284).&lt;br /&gt;Siapapun yang&lt;br /&gt;membaca biografi&lt;br /&gt;beliau, niscaya dia&lt;br /&gt;akan mengetahui&lt;br /&gt;kebenaran apa yang&lt;br /&gt;diucapkannya.&lt;br /&gt;Cukuplah sebagai&lt;br /&gt;bukti akan&lt;br /&gt;kebenaran ucapan&lt;br /&gt;beliau; tatkala beliau&lt;br /&gt;menamai enam dari&lt;br /&gt;tujuh orang putra-&lt;br /&gt;putranya dengan&lt;br /&gt;nama-nama ahlul&lt;br /&gt;bait. Mereka adalah:&lt;br /&gt;Ali, Abdullah, Husain,&lt;br /&gt;Hasan, Ibrahim dan&lt;br /&gt;Fatimah. Ini&lt;br /&gt;merupakan salah&lt;br /&gt;satu bukti yang jelas&lt;br /&gt;tentang besarnya&lt;br /&gt;kecintaan beliau&lt;br /&gt;terhadap ahlul bait.&lt;br /&gt;Poin Ketiga: Tentang&lt;br /&gt;Karamah Para Wali&lt;br /&gt;Sebagian orang&lt;br /&gt;menyebarkan isu&lt;br /&gt;bahwa beliau&lt;br /&gt;mengingkari adanya&lt;br /&gt;karamah para wali.&lt;br /&gt;Perkataan beliau di&lt;br /&gt;berbagai&lt;br /&gt;pembahasan dalam&lt;br /&gt;kitab-kitabnya&lt;br /&gt;membuktikan&lt;br /&gt;dustanya tuduhan&lt;br /&gt;ini. Di antara ucapan&lt;br /&gt;beliau, “Aku&lt;br /&gt;meyakini&lt;br /&gt;keberadaan&lt;br /&gt;karamah para&lt;br /&gt;wali.” (Kitab ad-&lt;br /&gt;Durar as-Saniyyah:&lt;br /&gt;I/32).&lt;br /&gt;Sungguh&lt;br /&gt;mengherankan,&lt;br /&gt;bagaimana mungkin&lt;br /&gt;beliau dituduh&lt;br /&gt;demikian, padahal&lt;br /&gt;beliau adalah orang&lt;br /&gt;yang menyifati&lt;br /&gt;golongan yang&lt;br /&gt;mengingkari&lt;br /&gt;karamah para wali&lt;br /&gt;dengan sebutan ahlul&lt;br /&gt;bid’ah dan&lt;br /&gt;golongan sesat?!&lt;br /&gt;Beliau berkata, “Dan&lt;br /&gt;tiada yang&lt;br /&gt;mengingkari&lt;br /&gt;karamah para wali&lt;br /&gt;melainkan ahlul&lt;br /&gt;bid’ah dan&lt;br /&gt;golongan yang&lt;br /&gt;sesat.” (Kitab&lt;br /&gt;Muallafat Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdul&lt;br /&gt;Wahab: I/169).&lt;br /&gt;-bersambung insya&lt;br /&gt;Allah-&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Diambil dari Kitab&lt;br /&gt;Tashhihul Mafahimil&lt;br /&gt;Khoti’ati&lt;br /&gt;Karya: Syaikh DR.&lt;br /&gt;Shalih bin Abdul Aziz&lt;br /&gt;As-Sindy&lt;br /&gt;( Dosen Aqidah&lt;br /&gt;Universitas Islam&lt;br /&gt;Madinah )&lt;br /&gt;Diterjemahkan oleh:&lt;br /&gt;Nur Kholis Kurdian,&lt;br /&gt;Lc.&lt;br /&gt;(Dosen Sekolah&lt;br /&gt;Tinggi Dirasat&lt;br /&gt;Islamiyah Imam&lt;br /&gt;Syafii, Jember, Jawa&lt;br /&gt;Timur)&lt;br /&gt;Dikoreksi ulang oleh:&lt;br /&gt;Abdullah Zaen, Lc. &amp;&lt;br /&gt;Muhammad Yasir, Lc.&lt;br /&gt;Artikel&lt;br /&gt;www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-6392682258100364278?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/6392682258100364278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/6392682258100364278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/6392682258100364278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul.html' title='buku putih syaikh muhammad bin abdul wahab'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-8535721023545586802</id><published>2009-10-16T00:32:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T00:33:26.066-07:00</updated><title type='text'>MARI KITA RENUNGKAN</title><content type='html'>"Jk SMS msk,Qt cpt2 bc&amp;bls.Tp knp wkt msk SHOLAT tdk cpt2 Qt Lksnkn?&lt;br /&gt;"PULSA 10rb Kt snggup,tp knp SEDeKAH 1000 AJA trsa brt?&lt;br /&gt;"Wkt mndi mcm2 lagu dinyanyikn tp knp wkt mkn BISMILLAH pun Kt lpakn?&lt;br /&gt;"Bl pulsa hbs sush pyh kt isi ulang,tp knp DOSA2 yg Kt Lkukn trabaikn &amp; tdk mau ISTIGHFAR?&lt;br /&gt;Hrskah sift2 sprti ini kt remehkan??? Smg bs mnjdi bhan RENUNGAN HATI.&lt;br /&gt;INSYA ALLAH mjd pahala unt.sling mengingatkan dlm Kebaikan &amp; Ksabarn.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-8535721023545586802?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/8535721023545586802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/mari-kita-renungkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8535721023545586802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8535721023545586802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/mari-kita-renungkan.html' title='MARI KITA RENUNGKAN'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-8332020692986822005</id><published>2009-10-15T01:08:00.000-07:00</published><updated>2009-10-15T01:09:52.613-07:00</updated><title type='text'>BOM BUNUH DIRI, JIHADKAH</title><content type='html'>Kaum muslimin –&lt;br /&gt;semoga Allah&lt;br /&gt;menjaga aqidah kita&lt;br /&gt;dari&lt;br /&gt;kesalahpahaman-&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;menunaikan jihad&lt;br /&gt;dalam pengertian&lt;br /&gt;dan penerapan yang&lt;br /&gt;benar termasuk&lt;br /&gt;ibadah yang mulia.&lt;br /&gt;Sebab Allah telah&lt;br /&gt;memerintahkan&lt;br /&gt;kaum muslimin&lt;br /&gt;untuk berjihad&lt;br /&gt;melawan musuh-&lt;br /&gt;musuh-Nya. Allah&lt;br /&gt;berfirman (yang&lt;br /&gt;artinya), “Hai Nabi,&lt;br /&gt;berjihadlah melawan&lt;br /&gt;orang-orang kafir&lt;br /&gt;dan orang-orang&lt;br /&gt;munafiq, dan&lt;br /&gt;bersikaplah keras&lt;br /&gt;kepada mereka…”&lt;br /&gt;(QS. At-Taubah: 9).&lt;br /&gt;Karena jihad adalah&lt;br /&gt;ibadah, maka untuk&lt;br /&gt;melaksanakannya&lt;br /&gt;pun harus terpenuhi&lt;br /&gt;2 syarat utama: (1)&lt;br /&gt;ikhlas dan (2) sesuai&lt;br /&gt;tuntunan Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam. Yang&lt;br /&gt;menjadi pertanyaan&lt;br /&gt;sekarang adalah&lt;br /&gt;fenomena&lt;br /&gt;pengeboman yang&lt;br /&gt;dilakukan oleh&lt;br /&gt;sebagian pemuda&lt;br /&gt;Islam di tempat&lt;br /&gt;maksiat yang&lt;br /&gt;dikunjungi oleh turis&lt;br /&gt;asing yang notabene&lt;br /&gt;orang-orang kafir.&lt;br /&gt;Benarkah tindakan&lt;br /&gt;bom bunuh diri di&lt;br /&gt;tempat semacam itu&lt;br /&gt;termasuk dalam&lt;br /&gt;kategori jihad dan&lt;br /&gt;orang yang mati&lt;br /&gt;karena aksi tersebut&lt;br /&gt;-baik pada saat hari-&lt;br /&gt;H maupun karena&lt;br /&gt;tertangkap aparat&lt;br /&gt;dan dijatuhi&lt;br /&gt;hukuman mati- boleh&lt;br /&gt;disebut orang yang&lt;br /&gt;mati syahid?&lt;br /&gt;Bom Bunuh Diri&lt;br /&gt;Bukan Jihad&lt;br /&gt;Allah ta’ala&lt;br /&gt;berfirman (yang&lt;br /&gt;artinya), “Dan&lt;br /&gt;janganlah kalian&lt;br /&gt;membunuh diri&lt;br /&gt;kalian,&lt;br /&gt;sesungguhnya Allah&lt;br /&gt;Maha menyayangi&lt;br /&gt;kalian.” (QS. An-&lt;br /&gt;Nisaa’: 29)&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda,&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang&lt;br /&gt;bunuh diri dengan&lt;br /&gt;menggunakan suatu&lt;br /&gt;alat/cara di dunia,&lt;br /&gt;maka dia akan&lt;br /&gt;disiksa dengan cara&lt;br /&gt;itu pada hari&lt;br /&gt;kiamat.” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;Adapun bunuh diri&lt;br /&gt;tanpa sengaja maka&lt;br /&gt;hal itu diberikan&lt;br /&gt;udzur dan pelakunya&lt;br /&gt;tidak berdosa&lt;br /&gt;berdasarkan firman&lt;br /&gt;Allah ‘azza wa jalla&lt;br /&gt;(yang artinya), “Dan&lt;br /&gt;tidak ada dosa bagi&lt;br /&gt;kalian karena&lt;br /&gt;melakukan&lt;br /&gt;kesalahan yang tidak&lt;br /&gt;kalian sengaja akan&lt;br /&gt;tetapi (yang berdosa&lt;br /&gt;adalah) yang kalian&lt;br /&gt;sengaja dari hati&lt;br /&gt;kalian.” (QS. Al-&lt;br /&gt;Ahzab: 5). Dengan&lt;br /&gt;demikian aksi bom&lt;br /&gt;bunuh diri yang&lt;br /&gt;dilakukan oleh&lt;br /&gt;sebagian orang&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;mengatasnamakan&lt;br /&gt;jihad adalah sebuah&lt;br /&gt;penyimpangan (baca:&lt;br /&gt;pelanggaran&lt;br /&gt;syari’at). Apalagi&lt;br /&gt;dengan aksi itu&lt;br /&gt;menyebabkan&lt;br /&gt;terbunuhnya kaum&lt;br /&gt;muslimin atau orang&lt;br /&gt;kafir yang dilindungi&lt;br /&gt;oleh pemerintah&lt;br /&gt;muslimin tanpa&lt;br /&gt;alasan yang&lt;br /&gt;dibenarkan&lt;br /&gt;syari’at.&lt;br /&gt;Allah berfirman&lt;br /&gt;(yang artinya), “Dan&lt;br /&gt;janganlah kalian&lt;br /&gt;membunuh jiwa&lt;br /&gt;yang Allah haramkan&lt;br /&gt;kecuali dengan&lt;br /&gt;alasan yang&lt;br /&gt;benar.” (QS. Al-&lt;br /&gt;Israa’: 33)&lt;br /&gt;Membunuh Muslim&lt;br /&gt;Dengan Sengaja dan&lt;br /&gt;Tidak&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda, “Tidak&lt;br /&gt;halal menumpahkan&lt;br /&gt;darah seorang&lt;br /&gt;muslim yang&lt;br /&gt;bersaksi tidak ada&lt;br /&gt;sesembahan (yang&lt;br /&gt;benar) selain Allah&lt;br /&gt;dan bersaksi bahwa&lt;br /&gt;aku (Muhammad)&lt;br /&gt;adalah Rasulullah&lt;br /&gt;kecuali dengan salah&lt;br /&gt;satu dari tiga alasan:&lt;br /&gt;[1] nyawa dibalas&lt;br /&gt;nyawa (qishash), [2]&lt;br /&gt;seorang lelaki&lt;br /&gt;beristri yang berzina,&lt;br /&gt;[3] dan orang yang&lt;br /&gt;memisahkan agama&lt;br /&gt;dan meninggalkan&lt;br /&gt;jama’ah&lt;br /&gt;(murtad).” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari  Muslim)&lt;br /&gt;Beliau juga bersabda,&lt;br /&gt;“Sungguh,&lt;br /&gt;lenyapnya dunia&lt;br /&gt;lebih ringan bagi&lt;br /&gt;Allah daripada&lt;br /&gt;terbunuhnya&lt;br /&gt;seorang mukmin&lt;br /&gt;tanpa alasan yang&lt;br /&gt;benar.” (HR. Al-&lt;br /&gt;Mundziri, lihat Sahih&lt;br /&gt;At-Targhib wa At-&lt;br /&gt;Tarhib). Hal ini&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;membunuh muslim&lt;br /&gt;dengan sengaja&lt;br /&gt;adalah dosa besar.&lt;br /&gt;Dalam hal&lt;br /&gt;membunuh seorang&lt;br /&gt;mukmin tanpa&lt;br /&gt;kesengajaan, Allah&lt;br /&gt;mewajibkan&lt;br /&gt;pelakunya untuk&lt;br /&gt;membayar diyat/&lt;br /&gt;denda dan kaffarah/&lt;br /&gt;tebusan. Allah&lt;br /&gt;ta’ala berfirman&lt;br /&gt;(yang artinya),&lt;br /&gt;“Tidak sepantasnya&lt;br /&gt;bagi orang mukmin&lt;br /&gt;membunuh mukmin&lt;br /&gt;yang lain kecuali&lt;br /&gt;karena tidak&lt;br /&gt;sengaja. Maka&lt;br /&gt;barangsiapa yang&lt;br /&gt;membunuh mukmin&lt;br /&gt;karena tidak sengaja&lt;br /&gt;maka wajib baginya&lt;br /&gt;memerdekakan&lt;br /&gt;seorang budak yang&lt;br /&gt;beriman dan&lt;br /&gt;membayar diyat&lt;br /&gt;yang diserahkannya&lt;br /&gt;kepada keluarganya,&lt;br /&gt;kecuali apabila&lt;br /&gt;keluarganya itu&lt;br /&gt;berkenan untuk&lt;br /&gt;bersedekah (dengan&lt;br /&gt;memaafkannya).” (QS.&lt;br /&gt;An-Nisaa’: 92).&lt;br /&gt;Adapun terbunuhnya&lt;br /&gt;sebagian kaum&lt;br /&gt;muslimin akibat&lt;br /&gt;tindakan bom bunuh&lt;br /&gt;diri, maka ini jelas&lt;br /&gt;tidak termasuk&lt;br /&gt;pembunuhan tanpa&lt;br /&gt;sengaja, sehingga&lt;br /&gt;hal itu tidak bisa&lt;br /&gt;dibenarkan dengan&lt;br /&gt;alasan jihad.&lt;br /&gt;Membunuh Orang&lt;br /&gt;Kafir Tanpa Hak&lt;br /&gt;Membunuh orang&lt;br /&gt;kafir dzimmi,&lt;br /&gt;mu’ahad, dan&lt;br /&gt;musta’man (orang-&lt;br /&gt;orang kafir yang&lt;br /&gt;dilindungi oleh&lt;br /&gt;pemerintah muslim),&lt;br /&gt;adalah perbuatan&lt;br /&gt;yang haram. Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang&lt;br /&gt;membunuh jiwa&lt;br /&gt;seorang mu’ahad&lt;br /&gt;(orang kafir yang&lt;br /&gt;memiliki ikatan&lt;br /&gt;perjanjian dengan&lt;br /&gt;pemerintah&lt;br /&gt;kaum muslimin)&lt;br /&gt;maka dia tidak akan&lt;br /&gt;mencium bau surga,&lt;br /&gt;padahal&lt;br /&gt;sesungguhnya&lt;br /&gt;baunya surga bisa&lt;br /&gt;tercium dari jarak&lt;br /&gt;perjalanan 40&lt;br /&gt;tahun.” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari).&lt;br /&gt;Adapun membunuh&lt;br /&gt;orang kafir&lt;br /&gt;mu’ahad karena&lt;br /&gt;tidak sengaja maka&lt;br /&gt;Allah mewajibkan&lt;br /&gt;pelakunya untuk&lt;br /&gt;membayar diyat dan&lt;br /&gt;kaffarah&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;disebutkan dalam&lt;br /&gt;ayat (yang artinya),&lt;br /&gt;“Apabila yang&lt;br /&gt;terbunuh itu berasal&lt;br /&gt;dari kaum yang&lt;br /&gt;menjadi musuh&lt;br /&gt;kalian (kafir harbi)&lt;br /&gt;dan dia adalah orang&lt;br /&gt;yang beriman maka&lt;br /&gt;kaffarahnya adalah&lt;br /&gt;memerdekakan&lt;br /&gt;budak yang beriman,&lt;br /&gt;adapun apabila yang&lt;br /&gt;terbunuh itu berasal&lt;br /&gt;dari kaum yang&lt;br /&gt;memiliki ikatan&lt;br /&gt;perjanjian antara&lt;br /&gt;kamu dengan&lt;br /&gt;mereka (kafir&lt;br /&gt;mu’ahad) maka dia&lt;br /&gt;harus membayar&lt;br /&gt;diat yang diserahkan&lt;br /&gt;kepada keluarganya&lt;br /&gt;dan memerdekakan&lt;br /&gt;budak yang beriman.&lt;br /&gt;Barangsiapa yang&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;mendapatkannya&lt;br /&gt;maka hendaklah&lt;br /&gt;berpuasa dua bulan&lt;br /&gt;berturut-turut&lt;br /&gt;supaya taubatnya&lt;br /&gt;diterima oleh Allah.&lt;br /&gt;Allah Maha&lt;br /&gt;mengetahui lagi&lt;br /&gt;Maha&lt;br /&gt;bijaksana.” (QS. An-&lt;br /&gt;Nisaa’: 92)&lt;br /&gt;Bolehkah&lt;br /&gt;Mengatakan Si Fulan&lt;br /&gt;Syahid?&lt;br /&gt;Di dalam kitab&lt;br /&gt;Sahihnya yang&lt;br /&gt;merupakan kitab&lt;br /&gt;paling sahih sesudah&lt;br /&gt;Al-Qur’an, Bukhari&lt;br /&gt;rahimahullah menulis&lt;br /&gt;bab berjudul “Bab.&lt;br /&gt;Tidak boleh&lt;br /&gt;mengatakan si fulan&lt;br /&gt;Syahid” berdalil&lt;br /&gt;dengan sabda Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam, “Allah&lt;br /&gt;yang lebih&lt;br /&gt;mengetahui&lt;br /&gt;siapakah orang yang&lt;br /&gt;benar-benar berjihad&lt;br /&gt;di jalan-Nya, dan&lt;br /&gt;Allah yang lebih&lt;br /&gt;mengetahui&lt;br /&gt;siapakah orang yang&lt;br /&gt;terluka di jalan-&lt;br /&gt;Nya.” (Sahih&lt;br /&gt;Bukhari, cet. Dar Ibnu&lt;br /&gt;Hazm, hal. 520)&lt;br /&gt;Al-Hafizh Ibnu Hajar&lt;br /&gt;rahimahullah&lt;br /&gt;menerangkan (Fath&lt;br /&gt;Al-Bari, jilid 6 hal. 90.&lt;br /&gt;cet. Dar Al-Ma’rifah&lt;br /&gt;Beirut.  Asy-&lt;br /&gt;Syamilah),&lt;br /&gt;“Perkataan beliau&lt;br /&gt;‘Tidak boleh&lt;br /&gt;mengatakan si fulan&lt;br /&gt;syahid’, maksudnya&lt;br /&gt;tidak boleh&lt;br /&gt;memastikan perkara&lt;br /&gt;itu kecuali didasari&lt;br /&gt;dengan wahyu…”&lt;br /&gt;Al-’Aini&lt;br /&gt;rahimahullah juga&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Maksudnya tidak&lt;br /&gt;boleh memastikan&lt;br /&gt;hal itu (si fulan&lt;br /&gt;syahid, pent) kecuali&lt;br /&gt;ada dalil wahyu yang&lt;br /&gt;menegaskannya.” (Umdat&lt;br /&gt;Al-Qari, jilid 14 hal.&lt;br /&gt;180. Asy-Syamilah)&lt;br /&gt;Nah, sebenarnya&lt;br /&gt;perkara ini sudah&lt;br /&gt;jelas. Yaitu apabila&lt;br /&gt;ada seorang mujahid&lt;br /&gt;yang berjihad&lt;br /&gt;dengan jihad yang&lt;br /&gt;syar’i kemudian dia&lt;br /&gt;mati dalam&lt;br /&gt;peperangan maka&lt;br /&gt;tidak boleh&lt;br /&gt;dipastikan bahwa dia&lt;br /&gt;mati syahid, kecuali&lt;br /&gt;terhadap orang-&lt;br /&gt;orang tertentu yang&lt;br /&gt;secara tegas&lt;br /&gt;disebutkan oleh dalil!&lt;br /&gt;Maka keterangan&lt;br /&gt;Bukhari, Ibnu Hajar,&lt;br /&gt;dan Al-’Aini -&lt;br /&gt;rahimahumullah- di&lt;br /&gt;atas dapat kita&lt;br /&gt;bandingkan dengan&lt;br /&gt;komentar Abu Bakar&lt;br /&gt;Ba’asyir -semoga&lt;br /&gt;Allah menunjukinya-&lt;br /&gt;terhadap para&lt;br /&gt;pelaku bom Bali, “…&lt;br /&gt;Amrozi dan kawan-&lt;br /&gt;kawan ini&lt;br /&gt;memperjuangkan&lt;br /&gt;keyakinan di jalan&lt;br /&gt;Allah karena itu saya&lt;br /&gt;yakin dia termasuk&lt;br /&gt;mati&lt;br /&gt;sahid,” tegasnya&lt;br /&gt;dalam orasi di&lt;br /&gt;Pondok Pesantren Al&lt;br /&gt;Islam, Sabtu&lt;br /&gt;(8/11/2008).” (sebagaimana&lt;br /&gt;dikutip&lt;br /&gt;Okezone.com.news)&lt;br /&gt;Kalau orang yang&lt;br /&gt;benar-benar berjihad&lt;br /&gt;dengan jihad yang&lt;br /&gt;syar’i saja tidak&lt;br /&gt;boleh dipastikan&lt;br /&gt;sebagai syahid -&lt;br /&gt;selama tidak ada&lt;br /&gt;dalil khusus yang&lt;br /&gt;menegaskannya-&lt;br /&gt;lalu bagaimanakah&lt;br /&gt;lagi terhadap orang&lt;br /&gt;yang melakukan&lt;br /&gt;tindak perusakan di&lt;br /&gt;muka bumi tanpa&lt;br /&gt;hak dengan&lt;br /&gt;mengatasnamakan&lt;br /&gt;jihad -semoga Allah&lt;br /&gt;mengampuni dosa&lt;br /&gt;mereka yang sudah&lt;br /&gt;meninggal dan&lt;br /&gt;menyadarkan&lt;br /&gt;pendukungnya yang&lt;br /&gt;masih hidup-…&lt;br /&gt;Ambillah pelajaran,&lt;br /&gt;wahai saudaraku…&lt;br /&gt;Sebagai penutup,&lt;br /&gt;kami mengingatkan&lt;br /&gt;kepada para pemuda&lt;br /&gt;untuk bertakwa&lt;br /&gt;kepada Allah dan&lt;br /&gt;menjauhkan diri&lt;br /&gt;mereka dari&lt;br /&gt;tindakan-tindakan&lt;br /&gt;yang akan&lt;br /&gt;menjerumuskan&lt;br /&gt;mereka ke dalam&lt;br /&gt;neraka. Allah ta’ala&lt;br /&gt;berfirman (yang&lt;br /&gt;artinya), “Maka&lt;br /&gt;takutlah kalian&lt;br /&gt;terhadap neraka&lt;br /&gt;yang bahan&lt;br /&gt;bakarnya adalah&lt;br /&gt;manusia dan&lt;br /&gt;batu.” (QS. Al-&lt;br /&gt;Baqarah: 24).&lt;br /&gt;Sadarlah wahai&lt;br /&gt;saudara-saudaraku&lt;br /&gt;dari kelalaian kalian,&lt;br /&gt;janganlah kalian&lt;br /&gt;menjadi tunggangan&lt;br /&gt;syaitan untuk&lt;br /&gt;menebarkan&lt;br /&gt;kerusakan di atas&lt;br /&gt;muka bumi ini. Kami&lt;br /&gt;berdoa kepada Allah&lt;br /&gt;‘azza wa jalla agar&lt;br /&gt;memahamkan kaum&lt;br /&gt;muslimin tentang&lt;br /&gt;agama mereka, dan&lt;br /&gt;menjaga mereka&lt;br /&gt;dari fitnah&lt;br /&gt;menyesatkan yang&lt;br /&gt;tampak ataupun&lt;br /&gt;yang tersembunyi.&lt;br /&gt;Shalawat dan salam&lt;br /&gt;semoga tercurah&lt;br /&gt;kepada hamba dan&lt;br /&gt;utusan-Nya&lt;br /&gt;Muhammad, para&lt;br /&gt;pengikutnya, dan&lt;br /&gt;segenap para&lt;br /&gt;sahabatnya.&lt;br /&gt;Diringkas oleh Ari&lt;br /&gt;Wahyudi dari&lt;br /&gt;penjelasan Syaikh&lt;br /&gt;Abdul Muhsin&lt;br /&gt;Al-’Abbad&lt;br /&gt;hafizhahullah dalam&lt;br /&gt;kitab beliau Bi ayyi&lt;br /&gt;‘aqlin wa diinin&lt;br /&gt;yakuunu tafjir wa&lt;br /&gt;tadmir jihaadan?!&lt;br /&gt;Waihakum, … Afiiquu&lt;br /&gt;yaa syabaab!!&lt;br /&gt;(artinya: Menurut&lt;br /&gt;akal dan agama&lt;br /&gt;siapa; tindakan&lt;br /&gt;pengeboman dan&lt;br /&gt;penghancuran dinilai&lt;br /&gt;sebagai jihad?!&lt;br /&gt;Sungguh celaka&lt;br /&gt;kalian… Sadarlah hai&lt;br /&gt;para pemuda!!)&lt;br /&gt;Islamspirit.com.&lt;br /&gt;Dengan tambahan&lt;br /&gt;keterangan dari&lt;br /&gt;sumber lain.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Penyusun: Abu&lt;br /&gt;Mushlih Ari Wahyudi&lt;br /&gt;Artikel&lt;br /&gt;www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-8332020692986822005?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/8332020692986822005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/bom-bunuh-diri-jihadkah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8332020692986822005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/8332020692986822005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/bom-bunuh-diri-jihadkah.html' title='BOM BUNUH DIRI, JIHADKAH'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-3398612343781396323</id><published>2009-10-14T15:45:00.000-07:00</published><updated>2009-10-14T15:48:49.605-07:00</updated><title type='text'>BAGI YANG MAU BOM BUNUH DIRI</title><content type='html'>Berikut ini lanjutan&lt;br /&gt;fatwa para ulama&lt;br /&gt;tentang masalah&lt;br /&gt;Takfir dan Ciri-ciri&lt;br /&gt;khawarij. Insya Allah&lt;br /&gt;pada kesempatan ini,&lt;br /&gt;akan kami&lt;br /&gt;ketengahkan&lt;br /&gt;keterangan dari&lt;br /&gt;Syaikh Abdul Aziz bin&lt;br /&gt;Abdulloh Alu Syaikh&lt;br /&gt;dan Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin&lt;br /&gt;Shalih Al ‘Utsaimin&lt;br /&gt;rahimahumallah.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Jawaban Syaikh&lt;br /&gt;Abdul Aziz bin&lt;br /&gt;Abdullah Alu Syaikh&lt;br /&gt;Dalam satu majelis di&lt;br /&gt;Masjidil Haram,&lt;br /&gt;beliau menggariskan&lt;br /&gt;metode interaksi&lt;br /&gt;dengan orang-orang&lt;br /&gt;yang menempuh&lt;br /&gt;jalan hidup ekstrem&lt;br /&gt;ini. Beliau berkata:&lt;br /&gt;“Kebanyakan orang&lt;br /&gt;yang menganut&lt;br /&gt;pemikiran ini, adalah&lt;br /&gt;orang-orang bodoh&lt;br /&gt;yang diperalat,&lt;br /&gt;disebabkan ilmu dan&lt;br /&gt;pengalaman mereka&lt;br /&gt;masih dangkal.&lt;br /&gt;Mereka dijangkiti&lt;br /&gt;pemikiran takfir&lt;br /&gt;(pengafiran) ini dari&lt;br /&gt;sekelompok orang&lt;br /&gt;yang menjadikan&lt;br /&gt;metode ini, sebagai&lt;br /&gt;batu loncatan untuk&lt;br /&gt;merealisasikan&lt;br /&gt;rencana jahat&lt;br /&gt;mereka. Mereka&lt;br /&gt;mengusung&lt;br /&gt;pemikiran ini, guna&lt;br /&gt;mengelabui orang-&lt;br /&gt;orang yang dangkal&lt;br /&gt;ilmu, pemahaman&lt;br /&gt;dan pengalaman.&lt;br /&gt;Kewajiban setiap&lt;br /&gt;muslim yang&lt;br /&gt;menemui orang lain&lt;br /&gt;yang meyakini&lt;br /&gt;pemikiran ini,&lt;br /&gt;hendaknya&lt;br /&gt;mengingatkan,&lt;br /&gt;memaparkan&lt;br /&gt;kebatilan ideologi&lt;br /&gt;dan alur pikirannya.&lt;br /&gt;Bila ia sadar dan&lt;br /&gt;segera kembali&lt;br /&gt;kepada akal&lt;br /&gt;sehatnya, maka&lt;br /&gt;inilah yang&lt;br /&gt;diharapkan. Tapi&lt;br /&gt;kalau keras kepala,&lt;br /&gt;ngotot pada&lt;br /&gt;pendiriannya, maka&lt;br /&gt;jangan sampai&lt;br /&gt;orang-orang&lt;br /&gt;tersebut dibiarkan&lt;br /&gt;leluasa menodai&lt;br /&gt;generasi muda kita&lt;br /&gt;dan agamanya.&lt;br /&gt;Ideologi takfir&lt;br /&gt;merupakan satu&lt;br /&gt;dosa dan kesalahan,&lt;br /&gt;di belakangnya ada&lt;br /&gt;skenario perusakan&lt;br /&gt;umat, mereka&lt;br /&gt;menempuh segala&lt;br /&gt;macam cara untuk&lt;br /&gt;mewujudkan&lt;br /&gt;rencananya.&lt;br /&gt;Saya menasihati&lt;br /&gt;saudara-saudaraku&lt;br /&gt;agar senantiasa&lt;br /&gt;mewaspadai&lt;br /&gt;propaganda yang&lt;br /&gt;mengafirkan&lt;br /&gt;komunitas muslim,&lt;br /&gt;mengajak kepada&lt;br /&gt;perlawanan&lt;br /&gt;terhadap pemerintah&lt;br /&gt;dan angkat senjata&lt;br /&gt;melawan kaum&lt;br /&gt;muslimin. Saya juga&lt;br /&gt;mengingatkan orang&lt;br /&gt;yang berfatwa&lt;br /&gt;kepada mereka agar&lt;br /&gt;takut kepada Allah,&lt;br /&gt;tentang dirinya,&lt;br /&gt;kaum muslim serta&lt;br /&gt;masyarakat muslim.&lt;br /&gt;Dia harus&lt;br /&gt;mengetahui bahwa&lt;br /&gt;jalan yang sedang ia&lt;br /&gt;tempuh adalah jalan&lt;br /&gt;ahlul bid’ah.&lt;br /&gt;Salafush Sholeh&lt;br /&gt;begitu jauh dan&lt;br /&gt;terhindar dari jalan&lt;br /&gt;yang salah ini.&lt;br /&gt;Mereka senantiasa&lt;br /&gt;menganjurkan&lt;br /&gt;masyarakat agar&lt;br /&gt;tetap setia dan taat&lt;br /&gt;serta sabar&lt;br /&gt;menghadapi&lt;br /&gt;pemerintah, meski&lt;br /&gt;mereka berbuat&lt;br /&gt;kecurangan maupun&lt;br /&gt;kezaliman. Mereka&lt;br /&gt;juga mewanti-wanti&lt;br /&gt;agar tidak melawan&lt;br /&gt;penguasa, demi&lt;br /&gt;memelihara darah&lt;br /&gt;umat, kebulatan&lt;br /&gt;tekad dan&lt;br /&gt;menyatukan barisan.&lt;br /&gt;Hendaknya kalian&lt;br /&gt;bertakwa kepada&lt;br /&gt;Allah pada umat&lt;br /&gt;Islam, waspadailah&lt;br /&gt;kemurkaan Allah dan&lt;br /&gt;siksa-Nya. Para&lt;br /&gt;mufti (tanpa dasar&lt;br /&gt;ilmu), yang tidak&lt;br /&gt;bertaubat, umat&lt;br /&gt;Islam harus berhati-&lt;br /&gt;hati dan&lt;br /&gt;memperingatkan&lt;br /&gt;umat serta menjauhi&lt;br /&gt;mereka. Semoga&lt;br /&gt;Allah melindungi&lt;br /&gt;umat islam dari&lt;br /&gt;kejelekan dan fitnah,&lt;br /&gt;baik yang nampak&lt;br /&gt;maupun&lt;br /&gt;tersembunyi.” (Harian&lt;br /&gt;‘Ukadl edisi: 776&lt;br /&gt;tanggal 4-6-1424 H).&lt;br /&gt;Perkataan Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin&lt;br /&gt;Sholeh Al Utsaimin&lt;br /&gt;Sudah diketahui&lt;br /&gt;bahwa vonis kafir&lt;br /&gt;harus melalui dua&lt;br /&gt;tahapan penting:&lt;br /&gt;Pertama:&lt;br /&gt;Adanya dalil yang&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;perbuatan tersebut&lt;br /&gt;merupakan&lt;br /&gt;kekufuran,&lt;br /&gt;mengeluarkan dari&lt;br /&gt;agama. Sebab ada&lt;br /&gt;dalil-dalil yang&lt;br /&gt;menyebut satu&lt;br /&gt;perbuatan sebagai&lt;br /&gt;kekufuran, namun&lt;br /&gt;yang dimaksud&lt;br /&gt;bukan kekufuran&lt;br /&gt;yang menyeret&lt;br /&gt;pelakunya keluar&lt;br /&gt;dari agama. Maka&lt;br /&gt;anda harus tahu&lt;br /&gt;bahwa dalil ini&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;amalan ini atau&lt;br /&gt;pelanggaran ini&lt;br /&gt;merupakan&lt;br /&gt;kekufuran yang&lt;br /&gt;mengeluarkan&lt;br /&gt;pelakunya dari&lt;br /&gt;agama.&lt;br /&gt;Kedua:&lt;br /&gt;Aplikasi dalil tersebut&lt;br /&gt;pada individu yang&lt;br /&gt;melakukan&lt;br /&gt;perbuatan yang&lt;br /&gt;menyatakan dalam&lt;br /&gt;dalil sebagai&lt;br /&gt;kekufuran. Pasalnya,&lt;br /&gt;tidak setiap pelaku&lt;br /&gt;perbuatan yang&lt;br /&gt;mengafirkan&lt;br /&gt;menjadi kafir,&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;ditunjukkan dalam&lt;br /&gt;kandungan dalil Al&lt;br /&gt;Quran maupun As&lt;br /&gt;Sunnah. Allah&lt;br /&gt;berfirman:&lt;br /&gt;نَم َرَفَك&lt;br /&gt;ِهللاِب نِم&lt;br /&gt;ِدْعَب ِهِناَميِإ&lt;br /&gt;َّالِإ ْنَم&lt;br /&gt;َهِرْكُأ&lt;br /&gt;ُهُبْلَقَو&lt;br /&gt;ٌّنِئَمْطُم&lt;br /&gt;ِناَميِإلْاِب&lt;br /&gt;نِكَلَو نَّم&lt;br /&gt;َحَرَش&lt;br /&gt;ِرْفُكْلاِب&lt;br /&gt;اًرْدَص&lt;br /&gt;ْمِهْيَلَعَف&lt;br /&gt;ٌبَضَغ َنِّم&lt;br /&gt;ِهللا ْمُهَلَو&lt;br /&gt;ٌباَذَع ُُميِظَع&lt;br /&gt;“Barang siapa kafir&lt;br /&gt;kepada Allah&lt;br /&gt;sesudah beriman (dia&lt;br /&gt;mendapat&lt;br /&gt;kemurkaan Allah),&lt;br /&gt;kecuali orang yang&lt;br /&gt;dipaksa kafir&lt;br /&gt;padahal hatinya&lt;br /&gt;tetap tenang dalam&lt;br /&gt;beriman (dia tidak&lt;br /&gt;berdosa), akan tetapi&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;melapangkan&lt;br /&gt;dadanya untuk&lt;br /&gt;kekafiran maka&lt;br /&gt;kemurkaan Allah&lt;br /&gt;menimpanya dan&lt;br /&gt;baginya azab yang&lt;br /&gt;pedih.” (Qs. An Nahl:&lt;br /&gt;106)&lt;br /&gt;Kalau ada seseorang&lt;br /&gt;dipaksa untuk&lt;br /&gt;berbuat atau&lt;br /&gt;mengatakan satu&lt;br /&gt;kekufuran dan&lt;br /&gt;terpaksa&lt;br /&gt;melakukannya,&lt;br /&gt;berdasarkan&lt;br /&gt;kandungan Al Quran&lt;br /&gt;dia tidak kafir&lt;br /&gt;kendati&lt;br /&gt;perbuatannya kufur.&lt;br /&gt;Misalnya: dia dipaksa&lt;br /&gt;untuk bersujud&lt;br /&gt;kepada berhala,&lt;br /&gt;kemudian ia&lt;br /&gt;melakukannya,&lt;br /&gt;perbuatan sujud&lt;br /&gt;kepada berhala&lt;br /&gt;adalah kufur, tidak&lt;br /&gt;ada perdebatan,&lt;br /&gt;namun dia terpaksa&lt;br /&gt;melakukannya,&lt;br /&gt;sedangkan hatinya&lt;br /&gt;tetap tenang dengan&lt;br /&gt;keimanan, ia tetap&lt;br /&gt;yakin bahwa berhala&lt;br /&gt;tersebut tidak&lt;br /&gt;berhak untuk&lt;br /&gt;disembah, dan&lt;br /&gt;bersujud kepadanya&lt;br /&gt;adalah perbuatan&lt;br /&gt;kufur, maka dia&lt;br /&gt;terbebas dari&lt;br /&gt;apapun.&lt;br /&gt;Contoh lain: ada&lt;br /&gt;seorang yang&lt;br /&gt;dipaksa untuk&lt;br /&gt;mengucapkan&lt;br /&gt;perkataan kufur,&lt;br /&gt;sehingga ia&lt;br /&gt;mengatakan: Trinitas&lt;br /&gt;(Allah adalah Tuhan&lt;br /&gt;ketiga dari tiga&lt;br /&gt;tuhan). Apakah orang&lt;br /&gt;ini kafir, sedangkan&lt;br /&gt;hatinya yang tetap&lt;br /&gt;tenang dan yakin&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;keimanannya?&lt;br /&gt;Jawabannya: tidak.&lt;br /&gt;Adapun dalil dari As&lt;br /&gt;Sunah, adalah: Nabi&lt;br /&gt;pernah bercerita&lt;br /&gt;tentang&lt;br /&gt;kegembiraan Allah&lt;br /&gt;terhadap taubat&lt;br /&gt;seorang hamba, satu&lt;br /&gt;kegembiraan yang&lt;br /&gt;melebihi&lt;br /&gt;kegembiraan&lt;br /&gt;seseorang yang&lt;br /&gt;kehilangan unta&lt;br /&gt;tunggangannya yang&lt;br /&gt;membawa&lt;br /&gt;perbekalan makan&lt;br /&gt;dan minumannya,&lt;br /&gt;kemudian lelaki itu&lt;br /&gt;berusaha&lt;br /&gt;mencarinya, tapi&lt;br /&gt;pencariannya tidak&lt;br /&gt;membuahkan hasil,&lt;br /&gt;akhirnya dia&lt;br /&gt;berbaring di bawah&lt;br /&gt;sebuah pohon,&lt;br /&gt;menanti ajal. Pada&lt;br /&gt;Saat kritis tersebut,&lt;br /&gt;tiba-tiba untanya&lt;br /&gt;berdiri di&lt;br /&gt;hadapannya, ia pun&lt;br /&gt;langsung meraih tali&lt;br /&gt;kendalinya, seraya&lt;br /&gt;berkata (karena&lt;br /&gt;luapan&lt;br /&gt;kegembiraan): “Ya&lt;br /&gt;Allah Engkau adalah&lt;br /&gt;hambaku dan aku&lt;br /&gt;adalah tuhan-Mu.”&lt;br /&gt;Ia salah ucap, karena&lt;br /&gt;hanyut oleh luapan&lt;br /&gt;kegembiraan (HR.&lt;br /&gt;Muslim no: 2747 dari&lt;br /&gt;hadits Anas bin Malik&lt;br /&gt;radhiallahu ‘anhu).&lt;br /&gt;Apakah orang ini&lt;br /&gt;kafir? Jawabannya:&lt;br /&gt;Tidak.&lt;br /&gt;Demikian pula&lt;br /&gt;seorang banyak&lt;br /&gt;berbuat maksiat,&lt;br /&gt;namun ia merasa&lt;br /&gt;takut akan&lt;br /&gt;menerima siksaan&lt;br /&gt;Allah, sehingga&lt;br /&gt;mengatakan kepada&lt;br /&gt;keluarganya: “Jika&lt;br /&gt;aku mati, bakarlah&lt;br /&gt;jasadku, kemudian&lt;br /&gt;tumbuk dan&lt;br /&gt;sebarkan (abunya) di&lt;br /&gt;lautan. Demi Allah&lt;br /&gt;kalau Rabbku&lt;br /&gt;berhasil menemukan&lt;br /&gt;jasadku, niscaya aku&lt;br /&gt;akan disiksa dengan&lt;br /&gt;siksaan yang tidak&lt;br /&gt;pernah ditimpakan&lt;br /&gt;kepada siapa pun&lt;br /&gt;dari kalangan&lt;br /&gt;makhluk.” Akhirnya&lt;br /&gt;keluarganya pun&lt;br /&gt;menjalankan&lt;br /&gt;wasiatnya.&lt;br /&gt;Kemudian Allah&lt;br /&gt;menghimpun seluruh&lt;br /&gt;bagian jasadnya, dan&lt;br /&gt;bertanya kepadanya.&lt;br /&gt;Ia mengaku: bahwa&lt;br /&gt;ia melakukannya&lt;br /&gt;karena takut kepada&lt;br /&gt;Allah, (dia mengira&lt;br /&gt;bahwa Allah tidak&lt;br /&gt;kuasa untuk&lt;br /&gt;menghimpun&lt;br /&gt;kembali jasadnya).&lt;br /&gt;Allah&lt;br /&gt;mengampuninya,&lt;br /&gt;meskipun&lt;br /&gt;keraguannya akan&lt;br /&gt;kekuasaan Allah&lt;br /&gt;merupakan&lt;br /&gt;kekufuran, namun&lt;br /&gt;dia tidak ingin&lt;br /&gt;menyifati Allah&lt;br /&gt;dengan sifat tak&lt;br /&gt;berdaya, tapi ia&lt;br /&gt;melakukannya&lt;br /&gt;karena merasa takut&lt;br /&gt;kepada-Nya. Dia&lt;br /&gt;mengira bahwa&lt;br /&gt;pelarian yang dia&lt;br /&gt;lakukan akan&lt;br /&gt;menyelamatkannya&lt;br /&gt;dari siksa Allah.&lt;br /&gt;Dengan demikian,&lt;br /&gt;wahai saudara-&lt;br /&gt;saudaraku, harus&lt;br /&gt;ada dua hal penting&lt;br /&gt;dalam pengkafiran:&lt;br /&gt;Pertama:&lt;br /&gt;Adanya dalil yang&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;perbuatan tersebut&lt;br /&gt;kufur, mengeluarkan&lt;br /&gt;pelakunya dari&lt;br /&gt;agama.&lt;br /&gt;Kedua:&lt;br /&gt;Hukum kekufuran&lt;br /&gt;tersebut telah&lt;br /&gt;relevan dengan&lt;br /&gt;pelaku tersebut.&lt;br /&gt;Sebab bisa jadi ada&lt;br /&gt;padanya penghalang&lt;br /&gt;dari vonis kafir,&lt;br /&gt;meskipun ucapan&lt;br /&gt;atau perbuatannya&lt;br /&gt;kufur. Perkara-&lt;br /&gt;perkara yang&lt;br /&gt;menghalangi&lt;br /&gt;penjatuhan vonis&lt;br /&gt;kafir telah gamblang&lt;br /&gt;dijelaskan oleh&lt;br /&gt;syariat.&lt;br /&gt;Alhamdulillah, jika&lt;br /&gt;dua syarat ini tidak&lt;br /&gt;terpenuhi dan ada&lt;br /&gt;orang mengafirkan&lt;br /&gt;saudaranya, maka&lt;br /&gt;dia sendiri yang&lt;br /&gt;kafir. Karena Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam telah&lt;br /&gt;memberitahukan&lt;br /&gt;bahwa orang yang&lt;br /&gt;memanggil orang&lt;br /&gt;lain dengan ucapan&lt;br /&gt;“wahai orang&lt;br /&gt;kafir” atau dengan&lt;br /&gt;“wahai musuh&lt;br /&gt;Allah” padahal tidak&lt;br /&gt;demikian adanya,&lt;br /&gt;maka vonis ini&lt;br /&gt;menjadi bumerang&lt;br /&gt;bagi dirinya, dialah&lt;br /&gt;yang kafir, dialah&lt;br /&gt;yang musuh Allah.&lt;br /&gt;Kalau ada orang&lt;br /&gt;yang bertanya,&lt;br /&gt;bagaimana mungkin&lt;br /&gt;dia yang menjadi&lt;br /&gt;kafir, padahal dia&lt;br /&gt;mengafirkan orang&lt;br /&gt;tersebut karena rasa&lt;br /&gt;kecemburuannya&lt;br /&gt;untuk Allah?&lt;br /&gt;Kita jawab: bahwa&lt;br /&gt;dia mengafirkan&lt;br /&gt;karena mendaulat&lt;br /&gt;dirinya sebagai&lt;br /&gt;pembuat syariat&lt;br /&gt;bersama Allah,&lt;br /&gt;dengan mengklaim&lt;br /&gt;orang tersebut telah&lt;br /&gt;kafir, padahal Allah&lt;br /&gt;belum&lt;br /&gt;mengafirkannya, ia&lt;br /&gt;telah menjadikan&lt;br /&gt;dirinya sebagai&lt;br /&gt;tandingan Allah&lt;br /&gt;dalam pengafiran. Ini&lt;br /&gt;dari satu sisi. Dari sisi&lt;br /&gt;lain: bisa jadi Allah&lt;br /&gt;mengecap hatinya,&lt;br /&gt;sehingga akhir&lt;br /&gt;kehidupannya&lt;br /&gt;bermuara pada&lt;br /&gt;kekufuran kepada&lt;br /&gt;Allah, dengan nyata&lt;br /&gt;dan jelas. Sehingga&lt;br /&gt;masalah ini benar-&lt;br /&gt;benar berbahaya,&lt;br /&gt;dan kita tidak berhak&lt;br /&gt;untuk mengafirkan&lt;br /&gt;orang yang belum&lt;br /&gt;dikafirkan oleh Allah&lt;br /&gt;dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;Sebagaimana kita&lt;br /&gt;juga tidak&lt;br /&gt;berwenang untuk&lt;br /&gt;mengharamkan&lt;br /&gt;sesuatu yang tidak&lt;br /&gt;diharamkan oleh&lt;br /&gt;Allah dan Rasul-Nya,&lt;br /&gt;juga menghalalkan&lt;br /&gt;sesuatu yang tidak&lt;br /&gt;dihalalkan oleh Allah&lt;br /&gt;dan Rasul-Nya, juga&lt;br /&gt;mewajibkan hal&lt;br /&gt;yang tidak wajibkan&lt;br /&gt;oleh Allah dan Rasul-&lt;br /&gt;Nya. Akan semakin&lt;br /&gt;fatal, jika pengafiran&lt;br /&gt;disematkan pada&lt;br /&gt;pemimpin umat ini&lt;br /&gt;(ulul amri), yang&lt;br /&gt;terdiri dari para&lt;br /&gt;ulama dan&lt;br /&gt;pemerintah,&lt;br /&gt;berdasarkan firman&lt;br /&gt;Allah:&lt;br /&gt;اَهُّيَأاَي&lt;br /&gt;َنيِذَّلا&lt;br /&gt;اوُنَماَء اوُعيِطَأ&lt;br /&gt;َهللا اوُعيِطَأَو&lt;br /&gt;َلوُسَّرلا&lt;br /&gt;ىِلْوُأَو&lt;br /&gt;ِرْمَألْا ْمُكنِم&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang&lt;br /&gt;yang beriman&lt;br /&gt;taatilah Allah dan&lt;br /&gt;taatilah Rasul dan&lt;br /&gt;ulul amri di antara&lt;br /&gt;kamu.” (Qs. An&lt;br /&gt;Nisaa’: 59)&lt;br /&gt;Menurut ulama&lt;br /&gt;tafsir, ulul amri&lt;br /&gt;adalah ulama dan&lt;br /&gt;umara. Ulama&lt;br /&gt;mengendalikan&lt;br /&gt;perkara umat dalam&lt;br /&gt;aspek syariat dan&lt;br /&gt;mendakwahkannya,&lt;br /&gt;sedangkan&lt;br /&gt;pemerintah&lt;br /&gt;memegang kendali&lt;br /&gt;umat dalam&lt;br /&gt;pelaksanaan syariat&lt;br /&gt;(eksekutor), dan&lt;br /&gt;memaksa rakyat&lt;br /&gt;untuk mematuhinya.&lt;br /&gt;Bila klaim takfir&lt;br /&gt;menimpa mereka,&lt;br /&gt;maka tidak&lt;br /&gt;berpengaruh buruk&lt;br /&gt;pada pribadi mereka,&lt;br /&gt;sebab mereka&lt;br /&gt;memahami diri&lt;br /&gt;mereka masing-&lt;br /&gt;masing, lontaran&lt;br /&gt;tersebut tidak&lt;br /&gt;membuat mereka&lt;br /&gt;pusing. Sungguh&lt;br /&gt;ucapan yang lebih&lt;br /&gt;kotor dari sekedar&lt;br /&gt;pengafiran pernah&lt;br /&gt;dilontarkan kepada&lt;br /&gt;sosok yang lebih&lt;br /&gt;mulia dari mereka.,&lt;br /&gt;yaitu para Nabi yang&lt;br /&gt;dikatakan kepada&lt;br /&gt;mereka, seperti yang&lt;br /&gt;dikisahkan dalam&lt;br /&gt;firman Allah:&lt;br /&gt;َكِلَذَك ىَتَأآَم&lt;br /&gt;َنيِذَّلا نِم&lt;br /&gt;مِهِلْبَق نِّم&lt;br /&gt;ٍلوُسَّر َّالِإ&lt;br /&gt;اوُلاَق ٌرِحاَس&lt;br /&gt;ْوَأ ٌنوُنْجَم&lt;br /&gt;“Demikianlah tidak&lt;br /&gt;seorang rasul pun&lt;br /&gt;yang datang kepada&lt;br /&gt;orang-orang yang&lt;br /&gt;sebelum mereka&lt;br /&gt;melainkan mereka&lt;br /&gt;mengatakan ‘Ia&lt;br /&gt;adalah seorang&lt;br /&gt;tukang sihir atau&lt;br /&gt;orang gila.’” (Qs.&lt;br /&gt;Az Dzaariyaat: 52)&lt;br /&gt;Pengafiran penguasa&lt;br /&gt;mengandung dua&lt;br /&gt;dampak negatif yang&lt;br /&gt;sama-sama besar:&lt;br /&gt;Dampak secara&lt;br /&gt;syariat (agama) dan&lt;br /&gt;sosial.&lt;br /&gt;Pertama: Kerusakan&lt;br /&gt;dari sisi agama.&lt;br /&gt;Ulama yang telah&lt;br /&gt;diklaim&lt;br /&gt;kekafirannya, tidak&lt;br /&gt;akan dimanfaatkan&lt;br /&gt;ilmunya oleh&lt;br /&gt;masyarakat, minimal&lt;br /&gt;akan timbul&lt;br /&gt;keraguan atau&lt;br /&gt;kecurigaan terhadap&lt;br /&gt;mereka. Sehingga&lt;br /&gt;orang yang telah&lt;br /&gt;mengafirkan ulama,&lt;br /&gt;menjadi penghancur&lt;br /&gt;syariat Islam.&lt;br /&gt;Lantaran syariat&lt;br /&gt;islam ditimba dari&lt;br /&gt;mereka, para ulama.&lt;br /&gt;Dan mereka adalah&lt;br /&gt;pewaris para nabi,&lt;br /&gt;sedangkan para nabi&lt;br /&gt;tidak pernah&lt;br /&gt;mewariskan dirham&lt;br /&gt;ataupun dinar,&lt;br /&gt;mereka hanya&lt;br /&gt;mewariskan ilmu,&lt;br /&gt;barang siapa yang&lt;br /&gt;mendapatkannya,&lt;br /&gt;maka ia telah&lt;br /&gt;mengantongi bagian&lt;br /&gt;yang melimpah dari&lt;br /&gt;warisan mereka.&lt;br /&gt;Kedua: Adapun&lt;br /&gt;pengafiran&lt;br /&gt;pemerintah, maka&lt;br /&gt;menyimpan&lt;br /&gt;kerusakan sosial&lt;br /&gt;yang besar yaitu&lt;br /&gt;kekacauan,&lt;br /&gt;peperangan saudara,&lt;br /&gt;yang tidak ada yang&lt;br /&gt;mengetahui&lt;br /&gt;penghujungnya&lt;br /&gt;melainkan Allah.&lt;br /&gt;Karena itu, kita harus&lt;br /&gt;waspada terhadap&lt;br /&gt;masalah ini. Orang&lt;br /&gt;yang mendengar&lt;br /&gt;lontaran vonis kafir,&lt;br /&gt;hendaknya&lt;br /&gt;menasihati&lt;br /&gt;pengucapnya dan&lt;br /&gt;menakutinya dengan&lt;br /&gt;Allah subhanahu wa&lt;br /&gt;ta’ala. Dan&lt;br /&gt;mengatakan&lt;br /&gt;kepadanya, jika&lt;br /&gt;engkau melihat ada&lt;br /&gt;satu perbuatan&lt;br /&gt;kekufuran yang&lt;br /&gt;dilakukan seorang&lt;br /&gt;ulama’, maka&lt;br /&gt;kewajiban anda&lt;br /&gt;adalah menemuinya&lt;br /&gt;dan kemudian&lt;br /&gt;berdiskusi&lt;br /&gt;dengannya seputar&lt;br /&gt;masalah tersebut,&lt;br /&gt;hingga jelas duduk&lt;br /&gt;permasalahannya&lt;br /&gt;bagi anda. (Fitnatut&lt;br /&gt;Takfir hal: 65,&lt;br /&gt;penyusun: Ali bin&lt;br /&gt;Husain Abu Luz).&lt;br /&gt;–bersambung–&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Disusun oleh: Ustadz&lt;br /&gt;Muhammad Arifin&lt;br /&gt;Badri&lt;br /&gt;Artikel&lt;br /&gt;www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-3398612343781396323?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/3398612343781396323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/bagi-yang-mau-bom-bunuh-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/3398612343781396323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/3398612343781396323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/bagi-yang-mau-bom-bunuh-diri.html' title='BAGI YANG MAU BOM BUNUH DIRI'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-5882870056130396287</id><published>2009-10-14T15:29:00.000-07:00</published><updated>2009-10-14T15:35:13.600-07:00</updated><title type='text'>ANDA MEROKOK?</title><content type='html'>Apakah anda&lt;br /&gt;termasuk&lt;br /&gt;penggemar rokok?&lt;br /&gt;Baiklah, sebelum&lt;br /&gt;anda merogoh saku&lt;br /&gt;anda dan mengambil&lt;br /&gt;uang untuk membeli&lt;br /&gt;rokok marilah kita&lt;br /&gt;berbicara barang&lt;br /&gt;sejenak dengan akal&lt;br /&gt;yang jernih dan&lt;br /&gt;pikiran yang tenang&lt;br /&gt;mengenai hal ini.&lt;br /&gt;Jangan sampai anda&lt;br /&gt;melakukan sesuatu&lt;br /&gt;yang justru&lt;br /&gt;membahayakan diri&lt;br /&gt;anda dan juga orang-&lt;br /&gt;orang di sekitar&lt;br /&gt;anda.&lt;br /&gt;Berbicara soal rokok,&lt;br /&gt;ada beberapa hal&lt;br /&gt;yang perlu kita&lt;br /&gt;pikirkan:&lt;br /&gt;Pertama: Merokok&lt;br /&gt;itu tidak penting&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda, “Salah&lt;br /&gt;satu tanda kebaikan&lt;br /&gt;Islam seseorang&lt;br /&gt;adalah meninggalkan&lt;br /&gt;segala sesuatu yang&lt;br /&gt;tidak penting&lt;br /&gt;baginya.” (HR.&lt;br /&gt;Tirmidzi [2239] dari&lt;br /&gt;Abu Hurairah&lt;br /&gt;radhiyallahu’anhu,&lt;br /&gt;disahihkan al-Albani&lt;br /&gt;dalam Shahih wa&lt;br /&gt;Dha’if Sunan at-&lt;br /&gt;Tirmidzi [2317] as-&lt;br /&gt;Syamilah). Syaikh as-&lt;br /&gt;Sa’di rahimahullah&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Kesimpulan&lt;br /&gt;tersirat dari hadits&lt;br /&gt;ini adalah orang yang&lt;br /&gt;tidak meninggalkan&lt;br /&gt;perkara yang tidak&lt;br /&gt;penting baginya&lt;br /&gt;adalah orang yang&lt;br /&gt;jelek&lt;br /&gt;keislamannya.” (ad-&lt;br /&gt;Durrah as-Salafiyah,&lt;br /&gt;hal. 116).&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari&lt;br /&gt;Hasan al-Bashri&lt;br /&gt;rahimahullah, beliau&lt;br /&gt;mengatakan, “Salah&lt;br /&gt;satu tanda Allah&lt;br /&gt;telah berpaling&lt;br /&gt;meninggalkan&lt;br /&gt;seorang hamba&lt;br /&gt;adalah ketika Allah&lt;br /&gt;menjadikan dia sibuk&lt;br /&gt;dalam hal-hal yang&lt;br /&gt;tidak penting&lt;br /&gt;baginya.” (ad-&lt;br /&gt;Durrah as-Salafiyah,&lt;br /&gt;hal. 115).&lt;br /&gt;Menjaga kesehatan&lt;br /&gt;merupakan perkara&lt;br /&gt;penting bagi setiap&lt;br /&gt;muslim. Orang yang&lt;br /&gt;dengan sengaja&lt;br /&gt;merusak&lt;br /&gt;kesehatannya telah&lt;br /&gt;melakukan sesuatu&lt;br /&gt;yang tidak penting&lt;br /&gt;dan bahkan&lt;br /&gt;menjerumuskan&lt;br /&gt;dirinya ke dalam&lt;br /&gt;kebinasaan. Padahal,&lt;br /&gt;Allah ta’ala&lt;br /&gt;berfirman (yang&lt;br /&gt;artinya), “Dan&lt;br /&gt;janganlah kamu&lt;br /&gt;menjatuhkan dirimu&lt;br /&gt;sendiri ke dalam&lt;br /&gt;kebinasaan.” (Qs.&lt;br /&gt;al-Baqarah: 195)&lt;br /&gt;Di sisi lain, orang&lt;br /&gt;yang merusak&lt;br /&gt;kesehatannya&lt;br /&gt;sendiri, maka dia&lt;br /&gt;telah menyia-&lt;br /&gt;nyiakan nikmat yang&lt;br /&gt;Allah berikan&lt;br /&gt;kepadanya.&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda, “Ada dua&lt;br /&gt;buah nikmat yang&lt;br /&gt;banyak manusia rugi&lt;br /&gt;karena tidak bisa&lt;br /&gt;menggunakannya&lt;br /&gt;yaitu; kesehatan dan&lt;br /&gt;waktu luang.” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari [6412] dari&lt;br /&gt;Ibnu Abbas&lt;br /&gt;radhiyallahu’anhuma).&lt;br /&gt;Hadits ini&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;kesehatan&lt;br /&gt;merupakan nikmat&lt;br /&gt;dari Allah, oleh sebab&lt;br /&gt;itu kita harus&lt;br /&gt;mensyukuri nikmat&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;Allah ta’ala&lt;br /&gt;berfirman (yang&lt;br /&gt;artinya),&lt;br /&gt;“Bersyukurlah&lt;br /&gt;kalian kepada-Ku&lt;br /&gt;dan janganlah kalian&lt;br /&gt;kufur.” (Qs. al-&lt;br /&gt;Baqarah: 152).&lt;br /&gt;Syukur adalah&lt;br /&gt;mengakui dengan&lt;br /&gt;hati kita bahwa&lt;br /&gt;nikmat tersebut&lt;br /&gt;berasal dari Allah,&lt;br /&gt;memuji Allah dengan&lt;br /&gt;lisan, kemudian&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;nikmat tersebut&lt;br /&gt;dalam ketaatan,&lt;br /&gt;bukan untuk&lt;br /&gt;kemaksiatan.&lt;br /&gt;Apakah merokok&lt;br /&gt;termasuk maksiat,&lt;br /&gt;nanti akan kita&lt;br /&gt;bicarakan! Yang jelas&lt;br /&gt;semua orang -yang&lt;br /&gt;masih sehat&lt;br /&gt;akalnya- bahkan&lt;br /&gt;para dokter dan&lt;br /&gt;pemerintah&lt;br /&gt;sekalipun mengakui&lt;br /&gt;bahwa merokok&lt;br /&gt;merugikan&lt;br /&gt;kesehatan.&lt;br /&gt;Kedua: Merokok&lt;br /&gt;menyia-nyiakan&lt;br /&gt;harta&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda, “Allah&lt;br /&gt;membenci untuk&lt;br /&gt;kalian; menyebarkan&lt;br /&gt;berita yang tidak&lt;br /&gt;jelas, terlalu banyak&lt;br /&gt;bertanya yang tidak&lt;br /&gt;perlu, dan menyia-&lt;br /&gt;nyiakan harta.” (HR.&lt;br /&gt;Muslim [3236] dari&lt;br /&gt;Abu Hurairah&lt;br /&gt;radhiyallahu’anhu&lt;br /&gt;as-Syamilah). Yang&lt;br /&gt;dimaksud menyia-&lt;br /&gt;nyiakan harta adalah&lt;br /&gt;menggunakan harta&lt;br /&gt;untuk keperluan&lt;br /&gt;yang tidak&lt;br /&gt;dibenarkan oleh&lt;br /&gt;syari’at, demikian&lt;br /&gt;keterangan an-&lt;br /&gt;Nawawi&lt;br /&gt;rahimahullah (Syarh&lt;br /&gt;Muslim [6/144] as-&lt;br /&gt;Syamilah).&lt;br /&gt;Allah ta’ala&lt;br /&gt;berfirman (yang&lt;br /&gt;artinya),&lt;br /&gt;“Sesungguhnya&lt;br /&gt;orang-orang yang&lt;br /&gt;melakukan tabdzir&lt;br /&gt;itu adalah saudara-&lt;br /&gt;saudara syaitan,&lt;br /&gt;sedangkan syaitan&lt;br /&gt;adalah makhluk yang&lt;br /&gt;senantiasa kufur&lt;br /&gt;kepada&lt;br /&gt;Rabbnya.” (Qs. al-&lt;br /&gt;Israa’ : 27). Ibnu&lt;br /&gt;Mas’ud&lt;br /&gt;radhiyallahu’anhu&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Tabdzir adalah&lt;br /&gt;membelanjakan&lt;br /&gt;harta bukan dalam&lt;br /&gt;perkara yang haq.”&lt;br /&gt;Ibnu Abbas juga&lt;br /&gt;mengatakan&lt;br /&gt;demikian. Qatadah&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Tabdzir adalah&lt;br /&gt;membelanjakan&lt;br /&gt;harta untuk&lt;br /&gt;bermaksiat kepada&lt;br /&gt;Allah ta’ala, untuk&lt;br /&gt;keperluan yang tidak&lt;br /&gt;benar atau untuk&lt;br /&gt;mendatangkan&lt;br /&gt;kerusakan.” (Tafsir&lt;br /&gt;al-Qur’an&lt;br /&gt;al-’Azhim, 5/53)&lt;br /&gt;Keterangan di atas&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;membelanjakan&lt;br /&gt;hartanya untuk&lt;br /&gt;keperluan yang sia-&lt;br /&gt;sia, menimbulkan&lt;br /&gt;kerusakan, atau&lt;br /&gt;dalam rangka&lt;br /&gt;bermaksiat pada&lt;br /&gt;hakikatnya sedang&lt;br /&gt;menjalin ukhuwah&lt;br /&gt;syaithaniyah.&lt;br /&gt;Padahal kita semua&lt;br /&gt;tahu bahwa syaitan&lt;br /&gt;adalah musuh kita,&lt;br /&gt;lalu bagaimana&lt;br /&gt;mungkin kita&lt;br /&gt;menjadikannya&lt;br /&gt;sebagai saudara?&lt;br /&gt;Allah ta’ala&lt;br /&gt;berfirman (yang&lt;br /&gt;artinya),&lt;br /&gt;“Sesungguhnya&lt;br /&gt;syaitan adalah&lt;br /&gt;musuh kalian maka&lt;br /&gt;jadikanlah dia&lt;br /&gt;sebagai musuh.&lt;br /&gt;Sesungguhnya dia&lt;br /&gt;hanya mengajak&lt;br /&gt;kaum pengikutnya&lt;br /&gt;agar mereka&lt;br /&gt;menjadi penghuni-&lt;br /&gt;penghuni&lt;br /&gt;neraka.” (Qs. Fathir:&lt;br /&gt;6)&lt;br /&gt;Belum lagi kalau kita&lt;br /&gt;perhatikan di antara&lt;br /&gt;sekian banyak kasus&lt;br /&gt;kebakaran ternyata&lt;br /&gt;sumbernya adalah&lt;br /&gt;puntung rokok dari&lt;br /&gt;’saudara syaitan’&lt;br /&gt;yang tidak&lt;br /&gt;bertanggung jawab!&lt;br /&gt;Sungguh bijak para&lt;br /&gt;pengelola POM&lt;br /&gt;bensin, pemilik&lt;br /&gt;Rumah Sakit, dan&lt;br /&gt;takmir masjid yang&lt;br /&gt;dengan terus terang&lt;br /&gt;mengatakan kepada&lt;br /&gt;para pengunjung&lt;br /&gt;bahwa merokok itu&lt;br /&gt;dilarang, dan tidak&lt;br /&gt;ada seorang&lt;br /&gt;pegunjung pun yang&lt;br /&gt;memprotes mereka!&lt;br /&gt;Karena mereka&lt;br /&gt;sama-sama sepakat&lt;br /&gt;bahwa api rokok&lt;br /&gt;adalah sumber&lt;br /&gt;kebinasaan!&lt;br /&gt;Ketiga: Bau&lt;br /&gt;menjijikkan dan asap&lt;br /&gt;yang mengganggu&lt;br /&gt;kesehatan&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda, “Seorang&lt;br /&gt;muslim yang baik&lt;br /&gt;adalah orang yang&lt;br /&gt;membuat kaum&lt;br /&gt;muslimin yang&lt;br /&gt;lainnya selamat dari&lt;br /&gt;gangguan lisan dan&lt;br /&gt;tangannya.&lt;br /&gt;Sedangkan orang&lt;br /&gt;yang berhijrah&lt;br /&gt;adalah orang yang&lt;br /&gt;meninggalkan&lt;br /&gt;larangan Allah.” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari [10] dari&lt;br /&gt;Abdullah bin Amr&lt;br /&gt;radhiyallahu’anhuma).&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda, “Tidaklah&lt;br /&gt;beriman salah&lt;br /&gt;seorang di antara&lt;br /&gt;kalian hingga dia&lt;br /&gt;mencintai bagi&lt;br /&gt;saudaranya (atau&lt;br /&gt;beliau mengatakan;&lt;br /&gt;tetangganya)&lt;br /&gt;sebagaimana yang&lt;br /&gt;dicintainya bagi&lt;br /&gt;dirinya sendiri.” (HR.&lt;br /&gt;Bukhari [13] dan&lt;br /&gt;Muslim [45] dari Anas&lt;br /&gt;bin Malik&lt;br /&gt;radhiyallahu’anhu).&lt;br /&gt;Di dalam riwayat&lt;br /&gt;Nasa’i dengan&lt;br /&gt;tambahan&lt;br /&gt;keterangan yaitu,&lt;br /&gt;“[berupa]&lt;br /&gt;kebaikan.” (HR.&lt;br /&gt;Nasa’i [4931] as-&lt;br /&gt;Syamilah)&lt;br /&gt;Menjelang wafatnya,&lt;br /&gt;Umar bin al-&lt;br /&gt;Khaththab&lt;br /&gt;radhiyallahu’anhu&lt;br /&gt;berkhutbah di&lt;br /&gt;hadapan para&lt;br /&gt;sahabat, di antara isi&lt;br /&gt;ceramahnya,&lt;br /&gt;“Wahai manusia,&lt;br /&gt;sesungguhnya kalian&lt;br /&gt;biasa memakan dua&lt;br /&gt;jenis tanaman yang&lt;br /&gt;tidak sedap baunya&lt;br /&gt;yaitu bawang merah&lt;br /&gt;dan bawang putih.&lt;br /&gt;Sungguh dahulu aku&lt;br /&gt;melihat apabila&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;mendapati bau&lt;br /&gt;kedua tanaman itu&lt;br /&gt;pada [mulut] salah&lt;br /&gt;seorang yang ada di&lt;br /&gt;masjid maka beliau&lt;br /&gt;menyuruhnya untuk&lt;br /&gt;keluar ke Baqi’.&lt;br /&gt;Maka barangsiapa di&lt;br /&gt;antara kalian yang&lt;br /&gt;ingin memakannya&lt;br /&gt;hendaklah dia&lt;br /&gt;memasaknya&lt;br /&gt;terlebih dulu (agar&lt;br /&gt;berkurang baunya,&lt;br /&gt;pent).” (HR. Muslim&lt;br /&gt;[567] dari Ma’dan&lt;br /&gt;bin Abi Thalhah).&lt;br /&gt;an-Nawawi&lt;br /&gt;rahimahullah&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Sayuran ini -yaitu&lt;br /&gt;bawang dan&lt;br /&gt;semacamnya-&lt;br /&gt;adalah halal&lt;br /&gt;berdasarkan ijma’&lt;br /&gt;para ulama yang&lt;br /&gt;diakui&lt;br /&gt;pendapatnya.” (Syarh&lt;br /&gt;Muslim [3/366]). Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang&lt;br /&gt;memakan jenis&lt;br /&gt;tanaman yang&lt;br /&gt;menjijikkan ini maka&lt;br /&gt;janganlah dia&lt;br /&gt;mendekati kami di&lt;br /&gt;masjid.” Setelah&lt;br /&gt;mendengar ucapan&lt;br /&gt;itu para sahabat&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Makanan itu&lt;br /&gt;diharamkan, iya&lt;br /&gt;diharamkan.”&lt;br /&gt;Kemudian sampailah&lt;br /&gt;ucapan mereka itu&lt;br /&gt;kepada Nabi&lt;br /&gt;shallallahu ‘alaihi&lt;br /&gt;wa sallam, maka&lt;br /&gt;beliau pun bersabda,&lt;br /&gt;“Hai umat manusia,&lt;br /&gt;sesungguhnya aku&lt;br /&gt;tidak berhak&lt;br /&gt;mengharamkan apa&lt;br /&gt;yang Allah halalkan&lt;br /&gt;untukku, hanya saja&lt;br /&gt;aku tidak menyukai&lt;br /&gt;bau tanaman&lt;br /&gt;itu.” (HR. Muslim&lt;br /&gt;[565] dari Abu&lt;br /&gt;Sa’id).&lt;br /&gt;Nah, lihatlah wahai&lt;br /&gt;saudaraku, kalau&lt;br /&gt;sesuatu yang halal&lt;br /&gt;saja -seperti&lt;br /&gt;bawang- dapat&lt;br /&gt;memunculkan rasa&lt;br /&gt;tidak suka pada diri&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;gara-gara baunya&lt;br /&gt;yang tidak sedap,&lt;br /&gt;lantas bagaimana&lt;br /&gt;lagi dengan sesuatu&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;membahayakan -&lt;br /&gt;yaitu rokok- yang&lt;br /&gt;menimbulkan bau&lt;br /&gt;tak sedap di mulut&lt;br /&gt;orang yang&lt;br /&gt;menghisapnya dan&lt;br /&gt;mengganggu orang&lt;br /&gt;dengan asapnya&lt;br /&gt;yang membuat&lt;br /&gt;orang terbatuk-&lt;br /&gt;batuk dan&lt;br /&gt;‘terpaksa’&lt;br /&gt;menyerap racun&lt;br /&gt;(baca: nikotin) ke&lt;br /&gt;dalam tubuh&lt;br /&gt;mereka?&lt;br /&gt;Keempat: Merokok&lt;br /&gt;terbukti&lt;br /&gt;membahayakan&lt;br /&gt;Nabi shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam -&lt;br /&gt;yang tidak berbicara&lt;br /&gt;menuruti kemauan&lt;br /&gt;hawa nafsunya-&lt;br /&gt;bersabda, “Tidak&lt;br /&gt;boleh mendatangkan&lt;br /&gt;bahaya secara tak&lt;br /&gt;sengaja maupun&lt;br /&gt;disengaja.” (HR. Ibnu&lt;br /&gt;Majah [2331] dari&lt;br /&gt;Ubadah bin Shamit&lt;br /&gt;radhiyallahu’anhu,&lt;br /&gt;disahihkan al-Albani&lt;br /&gt;dalam as-Shahihah&lt;br /&gt;[250])&lt;br /&gt;Syaikh Dr.&lt;br /&gt;Muhammad Shidqi&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Hadits ini&lt;br /&gt;merupakan landasan&lt;br /&gt;hukum yang tegas&lt;br /&gt;mengenai&lt;br /&gt;pengharaman&lt;br /&gt;mendatangkan&lt;br /&gt;bahaya, sebab&lt;br /&gt;penafian di sini&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;ungkapan yang&lt;br /&gt;mencakup segala&lt;br /&gt;objek dan&lt;br /&gt;menunjukkan&lt;br /&gt;haramnya segala&lt;br /&gt;jenis bahaya yang&lt;br /&gt;dilarang oleh&lt;br /&gt;syari’at. Hal itu&lt;br /&gt;disebabkan&lt;br /&gt;perbuatan&lt;br /&gt;mendatangkan&lt;br /&gt;bahaya termasuk&lt;br /&gt;dalam kezaliman,&lt;br /&gt;kecuali tindakan&lt;br /&gt;tertentu yang&lt;br /&gt;terdapat dalil yang&lt;br /&gt;mengecualikannya&lt;br /&gt;seperti hukuman had&lt;br /&gt;(potong tangan, dsb)&lt;br /&gt;dan dijatuhkannya&lt;br /&gt;berbagai bentuk&lt;br /&gt;hukuman…” (al-&lt;br /&gt;Wajiz fi Idhahi&lt;br /&gt;Qawa’id al-Fiqh al-&lt;br /&gt;Kulliyah, hal. 252)&lt;br /&gt;Fatwa Ulama&lt;br /&gt;Dengan melihat&lt;br /&gt;realita dan bukti-&lt;br /&gt;bukti medis yang ada&lt;br /&gt;maka Syaikh&lt;br /&gt;Muhammad bin&lt;br /&gt;Ibrahim rahimahullah&lt;br /&gt;dalam fatwanya&lt;br /&gt;menegaskan&lt;br /&gt;haramnya&lt;br /&gt;mengkonsumsi&lt;br /&gt;rokok (lihat al-Adillah&lt;br /&gt;wa al-Barahin ‘ala&lt;br /&gt;Hurmat at-Tadkhin).&lt;br /&gt;Demikian juga al-&lt;br /&gt;Lajnah ad-Da’imah&lt;br /&gt;(Komite tetap urusan&lt;br /&gt;fatwa Kerajaan Arab&lt;br /&gt;Saudi) menyatakan&lt;br /&gt;haramnya hal itu&lt;br /&gt;dalam Fatwanya&lt;br /&gt;(Fatawa Lajnah&lt;br /&gt;[7/283] pertanyaan&lt;br /&gt;kedua dari fatwa no&lt;br /&gt;3623, as-Syamilah).&lt;br /&gt;Kita tidak menafikan&lt;br /&gt;adanya sebagian&lt;br /&gt;ulama yang&lt;br /&gt;menyatakan&lt;br /&gt;kebolehannya [dan&lt;br /&gt;anda telah melihat&lt;br /&gt;bahwa dalil-dalil&lt;br /&gt;yang ada dan bukti&lt;br /&gt;medis&lt;br /&gt;berseberangan&lt;br /&gt;dengan pendapat&lt;br /&gt;mereka], meskipun&lt;br /&gt;demikian mereka&lt;br /&gt;juga mengatakan&lt;br /&gt;bahwa&lt;br /&gt;meninggalkan rokok&lt;br /&gt;itulah yang lebih&lt;br /&gt;baik! (lihat Mathalib&lt;br /&gt;Uli an-Nuha fi Syarhi&lt;br /&gt;Ghayat al-Muntaha&lt;br /&gt;[18/212] as-&lt;br /&gt;Syamilah). Dan perlu&lt;br /&gt;diketahui bahwa&lt;br /&gt;mereka menyatakan&lt;br /&gt;bolehnya hal itu&lt;br /&gt;dengan alasan; [1]&lt;br /&gt;hukum asal segala&lt;br /&gt;sesuatu adalah halal,&lt;br /&gt;dan [2] tidak ada&lt;br /&gt;bukti yang&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;merokok dapat&lt;br /&gt;merusak kesehatan&lt;br /&gt;tubuh, sementara&lt;br /&gt;pada jaman&lt;br /&gt;sekarang bukti itu&lt;br /&gt;telah tampak bagi&lt;br /&gt;setiap orang!! Dan&lt;br /&gt;kita pun telah paham&lt;br /&gt;berdasarkan dalil&lt;br /&gt;yang ada bahwa&lt;br /&gt;segala sesuatu yang&lt;br /&gt;membahayakan&lt;br /&gt;adalah dilarang&lt;br /&gt;dalam agama.&lt;br /&gt;Bahkan, hal itu&lt;br /&gt;merupakan kaidah&lt;br /&gt;yang populer di&lt;br /&gt;kalangan para&lt;br /&gt;ulama.&lt;br /&gt;Berpikirlah!&lt;br /&gt;Saudaraku, sekarang&lt;br /&gt;tanyakanlah kepada&lt;br /&gt;dirimu sendiri,&lt;br /&gt;apakah rokok itu&lt;br /&gt;berbahaya bagi&lt;br /&gt;kesehatan?&lt;br /&gt;Jawabnya sudah&lt;br /&gt;sangat mutawatir&lt;br /&gt;bukan? Para&lt;br /&gt;produsen rokok pun&lt;br /&gt;mengakuinya.&lt;br /&gt;Merokok dapat&lt;br /&gt;merugikan&lt;br /&gt;kesehatan,&lt;br /&gt;menyebabkan&lt;br /&gt;kanker, impotensi,&lt;br /&gt;gangguan kehamilan,&lt;br /&gt;dan janin. Itulah&lt;br /&gt;peringatan&lt;br /&gt;pemerintah kita,&lt;br /&gt;semoga kita&lt;br /&gt;mengindahkan&lt;br /&gt;peringatan ini&lt;br /&gt;dengan sebaik-&lt;br /&gt;baiknya. Kalau bukan&lt;br /&gt;karena rasa sayang&lt;br /&gt;pemerintah kepada&lt;br /&gt;rakyatnya tentu&lt;br /&gt;mereka tidak akan&lt;br /&gt;mengharuskan&lt;br /&gt;pabrik rokok untuk&lt;br /&gt;mencantumkan&lt;br /&gt;peringatan ini di&lt;br /&gt;dalam iklan-iklan dan&lt;br /&gt;bungkus rokok&lt;br /&gt;tersebut. Aduhai,&lt;br /&gt;alangkah indahnya&lt;br /&gt;negeri ini jika&lt;br /&gt;rakyatnya mau&lt;br /&gt;menaati&lt;br /&gt;pemerintahnya&lt;br /&gt;dalam hal ketaatan!&lt;br /&gt;Ucapkanlah selamat&lt;br /&gt;tinggal untuk rokok,&lt;br /&gt;sekarang dan untuk&lt;br /&gt;selama-lamanya.&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu&lt;br /&gt;‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;bersabda,&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang&lt;br /&gt;meninggalkan&lt;br /&gt;sesuatu karena Allah,&lt;br /&gt;maka Allah akan&lt;br /&gt;menggantikannya&lt;br /&gt;dengan sesuatu yang&lt;br /&gt;lebih baik&lt;br /&gt;darinya.” (Disebutkan&lt;br /&gt;oleh as-Sakhawi&lt;br /&gt;dalam al-Maqashid&lt;br /&gt;al-Hasanah [1/214],&lt;br /&gt;as-Suyuthi dalam ad-&lt;br /&gt;Durrar al-&lt;br /&gt;Muntatsirah fi al-&lt;br /&gt;Ahadits al-&lt;br /&gt;Musytahirah [1/19]&lt;br /&gt;as-Syamilah, Syaikh&lt;br /&gt;al-Albani&lt;br /&gt;mengatakan,&lt;br /&gt;“Hadits ini&lt;br /&gt;merupakan bagian&lt;br /&gt;dari sebuah hadits&lt;br /&gt;yang diriwayatkan&lt;br /&gt;oleh Ahmad dan&lt;br /&gt;sanadnya sahih”,&lt;br /&gt;Hijab al-Mar’ah wa&lt;br /&gt;Libasuha fi ash-&lt;br /&gt;Shalah, hal. 47. al-&lt;br /&gt;Maktab al-Islami,&lt;br /&gt;islamspirit.com)&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Tulisan ini disusun&lt;br /&gt;dengan inspirasi&lt;br /&gt;dari :&lt;br /&gt;al-Adillah wa al-&lt;br /&gt;Barahin ‘ala Hurmat&lt;br /&gt;at-Tadkhin karya&lt;br /&gt;Syaikh Ibrahim&lt;br /&gt;Muhammad Sarsiq&lt;br /&gt;Penulis: Abu Mushlih&lt;br /&gt;Ari Wahyudi&lt;br /&gt;Artikel&lt;br /&gt;abu0mushlih.wordpress.com&lt;br /&gt;dipublikasi ulang oleh&lt;br /&gt;muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-5882870056130396287?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/5882870056130396287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/anda-merokok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/5882870056130396287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/5882870056130396287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/10/anda-merokok.html' title='ANDA MEROKOK?'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-4116110669949265095</id><published>2009-07-10T09:00:00.001-07:00</published><updated>2009-07-10T09:00:58.539-07:00</updated><title type='text'>INFO KAJIAN SALATIGA</title><content type='html'>assalamualaikum wr.wb&lt;br /&gt;undangan kajian ilmiyah &lt;br /&gt;ditujukan kpd ikhwan/akhwat,bahwa akan di adakan kajian ilmiyah islam pada:&lt;br /&gt;Hari   : senin&lt;br /&gt;Tgl     : 20 juni 2009&lt;br /&gt;Pukul: 09.00-dhuhur&lt;br /&gt;pembicara:ust taufik,lc&lt;br /&gt;tpt : masjid al burhan, soko, salatiga.&lt;br /&gt;semoga bermanfaat&lt;br /&gt;wassalamualaikum wr. wb&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-4116110669949265095?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/4116110669949265095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/07/info-kajian-salatiga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4116110669949265095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4116110669949265095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/07/info-kajian-salatiga.html' title='INFO KAJIAN SALATIGA'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-1739383279926707489</id><published>2009-05-27T09:14:00.001-07:00</published><updated>2009-05-27T09:14:37.691-07:00</updated><title type='text'>Akhirnya Aku Pakai Kacamata</title><content type='html'>Sudah lama sebetulnya aq merasakan gangguan penglihatan.tapi karena ndak begitu mengganggu y aku biarkan saja. Gangguan ini mulai ku rasa menggangu ketika aq memperpanjang  SIM.waktu tes kesehatan, pemeriksaan mata, mata kananku terganggu.blabur kata orang jawa. &lt;br /&gt;Dengan berat hati terpaksa ku priksakan mata ini ke dokter.hasilnya...&lt;br /&gt;visus mata kananku 6/20 artinya, jika mata normal dapat melihat huruf snelen pada jarak 20 meter,maka aku hanya bisa melihat dengan jelas pada jarak 6 meter untuk huruf/benda dengan ukuran yg sama.&lt;br /&gt;sekarang aq telah pakai kacamata untuk menyambung penglihatanku.semoga Allah swt memberi kesembuhan padaku dan memberi keselamatan dunia dan akhirat pada diriku,klgku,ortuku.amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-1739383279926707489?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/1739383279926707489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/akhirnya-aku-pakai-kacamata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1739383279926707489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/1739383279926707489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/akhirnya-aku-pakai-kacamata.html' title='Akhirnya Aku Pakai Kacamata'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-999788596113804922</id><published>2009-05-25T22:15:00.001-07:00</published><updated>2009-05-25T22:15:52.568-07:00</updated><title type='text'>Hikmah dibalik sariawan</title><content type='html'>Kali ini ibu faiq yg nulis..Pada saat sariawan anakku tdk mau minum ASI,bahkan sekarang sariawannya sudah sembuh dan dia sudah mau maem plus minum susu botol cukup banyak dia tetep tdk mau minum ASI,mungkin anakku jadi "lupa"dan mungkin juga trauma karana waktu dia sariawan pernah gigit puting susu,terus aku kaget dan spontan takbir!Jadi ada hikmahnya juga anakku  setelah sariawan dia disapih dariASI tanpa sengaja..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-999788596113804922?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/999788596113804922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/hikmah-dibalik-sariawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/999788596113804922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/999788596113804922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/hikmah-dibalik-sariawan.html' title='Hikmah dibalik sariawan'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-700526610566934954</id><published>2009-05-25T20:46:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T21:50:30.418-07:00</updated><title type='text'>ARTI WAKTU</title><content type='html'>Jika anda ingin tahu arti waktu satu tahun, tanyalah pada murid yg tinggal kelas&lt;br /&gt;Jika anda ingin tahu artì waktu satu bulan, tanyalah pada ibu yg melahirkan prematur.&lt;br /&gt;Jika anda ingin tahu arti waktu satu minggu, tanyalah pada editor majalah mingguan.&lt;br /&gt;Jika anda ingin tahu arti waktu satu hari, tanyalah pada buruh harian.&lt;br /&gt;Jika anda ingin tahu arti waktu satu jam,tanyalah pada seorang yg menunggu sahabat karibnya.&lt;br /&gt;Jika anda ingin tahu arti waktu satu menit, tanyalah pada&lt;br /&gt; orang yg ketinggalan kereta api.&lt;br /&gt;Jika anda ingin tahu arti waktu satu detik, tanyalah pada seorang yg selamat dari kecelakaan.&lt;br /&gt;Jika anda ingin tahu arti seper satu detik, tanyalah pada seorang atlit lari olimpiade.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-700526610566934954?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/700526610566934954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/arti-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/700526610566934954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/700526610566934954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/arti-waktu.html' title='ARTI WAKTU'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-974895679894264187</id><published>2009-05-25T06:04:00.001-07:00</published><updated>2009-05-25T06:04:35.889-07:00</updated><title type='text'>TERNYATA ANAKU SAIRAWAN</title><content type='html'>saudara, setelah beberapa hari anaku ndak mau makan. Teryata anaku sariawan...&lt;br /&gt;Prediksiku sebelunya teryata salah.aku kira tadinya mau tumbuh gigi, e... teryata sariawan. Ya sudah deh... tak kasih obat sariawan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-974895679894264187?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/974895679894264187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/ternyata-anaku-sairawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/974895679894264187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/974895679894264187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/ternyata-anaku-sairawan.html' title='TERNYATA ANAKU SAIRAWAN'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-7814718012815311565</id><published>2009-05-18T19:23:00.000-07:00</published><updated>2009-05-18T21:49:38.585-07:00</updated><title type='text'>Anaku Mau Keluar Giginya?</title><content type='html'>Semalam anaku rewel. lumayan... buatku n istri,sudah resiko punya anak ya begitu romantikanya.kadang seneng, kadang nggemesin, kadang nyedihin juga.terutama kalo pas lagi mriyang. &lt;br /&gt;lha tadi malam si faiq-ku  sayang  tiap 2 jam bangun.ya... aq n ibunya faiq gantian deh lé nggendong.biasanya sih ndak gendongan tapi y terpaksa gendongan deh.&lt;br /&gt;kt ber-ijtihad- untuk dkasih paracetamol syirup.dosisnya kurang lebih 1/5 orang dewasa.anggap saja orang dewasa rata2 yg punya berat badan 50 kg dpt 500 mg ,maka si faiq yg beratnya 10 kg y dptnya 100 mg.&lt;br /&gt;pamol dberikan selain untuk antipiretik atau turun panas juga untuk analgesik atawa pengurang rasa sakit.&lt;br /&gt;semoga Allah subhana wata'ala segera memberi kesembuhan padamu.amin ya robbal 'alamin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-7814718012815311565?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/7814718012815311565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/anaku-mau-keluar-giginya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/7814718012815311565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/7814718012815311565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/anaku-mau-keluar-giginya.html' title='Anaku Mau Keluar Giginya?'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1953977501181979463.post-4579146027630630360</id><published>2009-05-18T00:37:00.000-07:00</published><updated>2009-06-17T15:29:20.473-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anaku'/><title type='text'>ANAKU FAIQ</title><content type='html'>Anaku yg pertama ku beri nama faiq taqqiyudin.lahir awal januari taun lalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1953977501181979463-4579146027630630360?l=bapaknefaiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/feeds/4579146027630630360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/anaku-faiq.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4579146027630630360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1953977501181979463/posts/default/4579146027630630360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bapaknefaiq.blogspot.com/2009/05/anaku-faiq.html' title='ANAKU FAIQ'/><author><name>PAKNE FAIQ</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04774372382102540884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
